
Fyi "Venus, di konstelasi Sagittarius akan bertemu dengan Saturnus dan Jupiter di konstelasi Capricornus. Menurut Pusat Sains Antariksa LAPAN (Pussainsa LAPAN), fenomena konjungsi tripel ini langka karena terjadi setiap 90 tahun sekali.
Happy Reading All.
***
Adhara melajukan motornya dengan kecepatan sedang dengan disampingnya kini Chan juga mengendarai motornya sendiri. Setelah perdebatan yang begitu panjang kini akhirnya Chan membiarkan Adhara untuk menggunakan motornya tersebut.
Chan selalu menjaga Adhara di samping wanitanya tersebut mengawasi setiap pergerakan wanitanya tersebut. Meskipun Adhara sudah mendapatkan SIM nya namun tetap saja Chan merasa takut jika terjadi sesuatu pada wanitanya tersebut. Apalagi saat ini Adhara tengah hamil, jadi Chan menjaga Adhara dengan begitu ekstra.
“Pake matic emang paling bener daripada goyang sana goyang sini,” ucap Chan pada Adhara saat mereka berada di lampu merah. Di lihatnya Adhara yang kini kesusahan untuk menyeimbangkan motornya, Adhara hanya melihat Chan sekilas lalu kembali untuk melajukan motornya saat lampu sudah berubah warna menjadi hijau.
Chan menghembuskan nafasnya kasar berusaha untuk bersabar menghadapi Adhara yang memang begitu keras kepala. Memangnya jika sudah begini siapa lagi yang akan menasehati wanita tersebut. Bahkan kini Adhara sudah meninggalkan Chan di belakangnya. Chan yang melihat hal tersebut segera mengejar Adhara.
Tak beberapa lama kini Adhara menghentikan motornya di depan rumahnya. Mereka memang baru saja datang dari cafe setelah Adhara meminta untuk jalan-jalan dengan motornya dan berhenti di salah satu cafe. Adhara turun dari motornya dengan kesusahan melihat hal tersebut Chan memerintah penjaga untuk membantunya karena ia masih berada di belakang Adhara.
“Dasar kecil keras kepala,” ucap Chan sambil mengelus puncak kepala Adhara sambil menggelengkan kepalanya. Adhara yang mendengar hal tersebut hanya bisa mengerucutkan bibirnya kesal mendengar ejekan Chan padanya tersebut.
“Ngeselin,” ucap Adhara lalu segera berjalan lebih dulu menuju kamarnya yang segera diikuti oleh Chan. Namun kini Adhara malah menghentikan langkahnya dan duduk di tangga membuat Chan yang awalnya sudah akan menuju lift menghentikan langkahnya dan melihat Adhara dengan kerutan di keningnya, bingung melihat Adhara yang kini malah duduk di tangga dengan mengerucutkan bibirnya.
Chan dengan segera menghampirinya lalu duduk di samping Adhara untuk menanyakan ada apa sebenarnya dengan wanitanya tersebut. Apa ia marah karena ucapan Chan tadi?
“Kamu kenapa?” tanya Chan dengan keningnya yang berkerut bingung. Adhara yang mendengar pertanyaan Chan tersebut dengan segera melihat ke arah Chan dengan tatapan memohonnya yang malah terlihat sendu membuat Chan semakin dibuat bingung dengan tingkah Adhara tersebut.
“Kenapa sih?” tanya Chan pada Adhara dengan bingung membuat Adhara menghembuskan nafasnya kasar.
“Aku pengen seblak,” ucap Adhara yang membuat Chan kini menghembuskan nafasnya mendengar permintaan Adhara tersebut.
__ADS_1
“Gak boleh, beberapa hari ini kamu makan pedes-pedes mulu,” ucap Chan melarang Adhara. Sudah bisa tebak pasti Chan akan melarangnya karena memang beberapa hari ini ia suka sekali dengan makanan pedas.
“Chan Please,” ucap Adhara dengan tatapan memohonnya yang membuat Chan tetap menggeleng. Untuk kali ini ia ingin tegas melarang Adhara, ia hanya tak ingin jika Adhara sampai kenapa-napa jadi lebih baik Adhara merajuk dan ia akan membujuknya dengan menawarkan hal yang Adhara pasti suka daripada ia harus membiarkan wanitanya tersebut sakit.
