Atmosphere

Atmosphere
Nereid


__ADS_3

Nereid adalah nama salah satu Bulan yang berada di Neptunus.


Happy Reading All.


**


Tidak seperti pagi seperti biasanya, kini di Nash high school dibuat heboh dengan pemandangan yang tak seperti biasanya terjadi di NHS. Adhara yang terkenal tidak bisa akur dengan Chan dan Antariksa kini malah berjalan dengan bergandengan tangan dengan Chan.


Walau berita jika Chan dan Adhara menjalin hubungan sudah lama terdengar, tapi baru kali ini mereka melihat Adhara dan Chan menjadi sedekat ini. Bahkan kini Adhara tak hentinya menebar senyum sepanjang jalan.


“Lama-lama kering gigi lo nyengir mulu,” ucap Chan mengejek Adhara membuat gadis itu melepaskan rangkulannya di tangan Chan dan menjauh dari Chan.


“Komen mulu lo, gak ada seneng-senengnya liat gue bahagia,” dengus Adhara dengan kesalnya.


Kini orang yang melihat tingkah mereka tersebut hanya bisa menggeleng, baru saja mereka melihat kejadian langkah tapi ternyata kini sudah kembali seperti semula.


“Kalo gak ngomentarin lu, gue yang gak bahagia,” ucap Chan dengan tawanya sontak tawa laki-laki itu yang memang langkah tersebut membuat sebagian kaum hawa yang melihatnya menjerit.


Sungguh hari ini mereka mendapatkan dua kejadian langkah yang entah kapan mereka bisa melihatnya lagi. Sebelumnya mereka tak pernah melihat laki-laki kulkas itu tertawa.


Paling-paling hanya sebuah senyuman tipis namun melihat laki-laki itu kini tertawa dengan begitu lepas tentu saja membuat mereka senang.


Adhara yang menyadari hal tersebut segera membekap mulut Chan membuat laki-laki itu mengerutkan keningnya bingung.


“Kenapa?” tanya Chan dengan wajahnya yang kebingungan.


“Lo jelek kalau ketawa,” ucap Adhara membuat Chan semakin terkekeh dan melepaskan tangan Adhara dari mulutnya.


“Lo pasti cemburu,” ucap Chan yang begitu senang menggoda Adhara yang tengah cemburu tersebut. Adhara begitu menggemaskan saat sedang kesal seperti ini.


“Pede banget lo,” ucap Adhara berusaha menyembunyikan wajahnya yang mulai memerah karena malu dengan membalikkan tubuhnya.


“Gak pede gak idup,” ucap Chan dengan senyuman bangga nya membuat Adhara bergidik mendengarnya.


“Udah lah kalo ngeladenin Biawak kayak lo yang ada gue makin gila,” ucap   Adhara yang setelahnya berjalan meninggalkan Chan sendiri.


“Dari belum kenal gue juga udah gila, sekarang gila malah gue yang disalahin,” ucap Chan sambil menggelengkan kepalanya dan tersenyum pada tingkah gadis itu.


Baru saja Chan hendak melangkah namun ia dapat merasakan ada yang merangkulnya membuat Chan melihat ke arah samping yang ternyata kedua sahabatnya.


“Ada kejadian langkah apa nih, Tuan Muda Chan senyum-senyum?” tanya Antariksa dengan senyuman mengejeknya. Chan membalasnya dengan sebuah senyuman sambil menunduk dan membalas rangkulan Antariksa.


“Mau gue traktir malam ini?” tanya Chan membuat Antariksa bersorak sambil tersenyum sedangkan Arche hanya menggeleng melihat kedua sahabatnya itu.


“Ada apa nih tiba-tiba gini,” ucap Antariksa membuat Chan terkekeh.


“Gue sama Adhara udah official,” ucap Chan yang seketika membuat kedua sahabatnya itu terdiam. Chan yang melihat reaksi kedua sahabatnya tersebut mengerutkan keningnya bingung.

__ADS_1


“Selamat ya bro,” ucap Arche yang sudah berhasil mengontrol ekspresinya sambil menepuk pundak Chan membuat laki-laki itu mengangguk sambil tersebut.


Antariksa melepaskan rangkulannya lalu menatap Chan dengan senyuman yang dipaksakan.


“Selamat ya,” ucap Antariksa sambil menepuk pundak Chan lalu segera pergi dari sana meninggalkan kedua sahabatnya tersebut.


Chan menunduk sambil tersenyum sinis. Arche yang melihat hal tersebut menepuk pundak sahabatnya itu.


“Lo sama kayak dia kan?” tanya Chan sambil menatap Arche dengan senyuman sinisnya.


“Ya, tapi asal lo bisa ngejaga dia dengan baik gue gak masalah,” ucap Arche lalu segera pergi dari sana meninggalkan Chan.


Chan mengenal nafasnya kasar lalu melanjutkan jelannya menuju kelasnya.


Arche memang begitu hebat, mengikhlaskan orang yang disayanginya untuk dibahagiakan oleh orang lain. Tak semua orang bisa melakukannya namun Arche berhasil melakukannya dengan baik.


