
Para pria itu menatap Yuni dan ketiga teman dengan pandangan aneh Karna tak percaya gadis seimut Yuni bisa berteman dengan hantu Dan memelihara hantu dikamar nya
" Maaf mas mereka ini hanya sedang menunggu makan " kata mbok menjelaskan
" O..... pasti mereka kelaparan ya , Sampai yang masak di tunggu " kata Tan
" Tidak juga mas, kita sambil ngobrol Menceritakan para pria mesum yang di kerjain hantu " kata Ariesta menyindir
" O....gitu , apa kalian juga punya peliharaan hantu dikamar " kata Tan Karna merasa tersinggung
" Iya dong mas , mau lihat nanti malam datang saja kesini .Biar tahu hantu nya gaul mas Kepalanya bisa di copot " kata Ariesta
" Hah........astaga jangan bercanda , apa kalian ngak takut " kata Bastian kaget
Ngak lah malah asyik mas bisa jadi teman , mereka juga bisa bawa kepala nya sendiri kalo lepas " kata Ariesta makin menakuti ketiga nya
" Hi....... " kata ketiganya bergidik ngeri Mendengar tentang hantu tanpa kepala
" Apa hantu itu banyak disini " kata Tan
" Banyak mas kan korban tragedi sampit Yang kepalanya di penggal itu lho mas " kata Ariesta Yang membuat Ketiganya saling pandang satu sama lain .
" Hei ....ayo makan ngapain kalian disitu " kata pa Fauzi
" Nih anak buah mu zi bilang kalo disini banyak hantu tanpa kepala " kata Devan
" Itu sih bukan aneh lagi ,emang nyata Kan ada yang masih gentayangan Di kota juga banyak kok , Karna habis tragedi sampit mereka ada yang masih belum bisa mati dengan tenang " kata pa Fauzi
" Hi........apa kalian tidak takut " kata Bastian menatap Fauzi
" Kalo takut kita ngak bisa kerja Bas, hidup ini terus berjalan Takdir mereka meninggal dengan cara begitu juga sudah tertulis Jadi ngak aneh kalo mereka jadi hantu. Karna masih penasaran hidup di dunia Kalo menuruti rasa takut kita akan .gila " kata pa Fauzi santai
" Ya kau benar , kejadian begini bukan hanya di kalimatan saja di tanah jawa dan kota besar juga Seperti G 30 S PKI pelopor pembunuhan itu paling di ingat banyak orang . Bahkan meninggal kan trauma berat bagi keluargganya kejadian 98 juga dan masih banyak yang lain Yang dan tersentuh media " kata Bastian
" Makanya santai saja , ayo makan mbok apa sudah siap belum " kata pa Fauzi
" Sudah pa sebentar " kata mbok yang di bantu Yuni dan bi Narsih menyiapkan makan untuk para tamu. Sedangkan para karyawan makan di dapur
__ADS_1
Tan yang melihat Yuni , menatap gadis itu dengan rasa penasaran Karna gadis itu bersikap cuek saja Dengan apa yang terjadi tadi malam Dan terkesan ia tak ambil pusing Padahal tadi malam ia masuk kamar Yuni Yang mempunyai bau khas wangi bunga kenanga..
" Tan ..... kenapa ?" kata Bastian
" Gadis itu terlihat santai , padahal harus nya ia penasaran apa yang terjadi tadi malam di kamar nya " kata Tan
" Astaga apa kau pikir dia tertarik dengan ******** mu itu .Bukan nya kau bilang mereka sudah melihat mu bugil Lalu kenapa bingung ? Atau kau masih ingin mencoba nya lagi " bisik Bastian terkekeh
" **** .....aku hanya penasaran saja Karna gadis itu bersikap cuek Padahal aku yang paling tampan di antara kalian berdua " kata Tan dengan pede nya
" Hahaha........dasar casanova ngak mau Kalah pamor dia itu ngak bakal tertarik sama lho Tan " bisik Bastian tertawa
" Ada apa sih kok bisik bisik ,ayo kita makan " kata Fauzi
" Ya zi , kita cuma lagi berdebat " kata Bastian yang memang seumuran Fauzi site manager di camp itu .
