Atmosphere

Atmosphere
S2 Ceres


__ADS_3

Fyi " Ceres dianggap sebagai sebuah planet, tapi kemudian Ceres diklasifikasikan menjadi sebuah asteroid."


Happy Reading All.


***


Dengan langkah besar dan tegasnya laki-laki tersebut berjalan ke arah Antares dengan tangannya yang terkepal dengan begitu kuatnya. Chan memang tak berbeda jauh dari Antariksa, ia masih sulit untuk mengendalikan amarahnya apalagi jika sudah menyangkut orang yang ia sayang dan ia lindungi.


Arche di belakang Chan sudah berjalan ke arah Antares dengan wajah tegasnya. Ia tak menyangka jika akhirnya laki-laki tersebut akan mengkhianati gadis yang ia sudah anggap sebagai adiknya sendiri. Setelah sampai di depan laki-laki tersebut Chan langsung melayangkan bogeman mentahnya pada Antares.


“Sialan lo Antares, berani lo nyakitin adek gue,” ucap Chan yang kini sudah memukuli Antares dengan membabi buta. Arche juga tak tinggal diam dan ikut memukuli laki-laki tersebut yang kini sudah seperti bola dipukul secara bergilir oleh kedua laki-laki tersebut.


“Siapa lo hah berani banget nyakitin Sky?” tanya Arche dengan amarahnya yang sudah terlihat dengan jelas. Arche yang biasanya selalu bisa untuk mengendalikan amarahnya kini bahkan sudah tak bisa mengendalikannya. Ia sudah begitu muak melihat apa yang ia lihat tadi.


Bagaimana bisa laki-laki tersebut malah sibuk bermesraan di sani sedangkan di rumahnya Sky kini sama sekali tidak memperdulikan kesehatannya dan belum makan dari pagi. Gadis tersebut malah begitu sibuk menangis di dalam kamarnya hingga tak mau keluar dari kamarnya.


“Kenapa kalian hanya nyalahin gue?” marah Antares yang kini juga melawan dan menangkis serangan tersebut. Namun dengan mudah Arche dan Chan menghindari serangan tersebut dan membuat Antares kini sudah terkapar di tanah. Melihat hal tersebut Chan segera meraih kaos bagian depan Antares dan mulai menghajarnya dengan menduduki laki-laki tersebut.


“Terus siapa yang harus gue salahin? cewek murahan ini?” tanya Chan sambil melihat ke arah Lucine yang kini masih membeku di tempatnya sedari tadi gadis tersebut berusaha untuk melerai mereka dan meminta bantuan pada orang sekitar yang tengah menontonnya namun tak ada satupun yang mau membantunya.


“Adek lo, adek lo itu yang malah murahan,” ucap Antares berteriak di depan Chan membuat Chan kini semakin murka mendengar penghinaan tersebut. Berani sekarang Antares menghina Sky sebagai ******.


Arche yang mendengar hal tersebut tak kalah murka nya. Ia dengan segera menggeser tubuh Chan kini berganti Arche yang sudah berada di atas tubuh Antares dan memberikan bogeman mentah pada laki-laki tersebut.


“Ada hak apa lo ngehina Sky? Sky adek gue gak mungkin sehina itu,” marah Arche pada Antares yang kini malah terkekeh. Lalu dengan kekuatannya ia mendorong Arche hingga kini ia berdiri dengan sisa tenaganya. Melihat hal tersebut Lucine segera menghampirinya.

__ADS_1


“Adik lo itu udah selingkuh, bahkan dia udah tidur sama laki-laki lain,” ucap Antares dengan senyuman sinisnya pada kedua laki-laki di depannya yang kini sudah terkejut mendengar apa yang Antares katakan tersebut.


Lalu Antares segera mengeluarkan ponselnya dan setelah mendapatkan apa yang ia cari di sana dengan segera Antares memberikannya pada Chan yang dengan segera mengambilnya dan sontak saja ia terkejut melihat foto tersebut.


“Harusnya lo gak langsung percaya sama foto ini, bisa aja ada yang memanipulasi nya,” ucap Chan pada Antares yang kini tersenyum sinis pada Chan.


“Lo gak berhak ngomong gitu, karena sebelumnya pun karena foto biasa aja lo pernah putus dari Adhara,” ucap Antares pada Chan. Laki-laki tersebut yang mendengarnya kini mengepalkan tangannya marah, namun apa yang dikatakan oleh Antares memang benar adanya.


