Atmosphere

Atmosphere
S2 Mesosfer


__ADS_3

Fyi "Mesosfer merupakan lapisan yang terletak pada ketinggian 50 kilometer sampai 75 kilometer di atas permukaan Bumi. Pada lapisan ini, terjadi penurunan suhu yang cukup signifikan setiap bertambahnya ketinggian."


Happy Reading All.


***


Kini Adhara juga Chan sudah berada di rumahnya, tepatnya kini Adhara tengah duduk di ranjangnya sambil menundukkan kepalanya takut menatap Chan yang kini tengah berdiri di depan wanita tersebut sambil bersedekap dada. Tatapannya yang begitu tajam seolah mempertegas pada Adhara jika saat ini ia benar-benar marah pada wanita tersebut.


“Aku terlalu bebas ya sama kamu sampai kamu dateng ke tempat kayak gitu?” tanya Chan dengan tatapan nya yang begitu tajam pada Adhara yang kali ini hanya menggelengkan kepalanya mendengar ucapan suaminya tersebut. Saat ini ia tahu jika ia salah oleh karena itu ia tak mau untuk membantah ataupun melawan setiap ucapan Chan dan membuat laki-laki tersebut semakin marah padanya.


“Kamu tau bahkan setelah kita nikah, aku udah gak pernah buat dateng ke tempat seperti itu,” ucap Chan dengan amarahnya yang kini membuat Adhara kini menatap ke arah Chan dengan tatapan polosnya berusaha untuk meluluhkan hati Chan.


“Gak usah natap aku kayak gitu, aku gak bakal luluh,” ucap Chan dengan begitu tegasnya saat melihat mata Adhara yang berusaha untuk membuatnya luluh. Mendengar ucapan tersebut membuat Adhara kini kembali menundukkan kepalanya dalam hati ia sudah merutuki Chan dengan kesal.


“Kamu salah Adhara, gak ada pembenaran untuk ini. Bahkan kamu malah pura-pura kesurupan. Apa harus aku panggil dukun biar kamu bisa kesurupan beneran?” tanya Chan dengan begitu kejamnya yang membuat Adhara kini sontak melihat ke arah Chan sambil memelototkan matanya tak percaya mendengar ucapan suaminya tersebut.


“Jahat,” ucap Adhara dengan kesalnya pada Chan yang kali ini hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar mendengar ucapan Chan tersebut.


“Aku gak mau kamu dateng kesana lagi,” ucap Chan dengan tegasnya pada istrinya tersebut yang kini segera menoleh ke arah Chan.


“Emang gak mau ke sana lagi kok,” ucap Adhara dengan santainya lalu segera memeluk Chan dengan begitu eratnya. Adhara mencium bibir Chan berusaha untuk menenangkan Chan agar tidak lagi marah padanya. Hingga akhirnya kini mereka melakukan apa yang iya iya.


***


Nora dan Izar kini menghentikan laju mobilnya. Izar kini menatap Nora dengan tatapan tajamnya yang membuat Nora tak berani sama sekali menatap laki-laki tersebut dan lebih memilih untuk menatap jalanan di depannya.


“Kamu tau kamu salah,” ucap Izar dengan begitu tajamnya pada Nora yang kali ini langsung melihat ke arah Izar dengan wajah bersalahnya.


“Iya maaf,” ucap Nora akhirnya hanya bisa meminta maaf pada Izar. Lagi pula ia juga tak ingin membawa sahabatnya dalam masalah ini karena ia juga salah karena bukannya melarang ia malah juga ikut untuk masuk.


“Aku gak mengharapkan ini dari kamu,” ucap Izar dengan begitu tegasnya pada Nora yang kali ini menoleh ke arah Izar dengan tatapan yang begitu sulit untuk diartikan.

__ADS_1


“Iya tau,” ucap Nora dengan begitu santainya. Walau sebenarnya ia juga merasa bersalah pada dirinya sendiri karena apa yang telah ia lakukan.


“Aku gak mau kamu datang ke tempat kayak gitu lagi,” ucap Izar yang kini menatap Nora dengan begitu seriusnya.


“Iya engga,” ucap Nora lagi yang kali ini berhasil untuk memancing emosi Izar karena ucapan Nora yang terdengar begitu santai dan tak merasa bersalah. Padahal bukannya tak merasa bersalah kini Nora hanya tengah menutupi rasa takutnya juga menutupi kesalahanya, walah jelas tak akan bisa.


“Bisa gak sih kamu jawab nya tuh serius? dari tadi jawabnya iya iya aja, kamu gak ngehargain aku ngomong ya,” ucap Izar dengan marah pada Nora sambil menarik wajah gadis tersebut untuk membuatnya melihat ke arah Izar.


“Iya Izar engga kayak gitu lagi, lagian tadi cuma khilaf,” ucap Nora akhirnya pada Izar dengan wajah penuh rasa bersalahnya. Mendengar ucapan tersebut Izar menghembuskan nafasnya kasar sambil menatap Nora dengan tatapan lelahnya.


