
Fyi "Vesta adalah objek terbesar kedua di sabuk asteroid, dengan diameter sebesar 530 kilometer dan diperkirakan memiliki massa 9% dari massa seluruh sabuk asteroid.Ia ditemukan pada tanggal 29 Maret 1807. Nama Vesta diambil dari nama dewi perawan dalam mitologi Romawi, yang merupakan dewi pelindung untuk rumah dan perapian."
Happy Reading All.
**
Sky kini berjalan dengan tidak sabaran menuju kantor Chan. Saat sampai di sana dengan segera Sky menuju ruangan Chan. Di kantor ini semua karyawan bagai sudah mengenal siapa Sky, namun kini Sky menatap mereka aneh pasalnya ia juga ditatap dengan begitu aneh oleh karyawan tersebut.
“Pada kenapa dah?” tanya Sky kesal karena di tatap aneh oleh para karyawan sahabatnya tersebut.
Tanpa memperdulikan mereka dengan segera Sky menuju ke arah ruangan Chan yang berada di lantai atas. Saat sampai di sana kebetulan ada asisten Chan yang tengah berbicara pada laki-laki yang sepertinya adalah sekertaris baru Chan.
“Rigel, dimana Kak Chan?” tanya Sky langsung pada asisten sahabatnya tersebut yang segera menoleh ke arah Sky dengan tatapan terkejutnya. Sebelumnya laki-laki tersebut berpikir jika Sky adalah kekasih Chan, walaupun ia tahu jika mereka bersahabatan namun tetap saja ia mengira jika dalam persahabatan mereka, mereka melibatkan perasaan.
Kini Rigel malah takut untuk mengatakan di mana Chan karena takut membuat gadis tersebut patah hati. Sky yang melihat laki-laki tersebut hanya diam berdecak kesal melihatnya.
“Gue tanya Chan di mana,” ucap Sky sekali lagi kini pada kedua orang di depannya tersebut yang kini malah saling terdiam.
“Mr. Chan sedang di atas bersama dengan Mrs. Chan,” ucap Kale yang akhirnya menjawab pertanyaan Sky tersebut. Mendengar hal tersebut dengan segera Sky berjalan ke arah lantai atas yang dikatakan oleh Kale. Ia bisa menebak jika kini Chan membawa Adhara menuju ke rooftop kantor tersebut jadi Sky memutuskan untuk segera kesana dan menemui sahabatnya tersebut.
Saat sampai di rooftop tak jauh berbeda dengan para karyawan yang melihatnya dengan tatapan kasihan juga menghina pada Sky, dan kini ia tahu mengapa para karyawan tersebut melihatnya seperti itu juga tentang Rigel. Pasti mereka mengira jika Sky dan Chan memiliki hubungan oleh karena itu ia melihatnya seperti itu.
Saat sampai di rooftop ia segera berjalan ke arah ruangan yang terlihat privat tersebut. Ia yakin pasti Chan mengajak Adhara untuk pergi ke sana jadilah kini Sky dengan segera berjalan ke arah ruangan tersebut Melihat kedatangan Sky bahkan kini semua tatapan langsung tertuju pada Sky, mereka seolah menantikan tontonan bagus.
“Adhara, Chan,” suara teriakan Sky membuat Adhara juga Chan kin sontak menoleh ke arah sumber suara yang baru saja memasuki ruangan tersebut.
“Sky?” tanya Adhara sambil menatap sahabatnya tersebut dengan penuh tanda tanya membuat Sky segera memeluk Adhara.
“Kenapa Sky?” tanya Adhara pada Sky yang kali ini menghembuskan nafasnya kasar lalu memilih untuk segera duduk di salah satu kursi yang berada di sana sambil memakan makanan yang berada di sana membuat Chan memelototkan matanya melihat hal tersebut. Dengan segera laki-laki tersebut mengambil alih makannya lagi.
“Makanan dari bini gue khusus buat gue,” ucap Chan yang membuat Sky kini mengerucutkan bibirnya mendengar hal tersebut.
Kini Adhara memilih untuk duduk di samping Sky sambil menatap sahabatnya tersebut dengan serius. Sedangkan Chan kini duduk di depan Adhara sambil memakan makanannya.
“Jadi lo kenapa?” tanya Adhara kini menatap serius pada Sky yang kini menghembuskan nafasnya kasar.
__ADS_1
“Gue udah pulang,” ucap Sky pada sahabatnya tersebut yang kini terlihat begitu serius mendengarkan cerita Sky.
“Setelah gue mohon-mohon sama Mama buat gak ngejodohin gue, akhirnya Mama setuju. Tapi gue malah bohong ke Mama dengan bilang kalau gue punya pacar, dan Mama malah nyuruh gue bawa pacar gue buat ketemu Mama,” ucap Sky yang kini sudah menatap Adhara dengan tatapan sedihnya.