“Lo harusnya cari tahu lebih jelas dulu bukannya langsung ngungkapin selingkuhan lo, karena gue yakin kalian udah menjalin hubungan sebelum kejadian ini. Lo Antares, gue pastiin lo akan nyesel karena udah ngelakuin ini. Dan saat lo nyesel dan pengen balik sama Sky. Gue akan jadi orang paling depan yang akan menentangnya,” tegas Arche pada Antares yang kini hanya terdiam mendengar ucapan tersebut.


Chan kini malah membanting ponsel Antares lalu menginjaknya membuat layar ponsel tersebut pecah karena ulah laki-laki tersebut.


“Kita liat aja penyesalan yang akan lo dapet nanti, akan gue pastikan lo gak akan bisa buat dapetin dia lagi,” ucap Chan dengan amarahnya lalu segera pergi dari sana mengikuti Arche yang kini sudah pergi dari sana.


Kini tujuan mereka adalah rumah Sky untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi pada gadis tersebut. Mereka begitu yakin meskipun Sky pernah menjadi gadis nakal tapi mereka percaya Sky tidak mungkin melakukan hal yang akan membuatnya malu.


“Gimana, kalian udah tau apa yang sebenarnya terjadi pada Sky?” tanya Arpina dengan wajah khawatirnya. Arche menghembuskan nafasnya kasar lalu memegang pundak wanita paruh baya tersebut.


“Biar Arche sama Chan ngomong sama Sky dulu,” ucap Arche pada Arpina yang membuat wanita tersebut menghembuskan nafasnya kasar sambil menganggukkan kepalanya.


Setelah mendapatkan persetujuan dari Arpina mereka dengan segera berjalan ke arah atas menuju kamar Sky berada.


“Sky buka pintu nya,” ucap Chan sambil mengetuk pintu gadis tersebut namun tak ada pergerakan ataupun jawaban dari gadis di dalam sana membuat Chan menghembuskan nafasnya kasar mendengar ucapan tersebut.


“Sky buka sekarang, gue tau apa yang lo alami dan apa yang buat lo jadi kayak gini,” ucap Arche pada Sky berusaha untuk bernegosiasi dengan gadis tersebut.

__ADS_1


“Buka atau gue dobrak Sky,” ucap Chan lagi membuat penawaran pada laki-laki tersebut membuat Sky akhirnya menghembuskan nafasnya kasar dan berjalan untuk membuka pintu bagi kedua laki-laki tersebut.


Arche dan Chan kini masuk ke kamar Sky dan dapat mereka lihat Sky yang kini terlihat begitu mengenaskan wajah penampilan berantakan dan matanya yang sudah sembab.


“Antares selingkuh,” ucap  Chan singkat yang membuat Sky kini melihat ke arah Chan dan Arche bergantian lalu menganggukkan kepalanya dengan wajah sedihnya. Arche menghembuskan nafasnya kasar mendengar hal tersebut.


“Terus apa yang terjadi sama lo sebenarnya?” tanya Arche pada Sky yang kali ini menghembuskan nafasnya lalu mulai menceritakan apa yang terjadi sebenarnya. Mendengar hal tersebut sontak saja Arche juga Chan memelototkan matanya mendengar hal tersebut.


“Sialan siapa yang berani ngelakuin itu?” marah Chan pada orang yang telah melakukan hal tersebut pada Sky.


“Gue bakalan menyelidiki ini tapi jangan sampai Adhara tahu dulu kalian tau kan dia lagi hamil, dan kalian tahu kan gimana dia,” ucap Chan pada kedua sahabatnya tersebut yang akhirnya menjawabnya dengan anggukan.


“Lebih baik kita pergi sekarang, Sky lo gak perlu mikirin ini mending lo istirahat,” ucap Arche pada Sky yang akhirnya menjawabnya dengan anggukan.


Namun tanpa mereka ketahui sedari tadi ada dua gadis yang mendengarkan pembicaraan mereka dengan amarahnya yang memuncak.


***


Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.


Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Silahkan berikan kritik dan saran untuk cerita ini.


Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet. Oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.


Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah_ dan @wphilmiath_

__ADS_1


Jangan lupa tinggalin jejak ya. Dukungan kalian semangat ku😉


Thanks for Reading All. See You Next Chapter.


__ADS_2