Tadi ia baru saja selesai dengan pekerjaan kantor yang begitu menumpuk lalu ia malah mendapat kabar jika Nora bersama dengan kedua sahabatnya tak ada.


“Maaf,” ucap Izar lirih pada Nora yang membuat Nora kini menatap Izar dengan tatapan penuh tanya. Padahal ua yang salah tapi Izar yang meminta maaf padanya.


“Buat?” tanya Nora dengan tatapan bingungnya. Kini bahkan kening gadis tersebut sudah berkerut bingung.


“Karena belakangan ini aku gak ada kabar,” ucap Izar pada Nora yang membuat Nora menghembuskan nafasnya kasar lalu segera memeluk Izar dengan begitu erat karena sejujurnya ia begitu merindukan laki-laki tersebut namun untuk memeluk Izar ia masih takut saat melihat kemarahan laki-laki tersebut.


***


“Lo ngapain sih segela pergi ke tempat kayak gitu? mana ngajak Nora sama Adhara lagi,” ucap Antares dengan begitu ketusnya pada Sky yang kini malah menatap datar pada Antares. Malah terlihat kini Sky yang tengah marah pada Antares padahal ia lah yang salah.


“Terserah gue lah, urusan sama lo apa?” tanya Sky yang tak kalah ketusnya pada Antares yang kali ini menghembuskan nafasnya mendengar ucapan Sky tersebut. Sekarang malah terlihat seperti tahanan yang lebih jahat dari polisinya.


“Gue ini tunangan lo Sky, setiap tingkah lo yang di liat dan di salahkan ya karena gue,” ucap Antares dengan begitu tegasnya pada Sky yang kini malah tertawa hambar seolah ia tak takut sedikitpun pada Antares.


“Lo masih nganggep gue tunangan lo? Lo mau nya sama Alula kan, jadi harusnya lo perhatiin dia aja gak usah peduliin gue,” ucap Sky pada Antares yang kini membuat Antares menghembuskan nafasnya kasar mendengar jawaban dari gadis tersebut yang terlihat jika ia begitu marah karena Alula.


“Lo cemburu? Kalau lo cemburu harusnya lo bilang Sky, sebelumnya gue udah nanya sama lo tapi lo bilang lo gak cemburu,” ucap Antares pada Sky sambil memegang tangan gadis tersebut yang membuat Sky kini hanya diam sambil menatap Antares dengan begitu datar.


“Gue gak cemburu,” ucap Sky masih mengedepankan gengsinya. Ia terlalu gengsi untuk mengatakan pada Antares jika ia merasa cemburu pada laki-laki tersebut.

__ADS_1


“Masak lo gak cemburu liat gue sama Alula waktu itu, gue aja cemburu liat lo sama Atlas,” ucap Antares dengan begitu santainya yang membuat Sky kini sontak melihat ke arah Antares dengan tatapan tidak percayanya yang malah di balas dengan senyuman oleh Antares.


“Iya Ra, gue cemburu liat lo sama Atlas. Gue gak pernah suka sama Alula. Karena lo tau kenapa? karena gue udah suka sama lo,” ucap Antares dengan senyumannya yang membuat Sky terkejut mendengarnya. Namun tak dapat ia sembunyikan kini pipinya sudah memerah mendengar ucapan tersebut dan jantungnya sudah berdetak begitu cepat.


“Lo tau gue gak nyangka perasaan ini akhirnya akan tumbuh, tapi nyatanya sekarang gue ngerasa gue sayang banget sama lo Sky, dan gue ga mau kalau perjodohan kita akan putus. Gue mau perjodohan ini menjadi akhir yang bahagia,” ucap Antares pada Sky dengan senyuman tulusnya yang tak dapat lagi membuat Sky hanya terdiam di posisinya.


Sky akhirnya segera memeluk Antares membuat Antares membalas pelukan tersebut dengan tak kalah eratnya. Jujur saja kini ia begitu bahagia karena ternyata cintanya bukanlah cinta sepihak.


“I love you Sky,” ucap Antares dengan begitu tulusnya pada Sky.


“I love you to Antares,” ucap Sky membalas ucapan Antares tersebut. Kini mereka begitu larut dalam kebahagiaan tersebut dengan langit malam yang menjadi saksi bagaimana mereka akhirnya bisa bersama.


***


Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.


Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.


Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.


Oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.


Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath


Dukungan kalian semangat ku😉


Thanks for Reading All.


See You Next Chapter.


Jangan lupa tinggalin jejak ya

__ADS_1


Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah kece nih. Ini karya baru yang aku tulis nih Guys. Tentang gadis yang memiliki Self injury namun tetap bertahan dengan segala beban dan rasa sakit yang di tutupi dengan sebuah senyuman. Yuk, langsung baca aja.



__ADS_2