Mendengar ucapan Sky tersebut kini sontak membuat mereka tertawa mendengar hal tersebut. Sky kini malah sudah mengerucutkan bibirnya kesal karena malah ditertawakan oleh mereka.
“Jahat lo ya bahagia di atas penderitaan sahabat sendiri,” ucap Sky pada kedua sahabatnya tersebut yang kini langsung menghentikan tawa mereka.
“Ya gimana lo juga sih segala bohong sama mama lo,” ucap Adhara pada sahabatnya tersebut yang kali ini menghembuskan nafasnya kasar mendengar ucapan tersebut.
“Mau gimana lagi, kalau kagak gue bakal dijodohin,” ucap Sky pada Adhara membuat kini mereka kompak menghembuskan nafasnya kasar mendengar hal tersebut. Kini Adhara juga Chan tidak bisa berbuat apa-apa karena ini juga masalah keluarga mereka.
“Mau gak mau sih lo harus bawa cowok ke rumah lo dan ngenalin ke orang tua lo,” ucap Adhara pada Sky sambil mengelus punggung gadis tersebut yang kali ini menghembuskan nafasnya kasar.
“Andai gue punya cowok Ra, atau ada gitu yang jual pacar di online shop,” ucap Sky yang kini justru membuat Chan yang mendengarnya sampai tersedak karena tawanya sendiri. Melihat suaminya yang tersedak dengan segera Adhara menyodorkan minuman untuknya.
“Mampus lo,” ucap Sky pada Chan yang kini berdecak mendengarnya.
“Lagi ada sidang apa nih?” tanya sebuah suara yang baru saja muncul membuat mereka kompak melihat ke arah sumber suara yang tak lain adalah Arche.
“Kak Arche, gue tau lo itu yang paling baik. Lo harus bantu gue,” ucap Sky dengan begitu memaksanya pada Arche yang membuat Arche kini mengerutkan keningnya bingung mendengar hal tersebut.
“Gak usah aneh-aneh ya lo,” ucap Chan pada Sky yang seolah mengerti apa yang kini dipikirkan oleh adik dari sahabatnya tersebut.
Arche yang tak mengerti apapun kini mengerutkan keningnya bingung menatap Sky dengan penuh tanda tanya. Sedangkan Sky kini menatap Arche dengan tatapan memohonnya.
“Kenapa sih?” tanya Arche bingung menatap ke tiga orang di depannya tersebut dengan penuh tanda tanya.
“Lo mau kan jadi pacar pura-pura gue?” tanya Sky dengan tatapan memohonnya yang membuat Arche kini sontak memelototkan matanya lalu menyentil kening Sky karena merasa ada yang salah dengan otak gadis tersebut.
“Salah makan apa hmm?” tanya Arche pada Sky yang kini mengerucutkan bibirnya mendengar ucapan tersebut.
“Dia kenapa sih?” tanya Arche pada kedua sahabatnya yang lain.
Selanjutnya akhirnya Adhara yang menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada sahabatnya tersebut. Mendengar hal tersebut Arche menggelengkan kepalanya, tak habis pikir dengan sahabatnya yang satu itu.
__ADS_1
“Lo pikir Mama lo akan percaya kalau lo pacar gue?” tanya Arche pada Sky yang segera menjawabnya dengan anggukan. Jelas Mamanya tak akan percaya jika Arche menjadi kekasihnya mengingat bagaimana hubungan mereka.
Sky kini menghembuskan nafasnya kasar lalu memilih duduk kembali. Sahabatnya yang melihat hal tersebut ikut duduk di samping Sky.
“Cariin gue pacar gak mau tua,” ucap Sky pada sahabatnya yang lain yang kini hanya bisa mengangguk sambil mengelus puncak kepala Sky sayang.
“Ok ok nanti kita cari,” ucap Adhara akhirnya berusaha untuk menenangkan sahabatnya tersebut.
Setelahnya mereka memilih untuk melanjutkan pembicaraan mereka. Kini terlihat orang di luar terlihat kecewa karena di luar dugaan mereka, mereka pikir akan ada pertengkaran namun kini justru semuanya baik-baik saja. Bahkan kini Adhara dan Sky terlihat begitu akur.
***
Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.
Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.
Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.
Oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.
Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath
Dukungan kalian semangat ku😉
Thanks for Reading All.
See You Next Chapter.
Jangan lupa tinggalin jejak ya
Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah seru dari Atmosphere ini. Yang pasti cerita ini juga bagus, jadi langsung aja yuk di cek judulnya "True Love".
Baca juga yuk cerita temen ku yang gak kalah seru ini.
__ADS_1