
Semua orang saling padang Tidak dengan Yuni dan Lery yang duduk santai Yang membuat kepala manager itu menatap pa Andi dan Nirwan
" Pa ada hantu mengamuk lagi " kata Hesti gemetaran
" Mba Yuni apa kita bisa berdamai saja Kami akan memberi mba uang cash untuk mba Yuni " Kata kepala manager itu ingin Yuni tak melapor kan mereka ke polisi Dan tak perduli dengan laporan Hesti yang ketakutan
" Hahaha ..... ya ampun bapa merayu saya untuk tutup mulut . Maaf pa saya tak biasa makan suap Terus terang saja gaji saya lebih besar Dari pada gaji karyawan disini Karna gaji pokok dan tunjangan 3x lipat dari gaji disini Dan lagi saya sudah punya dana operasional sendiri " kata Yuni menatap kepala manager itu santai
" Tapi paling tidak jangan lapor kan kami Karna siapa yang akan memberi makan anak istri kami mba " kata pa Andi takut
" Ish.....ish kalian ini seperti para pejabat yang kena ott saja . Kenapa ngak berpikir dulu sebelum korupsi Setelah tertangkap baru menyesal .Kalian tahu kalian memberi makan anak istri kalian dengan uang haram ." kata Yuni
" Aku tak berhak memutuskan masalah ini Besok pa Ali sendiri yang datang akan mengurus semua nya Mala keluarkan laporan mu Atau kau juga terlibat " kata Yuni Karna dari tadi Mala hanya diam
" Ngak mba saya tidak tahu apa apa ini berkasnya Saya ngak ikutan ya mba " kata Mala menyerah kan map tebal pada Yuni
" Ok terimakasih slamat bekerja " kata Yuni beranjak dari kursi lalu keluar sambil memberi kode pada Lery. Untuk pulang kehotel
" Apa mereka akan kabur " kata Lery Yang berjalan mengikuti Yuni menuju parkiran motor
" Entah lah , kalo mereka kabur juga akan tertangkap om .Mending berdamai mencicil gaji pelan pelan Tapi masih tetap bekerja Ketimbang di penjara sengsara seumur hidup Tapi anak istrinya terlantar " kata Yuni
" Ya itu lebih baik , ayo pulang " kata Lery
" Ya om , tapi kita beli makan dulu ya om baru pulang Yuni ingin tidur " Kata Yuni yang kepikiran Tri karna tak bisa di hubungi .
" Ya " jawab Lery Yang tersenyum karna pekerjaan santai
*************
Di Banjarmasin Tri baru saja bangun Setelah tadi malam mobil Yang mereka tumpangi menabrak seorang pengendara motor Yang membuat ponsel Tri pecah terbanting karna mobil mengerem mendadak Dan Tri belum bisa menghubungi Yuni
" Suf sudah beli makanan " kata Tri Melihat Yusuf masuk kamar .
" Sudah tuh sama Adi kita makan dulu Kenapa kok lemas Tri " kata Yusuf Karna tak biasa nya temannya itu begitu
" Pinjam ponsel lho suf , aku mau telpon Yuni pasti dia khawatir banget Karna ponselku pecah tak berfungsi " kata Tri
" Astaga pantas saja lho jadi sekarat " kata Yusuf terkekeh Lalu mengambil ponselnya di tas dan memberikan nya pada Tri .
