
Fyi "Gerhana matahari hibrida disebut juga Gerhana annular total. Gerhana khusus ini terjadi ketika jarak bulan mendekati batas umbra untuk mencapai bumi."
Happy Reading All.
***
“Happy Birthday My Husband,” ucap Adhara dengan senyuman mengembangnya yang membuat Chan kini hanya terdiam membeku di tempatnya. Rasanya kini lututnya begitu lemas hanya untuk berdiri. Melihat wanitanya tersebut yang kini di depannya terlihat begitu baik-baik saja ia begitu lelah.
Chan dengan segera berjalan ke arah Adhara lalu segera memeluk wanitanya tersebut membuat Adhara tersenyum lalu memberikan kue yang ia bawa pada Sky dan kini ia membalas pelukan laki-laki tersebut dengan begitu erat.
“Maaf ya, udah bikin kamu marah dan bikin kamu khawatir,” ucap Adhara pada Chan yang kali ini masih terdiam tanpa membuka suaranya. Kini laki-laki tersebut hanya bisa memejamkan matanya untuk menenangkan amarahnya juga rasa khawatirnya pada Adhara.
“Aku bener-bener marah sama kamu tentang rencana ini Adhara, jangan mempermainkan tentang keselamatan Sayang. Aku takut, aku bener-bener takut terjadi sesuatu sama kamu,” ucap Chan dengan tegas pada Adhara yang kali ini menganggukkan kepalanya sambil mengelus punggung Chan dengan begitu lembutnya.
“Aku salah, maafin aku ya,” ucap Adhara pada Chan yang kali ini akhirnya segera melepaskan pelukannya pada Adhara dan melihat Adhara yang kini kembali mengambil kuenya kembali.
“Udah sekarang kamu buat harapan terus tiup lilinnya,” ucap Adhara pada Chan yang kini menganggukkan kepalanya. Setelahnya Chan segera membuat permohonannya lalu segera meniup lilin tersebut. Suara tepuk tangan yang begitu meriah akhirnya terdengar membuat senyuman mereka kini mengembang.
“Happy birthday bro,” ucap Arche sambil memeluk Chan ala laki-laki yang membuat Chan tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Setelahnya mereka bergantian mengucapkan selamat pada Chan dengan berbagai harapan yang mereka buat untuk Chan.
“Jadi hadiah dari kamu buat aku apa?” tanya Chan pada Adhara dengan senyuman menendangnya. Mendengar hal tersebut Adhara tersenyum dengan begitu lebar lalu setelahnya ia segera mengambil kotak yang Sky berikan untuknya.
Adhara segera menyodorkan kotak tersebut pada Chan yang segera diterima oleh laki-laki tersebut dengan penuh tanda tanya. Penasaran apa yang akan diberikan oleh Adhara. Chan segera membuka kotak berukuran A4 yang diberikan oleh Adhara tersebut dengan penasarannya.
“Apa nih?” tanya Chan dengan menaikkan sebelah alisnya bingung namuan Adhara malah hanya dengan santainya mengedikkan bahunya membiar Chan dengan rasa penasarannya.
Hingga kini setelah kotak tersebut terbuka Chan terkejut melihat foto yang berada di dalam kotak tersebut. Namun ia juga tak dapat menyembunyikan senyumannya yang kini terlihat begitu jelas di wajah tampan laki-laki tersebut. Terlihat kini wajah penasaran pada yang berada di sana namun tentunya tidak pada Sky juga Nora yang sudah mengetahuinya.
“Apa ini? kamu hamil?” tanya Chan dengan senyumannya dan tatapan tak percayanya pada Adhara yang kali ini menjawabnya dengan anggukan dan senyuman. Mendengar hal tersebut kini sontak membuat Chan segera memeluk Adhara dengan begitu erat untuk mengungkapkan rasa bahagianya.
__ADS_1
Tak hanya Chan bahkan sahabat serta keluarga mereka yang mendengar nya tak kalah terkejut namun mereka juga begitu bahagia mengetahui fakta tersebut. Mereka tentu saja akan merasa bahagia untuk sahabat mereka tersebut juga bahagia akhirnya mereka akan memiliki keluarga baru.
“Wah selamat nak,” ucap Mira yang kini bergantian untuk memeluk Adhara.
“Selamat Ra, Chan,” ucap Arche yang setelahnya juga memeluk Adhara yang Adhara juga balas memeluk sahabatnya tersebut.
“Kalian udah tau?” tanya Arche saat melihat Sky juga Nora yang hanya senyum senyum saja. Mendengar pertanyaan tersebut Nora juga Sky hanya menganggukkan kepalanya kompak yang membuat Arche menghembuskan nafasnya kasar mendengarnya.
