Atmosphere

Atmosphere
S2 Interamnia


__ADS_3

Fyi "Interamnia ialah sebuah asteroid yang sangat besar, dengan ukuran diameter diperkirakan 350 kilometer. "


Happy Reading All.


***


Sky selama di perjalanan menuju ke rumahnya terus saja menangis memikirkan apa yang sebenarnya terjadi padanya. Tapi sebelum pergi ia sudah meminta izin untuk melihat CCTV dan di sana ia begitu bersyukur karena ada seorang pelayan yang masuk ke kamar hotel tersebut bersama dengan dua orang laki-laki.


Sky segera mencari pelayan tersebut untuk bertanya apa yang terjadi, dengan ketakutan pelayan hotel tersebut mengatakan jika ia hanya diperintahkan untuk membuka pakaian Sky hingga menyisakan pakain dalam saja. Setelah itu pelayan tersebut diminta untuk pergi. Hingga tak lama laki-laki tersebut juga pergi.


Dari sana Sky tahu jika yang membuka pakaiannya bukanlah laki-laki tersebut dan Sky cukup bersyukur untuk hal tersebut, namun ingin sekali rasanya ia marah pada Antares. Karena laki-laki tersebut yang sudah membuatnya menunggu begitu lama hingga membuatnya dilecehkan seperti ini.


Ia masih tak habis pikir apa yang sebenarnya diinginkan oleh orang yang menculiknya tersebut karena buktinya sampai saat ini ia masih baik-baik saja kecuali pakaiannya yang ditinggalkan.


“Apa yang sebenarnya mereka inginkan?” tanya Sky sambil menghembuskan nafasnya kasar sambil menghapus air matanya dengan kasar.


Mengingat tentang Antares ia merasa bingung dengan apa yang akan ia katakan pada laki-laki tersebut nanti. Ia yakin pasti Antares begitu khawatir padanya karena Sky yang tak berada di halte juga tak pulang semalaman. Ia kini merasa bingung harus menjelaskan apa pada Antares. Dan bagaimana jika Antares tahu jika tubuhnya sudah di lihat oleh orang lain.


Sky kini sudah kembali menetes kan air matanya ia merasa malu pada Antares. Dengan segera gadis tersebut hendak mengecek ponselnya yang sedari tadi belum ia pegang. Ia ingin melihat takut jika ada pesan atau panggilan dari Antares. Karena terlalu larut dalam pikirannya ia sampai lupa untuk melihat ponselnya tersebut.


Namun sayang saat Sky membuka ponselnya ternyata di sana tak ada satupun panggilan ataupun pesan dari Antares. Hanya ada satu pesan dari nomor tak dikenal juga ada pesan dan banyak panggilan tak terjawab dari Arche juga Chan serta Adhara dan Nora membuat Sky segera menghapus air matanya dan membuka pesan dari sahabatnya yang hanya berisi pertanyaan dimana ia dan mengapa tak menjawabnya panggilan dari mereka.


Sky tahu pasti sahabatnya tengah khawatir padanya. Beralih kini Sky membuka pesan dari nomor tak dikenal tersebut. Hingga membuat matanya sontak memelotot saat melihat di foto tersebut Antares yang tengah dugem bersama dengan gadis yang begitu ia kenali.


“Antares, Lucine?” tanya Sky tidak mempercayai apa yang dilihatnya tersebut. Dari foto tersebut ia tahu urusan apa yang Antares lakukan hingga membuat nya menunggu lama.


Tidak, ini bukan foto yang hanya ingin membuatnya salah paham seperti foto Antares juga Adhara saat ia ingin membuat Chan salah paham. Ini foto nyata perselingkuhan Antares juga Lucine karena dapat ia lihat bagaimana di sana Antares yang merangkul pinggang Lucine yang tengah berjoget.

__ADS_1


Bahkan tak hanya itu, disana bahkan ada sebuah video yang memperlihatkan Antares dan Lucine yang berciuman membuat Sky kini memegang dadanya yang terasa begitu sesak melihat apa yang tersaji di depannya tersebut.


“Apa ini karma atas apa yang gue lakuin ke Adhara juga Chan?” tanya Sky pada dirinya sendiri dengan tangisnya yang kini mulai pecah.


