
Fyi "Juno adalah asteroid ketiga yang ditemukan manusia yang merupakan salah satu asteroid besar di sabuk utama. Juno, dan 15 Eunomia, juga merupakan asteroid berbatu terbesar dalam asteroid tipe S."
Happy Reading All.
***
Sky kini memilih untuk berada di taman sambil menghembuskan nafasnya beberapa kali. Kini ia rasanya begitu bingung dengan laki-laki yang harus ia bawa menemui ibunya tersebut. Sudah satu minggu berlalu dan kini waktu yang diberikan oleh ibunya hanya tersisa tiga hari lagi.
“Sendirian aja,” suara tersebut membuat Sky dengan segera menoleh ke arah sumber suara yang tak lain adalah Antares. Tanpa meminta persetujuan dari Sky kini laki-laki tersebut sudah duduk di samping Sky yang kali ini menghembuskan nafasnya kasar.
“Kenapa lagi lo? Inget abang lo lagi?” tanya Antares pada Sky yang kali ini menggelengkan kepalanya membuat Antares kini menaikkan sebelah alisnya bingung.
Mengingat masalahnya kini Sky segera menoleh ke arah Antares dengan tatapan seriusnya dan tatapan penuh harapnya yang membuat Antares kini menaikkan sebelah alisnya bingung melihat tatapan Sky tersebut. Bahkan kini terlihat jelas bagaimana Antares menaikkan sebelah alisnya bingung.
“Lo kenapa sih?” tanya Antares bingung melihat Sky yang kini malah memajukan wajahnya menatap Antares dengan tatapan menelitinya.
“Kali ini lo harus bantu gue,” ucap Sky pada Antares yang membuat laki-laki tersebut kini mengerutkan keningnya bingung.
“Bantu apa?” tanya Antares pada Sky yang kni membuat Sky menatap serius pada Antares lalu menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi padanya. Hal tersebut membuat Antares cukup terkejut karena ia juga mengalami hal yang sama pada Sku/
“Lo serius? Jadi gue harus bantu lo jadi pacar pura-pura lo?” tanya Antares pada Sky yang kali ini menjawabnya dengan anggukan.
“Kebetulan sih, gue juga terlibat di masalah yang sama kayak lo,” ucap Antares yang kini membuat Sky terkejut mendengar hal tersebut.
“Jadi lo mau?” tanya Sky pada Antares dengan senyuman nya yang kini terlihat berpikir sejenak membuat Sky kini menatap Antares dengan tatapan memohonnya.
“Asal lo juga mau bantu gue,” ucap Antares pada Sky yang kini tersenyum dengan begitu lebarnya sambil menganggukkan kepalanya mendengar hal tersebut.
Sky menyodorkan tangannya untuk dijabat oleh Antares yang kini juga mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan Sky.
“Sini gue minta kantok lo, kita juga harus buat skenario yang buat orang tua kita percaya,” ucap Sky pada Antarras yang menjawabnya dengan anggukan.
Hingga setelahnya kini mereka sibuk membahas skenario yang pas untuk mereka mainkan. Kini mereka hanya berharap agar orang tua mereka mempercayai ucapan mereka. Setelah hari yang semakin sore akhirnya mereka memilih untuk segera pergi dari taman tersebut dan memilih untuk bertemu besok untuk menemui orang tua mereka.
***
__ADS_1
Arche kini tengah duduk di salah satu cafe sambil menikmati malamnya. Berada di kota orang tanpa sahabat-sahabatnya membuat tak ada yang bisa Arche lakukan selain duduk di cafe sambil menyelesaikan pekerjaan kantornya.
Skripsinya sudah selesai dan kini ia hanya tinggal menunggu sidang dalam beberapa minggu kedepan dan setelah itu ia bisa kembali ke Jakarta sambil menunggu pengumuman untuk wisudanya.
“Sendirian aja kak,” ucap sebuah suara di samping Arche membuat Arche segera menoleh ke arah sumber suara yang tak lain adalah Delia. Arche menghembuskan nafasnya melihat gadis yang kini duduk di samping nya tersebut.
“Lo kayaknya emang muncul di mana-mana ya,” ucap Arche pada Delia yang kini malah menyengir mendengar ucapan tersebut.
“Ketulan sih, atau emang kita jodoh,” ucap Delia dengan wajah seriusnya pada Arche yang kai ini menggelengkan kepalanya mendengar ucapan tersebut.
“Delia jangan mengejar laki-laki yang gak mau lo kejar, jangan merendahkan derajat wanita yang sudah di tinggikan hanya untuk seorang laki-laki,” ucap Arche pada Delia yang kali ini terdiam mendengar ucapan Arche.
Delia mentap Arche dengan tatapan sendunya mendengar ucapan laki-laki tersebut.
