
Lalu Aya keluar untuk melihat botol itu Dan ketika Aya ingin menyentuh nya
Krak.........
Botol itu pecah dan asap putih pun mengepul hilang di tiup angin .
" Apa itu ?" kata Aya terduduk lemas di tanah tiba tiba merasa lemas .
Tri yang baru pulang membeli makanan pun mencari Yuni kekamar Dan ketika melihat kamar kosong ia pun kaget
" Mbok mana istri Tri " kata Tri pergi kedapur
" Hah..... mbok ngak tahu le " kata mbok ikut bingung
Tri dan mbok pun bergegas keluar Dan mencari Yuni di teras Tapi tak ada Dan Tri Yang takut Yuni pergi pun naik ke atas motor untuk menyusul kejalan raya Namun ketika mbok melihat kesamping
" Tri......." kata mbok menujuk kesamping rumah Yang membuat Tri bergegas turun dari motor dan ...
" Astaga de ngapain duduk di sini " kata Tri Yang melihat Yuni bersandar di dinding rumah Tak bicara apapun
" De ......" Kata Tri Yang lalu mengendong Yuni kedalam rumah Dan menganti roknya yang kotor
" Dia kenapa Tri ?"Kata mbok.
" Ngak tahu mbok, de sadar ini mas " kata Tri Yang membuat Yuni tersentak kaget lalu memeluk Tri
" Mas ade takut " kata Yuni memeluk suaminya itu erat .
" Alhamdulilah " Kata mbok Yang bergegas ke dapur mengambil teh hangat dan membawanya ke kamar Tri
" Tri ini suruh minum dulu " kata mbok memberikan teh hangat .
" Ya mbok , ni ade minum dulu " kata Tri mendekatkan gelas pada bibir Yuni Dan Yuni meminumnya sampai habis
" Ade kenapa ?" kok bisa disamping rumah " Kata Tri
" Ade lihat botol jatuh mas dari jendela Ketika ade pegang pecah dan hilang " kata Yuni Yang membuat Mbok dan Tri saling pandang mendengar apa yang Yuni kata kan
" Botol apa ??" kata Tri
Yuni hanya mengeleng Karna ia juga tak mengerti itu botol apa .Sedangkan mbok terdiam mematung Karna tahu botol itu peninggalan almarhum untuk putra bungsunya .Yang di sematkan di atas jendela kamar Tri
" Sudah ngak usah di pikirkan ndu.
__ADS_1
Tri ajak istrimu sarapan dulu le, ayo ndu kita ke dapur " Kata mbok Yang menatap lekat wajah menantu nya
Karna Yuni terlihat imut dan cantik dengan wajah polosnya
" Pantas saja Tri klepek klepek lihat putih ayu koyo ngono " kata mbok dalam hati Sambil berjalan keluar kamar Tri
" Ayo de kita sarapan dulu " Kata Tri merangkul istrinya Sambil membawa gelas ke dapur .
Sedangkan mbok menata piring dan nasi di bakul Lalu menaruh sayur dan telur balado di mangkok Dan menata gorengan di piring
" Ayo kita sarapan " kata mbok ikut duduk
" Lho mas karo mba ndi mbok?" kata Tri Karna belum melihat Ketiga kakaknya itu
" Ya belum bangun le, biasa kalo minggu gini betah ngorok " kata mbok terkekeh
" Astaga kebiasaan " kata Tri.
" Ndu ayo makan yang banyak .Ngak usah malu malu Maklum ini desa ndu makanan nya begini " kata mbok
" Ya mbok ngak apa apa kok, sama saja Yang penting enak di makan " jawab Yuni tersenyum Yang membuat Tri ikut tersenyum .
" Mbok nanti Tri sama ade mau ambil barang barang ade dulu di penginapan Karna tadi malam ngak sempat di bawa " kata Tri
" Ngak apa mbok kan ngak jauh " kata Yuni
" Ojo ndu di sini itu kalo macet kaya jakarta Asapnya banyak " kata mbok
" Ya mbok , kita mandi dulu baru kesana ya de .Mbok mau nitip apa Biar sekalian mampir pasar " kata Tri
" Terserah le, sing penting kui bojo mu Apa doyan makan karo tempe tahu Kalo disana biasa makan ikan karo daging " kata mbok Yang sangat tahu karna Tri sudah sering bercerita Kebiasaan makan nya di Kalimantan
" Ya mbok , nanti kira kepasar ya de sekalian beli ikan " Kata Tri mengusap punggung Yuni pelan .
" Ya mas " kata Yuni Yang sedikit malu karna sempat terpancing emosi tadi malam Sehingga membuat nya jadi malu pada mertuanya itu.
