Atmosphere

Atmosphere
S2 Gonggong


__ADS_3

Fyi "Gonggong adalah objek astronomi yang kemungkinan besar adalah planet katai di Tata Surya, dan anggota cakram scattered yang tersebar di luar Neptunus. "


Happy Reading All.


***


Sky berjalan di mall seorang diri, menikmati waktu bersantainya. Sebenarnya ia sudah mengajak Adhara namun gadis tersebut mengatakan jika ia kembali ke Bandung selama satu minggu bersama dengan Chan tentunya. Jadilah kini ia harus jalan-jalan sendiri.


Tak perlu menanyakan kemana Nora karena jelas gadis tersebut kini tengah sibuk dengan pekerjaannya. Bahkan jika sudah menyangkut pekerjaan pacarnya pun akan dilupakan oleh gadis tersebut. Jadilah kini Sky hanya sendiri berjalan di sekitaran Mall hanya untuk refreshing.


Gadis tersebut kini memilih untuk menuju bioskop yang berada di mall tersebut karena ada film yang ingin ia tonton. Setelah jam yang sudah di tentukan tiba dengan segera gadis tersebut masuk ke dalam ruang teater dan duduk di kursinya sendiri.


Dengan serius Sky terlihat menonton tayangan di depannya tersebut sambil menggelengkan kepalanya dan menunjukkan berbagai ekspresi.


“Kayak gue kisahnya kesian banget masih muda udah di jodohin aja,” ucap Sky sambil menggelengkan kepalanya dan menatap miris pada tayangan di depannya yang memperlihatkan sepasang pemuda yang dijodohkan oleh kedua orang tuanya.


“Dan bodohnya gue nonton ini cuma mau liat cara mereka buat nolak perjodohan,” ucap laki-laki di samping Sky membuat Sky segera menoleh ke arah laki-laki tersebut. Yang membuat mereka kini sama-sama melihat ke arah masing-masing.


“Lo dijodohin juga?” tanya Sky pada laki-laki tersebut sambil menganggukkan kepalanya.


“Untuk kedua kalinya, karena gue batalin yang sebelumnya sekarang nyokap malah semangat cari yang lain,” ucap laki-laki di samping Sky tersebut membuat mereka sama-sama menghembuskan nafasnya kasar meratapi nasib mereka.


"Gue aja kabur dari rumah karena ini," ucap Sky yang kini malah ikut bercerita tentang nasibnya pada laki-laki yang tak ia kenali tersebut.


"Nyokap gue ngira gue Gay dan milih buat jodohin gue," ucap laki-laki tersebut bercerita pada Sky.


"Bonyok gue marah karena gue ngerusak hubungan sahabat gue," ucap Sky yang kini malah membuat mereka terlihat seperti tengah mengadu nasib siapa yang paling tidak beruntung.


"Hubungan Adhara juga Chan," ucap laki-laki tersebut yang membuat Sky kini sontak menoleh ke arah laki-laki tersebut hingga dapat ia lihat laki-laki tersebut kini seperti gadis yang ia kenali.


"Lo yang gue pikir selingkuhan Adhara kan?" Tanya Sky saat melihat laki-laki tersebut tak lain adalah laki-laki yang pernah ia fitnah berselingkuh dengan Adhara.


"Antares, lo bisa panggil gue Anta, atau Ares kayak Adhara," ucap Antares memperkenalkan dirinya pada Sky yang kini terlihat begitu jelas jika gadis tersebut kini terkejut mendengar nama Antares.

__ADS_1


Sudah Antares duga pasti gadis tersebut akan sama seperti Adhara yang terkejut mendengar namanya yang mirip dengan nama Antariksa.


"Seperti nama abang lo kan?” tanya Antares pada Sky yang kini masih terdiam hingga lampu bioskop tersebut menyala dengan segera Sky pergi dari sana. Meninggalkan Antares yang kini tersenyum sinis melihatnya.


“Apa semua orang bakal bereaksi seperti itu setelah denger nama gue?” tanya Antares sambil menghembuskan nafasnya lalu memilih untuk segera dan mengejar Sky.


Entah perasaan dari mana tapi ia merasa harus mengejar Sky. Mengikuti gadis tersebut yang ternyata kini tengah berjalan menuju lantai atas. Dengan segera Antares mengikutinya.


