Atmosphere

Atmosphere
S2 Troya Neptunus


__ADS_3

FYI "Troya Neptunus adalah benda-benda langit dalam orbit sekitar Matahari yang mengorbit dekat salah satu Titik Lagrangian stabil Neptunus. Oleh karena itu, mereka memiliki periode orbit yang hampir sama dengan Neptunus dan mengikuti jalur orbit yang lebih kurang sama. "


Happy Reading All.


***


“Mama,” ucap Antares juga tak kalah terkejut nya.  Begitupun dengan Sky yang kini sontak melihat ke arah Antares dengan tatapan terkejut.


“Mama?” tanya Sky dengan tidak percayanya kini ia menatap Antares dengan tatapan bingung nya.


“Antares?” tanya salah satu wanita yang berada di sana yang tak lain adalah ibu Antares. Elara menatap Anaknya tersebut dengan penuh tanda tanya. Berbeda dengan Arpina yang kini tengah menatap Anaknya tersebut bingung.


“Tante kenal pacar saya?” tanya Sky pada ibu Elara yang kini tersenyum mendengar ucapan Sky tersebut berbeda dengan Antares yang kini memelototkan matanya mendengar ucapan tersebut. Bagaimana bisa kini Sky masih mempertahankan sandiwaranya.


“Dasar bego, udah tau mama gue kenapa masih di lanjut,” bisik Antares pada Sky yang kini membuat gadis tersebut menoleh ke arah Antares dengan tatapan terkejutnya yang membuat Sky dengan segera melepaskan pegangan tangannya pada Antares.


“Nikah besok pagi ini mah gue,” ucap Sky dengan tatapan sedihnya pada Antares yang kali ini menghembuskan nafasnya kasar mendengar hal tersebut.


“Jadi kalian pacaran?” tanya Arpina pada anaknya tersebut yang kini kompak membuat mereka menggeleng pelan namun malah membuat orang tua mereka menaikkan sebelah alisnya bingung mendengar jawaban tersebut. Padahal tadi Sky sendiri yang mengatakan jika Antares adalah kekasihnya namun kini mereka malah menggelengkan kepalanya dengan kompak.


“Udah mending sekarang kalian duduk dulu,” ucap Muraco, ayah Sky pada kedua remaja tersebut yang kini malah masih terdiam di tempatnya dengan tatapan ibah nya. Bisa Muraco tebak pasti sebenarnya mereka hanya pura-pura menjalin hubungan namun naas nyatanya mereka malah di jodohkan. Bisa Muraco lihat dari kedua wajah tersebut yang kini menampakkan kesedihan, rasanya kini ia ingin sekali untuk meledakkan tawanya.


“Harus lo bekep mulut gue sih,” ucap Sky pada Antares yang kini menatap datar ke arah Sky.


“Harusnya lo lebih pinter dikit, gue tau lo goblok tapi gue gak tau kalo lo goblok banget. Bisanya gue udah manggil mama malah masih lo lanjut,” ucap Antares sambil mendorong kepala Sky dengan kesal yang membuat Sky kini mengerucutkan bibirnya mendengar hal tersebut.


“Jadi kalian udah pacaran?” tanya Arpina lagi pada anaknya tersebut yang kini kembali menggelengkan kepalanya mendengar ucapan tersebut. Namun Antares kini sudah mengusap wajahnya berusaha untuk bersabar menghadapi gadis di sampingnya ini.


“Mereka kayaknya lagi malu-malu nih karena ketahuan sama kita. Padahal kita juga lagi ngerencanain pertunangan mereka,” ucap Elara pada Arpina yang kini sudah tersenyum sambil mengangguk mendengar hal tersebut. Muraco sendiri kini masih bersusah payah menahan tawanya agar tidak meledak melihat reaksi terkejut anaknya tersebut.


“Pertunangan?” tanya Antares yang kini sudah menoleh ke arah ibu nya yang kini menjawabnya dengan anggukan.

__ADS_1


“Ya, kita hanya membuat persiapan aja kali kalian gak bawa pacar kalian kita bisa langsung melakukan pertunangan untuk kalian, tapi siapa yang tahu ternyata kalian udah pacaran,” ucap Elara dengan kekehannya. Kini ia begitu merasa bahagia karena anaknya tersebut memiliki kekasih dan kekasih yang pas dengan apa yang dia pilih.


“Lagian kamu kenapa harus segala nolak kalo pacar kamu Sky? Sebelumnya kamu juga udah liat fotonya kan,” ucap Elara pada anaknya tersebut yang kini sontak melihat ke arah Antares dengan tatapan tajamnya. Salah Antares juga yang tak terlalu memperhatikan foto tersebut dan langsung membuat membuangnya begitu saja.