“Kita yang anter dia cek kok,” ucap Sky dengan begitu santainya yang membuat mereka kini menjawabnya dengan anggukan.
“Hidiah terindah di hari ulang tahu aku, makasih Adhara makasih sayang,” ucap Chan yang kini membawa Adhara kembali dalam rengkuhannya yang membuat Adhara tersenyum karenanya. Ia juga tak kalah bahagia saat mengetahui jika ia hamil.
Bahkan saat itu Nora juga Sky begitu heboh saat mengetahui tentang kehamilan Adhara, mereka juga begitu menjaga Adhara saat Adhara hamil. Adhara merasa begitu beruntung karena diberikan sahabat yang begitu baik seperti yang ia miliki sekarang.
“Untuk menambah kebahagiaan kali ini, Bang gue pinjem acaranya ya,” ucap Izar yang kali ini meminta izin pada Chan membuat Chan mengerutkan keningnya bingung namun akhirnya ia menjawabnya dengan anggukan.
Izar menarik nafasnya dalam sebelum kini ia menatap Nora dengan tatapan seriusnya yang membuat kini atensi semua orang langsung tertuju pada Nora dan Izar yang terlihat begitu serius. Izar kini menggapai tangan Nora, menatap gadisnya tersebut dengan begitu lembut.
“Nora aku tahu, aku bukan laki-laki yang sempurna. Masih banyak kekurangan yang aku miliki. Tapi Nora apa kamu mau untuk menjadi pelengkap dan penyempurna dalam diri aku?” tanya Arche pada Nora dengan tatapan seriusnya sambil mengulurkan sebuah kotak berwarna biru yang berisi cincin yang begitu indah di dalamnya.
Sahabatnya yang lain kini melihat hal tersebut dengan tatapan bahagianya melihat kebahagiaan sahabatnya tersebut. Nora melihat ke arah Arche seolah meminta persetujuan pada kakaknya tersebut. Melihat hal tersebut Arche menjawabnya dengan anggukan.
“Ya aku mau,” ucap Nora pada Izar yang kali ini tersenyum dengan begitu lebar lalu segera memakaikan cincin tersebut pada Nora. Sahabat mereka yang melihat hal tersebut tak kalah bahagianya bahkan mereka ikut baper melihatnya.
Kini mereka saling merangkul pasangan mereka masing-masing. Hanya Arche yang kali ini terlihat kebingungan lalu ia berdehem yang membuat atensi mereka langsung tertuju pada Arche lalu tertawa melihat laki-laki tersebut yang jomblo sendiri.
“Kasian jomblo sendiri,” ucap Adhara mengejek sahabatnya tersebut yang kali ini menatap datar pada Adhara.
“Cari pasangan mangkanya Ar, masak kalah sama adik sih,” ucap Mira pada Arche yang kali ini menggaruk tengkuknya yang tak gatal mereka jika kini malah ia seperti tengah di pojokkan.
__ADS_1
“Kasian ya dia gak laku,” ucap Chan sambil melihat sahabatnya tersebut sambil menggelengkan kepalanya merasa miris pada Arche yang kini berdecak mendengar ucapan Chan tersebut.
“Gak usah sombong lo, Adhara pernah suka sama gue kalo lo lupa. Sebelum Adhara suka sama lo Adhara tuh suka sama gue,” ucap Arche dengan begitu sombongnya pada Chan yang kali ini berdehem berusaha mengontrol dirinya. Izar juga Antares yang baru mengetahui fakta tersebut tentu saja dibuat terkejut mendengarnya.
“Dulu Kak Arche, Kaka Chan, sama Kak Antariksa suka sama Adhara semua,” ucap Sky memberitahu Izar juga Antares yang kali ini menjawabnya dengan anggukan.
“Segala diperjelas,” ucap Adhara pada Sky yang membuat mereka kini tertawa mendengarnya.
Kebahagiaan sepertinya malam ini begitu berpihak pada mereka. Membuat mereka senang karena akhirnya mereka bisa berada dalam posisi ini.
***
Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.
Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.
Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.
Oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.
Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath
Dukungan kalian semangat ku😉
Thanks for Reading All.
See You Next Chapter.
Jangan lupa tinggalin jejak ya
__ADS_1
Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah kece nih. Ini karya baru yang aku tulis nih Guys. Tentang gadis yang memiliki Self injury namun tetap bertahan dengan segala beban dan rasa sakit yang di tutupi dengan sebuah senyuman. Yuk, langsung baca aja.