Mendengar jawaban Chan Adhara menjadi kesal dengan laki-laki tersebut hingga kini ia menuruni satu anak tangga agar ia tak duduk di dekat Chan. Chan yang melihat hal tersebut mengikuti apa yang Adhara lakukan dengan menuruni satu anak tangga dan duduk di samping Adhara. Namun Adhara malah tetap saja menghindari Chan membuat Chan gemas melihatnya segera berdiri dan berjalan ke depan Adhara lalu meraih kedua tangan Adhara dan ia letakkan di lehernya membuat Ia dan Adhara kini terlihat seperti tengah berpelukan. Merasakan kedekatannya dengan Chan membuat Adhara kini malah tersenyum dengan malu, merasakan pipinya yang kini sudah memerah, melihat hal tersebut Chan menjadi gemas dengan wanitanya tersebut.
Akhirnya Chan dengan segera menggendong Adhara dan membawa wanitanya tersebut ke arah dapur membuat mereka akhirnya tertawa bersama dengan tingkah mereka. Sepanjang ****** penjaga juga pelayan yang melihatnya malah ikut tersenyum dan merasa senang melihat majikan mereka yang begitu romantis tersebut.
“Masakin Seblak yang gak pedes untuk Nyonya,” ucap Chan dengan begitu tegasnya yang membuat Adhara kini melihat ke arah Chan dengan tatapan bingungnya sebelum senyumnya mengembang dengan begitu lebarnya.
“Makasih Chan,” ucap Adhara lalu dengan segera memeluk Chan dengan eratnya yang membuat Chan terkekeh melihatnya.
“Kita tunggu di kamar, kalau udah jadi langsung bawa ke kamar,” perintah Chan pada chef yang memasak di rumahnya tersebut. Setelahnya Adhara juga Chan segera berjalan ke arah kamarnya untuk menunggu apa yang Adhara inginkan. Kini Adhara semakin merasa bersyukur karena memiliki suami seperti Chan.
***
“Gerah banget,” ucap Antares yang membuat Sky terkekeh mendengar kode dari tunangannya tersebut yang kini mengelap keringat dengan bajunya.
Sky dengan segera memberikan botol air mineral pada Antares yang segera diterima oleh laki-laki tersebut dan dengan segera Antares menegakkan hingga tandas. Setelah nya Sky dengan telaten mengelap keringat di wajah Antares membuat Antares tersenyum melihatnya.
“Udah panas makin panas aja nih,” sindir teman Antares yang lain saat melihat kemesraan Sky juga Antares Tersebut.
“Ikut aku ganti baju aja yuk, kasian di sini banyak yang kepanasan,” ucap Antares dengan senyuman mengejeknya pada teman nya tersebut yang membuat temannya berdecak mendengarnya. Setelahnya Antares segera membawa Sky menuju ruang ganti yang berada di samping lapangan indoor tersebut.
Antares kini malah menuju ke depan kipas, ia kini benar-benar merasa panas jadi ia ingin menghilangkan gerah terlebih dulu sebelum mengganti pakaiannya.
“Gak ganti baju?” tanya Sky pada Antares yang menjawabnya dengan gelengannya.
__ADS_1
“Entah aja deh, masih panas,” ucap Antares yang dijawab dengan anggukan oleh Sky. Setelahnya Sky memilih untuk menyibukkan dirinya dengan ponselnya tanpa menghiraukan Antares di sampingnya. Hingga tak lama Sky malah mendengar suara aneh di sampingnya yang segera membuat Sky menoleh. Ternyata di sana Antares malah bermain-main dengan kipas di depannya membuat suara aneh di depan kipas yang menyala.
“Gabut banget, ganti baju saja capek gue. Malah main kipas,” ucap Sky pada Antares yang membuat Antares menyengir mendengar ucapan Sky tersebut. Akhirnya Antares dengan segera bangun dari posisinya untuk berganti pakaian meninggalkan Sky yang kini masih di tempatnya.
Setelah kepergian Antares kini Sky malah jadi penasaran dengan apa yang Antares lakukan tadi, hingga kini ai malah mengikuti apa yang tadi Antares lakukan. Membuat suara di depan kulkas. Senyuman mengembang di wajah gadis tersebut karena ia memang belum pernah mencoba ini sebelumnya.
“Hayo loh malah ikutan juga,” ucap Chan dengan tawanya pada Sky yang setelahnya segera memalingkan wajahnya karena tertangkap basah oleh Antares yang kini sudah tertawa melihat tingkah gadisnya tersebut. Namun kini akhirnya mereka malah bersama-sama melakukan hal konyol tersebut sambil tertawa bersama.
Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.
Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.
Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.
Oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.
Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath
Dukungan kalian semangat ku😉
Thanks for Reading All.
See You Next Chapter.
Jangan lupa tinggalin jejak ya
Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah kece nih. Ini karya baru yang aku tulis nih Guys. Tentang gadis yang memiliki Self injury namun tetap bertahan dengan segala beban dan rasa sakit yang di tutupi dengan sebuah senyuman. Yuk, langsung baca aja.
__ADS_1