
Yuni lalu menyiapkan pakaian Akhtar dan bekalnya di dalam tas juga jajanannya Agar Tri tak repot membelinya di sana Dan Yuni juga menyuruh hantu bocil untuk mengawasi nya...
" Hei teman teman ayo ikut " kata hantu bocil
" Siap ......" kata mereka berenam yang masih makan di teras pojok .
*************
Tri langsung mendudukkan Akhtar setelah sampai di bengkel Dan saat melihat Tri datang Yusuf langsung menghampirinya
" Tri ayo ke camp , mesin bubut nya belum jadi "' kata Yusuf
" Bukan nya ada Ferdi dan Adi disana suf . Lagian juga anak baru kan " kata Tri
" Tapi mereka masuk hutan Karna alat berat ada yang mogok " kata Yusuf
" Cih kau ini suf senang banget mengusik kami " kata Rendi Yang baru turun dari loteng kamar atas
" Darurat Ren Kalo ngak penting buat apa aku kesini .Mending aku urus sendiri " kata Yusuf
" Ya sudah tapi aku bawa Akhtar . Kau bawa motor . Nanti suruh Rahman jemput kami di Camp ya Ren " kata Tri
" Ya baiklah " Kata Rendi Karna tak mungkin Tri membiarkan anak buah nya kewalahan Karna di sampit tidak terlalu merepotkan
" Ya sudah ayo berangkat , tuh anak di bungkus jaket " kata Yusuf
" Ya " kata Tri tersenyum melihat Akhtar terlihat anteng duduk di kursi
Lalu Yusuf dan Tri pun bersiap siap Dan setelah semua siap mereka langsung berangkat ke camp Sambil membungkus Akhtar dengan jaket
" Ren bila bunda nya mencari ku bilang aku ke camp ya " kata Tri
" Ya baiklah " kata Rendi .
"' Kita mau kemana yah ?" kata Akhtar menatap Tri
" Ketempat kerja om Yusuf , ayo gedong ayah sini " Kata Tri memeluk putranya itu sambil tersenyum Dan menutup kepalanya
" Tri tuh anak lho bawa " kata Rendi
" Ya iya lah masa gue tinggal " kata Tri Yang tak mungkin meninggalkan Akhtar sendiri di kantor .
" Dasar gila lho Tri , lagian kenapa pake di bawa Kan bisa di tinggal sama ibunya lah Masa lho harus momong juga " kata Rendi
" Jangan banyak bicara Ren , nanti bisa gue sumpal Aku yang minta membawanya tadi pagi. Bunda nya ngak ngizinin Tapi karna aku ngak tega Maka dia aku bawa Lagian dia ngak usil dan nakal kok " kata Tri mencium Akhtar lalu naik keatas motor
" Ya sudah pergi sana " kata Rendi
" Ya kami pulang Ren, tuh jaga para cewek lho " kata Yusuf
__ADS_1
" Ck .... tanpa kau suruh juga kami jaga suf Sana cepat pergi " kata Rendi Yang membuat Yusuf dan Tri tersenyum Lalu menghidupkan motor meninggalkan kantor sampit .
Hampir 30 menit berkendara Mereka sudah sampai di camp Dan Tri langsung mengendong Akhtar ke mess karyawan untuk mencari mbok .
" Mbok lagi apa ?" kata Tri
" Masak le, sudah pulang ?" kata mbok mendelik Melihat anak kecil di bungkus jaket . Tri lalu mendirikan Akhtar dan membuka jaketnya
" Ade di sini ya sama mbok . Ayah di depan di bengkel sana Kan panas kalo di depan disana ade main di sini dulu sama mbok bantu masak Atau duduk lihat saja " kata Tri mengusap kepala Akhtar dan mencium nya
" Anak mu le, sama si janda itu " kata mbok
" Ya mbok , tadi mau diajak bunda nya ngak mau Karna mau sama Tri Jadi Tri bawa saja kesini " Kata Tri
" Ya sudah sana kerja, sini cah bagus sama mbok aduh kok ganteng ya " kata mbok tersenyum menyentuh pipi Akhtar Yang membuat mbok tersenyum .
" Itu dulu mbok bunda Akhtar Jadi ade duduk sini ya Tas Akhtar ayah taruh di kamar mbok ya " kata Tri
" Ya yah " Angguk Akhtar yang duduk di dekat mbok melihat mbok memasak
" Le le , kok iso iso ne due anak lanang " Kata mbok yang menelisik wajah Akhtar .
