Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 100


__ADS_3

Setelah masuk kamar Yuni memberikan uang ratusan 5 lembar untuk Raya Dan lalu mencoba sepatu barunya .


" Wah keren Yun, sepatunya bisa buat santai dan jalan jalan " kata Raya


" Tapi aneh ya kok hantu itu bisa tahu nomor kaki ku " kata Yuni


" Hantu ....!!! jadi yang ngirim paket itu hantu .Hantu tanpa kepala lagi " kata Raya tak percaya


" Ho oh " kata Yuni mengangguk tanpa berdosa .Membuat Raya langsung merebahkan kan badan nya


" Buk......"


" Astaga Yun aku pikir siapa ?" kata Raya


" Lah mana aku tahu ,Aku juga baru tahu pas baca suratnya " kata Yuni tersenyum


" Mana bisa hantu menulis surat yun!! " Kata Raya


" Bisa Ray, lewat perantara saudaranya Atau orang yang di rasuki .Bisa juga temannya Kan waktu aku di kasih hadiah sama hantu Alam ia mengirim nya lewat temannya. Dan ia juga minta tolong lewat temannya itu Dia menemui teman nya melalui mimpi ..Dan dia ngasih pesan wasiat kalo aku bisa menolong nya Padahal aku ngak tahu apa apa Aku lihatnya aja takut " kata Yuni Pertama kali ia melihat hantu Yang membuat nya lari kencang terbirit birit Meninggalkan motor pengawas inventaris di tengah jalan


" Gitu ya , jadi hantunya tahu kalo lho punya ukuran kaki dan suka duit " kata Raya berbalik sambil menopang dagu


" Hahaha......iya kali , tapi kan aku ngak matre Ray Wajar saja wanita senang duit Semua orang juga suka duit Tapi dalam tanda kutip . Duitnya yang halal dan berkah Kan gue ngak minta di kasih Dan wajar lah " kata Yuni tersenyum manis Membuat Raya manyun


"Kalo gitu aku juga mau yun di kasih duit sama hantu kaya lho " kata Raya


" Ya silahkan tapi jangan kaget bila lihat hantunya menyeramkan Dan lagi tak semua hantu bisa ngasih duit . Pas kebetulan saja mungkin mereka punya duit " kata Yuni


" Oh gitu " kata Raya mangut mangut Mendengar penjelasan Yuni


Sedangkan di luar semua pria tergelak melihat bunga paketan Yuni yang buah nya buah jeruk .


" Hahaha...... Kreatif juga nih orang bikin bunga berbuah jeruk Kalo bisa bikin bunga berbuat duit juga aku mau " kata Beni tergelak


" Dia pengen menyenangkan mba Yuni Ben, tapi mana tuh bocah kok ngilang aja setelah buka paket " kata pa Sugeng


" Lagi nyoba sepatu baru pa, bagus ngak " kata Yuni tersenyum Dan bergaya ala foto model Yang membuat semua pria yang melihat nya tergelak


" Bagus ngak ? Kok malah pada ketawa " kata Yuni


" Jadi ada sepatunya juga, Trus ini pohon berbuah jeruk mau diapain " kata Rendi


" Disimpan di pojokan tuh !! Biar buat pajangan mata Kan ada yang dilihat Bunga berbuah jeruk " kata Yuni


" Ya bagus lah, tuh orang kreatif juga Tapi ngomong ngomong dari siapa mba " kata Rendi bertanya


" Hantu tanpa kepala Rud " sahut Raya yang muncul di belakang Yuni


" Hantu.... .!!!!" kata Kelima pria itu kaget

__ADS_1


" Hehehe.......iya hantu yang ngirim buat kenang kenangan katanya " kata Yuni Yang membuat semua nya Terdiam tak bicara lagi Hanya bisa saling pandang


"' Ya sudah bapak kerja dulu ya " kata pa Sugeng ngacir duluan mendengar hantu di sebut


" Ya aku juga " kata Beni Yang membuat mereka semua nya bubar Sedangkan Raya hanya mengangkat kedua tangan nya


" Ya sudah Ray, bantu angkat tuh bunga buat di taruh di pojokan " kata Yuni


" Ok yuk , habis ini kita ngecek laporan ya " kata Raya


" Ok siap bos " kata Yuni Lalu keduanya Membawa pot bunga itu ke sudut ruangan Dan terlihat cantik karna buat hiasan lalu lalang


**********


Di camp Andre sibuk mengotak atik komputer nya Dan Moko sibuk membuat laporan sambil memasang peta di papan tulis dinding


" Ko tuh wedo bocil kok belum pulang juga ya " kata Andre


" Sibuk kali mas, kemaren pa Fauzi bilang dia bantu Raya di kantor di suruh ci Lily " kata Moko yang bicara lewat HT dengan pa Fauzi


