Atmosphere

Atmosphere
S2 Penjelajah Antariksa


__ADS_3

Fyi "Penjelajahan antariksa adalah eksplorasi fisik dari benda di luar Bumi dan biasanya menyangkut teknologi, ilmu pengetahuan, dan politik yang berhubungan dengan luar angkasa."


Happy Reading All.


***


Suara dering telepon mengganggu Adhara gini masih terlelap dalam tidurnya, gadis tersebut menghembuskan nafasnya kasar karena merasa terganggu dengan suara ponsel nya tak hentinya berdering.Dengan kesal gadis tersebut segera mengambil ponselnya untuk melihat siapa yang nelponnya. Padahal hari minggu ini ia begitu ingin untuk beristirahat dan tidak ingin diganggu namun sepertinya ada saja yang akan mengganggu hari minggunya.


Setelah mengambil ponselnya garis tersebut segera melihat siapa yang menelponnya dan ternyata yang menelponnya adalah Chan,tidak biasanya laki-laki tersebut akan menelponnya sepagi ini namun tetap saja akhirnya garis tersebut segera menjawab telepon tersebut atau Chan malah akan berpikiran negatif tentang nya.


"Halo,kenapa yang, tumben banget kamu nelpon sepagi ini?”Tanya Adhara pada laki-laki tersebut di seberang sana dengan suara khas bangun tidurnya.


"Udah siang masih aja tidur cepet bangun," ucap Chan di seberang sana yang membuat Adhara menarik nafasnya dalam lalu menghembuskannya kasar membuat Chan di seberang dana menggelengkan kepalanya mendengar hal tersebut.


Tak lama Adhara malah mengubah panggilan teleponnya menjadi panggilan video memperlihatkan wajah bantalnya yang membuat Chan menggeleng melihatnya.


"Aku tetep cantik kan meskipun baru bangun tidur,” ucap Adhara pada cermin yang kini malah terkekeh mendengar ucapan gadisnya tersebut.Amarahnya yang sedari tadi begitu memuncak ini seketika hilang saat melihat wajah cantik dan imut milik kekasihnya tersebut.


"Gimana cowok yang biasa gangguin kamu?”Tanya Chan pada gadisnya tersebut yang kini segera menegakkan tubuhnya mengingat tentang laki-laki tersebut. Karena Chan yang begitu lama tidak dapat dihubungi Adhara jadi lupa untuk menceritakan tentang laki-laki tersebut pada kekasihnya itu.


"Kamu lama gak ngehubungin aku, aku jadi lupa mau cerita sama kamu tentang cowok itu,” ucap Adhara dengan wajah seriusnya yang membuat Chan kini mengerutkan keningnya bingung mendengar ucapan gadisnya tersebut.


"Aku akhir-akhir ini sibuk banget, kamu tahu sendiri kan kalau aku ambil percepatan kuliah," ucapkan pada gadisnya tersebut yang kini tersenyum sambil menganggukkan kepalanya. Ia mengerti mengapa laki-laki tersebut begitu sibuk jadi ia tak pernah mempermasalahkan Chan yang jarang memberinya kabar, karena baginya yang terpenting adalah sebuah kepercayaan dalam sebuah hubungan jadi dia tidak pernah menuntut lebih. Walau terkadang ia masih merasa curiga dengan Chan.

__ADS_1


"Yayaya, aku ngerti kok. Aku bener-bener ngerasa nggak sabar kita bisa kayak dulu lagi bisa sama-sama lagi tanpa harus mikirin jarak," ucap Adhara pada Chan yang kini tersenyum mendengarnya. Karena tak hanya Adhara, ia juga ingin cepat-cepat untuk berkumpul dengan gadisnya tersebut.


"Jadi apa yang mau kamu ceritain tentang laki-laki itu?”Tanya Chan mengingatkan Adhara tentang apa yang ingin Adhara ceritakan padanya. Gadis tersebut menepuk keningnya karena lupa dengan apa yang ingin ia sampaikan pada Chan dan ia malah begitu sibuk dengan rasa rindunya pada laki-laki tersebut hingga ia melupakan apa yang diceritakan pada laki-laki itu.


"Hampir aja lupa," ucap Adhara yang membuatkan Chan terkekeh mendengarnya. Melihat tingkah gadisnya tersebut kini ia memang benar-benar ingin untuk segera kembali ke indonesia dan bersama dengan gadisnya tersebut. Ia kini benar-benar merindukan garisnya tersebut.