Siangnya Tri dan Yuni pun pergi ke penginapan Yuni sedangkan Mbok sedang memasak membuat gudeg di dapur.
" Mba jajanan nya kok banyak sekali " kata seorang pria duduk di dekat mbok Yang tak lain pak le Tri adik mbok Yang tinggal di sebelah kiri rumah mbok .
" Oleh oleh Tri , kan biar di bagi bagi de Apa ngak bantu bantu pasang tenda di rumah pa Marno de " kata mbok
" Belum mba, oh tadi Tri ngomong bojo ne kerja ning jakarta Opo Tri melu pindah mba " kata pak le Tri
__ADS_1
" Huh...... ngak de, Istri nya dulu kerja bareng Tri terus istrinya di pindah ke jakarta Tapi Tri tetap disana Karna belum di tarik ke jakarta Tri bilang tinggal 3 bulan lagi baru bisa kumpul di jakarta " kata mbok membuang nafas kasarnya
" Oh ngono , pantasan dia rajin belajar sing di kejar sing Ayu karo putih mulus ngono .Sing sue di tinggal " Kata pak le terkekeh
" Hust...... ojo ngomong ngono nanti kalo ada yang dengar malah ngak enak Oh ya de .Iku botol yang di taruh mas Aqil sudah pecah tadi pagi Apa mau di ganti " Kata mbok
" Hah ..... Kok iso sudah pecah sendiri Ya bagus lah . Ngak perlu di ganti mba Berarti Tri memang sudah waktu nya dia ketemu jodohnya Jadi ngak perlu di ganti lagi " Kata pak le
" Botol opo pak le " kata Arga
" Ya bukan apa apa le , cuma botol peninggalan bapa mu dulu Biar Tri ngak sakit sakitan Dan di ganggu orang Kan dulu Tri itu sering sakit sakitan Dan sekarang fisik nya sudah kuat Dan lagi ngak perlu di jaga leluhur kakung mu " Jelas pa le
" Mbok kok makanan nya tinggal ini " kata mba Ayu
" Hehehe...... tadi pak le habiskan " kata pak le
" Iyo iki kok tinggal duduhe ( kuah ) to " kata mas Arga
" Siapa suruh kalian bangun siang , kebiasaan malu karo ade ipar mu sudah bangun pagi duluan dari kalian ..Kalian bisa beli sendiri kan sudah pada gede Jangan cuma bisa jagain ade mu terus Apa lagi dia sudah punya istri sekarang Dia sudah banyak bantuan kita . Sampai ngalah ngak kuliah bareng Kalian yang sarjana kok malah malas malasan " dumel mbok
" Yo mbok kok gitu
" Lah iyo toh fakta ne ngono " kata mbok
" Iyo mbok mu itu betul . Wong tiap bulan ngasih bulanan mbok mu kan Tri Kok kalian ongkang ongkang kaki .Kerja yang rajin masa kalah sama ade e dewe " Kata pak le Tri
" Lah kan kita baru kerja mbok , harus sabar moso di banding banding ke terus karo de Tri
" Ya jelas toh mas, kue iku anak barep lanang kudu jadi contoh buat ade ade mu Masa yang kecil kudu ngajari yang tua kebalik le Opo nunggu mbok mu iki mati se baru sadar Isin .!!!... Mba mas ojo jagain ade mu terus . Masa kalian jagain dia terus buat nyenengin kalian Kolo kolo dia di senangkan karo mbok mu iki " dumel mbok .
" Yo ngerti mbok " jawab mba Ayu
" Hahaha...... kapok toh dapat wangsit panjang lebar " kata pak le tertawa senang Karna kedua keponakan nya itu di omeli oleh sang kakak .
" Dih pak le ya podo " kata Arga
" Tapi aku ngak berharap seperti kalian Tahu ade nya pulang pada ngumpul . Giliran Tri pulang bubar jalan " kata pak le terkekeh
" Ya itu de , mental mental kerupuk anak jaman sekarang jaga ke ade e Makanya ngak bisa maju maju Dia sudah bisa beli tanah Kalian masih saja ber leha leha Ki sayur gori buat makan sudah matang " Kata mbok Yang lalu pergi dari dapur .
" Dih mbok mas kita di kasih sayur gori melulu " kata mba Ayu protes
" Alhamdulilah yu bersyukur , ngak mau makan ya beli yang lain Tahu mbokmu iku susah Tapi kalian ngak prihatin toh ndu Sudah di kuliah kan juga Sampe pensiun bapa mu habis " Kata pak .le mengeleng lalu pergi untuk pulang .
__ADS_1