" Ya tapi kok ngak ngasih kabar , kaya orang hilang aja Kan dia pas marah sama pa Tan " kata Andre Yang kangen dengan keusilan Yuni yang suka bercanda


"' Iya karna jengkel , Kangen ya ? tuh guguk nya aja juga ikut kangen Sampai dikasih makan sama Aris dan Tri " kata Moko Karna mereka tahu Yuni Yang memberi makan para anak anjing itu


" Hahaha iya juga sampai tiap kita pulang di buntuti " kata Andre tergelak Lalu ia pun mengambil HT dan menghubungi kantor sampit


" Halo halo disini 607 bisa bicara sama mba Yuni darurat " kata Andre


" Shut ..... Jangan berisik ko, ben bocah e balik camp " kata Andre tersenyum


" Ya 301 disini , mba Yuni lagi di panggil dari siapa ? " kata orang disebrang sana menjawab


" Mas Andre " kata Andre


" Ok .... Mba nih mas Andre " kata suara di radio HT terdengar jelas


" Hah .... mau ngapain emang ?" kata Yuni terdengar jelas


" Ngak tahu bicara saja mba, darurat kata nya " Kata Rudi duduk santai


Sambil memainkan baut baut diatas meja


" Halo mas, Yuni disini ada apa ya ?" Kata Yuni


" Kapan pulang Yun, tuh anak anak mu pada kangen nyari awakmu " kata Andre. Andre pun mendekati anak anjing yang bermain di halaman kantor


Guk ....guk.....guk.....


" Tuh nyuruh pulang Yun " kata Andre

__ADS_1


" Hahaha. .....emang gerti tuh anak anjing , iya aku lupa pasti mereka lucu lucu ya sekarang " kata Yuni Yang rajin memberi mereka makan


" Siapa yang ngasih makan mereka mas ?" kata Yuni


" Ngak ada , nih ada yang sekarat nangis mau mati ngak di kasih makan " kata Andre Yang mendekat kan HT pada anjing yang bersuara hiks hiks hiks Yang sedang bercanda dengan saudaranya Yang membuat Moko tersenyum Karna Andre mengerjai Yuni


" Ya Allah kok tega sih mas, kan mereka masih menyusu masa ibunya ngak dikasih makan " kata Yuni terdengar sedih


" Maka nya cepat pulang " kata Andre Sambil senyum senyum sendiri


" Ya besok ya, hari ini masih ada pengecekan berkas terakhir " kata Yuni


" Ok ... Kita tunggu jangan lama kasihan tuh induk anjing nya kurus di sedot 10 anak " kata Andre terkekeh pelan


" Ya mas , sudah ya aku mau ngecek laporan dulu sama mba Raya " kata Yuni di sebrang sana


" Yo.... ojo lali bawa makanan yang banyak buat anak anak mu " kata Andre Yang lalu mematikan HT dan tergelak sendiri


" Hahaha.. ..." besok dia pulang ko " kata Andre


" Modus mas , kasihan kan dia juga ada kerjaan disana " kata Moko


" Ben " kata Andre Yang membuat Moko mengeleng kan kepalanya .


Sedangkan Yuni yang turun dari mess atas langsung berteriak pada Rendi yang ingin keluar bersama Rahman


" Man tunggu mau kemana ?" kata Yuni


" Mau ambil oksigen las mba , gimana ?" kata Rahman


" Sekalian belikan snack anjing ya , yang karungan dua atau tiga karung di pets shop " kata Yuni


" Hah.....anjing , sejak kapan mba Yuni punya anjing " kata Rendi kaget


" Itu ada anjing melahir kan dibawah kamarku Ren anak nya sepuluh Biasa nya aku yang kasih makan Sekarang ngak ada yang kasih makan mereka kan kasihan " kata Yuni


" Ih najis mba masa piara anjing " kata Rudi


" Bukan memelihara Rud, cuma ngasih makan mereka biar dapat pahala Kaya cerita pelacur yang menolong anjing kehausan Kan dia di ganjar surga sama Allah Karna menolong sesama mahluk hidup " kata Yuni


Yang membuat semua orang melongo Dan Yuni bergegas ke kamar Raya mengambil uang Dan kembali lagi Lalu memberikan uang nya pada Rahman


" Nih 500 buat beli makanannya 3 karung sisanya buat beli makan kita cukup kan bertujuh . Kalo bisa di tawar " kata Yuni


" Siap mba " kata Rendi tersenyum


" Ya mba " kata Rahman lalu mereka pun berangkat Untuk mengambil tabung oksigen dan gas .


*****

__ADS_1


Maaf tadi malam tepar habis puasa ketiduran karna meriang Alhamdulilah bisa nulis lagi mungkin tinggal satu lagi lagi otw nulis Trakasih masih setia reader🥰🥰🥰🥰 ******


__ADS_2