Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 79


__ADS_3

Yuni pun diam dan menatap Aris


Karna ada orang dengan sengaja membuat nya takut .


" Ya pa trimakasih informasi nya , maaf bila anjing bapak tak selamat " kata Yuni


" Ngak apa apa nak, kalo begitu biar saya bawa anjing nya ya nak .Trimakasih sudah memberitahu bapak ." kata pa Taif lalu pergi menjauh dengan menjinjing karung bangkai anjing mati itu .


********


Dua hari kejadian itu siang nya Yuni mendengar suara berisik di dibawah kamarnya .Entah ada apa dibawah sana Hingga pagi minggu ia merasa terusik Ketika suara aneh mengusik telinganya persis dibawah tempat tidurnya


" Shrek............shrek .......


" Astaga apa lagi yang terjadi " kata Yuni bangun .Lalu keluar kamar dan membuka pintu mess Dan memeriksa


Samping mess di samping kamar nya


" Nyari apa yun " kata Seto


" Harta karun mas " kata Yuni


" Ada emang !! " kata Seto Yang ikut mendongak ke bawah kolong rumah dan hua..........." kata Seto kaget


" Apa sih mas ?" kata Yuni


" Harta karun apaan tuh anak anjing merah " tunjuk Seto kaget


" Hahaha..........siapa bilang harta karun itu harta Kan anak anjing juga bisa .Ya ampun kenapa mereka bisa di bawah situ " kata Yuni melihat anak anjing itu masih merah .


" Woi ..... Kalian lagi apa " kata Aris mendekati Seto dan Yuni


" Tuh ris, banyak anak anjing lihat mereka baru lahir " kata Yuni


" Ih.....kok bisa apa karna anak anjing itu mati dikamar mba Yuni Jadi mereka di ganti yang baru Mana sepuluh ekor lagi " kata Aris menghitung anak anjing merah itu dengan sinar senter ponsel


Yuni pun kembali mengingat kejadian itu Benar kata Aris kalo anak anjing itu mati satu Lalu di ganti dengan 10 ekor


" Iya kok bisa ya " kata Yuni


" Bagus itu Yun , kan anjing juga bisa melihat hantu dan malaikat yang datang Dan berarti kamu lagi mereka jaga yun Makanya mungkin mereka lahir disini buat bisa jagain kamu Yun " kata Seto


" Bisa jadi , Tapi kok bisa kebetulan gitu sih " kata Yuni Yang bingung Lalu kembali ke mess di ikuti Aris dan Seto


" Dari mana ?" kata Andre


" Di bawah kamar mba Yuni ada anjing Yang melahirkan mas anak nya ada 10 " Kata Aris


" Hah ... Kok banyak banget " kata Andre kaget Karna jarang ada anjing melahirkan anak banyak paling tidak 5-7 ekor .


" Kok bisa kan ngak ada suara anjing tadi malam " kata Andre lagi


" Mana kita tahu Tadi mba Yuni tuh yang memeriksa nya Dan bayi nya masih merah mas " kata Seto


" Wah .... Kamu mau dapat apa itu yun. Entah itu kebetulan atau tidak Padahal kemaren Yuni di lempari anak anjing mati Sekarang malah di kasih bayi anjing aneh kan " kata Andre yang tak habis pikir Dengan junior itu Karna tiap ada kejadian itu pasti saling berkaitan .


" Ngak tahu mas , Yuni mau mandi ah " kata Yuni yang lalu masuk kamar Dan menguncinya lalu masuk kamar mandi untuk membersihkan diri


" Kenapa dengan nya ?" kata Andre


" Mana ku tahu ?" kata Seto yang mengangkat dua bahunya Lalu masuk kamar untuk memakai pakaian kerja

__ADS_1


Moko dan Umar yang menyusul pun lalu


Masuk ke dalam kamar .Dan mendengar suara sesuatu di bawah kamar mereka


" Apaan tuh " kata Umar


" Anak anjing " kata Seto


" Heh.....kok bisa Kita kan ngak memelihara anjing " kata Umar


" Numpang beranak mar , tuh ada 10 ekor di bawah lihat sana kalo ngak percaya " kata Seto Yang membuat Moko dan Umar saling pandang .


***********


Yuni yang selesai mandi pun lalu berpakaian rapi dan keluar kamar Dan lalu menuju dapur untuk sarapan Dan tiba tiba Ferdi langsung ikut duduk di sebelahnya .


Deg.......


" Ada apa ?" kata Yuni yang bersikap acuh pada pria itu


" Kalo kau tak terima ,aku akan tangung jawab " kata Ferdi serius


Yuni terdiam tak menjawab Karna Ferdi sengaja melakukan itu biar Ferdi leluasa bisa mendekatinya .Dan Yuni pun hanya diam Dan asyik menyuap makanan nya


" Aku salah " kata Ferdi lagi


" Dan aku tahu kau pasti membenci ku " Kata Ferdi lagi


" Mhem ........." dehem Ariesta yang lalu duduk di sebelah Yuni Yang membuat Ferdi terdiam


" Baru makan yang ?" kata Ariesta


" Ya , ngak kerja ?" kata Yuni balik bertanya


" Hah..... kok pindah sih yang ?" kata Yuni kaget


" Iya karna ada lahan yang kita garap lagi diatas sana " kata Ariesta Sambil melirik Ferdi Dan setelah selesai makan Ferdi pun menjauh dan pergi