"Dasar pelupa," ucapkan dengan keke hanya yang membuat darah mengerucutkan bibirnya kesal dengan ucapan laki-laki tersebut yang kini malah mengejeknya. Padahal memangnya tanya gadis tersebut memang begitu pelupa.


"Lupa dikit doang," ucap Adhara pada Chan kini hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum ke arah gadisnya tersebut.


“ oh iya tentang laki-laki tersebut kamu tahu nggak ternyata nama dia itu mirip sama nama anta," ucapan Adhara yang kini menatap serius ke arah Chan yang terlihat terdiam mendengar ucapan gadis tersebut.


"Antares, nama dia Antares tapi orang-orang malah manggil dia anta titik pas awal aku denger nama dia aku benar-benar kaget pas tahu ternyata nama dia dan anta sama," ucap Adhara pada Chan dengan senyumannya yang terlihat begitu sendu.Chan yang melihat hal tersebut menghembuskan nafasnya kasar, apa laki-laki tersebut akan benar-benar menjadi saingan nya?Dan laki-laki tersebut kini malah mengingatkan mereka pada sahabatnya.


"Mereka orang yang berbeda, hanya nama mereka yang sama jadi menurut aku kamu nggak usah terlalu memikirkan itu," ucapkan pada Adhara dengan begitu seriusnya. Ia hanya tidak ingin jika laki-laki tersebut akan menjadi beban untuk Adhara tidak hanya untuk a darah tetapi untuk nya juga.Iya begitu tahu bagaimana posisi Antariksa bagi Adhara, Antariksa adalah orang yang selalu ada dalam keadaan apapun untuk Adhara bahkan laki-laki tersebut juga yang rela mengorbankan nyawanya untuk dirinya juga untuk Adhara.Ia hanya takut dengan kehadiran Antares malah akan menjadi ancaman untuknya.


“ aku tahu, mereka orang yang berbeda tetapi mulut aku sikap mereka juga hampir sama bukan hanya nama mereka yang hampir sama," ucap Adhara pada Chan yang kini terlihat menatap tajam kearah gadis tersebut. Adhara menghembuskan nafasnya kasar ia mengerti Chan pasti kini tengah merasa cemburu dengan laki-laki tersebut.


"Antares adalah Antares dan Antariksa adalah Antariksa mereka orang yang berbeda jadi aku harap kamu tidak menyamakan mereka, aku jauh lebih mengenal Antariksa karena kita udah bersahabat dari kecil jadi aku harap kamu nggak pernah menyamakan mereka,” ucapkan dengan begitu tegasnya pada Adhara yang kini menghembuskan nafasnya kasar lalu menatap tak kalah tajam pada Chan.


"Aku tahu, kamu tenang aja posisi kamu nggak akan pernah digantikan oleh siapapun. Kamu satu-satunya laki-laki yang aku suka, aku sayang, dan yang aku cinta. Jadi kamu gak perlu takut. Bagi aku juga mereka adalah orang yang berbeda. Tapi aku juga pengen jadiin dia juga sebagai sahabat aku Chan,” ucap Adhara pada Chan yang kini terlihat menatap tak suka ke arah Adhara yang kini malah tersenyum dengan begitu menenangkan pada Chan.


"Gimana kalau tiap aku lagi sama dia aku izin sama aku, kamu tenang aja aku pasti bawa nora dan aku janji kamu satu-satu nya orang yang aku cintai,” ucap Adhara pada Chan yang kali ini menghembuskan nafasnya kasar, jika seperti ini akan sulit untuk membujuk gadis tersebut.

__ADS_1


"Aku harap kamu juga bisa jaga batasan,” ucap Chan pada Adhara yang kali ini tersenyum dan mengangguk ke arah Chan.


Ia percaya gadisnya tersebut tidak akan pernah mengkhianatinya. Adhara adalah gadis yang sulit didekati pasti ada alasan lain mengapa ia bisa begitu dekat dengan laki-laki tersebut. Dan kini Chan hanya bisa mempercayai gadisnya tersebut.


***


Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.


Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.


Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.


oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.


Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath


Dukungan kalian semangat ku😉


Thanks for Reading All.


See You Next Chapter.


Jangan lupa tinggalin jejak ya

__ADS_1


Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah kece nih. Yang suka rasa sakit dan cerita yang penuh emosi kalian bisa nih buat baca cerita ku yang satu ini.



__ADS_2