
Danang terdiam menatap Ariesta
Yang menertawakan nya Karna bingung dengan apa yang terjadi .
" Ada apa ?" kan dia memang hantu " Kata Danang yang celana nya basah sedikit Karna sudah ia bisa menguasai rasa takutnya
" Ya memang hantu " kata Yuni Yang keluar bersama Sani membawa bayi Danang
" Astagfirullah Aladzim " Kata Danang kaget lagi Namun ketika Yuni duduk tenang di kursi Danang pun terdiam
" Ini mas bayinya, mb Yuni yang mengambilnya dari panti Biar saya yang rawat mas Kalo mas membawanya kasihan Karna ngak mungkin kan mas Danang bawa kerja " Kata Sani
" Ya silahkan mba Lagian saya tidak bisa mengurus nya Trimakasih sebelum nya sudah merawat bayi saya mba " kata Danang lirih dan memeluk anak nya
" Mba Yuni saya minta maaf bila banyak salah sama mba Yuni .Trimakasih sudah menyelamat bayi saya ..Saya berhutang budi sama mba " Kata Danang dengan mata berkaca kaca melihat bayinya yang mirip dirinya
" Sudah saya maaf kan nang, sekarang urus saja jasad Vani .Kasihan dia. Dia pasti sudah tenang Karna kau bertemu
bayimu Dan kami akan mengurus nya " Kata Yuni
" Ya mba trimakasih , suf ta ayo bantu" kata Danang
" Ayo kita kesana, tapi apa kau tak ingin ganti celana dulu nang " kata Tri
" Oh iya boleh pinjam " kata Danang
" De tolong ambilkan " Kata Tri Menatap Yuni
" Ya mas " kata Yuni yang bergegas berdiri Lalu ke kamar untuk mengambil celana panjang Tri Lalu membawanya
keluar dan memberikan nya pada Tri Dan Tri memberikan pada Danang
"' Aku ganti dulu ya " kata Danang
" Ya sana cepat " kata Rendi
Lalu Danang bergegas ke kamar mandi belakang untuk berganti celana Setelah selesai ia pun keluar. Namun belum lagi ingin melangkah
Deg... ...
" Mas....... "
" Vani " Kata Danang kaget
" Maaf kan mas de , maaf kan mas Maaf karna terlambat dan tidak tahu apa yang terjadi " kata Danang
" Tidak ada apa apa , Vani sudah iklas dan memaafkan mas Vani hanya minta jaga kan Devano " kata hantu Vani
" Ya de mas akan jaga Devano , mas akan mengurus ade dulu kerumah sakit " Kata Danang
"' Ya mas teimakasih sampaikan pada ayah dan ibu Vani minta maaf Datang lah
kesana untuk memberitahu mereka " kata hantu Vani
__ADS_1
" Ya mas akan kesana setelah besok memakamkan ade " Kata Danang
" Ya mas aku pegang perkataan mu mas " Kata hantu Vani Yang lalu menghilang
Danang terpaku dan meneteskan air matanya Karna merasa sudah menyakiti Vani dan merasa berdosa.
"' Nang ayo ......" kata Ariesta
" Oh ya ta , ayo " kata Danang menghapus air matanya.
" Ayo .... mumpung masih belum malam biar urusannya beres " Kata Tri
" Ayah ikut " Kata Akhtar merengek
" Ngak usah ya de , ayah mau lihat orang meninggal sama para om ade di sini sama bunda ya Jagain ade bayi Kasihan ngak ada teman nya " kata Tri
" Ya ....ayah ngak lama kan " Kata Akhtar
" Ngak kalo sudah selesai pulang kok " kata Tri
" Ya " Angguk Akhtar
" Ya sudah de, mas berangkat dulu ya " Kata Tri mengusap kepala Akhtar
" Ya mas hati hati " kata Yuni
Tri pun lalu menyusul teman temannya keluar Lalu mereka pergi kerumah sakit Untuk melihat dan mengambil jasad Vani Untuk membawanya kerumah Yuni
Sedangkan hantu bocil menatap heran kepergian para pria itu .