***


Asap rokok yang mengepul di udara terlihat begitu indah bagi sang pelakunya. Antariksa kini tengah berada di rooftop sekolah seorang diri. Senyumannya yang begitu sinis terlukis jelas di wajah laki-laki itu.


“Antariksa,” ucap seseorang di belakang laki-laki itu.


Antariksa menyesap rokoknya lalu menoleh ke arah belakang dengan alisnya yang naik sebelah seolah bertanya mengapa orang tersebut menghampirinya.


“Kenapa sendirian? Temen lo udah gak ada yang peduli sama lo?” tanya gadis yang kini berada di hadapan Antariksa dengan senyuman sinisnya yang di balas dengan tak kalah sinis oleh Antariksa.


“Bukan urusan lo,” ucap Antariksa sinis lalu membuat rokoknya dan menginjaknya dengan senyuman sinis yang terlihat di wajah laki-laki itu.


“Mau kerja sama untuk memisahkan Adhara dan Chan? Lo bisa dapetin Adhara dan gue dapetin Chan,” ucap gadis tersebut membuat Antariksa mendongak dengan tawanya yang begitu keras.


“Lo terlalu lemah, kalo gue mau ngancurin mereka gue lebih milih buat ngerjainnya sendiri tanpa bawa beban kayak lo,” ucap Antariksa begitu tajam lalu segera pergi dari sana dengan menabrak pundak gadis tersebut sengaja.


Gadis tersebut mengepalkan tangannya erat menahan amarahnya yang kini sudah berada di ubun-ubun.


Saat sampai di depan pintu Antariksa menghentikan langkah.


“Jangan berani buat nyentuh mereka atau lo bakalan tau akibatnya,” ucap Antariksa yang setelahnya langsung keluar dari sana.


Ia tak akan mungkin membiarkan siapapun untuk menyakiti sahabatnya sendiri.


Bukannya kembali ke kelas Antariksa malah lebih memilih untuk menuju gudang belakang, sekedar mengontrol dirinya sendiri untuk saat ini.


***


“Udah mau istirahat tapi Antariksa belum datang juga, dia gak lagi coba buat bunuh diri kan?” tanya Chan pada Arche membuat Arche memutar bola matanya malas mendengar ucapan sahabatnya itu.


“Sejak kapan lo jadi bawel gini?” tanya Arche yang mulai jengah karena sedari tadi Chan tak ada hentinya menanyakan tentang keadaan Antariksa yang sampai saat ini tidak masuk ke kelas.

__ADS_1


Chan yang biasanya terkenal begitu dingin malah kini terus berbicara omong kosong dengan banyak pikiran sempitnya yang ia utarakan tersebut.


“Palingan juga lagi bolos, Antariksa itu prinsipnya love myself jadi gak mungkin lah dia bunuh diri hanya karena masalah konyol,” ucap Arche menjelaskan membuat Chan mendengus kasar.


“Love myself apaan kalau dia aja suka nya minum alkohol sama ngerokok, itu mah bunuh diri pelan-pelan,” ucap Chan membalas ucapan Arche.


Arche kini benar-benar dibuat jengah dengan sikap bawel Chan ini. Kini ia berpikir Chan yang dingin lebih baik karena tak banyak bicara tapi sekali bicara begitu tepat sasaran. Namun kini yang berada di hadapannya adalah Chan yang begitu banyak bicara tapi hanya omong kosong yang diucapkannya.


“Chan gue lebih suka lo yang dingin dan gak banyak omong,” ucap Arche akhirnya mengungkapkan pemikirannya.


Chan menghela nafasnya lalu mulai terdiam dan memperhatikan guru di depannya yang sedang mengajar. Melihat Chan yang mulai diam akhirnya Arche bisa bernafasnya lega.


“Antariksa….” Ucapan Chan yang kembali membuka mulutnya itu membuat Arche geram langsung memotongnya.


“Chan,” kesal Arche membuat seisi kelas kini menoleh ke arah nya dengan tatapan bingung.


“Kenapa Arche?” tanya guru yang mengajar di depan bingung melihat tingkah muridnya itu.


“Ini Mr. Chan mau boker katanya,” ucap Arche yang langsung mendapatkan pelototan tajam dari Chan.


“Ya udah Chan kamu ke kamar mandi sana, jangan boker di sini,” ucap guru tersebut membuat Chan melayangkan tatapan tajamnya pada Arche dan segera menarik sahabatnya itu keluar.


“Gila,” ucap Chan kesal yang hanya di balas dengan tawa oleh Arche.


Akhirnya Arche dan Chan memilih untuk mencari Antariksa mengingat waktu istirahat sepuluh menit lagi.


***


Hai Semua balik lagi nih sama aku.


Btw siapa nih yang udah nunggu Adhara bareng tiga cogannya?


Kalau kalian ada pertanyaan silahkan di ajukan ya, nanti aku jawab. Menerima kritik dan saran.


Semoga kalian suka ya, maaf kalau feel kurang dapet dan masih ada typo


Jangan lupa di tambahkan ke favorite, like, dan koment ya guys.


Follow ig aku ya @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath


Tim Interaksi udah aku aktifkan nih, yuk guys join.


Stay healthy all.


Thank For Reading all.


See You Next Chapter All.

__ADS_1


__ADS_2