“Kenapa lo jahat banget sama gue Antares,” teriak Sky menghiraukan supir taksi tersebut yang kini hanya diam membiarkan saja penumpangnya tersebut dengan apa yang ia lakukan.


Hingga tak beberapa lama akhirnya Sky sampai di depan rumahnya. Setelah membayar taksi nya ia segera masuk ke dalam rumahnya yang langsung membuat kedua orang tuanya yang sudah menunggu Sky dengan khawatir segera menghampiri anaknya tersebut dan merasa terkejut melihat Sky yang sudah menangis dan terlihat begitu kacau.


“Sky kamu kenapa sayang?” tanya Arpina pada anaknya tersebut dengan rasa khawatirnya namun bukannya menjawabnya Sky malah langsung memeluk ibunya tersebut dan menumpahkan tangisnya pada pelukan wanita yang telah melahirkannya tersebut.


Melihat hal tersebut Arpina dibuat bingung dengan anaknya tersebut namun tanpa menanyakan apa yang terjadi Arpina hanya mengelus punggung Sky berusaha untuk menenangkan anaknya itu. Setelah merasa cukup tenang Sky memutuskan untuk melepaskan pelukannya.


“Sky pengen sendiri,” ucap Sky menghapus air matanya lalu segera berjalan menuju ke arah kamarnya berada.


Kini ia hanya butuh waktu untuk sendiri dan menenangkan pikirannya. Ia masih tak menyangka tunangan yang selalu ia banggakan justru kini dengan teganya malah mengkhianatinya.


***


Kini Arche juga Chan memilih untuk mencari Antares untuk bertanya apa yang sebenarnya terjadi. Dengan langkah besarnya dan wajah tegasnya dengan aura mematikan kini mereka berjalan memasuki fakultas tersebut untuk mencari keberadaan Antares.


“Cari di mana nih?” tanya Arche pada Chan yang lebih mengetahui seluk beluk fakultas tersebut karena ia dulu pernah kuliah di kampus tersebut.


“Cari di fakultasnya dulu,” ucap Chan pada Arche yang menjawabnya dengan anggukan. Mereka segera mencari keberadaan Antares dan memilih bertanya pada salah satu laki-laki paruh baya yang sepertinya merupakan mahasiswa di kampus tersebut.


“Permisi Kak, kakak tau Antares?” tanya Arche sesopan mungkin pada laki-laki yang umurnya jauh diatasnya tersebut.


“Iya tau, cari Antares?” tanya laki-laki tersebut yang Arche balas dengan anggukan.

__ADS_1


“Tadi kayaknya di taman depan perpustakaan sama pacar baru,” ucap laki-laki tersebut membuat Chan juga Arche kini mengerutkan keningnya bingung mendengar ucapan laki-laki tersebut.


Bagaimana Antares bisa bersama dengan kekasihnya padahal Sky tengah berada di rumahnya dan tengah menangis hingga tak mau keluar dari kamarnya.


Merasa ada yang mengganjal dengan segera mereka memilih untuk menghampiri Antares merasa ada yang tak beres dengan laki-laki tersebut. Chan bersumpah jika laki-laki tersebut berani untuk mengkhianati adik dari sahabatnya tersebut ia tak akan segan lagi pada laki-laki tersebut.


Setelah mengucapkan terima kasih dengan segera kedua laki-laki tersebut pergi dari sana dan mencari Antares. Setelah menemukan orang yang mereka cari Chan mengepalkan tangannya kuat melihat Antares yang kini tengah bersama dengan perempuan yang begitu ia kenali.


“Antares,” teriak Chan dengan amarahnya pada Antares yang kini sontak menoleh ke arah Chan juga Arche dengan wajah terkejut nyata berbeda dengan wanita tersebut yang kini sudah tersenyum dengan begitu bangganya membuat Chan begitu muak melihatnya.


***


Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.


Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Silahkan berikan kritik dan saran untuk cerita ini.


Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.


Oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.


Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath


Dukungan kalian semangat ku😉


Thanks for Reading All.


See You Next Chapter.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalin jejak ya


__ADS_2