" Siapa yang sekarat kang ." kata Adi
"Tuh atasan mu !!" kata Yusuf terkekeh
" Lah kan atasan kang Yusuf juga kok bisa " kata Adi heran
__ADS_1
" Lho aku pecat suf jadi asisten ." kata Tri mencoba menghubungi Yuni belum tersambung padahal ponselnya aktif
" Hahaha......dih ngambek sini ponselnya Ngak nyambung kan Paling lagi makan siang " kata Yusuf
" Aish...... Kau ini suf aku masih ngantuk Untung kita dapat mobil tadi malam kalo ngak makin lama kita di jalan "Kata Tri Yang habis subuhan tidur lagi Tanpa sarapan pagi
" Sudah Tri ayo makan kita sholat dan lalu cari mobil lalu pulang .Kalo kangen sudah nyampe sana kan gampang tinggal peluk cium " kata Yusuf Yang tahu Tri pasti kangen pada istrinya
" Hah ... peluk cium siapa kang ?" kata Adi menatap Tri
" Istrinya lah , trus siapa lagi " kata Yusuf
" Suf " tegur Tri
" Astaga " kata Yusuf menepuk jidat Karna hanya dia yang tahu Kalo Tri sudah menikah dengan Yuni
" Di jangan cerita siapa pun ya ini rahasia kita " kata Yusuf
" Ya kang " kata Adi lalu menatap Tri Yang ikut bergabung duduk untuk makan Karna mereka menyewa 1 kamar hotel untuk bertiga Karna penginapan sangat jauh dari tempat mereka turun Karna nanti Mereka akan naik mobil travel lagi menuju sampit
" Jadi mas Tri sudah punya Istri ."kata Adi penasaran
" Iya di tapi kerja di jakarta Dan sekarang lagi di sampit " kata Tri
Tapi ketika mereka asyik makan ponsel Yusuf berdering .Dan Yusuf langsung mengangkatnya
" Nah ini bini lho Tri " kata Yusuf mengangkat ponsel nya
" Ya assalamualaikum " jawab Yusuf
"Walaikum salam. Maaf Ini nomor siapa ya ?" kata Yuni di sebrang sana Yang membuat Tri menatap Yusuf
" Yusuf mba nih ada yang mau bicara " kata Yusuf memberikan ponselnya pada Tri Yang duduk disebelah Yusuf ingin menyuap makanan nya
" Ya de, ini mas ponsel mas pecah ke banting di mobil tadi malam " kata Tri
" Kok bisa ?" kata Yuni kaget
" Iya karna sopir kita nabrak motor , karna ngak fokus ngerem mendadak Dan kita di over ke mobil lain Habis ini kita pulang kok de, ade baik baik saja kan " kata Tri Yang bicara sangat lembut pada Yuni Hingga Yusuf dan Adi saling pandang
" Ya mas, trus gimana korban nya " kata Yuni bertanya korban yang di tabrak mobil yang mereka tumpangi
" Ya seperti ade kemaren lecet dan memar Tapi sopirnya sudah ganti rugi kok de " kata Tri
" O ....ya sudah ade mau makan dulu ya mas .. lapar .Apa mas sudah makan ?" kata Yuni
__ADS_1
" Ini lagi makan , ya sudah nanti mas cari ponsel baru dulu , ade mau titip apa dari sini " kata Tri
" Apa saja , yang penting bisa dimakan ." kata Yuni
" Ya sudah , sana ade makan dulu assalamualaikum " kata Tri
" Ya wasallam salam .." kata Yuni Yang menutup ponselnya Yang melihat hantu bocil sudah memakan makanan sampai habis
" Huh...... syukurlah " kata Yuni Yang lalu membuka nasi bungkus nya dan makan dengan lahap Karna ia sangat lapar Apalagi pikiran nya tidak fokus kerja hari ini. Karna emosinya tersulut Dan untung nya ia kemaren sudah menyelesaikannya
" Alhamdulilah habis ini aku bisa tidur , untung si bocil bantuin gue , makanya cepat kelar Kalo ngak gue ngak bisa santai hari ini Dan sekarang aku bisa tidur nyenyak " kata Yuni bicara sendiri
Sedangkan Tri kepasar sekalian pulang Sambil ia mencari ponsel dan oleh oleh untuk Yuni
" Tri lho beli apa ?" kata Yusuf yang melihat kue bingka kentang di etalase di depannya
" Tuh di depan lho suf " kata Tri
" Apa ngak basi itu kan kue basah " kata Yusuf
" Iya mas cari roti yang kering aja" kata Adi membeli jajanan kering
Tri terdiam lalu bertanya pada si penjual kue Yang sibuk melayani pelanggan nya
" Bu yang ini basi ngak nyampe besok " kata Tri menujuk kue bingka di kaca
" O... mas nya mau , itu minta yang baru saja mas ada dua tuh Yang baru awet sampe besok dan enak kok mas pake telor bebek 10 " kata ibu penjual
" Hah ... benaran bu saya mau coba sepotong boleh Karna saya belum pernah tahu rasanya " kata Yusuf .
" Ya mas silahkan duduk , mas nya mau pada kemana ini " kata si ibu penjual bertanya Karna mereka semua mengendong ransel .
" Mau pulang ke sampit bu " jawab Adi
" O kalo begitu naik angkot itu saja mas di depan Itu langsung terminal lebih cepat Karna itu ngetem di terminal " kata si penjual kue lalu menyiapkan kue yang di minta Yusuf
" Bu yang masih baru tadi di bungkus dua duanya ya bu , dan saya minta itu sepotong " kata Tri
" Hah.........semua mas " kata Adi kaget
" Iya memangnya kenapa ? Kata Tri kaget
" Itu kue mahal" bisik Adi
Yang membuat Yusuf mendelik kan matanya Karna memang kue yang ia cicipi memang enak di lidahnya
__ADS_1