Sedangkan Yuni Moko dan Tri juga Arista Makan dengan lahap di dapur Mereka makan sambil ngobrol Tentang rencana Yuni yang akan ikut ke pasar pagi ini
" Aku titip buah aja ya yang , jangan lupa " kata Ariesta
" Ya yang siap " kata Yuni yang asyik menghabiskan nasinya .
" Minggir ....minggir " kata kang Ali
" Yah sempit deh jadinya " kata kang Sapto
" Ya lah kan rombongan " kata Danang ikut bicara dan antri karna juga ingin sarapan
" Hai ....mba cantik sudah makan ya ?" kata kentung mengoda Yuni
" Ngak usah merayu kekasih ku mas, makan sana !!!" kata Arista tersenyum
" Hei gadis ..... Kok mau punya kekasih kecil gitu Mana pendek dan hitam .Apa ngak pengen nyari yang tampan dan mapan ." kata Tan .
Membuat Yuni Ariesta dan Tri juga Moko Menoleh pada sumber suara Yang duduk santai sambil mengisap rokoknya
" Kenapa memang pa, apa anda keberatan Kita ngak mesum seperti anda " kata Arista tersinggung
__ADS_1
" Eh ...sudah ta, tamu kita cuma bercanda " kata pa Fauzi
" Ya pa tahu, pantas tuh hantu tadi malam mengerjainya .Nyatanya pikiran nya kotor dan picik " kata Ariesta cukup brani Yang membuat Tan kaget kalo anak muda itu membalas ucapan nya Yang lalu pergi bersama Tri kebengkel .
" Heh..... Kok ngak sopan zi , Anak buah mu " kata Tan
" Lho sih pake melecehkan orang Tan, ini bukan masalah pekerjaan Tapi harga diri jelas dia ngak terima .Apa lagi di depan cewek " kata Devan
" Aish emang kenyataan nya kan sudah kecil pendek hitam Ngaku kekasihnya lagi " kata Tan
" Tan ada apa dengan mu, lho kesambet hantu tadi malam kan ? Ini masih pagi Atau lho merasa kecewa karna penasaran sama tuh perempuan Atau karna uang lho " kata Devan
" Iya Tan.... maaf kalo kau di kerjain hantu sini. Tapi anak buah ku bukan korban pelampiasan mu. Apalagi karyawan di sini Kalo mereka tersinggung seperti tadi aku angkat tangan Bukan ranah ku Karna aku mengurus pekerjaan Bukan hinaan " kata pa Fauzi
" Ck.....tapi emang kenyataannya kan zi Anak itu terlalu brani mengaku ngaku masa karyawan biasa mau memacari staf " kata Tan Yang membuat Ferdi yang lewat menoleh
" Hus.... sudah ayo kekantor kita kesini buat kerja bukan gandi gandi " kata Bastian Yang bingung dengan sikap Tan yang aneh menurut nya
" Ada apa dengan nya " kata Devan
" Entah lah kurasa dia penasaran dengan gadis itu Karna tadi malam tak bisa meniduri nya " kata Bastian tersenyum
" Hehehe...... biarkan saja dia kena batu nya Karna masih belum mau berhenti cari mangsa " kata Devan terkekeh Lalu mereka kembali kekantor
" Dasar sogong tuh orang , pantas pikiran nya mesum " gerutu Ferdi
" Kau kan juga begitu Fer " sindir Yusuf
" Aish kau ini , asal sambar omongan orang saja " kata Ferdi
" Hahaha......tapi emang benarkan Kalo lho juga begitu Makanya si hantu juga senang godaan lho Karna dia tahu lho juga mau mesum sama Yuni "kata Yusuf yang membuat Ferdi terdiam lalu mengambil piring dan mengisinya untuk sarapan .Tanpa membalas perkataan Yusuf Karna memang benar Yang dikatakan Yusuf kalo ia tak bisa menahan diri Untuk bisa mendekati gadis itu Sampai bisa ia miliki seutuhnya
Sedangkan Yuni sudah siap di meja kerjanya untuk menyelesaikan laporan Sebelum pergi kepasar bersama mbok
Ketika tamu atasannya itu masuk untuk bicara di kantor
" Hai .... apa masih sibuk " kata Tan
__ADS_1
" Ya pa,..... maaf kalo mau make komputer yang itu saja " kata Yuni cuek
" Aish ......dia " kata Tan yang hatinya merasa ter sentil di cuekin Yuni