" Katanya lihat mayat ibu bayi Yang di gendong mba Yuni " kata Kunti
" Hi ....apa dia jadi hantu " kata Kunti
" Ih apaan si kun , kok pake takut sama hantu segala Kan kita juga hantu Kata hantu gadis hilang yang gaul
" Tapi dia pasti mengerikan " kata Kunti
" Hi....... sudah ah ngak usah di bahas.Yuk kita ronda " Kata hantu om Jon Lalu mereka hilang diantara gelapnya malam
" Ya ....dah kunti abang mau ronda dulu ya " Kata hantu bocil
" Ya dah " Kata Kunti tersenyum
Sedangkan Yuni dan Sani sedang melihat bayi Devano bersama Akhtar .Yang mereka bawa kekamar
" Kasihan untung bocahnya pintar" kata Yuni mengelus pipi Devano dengan rasa sayang
" Iya Yun , ngak masalah kalo mas Rendi mau aku yang jadi istrinya Kami bisa merawatnya bersama " kata Sani
" Ya San '" Kata Yuni Yang merasa tenang urusan nya dengan Vani selesai
" Ya sudah Van, lho istirahat aku ke kamar dulu ya Ayo de kita bobo " Kata Yuni pada putranya
__ADS_1
" Pijit pijit ya bun " Kata Akhtar manja
" Ok sayang , ayo kita pijat " kata Yuni mengendong erat Akhtar Dan mencium cium pipi putranya itu Hingga Akhtar tertawa terbahak bahak Karna geli
" Hahaha...... geli bun " Kata Akhtar
" Hehehe ....... masa sih " Kata Yuni membawa putranya kekamar Dan menaruhnya di ranjang.
" Ayo bun pijat " Kata Akhtar merengek
" Ya capek ya Akhtar main apa sih kan tadi ngak kemana mana ?" kata Yuni
" Main sama om hantu di kebun bun " kata Akhtar
" Hah ... di kebun mana . Kok bisa " kata Yuni
" Sana di belakang rumah dekat kebun kangkung banyak bun" kata Akhtar
" Hi......ade jangan kesana lagi ya banyak ularnya disana takut ade di gigit ular " kata Yuni Yang mengelus elus pelan punggung Akhtar sambil memijat nya pelan
" Gede bun ularnya ?" Kata Akhtar bertanya
" Ngak tahu " kata Yuni
" Ih ....gimana sih , kan bunda bilang ada ular Apa bunda pernah lihat " kata Akhtar
" Hahaha ..hahaha ..." Yuni pun tertawa terjebak perkataan nya sendiri Karna tadi ia menakuti putranya Namun ketika Akhtar menanyakan ia sendiri bingung menjawabnya Membuat Yuni terjebak sendiri dengan perkataannya
" Akhtar ..... Akhtar " kata Yuni
" Apa bun " kata Akhtar
" Ngak Akhtar pintar" kata Yuni Yang langsung memeluk tubuh mungil Akhtar tanpa baju. Sambil tersenyum memijat kaki dan tangan Akhtar .Dan tak lama Akhtar pun tidur pulas Karna pijatan Yuni
" Alhamdulilah sudah bobo " kata Yuni lalu memasang baju Akhtar dengan piyama .
" Anak pintar , sudah bisa balik nanya " kata Yuni Yang lalu menyelimuti Akhtar Dan ikut berbaring di kasur nya Namun tiba tiba ....
Ting.....
" Mba .... ada hantu mba Vani mau bertemu " Kata Kunti
" Hah mau ngapain " Kata Yuni kaget
" Ngak tahu dia menunggu di depan mba " kata Kunti
" Ya sebentar sana duluan " kata Yuni Yang membetulkan ikatan rambutnya Lalu bergegas keluar kamar Untuk menemui hantu mba Vani Yang menunggu di luar rumah
" Malam mba " kata Vani
" Ya ada apa ?" kaya Yuni
" Tolong makam kan saja Vani di sini saja tak perlu di bawa pulang Karna akan banyak biaya untuk kesana Uang nya buat susu Devano saja mba , Saya tak bisa lama waktu saya sedikit. Tolong awasi putra ku ya mb Trimakasih sudah menolong ku dan anak ku " Kata hantu Vani
__ADS_1
"' Ya kembalilah " Kata Yuni menarik nafas dalam
** Maaf Author baru menulis karna kemarin tepar pas mau nulis jadi baru bisa up date dikit ***