Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 285


__ADS_3

Pria itu pun menatap Sani kesal Dan langsung menyeretnya Yang membuat Sani berontak Hingga Tri melerainya


" Ada apa ini , jangan main paksa mas dia wanita Ngak main kasar " kata Tri


" Dia mantan suami saya mas, ngapain lho mengawasi gue Sana pergi !! Lho yang selingkuh ngak terima di khulu ( wanita yang menceraikan pria ) " kata Sani marah


" Astaga ...mas sebaiknya kalo mau ribut jangan disini Selesaikan baik baik saja Oh ya apa mba Sani jadi mau mampir rumah " kata Tri


" Jadi mas , ngak usah perduli sama orang seperti itu ayo mas " kata Sani naik ke boncengan Tri


" Hei..... dasar perempuan tak tahu diri " kata pria itu ingin mendorong Sani Namun Tri dengan cepat .menangkap tubuh Sani


" Pa ngak kasar sama perempuan " kata Tri dengan suara keras Yang menjadi perhatian orang yang lalu lalang


" Hei..... kau berani sekali ya dasar pria perebut istri orang " bentak pria itu


" Heh.. .. tua bangka kita sudah bercerai Ngapain lho mau ganggu gue lagi " Teriak Sani kesal


" Aduh mba sudah jangan ribut di jalan mba pa mas selesai kan di rumah saja kan malu di lihat orang orang " Kata seorang ibu ibu itu menegur ketiga nya


" Ya bu , ayo mba pulang " kata Tri yang menghidupkan motornya Dan pergi dari tempat itu Yang membuat pria itu berteriak


" Woi.... Jangan kabur tukang selingkuh " kata pria itu Yang membuat semua orang yang melihat mengelengkan kepala nya .


Tri membawa motor pulang kerumah Dan sesampainya di teras Tri menyuruh Sani langsung masuk saja Karna pasti Yuni ada di dalam rumah


" Yuni ....." Kata Sani


" Sani ......" kata Yuni kaget


" Masyaallah kok bisa kesini ?" kata Yuni kaget


" Tadi aku bertemu Tri di depan toko roti Dan aku ikut kesini pengen bertemu kamu " kata Sani


" Ya sudah yuk kita duduk dulu " kata Yuni


" Oh ya ini untuk mu " kata Sani memberikan sekantong buah apel merah


" Kok pake repot segala " kata Yuni


" Ngak kok cuma buat tanda sayang " kata Sani Lalu duduk di sofa dan ngobrol dengan Yuni Yang membuat Yuni kaget Kalo Sani sudah bercerai dari suaminya

__ADS_1


" Kenapa bisa ?" kata Yuni kaget


" Dia berselingkuh dengan teman sekantor ku Tapi dia berdalih aku yang sudah berselingkuh . Tadi saja dia meneriaki ku disana Menuduhku berselingkuh dengan suamimu .Padahal kita saja baru bertemu di jalan " Kata Sani bercerita


" Astagfirullah aladzim " kata Yuni Melihat Akhtar dan Rendi datang bersama Rudi Anton dan juga Beni


" Ada tamu yun " Kata Sani


" Iya itu teman teman nya Tri Ayo sini kita ke dapur nyiapin makanan " kata Yuni


" Wah....ada acara makan makan nih " kata Sani Ikut membantu Yuni kedapur


Dan para pria pun berkumpul di ruang tamu Yang duduk santai sambil ngobrol Karna senang di suguhi jamuan oleh mbok dan Sani Yang mengira Sani istri Tri Dan ketika Yuni keluar Mata Beni dan Anton mendelik melihat Yuni


" Ha.. .....ha.........ntu .....Tri " kata Beni dan Anton meloncat mundur berdiri Ketika melihat Yuni Yuni pun berdiri di depan mereka berdua


" Hahaha......... Ini momen yang kita tunggu Tri ngompol ngompol lho berdua " Kata Rendi yang ngakak melihat kedua nya bersembunyi di belakang Tri Yang membuat Rudi ngakak .