Ariesta melirik sekilas " Apa dia menganggu lagi ?" kata Ariesta


" Ngak dia hanya minta maaf, tapi tetap diulang Seperti yang sudah sudah " kata Yuni membuang nafas kasar


" Apa kasih kecewa ?" kata Ariesta


" Ya sangat " kata Yuni tersenyum getir menatap Ariesta sambil tersenyum


" Aku tahu ngak usah dipikir , ayo ikut aku Akan aku tunjukan sesuatu " kata Ariesta


" Apa ?" kata Yuni


" Ikut saja " kata Ariesta yang lalu keluar di ikuti Yuni menuju bengkel dan terlihat sesuatu tertutup terpal..Dan Ariesta langsung membuka nya


" Tara....... bagus kan " kata Arista


Yuni langsung tersenyum melihat motor hasil jarahan nya dulu sudah di modifikasi Tri dan Yusuf jadi bagus Karna memang mereka para mekanik berbakat


" Bagus ......kalian hebat berarti bisa di coba dong " kata Yuni


" Ya tapi sayang ngak ada platnya cuma boleh di pakai untuk Area perkebunan .


Dan kedepan sana " kata Ariesta

__ADS_1


" Ngak masalah kerja kalian bagus " kata Yuni memberi dua jempol untuk Ariesta Yang tersenyum bersamaan Tri dan Yusuf datang membawa peralatan dari kantor sampit


" Hai Tri .... sukses Yuni bilang bagus bro dua jempol " kata Ariesta sumringah


" Ya kita pake bersama , ya kan Yun " kata Tri


" Ya Tri kerja kalian memuaskan " kata Yuni Yang tahu motor itu di cat ulang hingga terlihat seperti baru Dan lagi warnanya sangat pas dengan seleranya


" Terimakasih " kata Yuni Yang tak sengaja melihat seorang pria Yang sempat di lihat nya malam itu .


" Dia " kata Yuni yang lalu bergegas


Mengikuti pria itu berjalan menuju perkebunan sawit .


" Kasih mau kemana ?" kata Ariesta Melihat Yuni menuju perkebunan


" Tunggu disitu saja, aku ada urusan sebentar " Kata Yuni berjalan cepat Mengikuti pria memakai hoodie hitam itu


Dan mengikutinya menuju warung .


" Danang ?" kata Yuni yang lalu bersembunyi di balik pohon Sambil mengawasi pria itu ngobrol dengan Danang di warung .


Aku pikir Ferdi , tapi rupanya dia .Apa maksudnya melakukan itu " batin Yuni Yang tahu pria itu acuh padanya .


Bukan hal aneh memang Yuni bersikap cuek Karna memang ia tak ingin banyak pria menyalah arti kan kebaikan nya Padahal ia hanya bersikap baik bukan untuk memberi harapan Tapi hanya ingin berteman. Dan setelah cukup lama Yuni melihat Ia tahu kalo Pria itu di beri uang oleh Danang .Yuni pun lalu pergi setelah puas mengintip .Sambil melangkah gontai kembali ke bengkel Dan disana Ariesta Tri Ferdi dan Yusuf pun masih asyik ngobrol sambil bekerja


" Dari mana sih ?" kata Arista


" Lihat orang yang kemaren mutusin kepala anjing " kata Yuni


" Hah.....siapa ?" kata Yuni


" Ngak kenal dia pake hoodie " kata Yuni padahal ia melihat jelas wajah menyeramkan pria itu


Tak lama Danang pun datang membawa kantong plastik berisikan makanan Dan menghampiri mereka di bengkel


" Belanja bro " kata Tri


" Ya beli ini " kata Danang santai sambil duduk melirik Yuni Yang diam


" Kok diam neng ,nih jajanan tinggal nyari pasangannya " kata Danang


" Ngak pake pasangan juga ngak apa bro Buat ganjal perut bro ,oh ya tadi yuni kesana ngak ketemu kamu . Yuni lihat orang yang membunuh anjing malam itu kata nya " kata Yusuf


" Emang yuni tahu pelakunya Yun ?" kata Danang melirik Yuni sekilas


" Tahu lah !!" kata Yuni cuek


" Siapa ?" kata Ariesta Tri dan Yusuf kompak .Sedangkan Ferdi hanya diam .


" Nih di depan ku !!!" kata Yuni Yang . membuat Danang kaget dan


Brak .............ia pun terjungkal ke tanah Karna kursi tua itu patah


" Astagfirullah .... nang " kata Tri menolong Danang Ya terjungkal untuk berdiri


" Ih kamu kok tega sih Yun nuduh aku Orang aku ngak tahu apa apa " kata Danang menatap Yuni sekilas sambil bangun dari tempatnya terjatuh


" Memang iya kan walau tidak dengan tangan mu langsung Tapi uang mu !! tapi ingat nang tuhan ngak pernah tidur " kata Yuni yang lalu meninggalkan bengkel Membuat semua mata tertuju


pada Danang

__ADS_1


" Apa kalian percaya ?" kata Danang


" Ya percaya !!!" kata keempat pria itu kompak Membuat Danang kaget.


__ADS_2