Atmosphere

Atmosphere
S2 WASP-17b


__ADS_3

Fyi "WASP-17b disebut ilmuwan sebagai planet pertama yang pernah ditemukan memiliki rotasi orbital yang berlawanan dengan bintang inangnya."


Happy Reading All.


***


Hari ini Chan tengah ada rapat bersama dengan para investor juga para petinggi kantor lainnya. Dan kali ini Chan sengaja mengajak Adhara untuk meeting sekaligus untuk memperkenalkan nya pada para investor juga dewan lainnya jika Adhara adalah istrinya.


Kini mereka berjalan bersama memasuki ruang rapat. Namun tak hanya Adhara kini Rigel juga ikut bersama mereka. Karena tetap saja Rigel adalah asistennya yang sebenarnya. Chan tetap menyerahkan banyak tugas Asistennya tersebut, sedangkan Adhara baginya hanya membantu saja.


Saat melihat pintu yang terbuka dan menampilkan atasannya yang datang dengan seorang perempuan yang tentu sudah mereka kenal sebagai istri Chan tersebut datang mereka segera berdiri untuk menyambut mereka. Mereka tentu saja mengetahui tentang pernikahan Chan mengingat mereka juga diundang dalam pernikahan tersebut.


“Silahkan duduk,” ucap Chan mempersilahkan mereka duduk yang segera dijawab dengan anggukan oleh mereka yang segera duduk di tempatnya masing-masing.


“Sebelumnya saya ingin memberitahu pada kalian jika Istri saya akan membantu saya dalam mengurus perusahaan. Namun tetap kendali pertama akan di pegang oleh saya,” ucap Chan memberitahukan maksudnya membawa Adhara dalam rapat kali ini.


“Jadi jika tidak ada saya kalian bisa menghubungi istri saya,” ucap Chan lagi melanjutkan ucapannya yang kini membuat mereka saling berbisik namun tak ada yang berani untuk menyanggahnya karena jelas mereka begitu mengenal Chan bagaimana.


Meskipun banyak yang mengatakan jika Chan sudah banyak berubah namun tetap saja mereka takut apalagi ini menyangkut wanita yang begitu berpengaruh bagi Chan. Wanita yang bisa merubah Chan yang ganas menjadi jinak, jadi bukan tak mungkin jika wanita tersebut bisa kembali mengubah nya menjadi ganas kembali. Jadi untuk mencari aman mereka memilih untuk menyetujuinya saja. Lagi pula mereka juga belum mengetahui bagaimana Adhara, dan keputusan utama tetap di pegang oleh Chan, jadi tak ada yang perlu mereka takutkan.


“Baik langsung kita mulai saja rapatnya,” ucap Chan setelahnya.


Mereka akhirnya memulai rapat tersebut. Namun Chan yang berada di kepala meja malah sama sekali tidak fokus dengan rapat tersebut. Ia malah begitu semangat menggoda Adhara, bahkan sedari tadi laki-laki tersebut terus saja mencoba menggoda istrinya tersebut membuat Adhara berdecak kesal dengan tingkah suaminya tersebut.


Adhara sengaja menjatuhkan pulpen nya lalu saat ia mengambilnya ia malah dengan keras mencubit kaki Chan, membuat laki-laki tersebut berusaha untuk menahan pekikannya akibatan cubitan dari wanitanya tersebut.


“Bisa diem kan,” ucap Adhara kesal pada Chan membuat Chan hanya bisa terkekeh dan memilih untuk diam daripada semakin membuat Adhara semakin kesal.


Setelah selesai meeting kini Adhara berjalan lebih dulu meninggalkan Chan yang berjalan di belakangnya. Chan hanya tersenyum melihat tingkah wanita tersebut yang kini tengah kesal padanya.


“Mau kemana?” tanya Chan saat melihat Adhara yang sudah membereskan mejanya saat ia baru saja masuk ke ruangannya.

__ADS_1


“Pulang, males sama kamu,” ucap Adhara kesal yang kini membuat Chan terkekeh lalu berjalan ke arah Adhara sambil memeluk wanita nya tersebut dari belakang berusaha untuk menenangkannya.


“Jangan ngambek dong, maaf ya,” ucap Chan berusaha untuk membujuk wanitanya tersebut agar mau memaafkannya.


“Lagian kamu ngeselin banget, malu tau di liat sama orang,” ucap Adhara pada Chan yang kini memejamkan matanya berusaha untuk membujuk wanita nya tersebut.


“Tau ah, aku mau pulang aja,” ucap Adhara sambil melepaskan pelukannya pada Chan membuat Chan menghembuskan nafasnya kasar dan membiarkan istrinya tersebut dari pada Adhara semakin marah padanya.