" Hahaha . ...... mana hantu nya kok kalian takut sih " kata Rudi


" Apa kamu ngak lihat Rud dia berdiri di dekat lho " kata Beni


" Mana ngak ada siapa siapa kok . Ngak ada hantu " kata Rudi yang sengaja mengerjai Anton dan Beni


" Bunda ...... Kok om pada takut sih " kata Akhtar


" Tar itu hantu nya de , usir dari sini " kata Beni mencengkram erat baju Tri saking takutnya Dan tak lama terasa celana Anton basah Yang membuat Rendi makin ngakak Melihat celana teman nya itu basah .


Anton yang ketakutan Masih berpegangan tangan pada Beni yang membuat Tri terdiam menatap Yuni


"' Sudah de masuk sana , ini bisa pada ngompol nanti " kata Tri


" Hahaha.....Sudah Tri lihat saja tuh celana nya pada basah " gelak Rudi Yang membuat Yuni berlalu masuk ke ruang tengah Sambil tersenyum simpul


" Yah itu kenapa celana om basah " Kata Akhtar bingung


" Om pada ngompol Tar " kata Rudi tergelak


" Sudah kalian ini kenapa sih sudah duduk Biar aku jelasin " kata Tri ..


" Tri apa lho ngak lihat itu hantu nya Yuni pake baju panjang dan jilbab putih " Kata Anton masih dengan tangan gemetaran

__ADS_1


" Itu bukan hantu ton Beni itu istri gue Yuni " Kata Tri menjelaskan


" Jangan bercanda Tri " kata Beni


" Apa gue terlihat bercanda tadi Kan gue suruh masuk nih Ren lho berdua tangung jawab sampe pada ngompol mereka " Kata Tri mengeleng kan kepala Lalu masuk kamar untuk mengambil celananya nya untuk kedua temanya


" Hahaha....... maka nya kenapa Tri ngak pernah mau ngajak Yuni keluar . Takut orang pada kabur lihat istrinya persis mba Yuni


" Bukan nya Yuni sudah meninggal " kata Beni melihat kearah ruang tengah


" Kalian harus janji untuk jaga rahasia dulu Baru kita ceritain


" Ceritain apa ?" kata Beni


" Mba Yuni lah " kata Rendi


Yang lalu bercerita tentang apa yang terjadi pada Yuni dulu Hingga bisa hidup kembali Karna Yuni memang tak meninggal Tapi hanya minum ramuan herbal yang membuat jantungnya tak berdetak Hingga ia seperti mati Dan semua orang pun gempar . Begitu juga Tri Namun pada akhirnya Tri tahu dengan sendirinya


Anton dan Beni diam tak bersuara mendengar cerita Rendi hingga akhir Yang membuat Rudi menertawakan mereka sampai sakit perut Karna keduanya tadi ketakutan .


" Emang bunda seram ya om , kok pada ngompol " kata Akhtar bingung


" Bukan seram tar, mereka mengira bunda Akhtar itu hantu " kata Rudi


" Hantu .. .. masa bunda di bilang hantu " kata Akhtar


" Ya kan bunda emang berteman hantu Sama kaya Akhtar " kata Rendi


" Oh gitu " kata Akhtar


Tak lama Tri keluar membawa dua celana pendek untuk kedua temannya


" Nih ganti sana di dapur " Kata Tri


Memberikan celana pada dua temannya itu Untuk berganti celana Karna ngak mungkin duduk dengan celana basah Yang membuat keduanya cepat cepat ke dapur untuk berganti celana sampai membuat Tri mengeleng lalu mengambil pel untuk melap bekas air ompol dua temanya itu


" Hehehe .....merepotkan ya Tri " kata Rendi


" Sudah biasa kan , emang kalian ngak " kata Tri


" Kita mah sudah lewat Tri tinggal mereka saja Aku yakin Danang aja bisa pingsan nanti Kalo bertemu Yuni " kata Rudi terkekeh

__ADS_1


"' Biarkan saja , nanti juga bakal lihat sendiri Aku ngak akan ambil pusing bila dia ngacir atau ngompol Karna pastinya dia juga kaget " kata Tri


__ADS_2