" Tapi kok iso mirip yo, kaya anak nya benaran " Batin mbok yang melihat mata Yuni ada pada anak itu .Seperti perpaduan Yuni dan Tri
" Kok iso yo " batin mbok bingung .
" Ndak Akhtar pake telur aja mbok " kata Bocah mungil itu yang tak suka menguyah daging .
" Ya sudah biar mbok bikin kan telur mata sapi atau dadar " kata mbok
" Dadar mbok pake bawang ya mbok " kata Akhtar mengambil bawang putih dan merah Lalu memberikan nya pada mbok
" Ya kok pintar sih le ini mbok bikin kan tunggu ya " kata mbok Yang tersenyum pada Akhtar yang duduk anteng melihat mbok membuat kan telur dadar untuknya
Sedangkan Tri bekerja di bengkel bersama Yusuf karna mesin bubutnya di pake untuk keperluan lain
" Apa jenset nya juga rusak suf " kata Tri
" Ngak . Tri cuma sedikit rewel karna di pakai lama lama " kata Yusuf .Karna memang mereka memakai genset untuk listrik cadangan . Dan mereka mulai sibuk bekerja
Siangnya Tri dan Yusuf beristirahat makan siang Yang membuat Tri kaget kalo putranya itu membantu mbok memotong motong sayur kacang untuk nanti sore
" Waduh ada koki baru mbok " kata Tri terkekeh lalu memeluk dan mencium putranya itu berkali kali
" Bagus itu Tri bisa jadi chef ada bakat memasak " kata Yusuf ikut nimbrung
"Sana makan dulu mbok sudah makan " kata mbok
" Ade mau makan " kata Tri
__ADS_1
" Sudah tadi " kata Akhtar sambil memotong kacang panjang
" Hah benaran mbok " kata Tri
" Ya le, sama telur dadar tadi " kata mbok tersenyum Karna melihat bocah itu tidak nakal Hanya sesekali ia bersuara Sambil melempar bekas kacang pada Ayam yang berada di bawah dapur
" Ya sudah ayah makan dulu ya "Kata Tri duduk bersama Yusuf setelah mengambil jatah makan nya
Dan tak lama para staf pun datang yang membuat Lala kaget melihat ada anak kecil bersama mbok
" Mbok anak siapa ?" kata Lala Yang membuat Pa Tyiur dan Aris ikut kaget
" Astaga anak ketemu di mana mbok ?" kata Aris
" Anak gue ris " kata Yusuf
" Hah anak lho sama si janda itu Tri Jadi lho benaran nikahin tuh janda " kata pa Tyiur tak percaya
" Ya pa " kata Tri santai
" Mas..... Kok tega sih , dulu sama mba Yuni .Sekarang kok sama janda Bagaimana nasip Lala selanjutnya ?" kata Lala dengan wajah cemberut duduk di depan Tri Yang membuat Tri tersenyum
" Lho kok ngarep mas Tri sih . kan ada Aris sama Yusuf Kalo duda wajar saja ketemu janda " Kata Tri santai
" Mas Tri... kok kejam nian kau patah kan hatiku " kata Lala sedih
" Hahaha...... Kan mas Aris sudah bilang .
La sama mas saja Tri itu ngak suka Sama yang manja kaya Lala . Sini sama mas Aris "' Kata Aris menepuk kursi di sebelahnya .
" Hahaha..... buaya darat mulai beraksi nih " kata Yusuf tertawa
" Biar kan usaha ya kan de Lala " kata Aris tersenyum
" Sudah la, sama Aris aja , ngak rugi rugi amat ngak kalah ganteng sama Tri " Kata pa Tyiur
Yang membuat Akhtar Mendekati ayah nya karna mendengar Lala merayu Tri Yang membuat Tri memangku anak nya sambil makan .
" Hai ..... kok anak lho bisa mirip lho sih Tri " Kata pa Tyiur menelisik wajah Akhtar dari face nya .Begitu juga Aris Yang serius mengamati wajah Akhtar
" Emang anak gue " batin Tri
" Iyo Tri wajah bocah kui, persis mirip kue le, mata ne to mirip Yuni karo iki ne lho " kata mbok mengusap pipi Akhtar
" De nama bunda nya ade nama nya siapa ?" kata Aris
" Yuni ris " kata Yusuf
" What ...... Yuni juga !!! " kata pa Tyiur Aris dan Lala kaget Sampai membuat mbok tersedak batuk batuk Karna ikut kaget tak percaya
__ADS_1