“Lo gak kalah bego dari gue,” ucap Sky sambil menggelengkan kepalanya menatap miris pada Antares yang kini hanya diam mendengar hinaan Sky tersebut karena ini memang salahnya juga.


Setelah nya para orang tua tersebut begitu sibuk membahas acara pesta pertunangan Sky juga Antares dengan begitu hebohnya, Antares dan Sky hanya bisa diam sambil menghembuskan nafasnya dan mengasihani diri mereka sendiri.


***


Adhara kini mengelus puncak kepala sahabatnya tersebut dengan sayang. Kini Adhara tengah menenangkan Sky yang tengah bercerita padanya bagaimana tentang rencananya berjalan dan bagaimana akhirnya. Kini mereka tengah berada di rumah Adhara.


Tak hanya ada Adhara juga Sky kini juga ada sahabatnya yang lain. Bahkan kini juga ada Izar juga Antares yang ikut ke rumah Adhara juga Chan. Kini mereka sudah duduk dengan melingkar. Setelah Sky menjelaskan masalahnya tawa sahabatnya malah begitu keras terdengar bagai begitu senang mentertawakan kebodohan Sky juga Antares.


“Cocok nih kalau nikah sama sama bego, gak ngebayangin gue anaknya gimana,” ucap Chan yang mengejek Sky membuat Sky langsung memukul Chan dengan begitu kerasnya yang membuat mereka kini hanya bisa menggelengkan kepala nya mendengar hal tersebut.


“Suruh diem deh laki lo Ra, sakit telinga gue dengernya,” ucap Antares pada Adhara yang kini hanya bisa menggelengkan kepalanya mendengar hal tersebut.


“Mau gak mau ya kalian harus tunangan, kalau emang gak cocok ya nanti kalian bisa putus,” ucap Arche memberikan saran pada sahabatnya tersebut. Kini Arche memang juga berada di sana, setelah mendengar Sky yang meneleponnya sambil menangis Arche dengan segera kembali ke Jakarta untuk menemui adik sahabatnya tersebut.


“Untuk sekarang sih cuma ini sarannya, karena mau nolak pun susah karena orang tua kalian juga taunya kalian pacaran,” ucap Izar pada yang lainnya yang kini juga mendapatkan anggukan dari sahabatnya yang lain yang membuat mereka kini dengan kompak menghembuskan nafasnya kasar.


“Udah kan? ini udah malem mending kita pulang aja,” ucap Arche pada sahabatnya yang lain. Karena ia juga harus kembali ke Bandung karena besok ia masih ada jadwal untuk menyelesaikan semua urusan kuliahnya.


“Oh iya Che, lo kapan Sidang?” tanya Adhara pada Arche mengingat laki-laki tersebut sudah selesai dengan skripsinya begitupun dengan Chan.


“Dua hari lagi mangkanya gue malam ini harus balik buat nyelesaikan semua urusan gue, Lo kapan Chan?” tanya Arche pada Chan.


“Gue masih satu minggu lagi. Jadi kita bisa ke Bandung dulu setelah itu kita ke Jakarta,” ucap Adhara memberikan saran karena mereka ingin hadir untuk menemani sahabat mereka tersebut.


“Dan setelah Chan sidang gue besoknya tunangan kalo kalian lupa,” ucap Sky dengan sinisnya yang membuat mereka terkekeh mendengar hal tersebut.

__ADS_1


“Kita gak mungkin lupa,” ucap mereka dengan kompak lalu tertawa bersama karena nya. Berbeda dengan Sky dan Antares yang kini hanya menatap datar ke arah mereka.


Setelahnya mereka memilih untuk segera pulang karena hari yang semakin malam.


“Antares anter Sky pulang, dan lo Zar anter Nora pulang,” perintah Arche pada kedua laki-laki tersebut yang menjawabnya dengan anggukan. Setelah nya mereka segera berpamitan untuk pergi dari rumah Chan dan Adhara membiarkan mereka untuk beristirahat.


***


Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.


Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.


Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.


Oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.


Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath


Dukungan kalian semangat ku😉


Thanks for Reading All.


See You Next Chapter.


Jangan lupa tinggalin jejak ya


Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah seru dari Atmosphere ini. Yang pasti cerita ini juga bagus, jadi langsung aja yuk di cek judulnya "True Love".


Baca juga yuk cerita temen ku yang gak kalah seru ini.


__ADS_1


__ADS_2