“Aku murahan? harusnya kakak tau aku bersikap kayak gini cuma ke kakak. Dan semua aku lakuin untuk mendapatkan hati kakak. Kalau kakak emang gak suka sama apa yang aku lakuin, kakak bilang aja kak, karena aku dengan sendiri nya akan pergi. Meskipun sulit buat aku tapi aku akan melakukan itu kalau memang itu yang kakak mau, karena aku juga gak mau merendahkan diri aku,” ucap Delia pada Arche dengan begitu tegasnya pada Arche yang kali ini terdiam mendengar ucapan tersebut.
“Sorry ya kak, udah terlalu agresif,” ucap Delia pada Arche lalu segera pergi dari sana yang membuat Arche kini menghembuskan nafasnya kasar melihat hal tersebut.
“Apa gue terlalu kasar?” tanya Arche pada dirinya sendiri. Karena jujur saja ia tak ingin untuk terlalu menyakiti gadis tersebut. Karena bagaimanapun ia juga memiliki adik perempuan, bagaimana jika adiknya yang berada di posisi Delia.
Arche mengusap rambutnya kasar lalu memilih untuk segera menyelesaikan pekerjaannya agar ia bisa segera pulang.
***
“Sayang pakein,” ucap Chan sambil memberikan dasi untuk Adhara membuat Adhara yang kini baru selesai memakai setelan jas nya. Dengan segera Adhara mengambilnya lalu memakaikannya untuk Chan.
“Udah ganteng,” ucap Adhara pada Chan sambil membenarkan jas suaminya tersebut membuat Chan kini tersenyum dengan begitu lembut pada Adhara lalu mengecup puncak kepala wanita nya tersebut sayang.
“Ayo berangkat,” ajak Chan pada Adhara yang kini menjawabnya dengan anggukan.
Setelahnya mereka memilih untuk segera pergi karena mereka juga memilih untuk sarapan di luar sesuai dengan permintaan Adhara yang ingin untuk sarapan di luar saja.
Setelah selesai sarapan kini mereka segera menuju ke arah kantor. Hingga tak beberapa lama kini mereka akhirnya sampai di kantor Chan. Laki-laki tersebut merangkul Adhara dengan begitu posesif memasuki kantor nya. Kini tentu saja mereka menjadi pusat perhatian karena info pernikahan Chan akhirnya segera menyebar dengan begitu luas.
Bahkan kini info tersebut membuat banyak orang terkejut karena nya. Bagaimana tidak? Chan yang begitu anti pada laki-laki kini malah tiba-tiba memiliki istri.
__ADS_1
“Wah berasa artis dah di liatin mulu,” ucap Adhara menyindir karyawan Chan yang membuat Chan kini terkekeh mendengar ucapan tersebut.
Namun akhirnya Chan dengan segera membawa Adhara menuju ruangan Chan. Saat sampai di ruangan Chan kini Adhara mengerutkan keningnya bingung, karena bukannya mendapatkan ruangan lain kini di ruangan Chan malah terdapat satu meja kerja lagi.
“Ruangan aku dimana?” tanya Adhara pada Chan untuk menghilangkan kebingungannya. Dengan begitu santai Chan menunjuk meja yang berada tak jauh mejanya berada yang membuat Adhara kini menganga melihat hal tersebut.
“Kerjaan aku apa sih?” tanya Adhara akhirnya pada Chan yang kini hanya tersenyum sambil melihat istrinya tersebut.
“Nemenin aku, dan kerjain apa yang aku minta,” ucap Chan dengan santainya yang membuat Adhara memejamkan matanya mendengar hal tersebut. Namun akhirnya ia hanya bisa menerimanya saja karena lebih baik seperti ini ia memiliki kegiatan dari pada ia hanya di rumah saja dan hanya diam tanpa melakukan apapun.
“Ya udah lah dari pada gabut,” ucap Adhara akhirnya yang membuat Chan mengelus puncak kepala Adhara sayang.
“Inget ya ini cuma sampai kamu punya anak, setelah kita memiliki anak kamu harus fokus sama anak kita,” ucap Chan pada Adhara yang menjawabnya dengan anggukan. Karena sesuai persetujuan mereka itulah yang sudah mereka sepakati jadi mau tak mau Adhara harus menurutinya.
***
Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.
Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.
Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.
Oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.
Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath
Dukungan kalian semangat ku😉
Thanks for Reading All.
See You Next Chapter.
Jangan lupa tinggalin jejak ya
Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah seru dari Atmosphere ini. Yang pasti cerita ini juga bagus, jadi langsung aja yuk di cek judulnya "True Love".
__ADS_1
Baca juga yuk cerita temen ku yang gak kalah seru ini.