“Aku anter ke depan,” ucap Chan pada Adhara yang hanya menjawabnya dengan anggukan. Hingga akhirnya segera keluar dari ruangan tersebut dengan tangan Chan yang tak pernah lepas merangkul pinggang Adhara dengan begitu posesif membuat yang melihatnya merasa iri pada Adhara.


Di cintai dengan begitu tulus oleh laki-laki seperti Chan siapa yang tak akan merasa iri pada Adhara? Bahkan laki-laki tersebut sangat menjauhi wanita selain Adhara juga orang-orang yang memang memiliki hubungan dekat dengannya. Itupun Chan begitu membatasi dirinya pada Adhara. Jika seperti itu siapa yang tak akan iri dan siapa yang akan menolak jika harus bertukar posisi dengan Adhara?


Setelah sampai di depan kantor di sana sudah ada mobil yang menunggu mereka karena sebelumnya Chan juga sudah memerintahkan sopir nya untuk mengantar Adhara pulang. Chan mengecup kening Adhara sebentar sebelum membiarkan gadis tersebut untuk pergi.


“Pak kita ke kantor Arche dulu ya,” ucap Adhara yang kini berpikir untuk mampir ke kantor sahabatnya tersebut lebih dulu karena ia juga merasa bosan di rumahnya. Karena kesal dengan Antares jadi ia memilih untuk pergi, namun kini ia masih malas untuk pulang jadilah kini ia ingin menemui sahabatnya tersebut lebih dulu.


“Tapi Nya, bagaimana dengan Tuan?” tanya sopir nya tersebut. Takut jika Chan akan marah padanya karena membiarkan Adhara pergi tanpa seizinnya.


Sebelum pergi ke kantor Arche ia lebih dulu memberitahu laki-laki tersebut agar menjemputnya. Karena ia tak ingin seperti kejadian terakhir kali di perusahaan Chan yang malah ada yang mengiranya orang luar yang ingin menemui Chan. Dari pada harus di usir dan membuat drama jadi lebih baik ia meminta Arche untuk menjemputnya.


Hingga tak beberapa lama mereka akhirnya sampai di depan gedung perusahaan Arche. Hingga terlihat kini laki-laki tersebut yang berdiri di depan gedung kantornya. Melihat Adhara yang datang dengan segera laki-laki tersebut membukakan pintu untuk Adhara.


“Udah tadi nunggu?” tanya Adhara pada Arche yang menjawabnya dengan gelengan dan senyuman membuat Adhara menjawabnya dengan anggukan.


Adhara memberikan makanan yang sebelumnya di belinya untuk Arche yang membuat laki-laki tersebut segera mengambilnya dengan senyumannya. Laki-laki tersebut segera menggiring Adhara untuk menuju ruangannya. Dan sadari mereka memasuki kantor banyak yang menatap Adhara dengan penuh tanda tanya. Karena ini memang pertama kalinya Adhara datang ke kantor Arche di Jakarta.


Tak hanya itu, Arche yang memang tak pernah di infokan dekat dengan siapapun membuat mereka semakin bertanya-tanya siapa sebenarnya Adhara. Apa lagi sikap Arche pada Adhara yang begitu lembut membuat mereka semakin penasaran.


“Lo gak kerja?” tanya Arche pada Adhara saat mereka memasuki ruangan Arche.


“Tadinya kerja tapi Chan ngeselin jadi gue pulang aja, lagian juga ya Chan jarang ngasih gue kerjaan,” ucap Adhara sambil bersungut kesal menceritakan bagaimana Chan yang membuatnya kesal pada Arche dengan begitu bersemangatnya. Arche yang mendengar cerita sahabatnya tersebut hanya bisa terkekeh mendengarnya.

__ADS_1


“Btw apa nih?” tanya Arche sambil membuka makanan yang di bawakan Adhara untuknya. Kini mereka sudah duduk di sofa yang berada di ruangan laki-laki tersebut.


“Makanan, kebetulan udah jam makan siang sekalian aja gue bawain lo itu,” ucap Adhara yang dibalas dengan anggukan oleh Arche.


Setelahnya mereka memilih untuk makan bersama. Bahkan Adhara berada di sana begitu lama, mengganggu laki-laki tersebut dengan berbagai ceritanya yang hanya Arche balas dengan tawa atau gelengen mendengar cerita random dari sahabatnya tersebut. Adhara berada di sana bahkan hingga sore, sampai Chan yang menjemputnya untuk pulang. Dan hal tersebut semakin membuat kantor heboh serta penasaran dengan sosok Adhara.


***


Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.


Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.


Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.


Oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.


Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath


Dukungan kalian semangat ku😉


Thanks for Reading All.


See You Next Chapter.


Jangan lupa tinggalin jejak ya


Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah seru dari Atmosphere ini. Yang pasti cerita ini juga bagus, jadi langsung aja yuk di cek judulnya "True Love".


Baca juga yuk cerita temen ku yang gak kalah seru ini.


__ADS_1


__ADS_2