Sky memilih untuk menuju time zone. Tempat yang dulu sering ia datangi bersama kakaknya walau saat itu Antares mau menurutinya setelah mendapatkan ancaman dari Sky jika Sky akan mengajak teman laki-laki nya untuk bermain time zone.


Begitulah Antares walau terlihat begitu kasar pada Sky namun ia juga begitu menjaga adiknya tersebut. Bahkan laki-laki tersebut tak membiarkan adiknya tersebut tersakiti oleh orang lain karena baginya hanya ia yang boleh menyakiti dan bertindak tegas pada adiknya.


Sky menatap menerawang tempat di depannya. Tempat yang sudah lama tak ia datangi, namun kali ini setelah sekian lama akhirnya datang lagi ke tempat ini hanya sekedar untuk mengenang tentang kakaknya tersebut.


“Kakak lo pasti sayang banget sama lo,” ucap laki-laki di samping Sky yang sontak membuat Sky menoleh ke arah orang di samping nya tersebut yang tak lain adalah Antares.


“Dan gue malah bikin dia kecewa dengan sikap gue,” ucap Sky yang membuat Antares kini mengelus pundak gadis tersebut berusaha untuk menenangkan Sky.


“Gue yakin kakak lo udah maafin lo,” ucap Antares yang membuat Sky menghembus nafasnya kasar mendengar hal tersebut.


Setelahnya mereka memilih untuk memilih permainan yang berada di sana. Antares menarik Sky menuju permainan pencapit boneka lalu mulai memainkannya. Awalnya Sky masih terdiam karena merasa masih memikirkan tentang kakaknya tersebut.


“Ayo lah gak usah cemberut, senyum dong,” ucap Antares pada Sky sambil menarik ujung bibir Sky membentuk sebuah senyuman.


“Udah nih senyum,” ucap Sky sambil menarik senyumannya yang membuat Antares terkekeh lalu mengelus rambut Sky hingga berantakan membuat Sky berdecak kesal lalu memukul Antares kesal.


“Aduh aduh ampun,” ucap Antares pada Sky yang kini menghembuskan nafasnya lalu segera mendorong Antares agar menjauh.


“Biar gue yang main,” ucap Sky pada Antares yang kini tersenyum menantang pada Sky untuk melihat bagaimana permainan dari gadis tersebut.


“Nih liat,” ucap Sky dengan begitu pedenya pada Antares yang kali ini hanya diam memperhatikan. Hingga gadis tersebut bermain namun malah meleset membuat tawa Antares terdengar dengan begitu kerasnya yang membuat Sky berdecak kesal dan memukul kepala Antares kesal.


“Ketawa lo,” ucap Sky dengan kesal nya pada Antares yang kali ini masih mengelus puncak kepala Sky yang terasa sakit akibat ulah Sky tersebut.

__ADS_1


“Sini gue ajarin,” ucap Antares lalu kini berganti ia yang mendorong Sky untuk menjauh dari depan game tersebut.


Kini Antres yang mengambil alih dan menunjukkan bagaimana caranya bermain pada Sky yang kini terlihat memperhatikan hingga Antares berhasil mengambil boneka tersebut dan tersenyum bangga ke arah Sky yang kini menatap takjub pada Antares.


“Wah keren,” ucap Sky pada Antres sambil mengambil boneka tersebut sedangkan Antares kini sudah tersenyum bangga pada Sky.


Setelahnya mereka melanjutkan acara bermain tersebut. Memainkan berbagai game yang berada di sana. Tawa Sky akhirnya lepas karena Antares. Padahal sedari tadi ia hanya memikirkan tentang kakaknya tersebut. Namun kali ini Antares berhasil mengalihkan perhatian gadis tersebut.


Tawa yang sebelumnya tak pernah selepas ini semenjak kematian kakaknya kini kembali begitu lepas membuat Antares juga menikmati kebersamaan mereka dan merasa beruntung karena Sky menikmati waktu bersama mereka. Walau ia baru mengenal Sky namun ia tahu Sky adalah orang yang baik juga orang yang begitu asik.


***


Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.


Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.


Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.


Oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.


Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath


Dukungan kalian semangat ku😉


Thanks for Reading All.


See You Next Chapter.


Jangan lupa tinggalin jejak ya


Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah seru dari Atmosphere ini. Yang pasti cerita ini juga bagus, jadi langsung aja yuk di cek judulnya "True Love".


Baca juga yuk cerita temen ku yang gak kalah seru ini.

__ADS_1



__ADS_2