Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 83


__ADS_3

Tri pun terdiam karna Yuni memeluknya Sambil melihat Ariesta yang berkacak . pinggang padanya


" Mhem ....." dehem Ariesta lagi


" Hahaha .........dia ngak sadar tuh ta " kata Aris tertawa Melihat yuni masih memeluk Tri


" Sudah Yun, ularnya sudah menjauh " kata Tri .


Yuni pun lalu berbalik Dan kaget melihat Ariesta sudah berpangku tangan di depan nya


" Kasih ada ular tadi " kata Yuni


" Sudah mati tuh sana !!" kata Ariesta


" Sini , enak ya meluk meluk Tri di depan ku " kata Ariesta manyun


" Hehehe...... maaf tadi aku kaget " kata Yuni merasa serba salah . Pada kedua pria itu .Sedang Tri hanya diam


" Ulang dari sana " kata Ariesta


" Hah apa nya yang diulang ?" kata Yuni bingung Yang membuat semua orang tergelak Karna Ariesta mengerjai Yuni


" Maksud nya apa ?" kata Yuni bingung


" Ya Yuni kesana lalu lari kesini .Minggir Tri " kata Ariesta menarik Tri menjauh dari tempatnya berdiri Dan Ariesta berdiri di mana tadi Tri berdiri


" Mulai reka ulang Yuni takut sama ular kadut " kata Aris terkekeh


" Hah........" kata Yuni yang baru geh Maksud Ariesta yang menyuruhnya untuk memeluk Ariesta Yang membuat Yuni manyun berjalan menuju kearah Ariesta


" Kasih ngerjain aku ya, kan aku reflek memeluk Tri karna kaget " kata Yuni mendekati Ariesta


" Iya aku tahu kan aku cemburu ,nih sekarang peluk ." kata Ariesta tersenyum


" Rista " kata Yuni langsung mencubit pinggang pria itu .Yang membuat Ariesta tergelak Dan membuat wajah Yuni merona merah Karna menahan malu


" Hahaha .... kamu dibodohi anak kecil Yun " kata Andre ketawa Melihat tingkah kedua nya Yang membuat Yuni tersenyum lalu mengandeng Ariesta layaknya orang Yang sedang pacaran Dan menuju tenda yang beralaskan terpal Yang di ikuti Tri dan Yusuf .


" Ketahuan kelemahan mba Yuni takut ular Tri " kata Yusuf


" Iya tuh, masa sama anak ular takut Kan bisa langsung di pukul sama kayu atau di injak injak biar gepeng " kata Ariesta .


" Ih ....geli yang , ayo makan mana makan siang nya " kata Yuni


" Tuh sudah siap " kata Ariesta

__ADS_1


" Ini juga ada Yun, tadi mbok nyuruh kita ngantar ini buat mu Kita sudah makan kok Itu buat kalian semua " kata Tri duduk di dekat Ariesta .


" Woi....ayo kumpul , makan siang " kata Yuni


" Ya ....ayo kumpul " kata Umar ikut memanggil teman temannya


Dan mereka pun berkumpul duduk bersama untuk makan siang Yuni pun lalu memilih nasi bungkus yang dibawa Ariesta dengan lauk ikan gabus goreng


" Nasi nya kok banyak yang, aku ngak bakal habis ini " kata Yuni ketika membuka bungkusan nasinya


" Sini buat ku saja " kata Moko


" Ya mas, ini ..." kata Yuni yang lalu membagi porsinya Karna nasinya sangat banyak .


" Kan yang makan semua laki laki yang, Makanya nasinya banyak . Tumben ikut biasanya ngaso di camp " kata Ariesta


" Bete kalo di kamar melulu yang , kan disini bisa ketemu kamu " kata Yuni memasang senyum manisnya


" Masa kok tadi beda yang di peluk " sindir Seto


" Kan sudah direka ulang mas " jawab Aris Yang membuat semua orang tertawa bersama Karna tahu Yuni takut dengan ular Dan Ariesta mengerjainya


" Kaya lagi syuting aja pake di ulang cerita nya " kata Umar


" Wajib mas, masa kekasih nya mau menyambut pelukannya Dia malah meluk orang " kata Ariesta menyindir


" Bercanda Yun, Ariesta cuma iseng jadi jangan di masukan ke hati Ya ngak bro jadi ngak bakal cemburu Iri sih iya pengen di .peluk juga " kata Tri


" Cih nyindir , Iya dong Tri masa aku dilewati saja " kata Ariesta


" Nama nya juga kaget tadi kalo aku Yang dipeluk sudah ta cium cium " kata Andre sambil mengunyah makanan nya


" Maka nya mas Yuni larinya ke Tri orang Tri dipeluk cuma kaya patung kalo aku tadi yang di peluk bakal balas meluk juga kan kesempatan " kata Yusuf .


" Dih kok kalian gitu sih cari kesempatan dalam kesempitan " kata Yuni mengerucutkan bibirnya


" Emang " kata semua pria itu kompak Yang membuat Yuni mendelik kan mata nya Karna ngak percaya .


" Hahaha........maklum Yun kita kan jomblo kesepian " kata Moko


" Capek deh......" kata Yuni


" Kamu ngak sholat Yun tuh ada sungai di situ " kata Umar Yang tahu Yuni rajin sholat walau mereka di dalam hutan .


" Lagi halangan mas , makanya aku ikut kesini biar bisa lihat alam bebas Apa sudah mau selesai Trus mau pindah kemana lagi " kata Yuni .

__ADS_1


" Ke atas sana yang, minggu depan kita berangkat " kata Ariesta


" Wah jauh dong , kalian ngak takut kerja di hutan pindah pindah " kata Yuni


" Sudah resiko kerja di hutan itu Yun Maka nya gaji mereka lebih gede Dari kita yang di staff Kita kan cuma duduk di kantor " kata Andre


" Ya padahal kan juga capek mas kerja Apalagi pas kita banyak tugas " kata Yuni


" Iya aku ngak heran sih kalo di staf gaji nya standar Karna mereka berpikir kita hanya duduk santai Padahal kaya gini ya harus turun langsung " kata Seto


" Ya nanti tinggal bicara sama bos saja Kan kita masih bisa nego Sekarang selesai makan lanjut kerja Setelah itu kita pulang takut kesorean " kata Andre


" Iya yuk .... Yun kamu mau pulang ngak tuh duluan Aku mau masuk ke dalam dulu " kata Yusuf


" Nanti aja suf bareng bareng " kata Yuni masih ingin mencari obat obatan di dalam hutan Karna ia penasaran dengan obat obatan yang tumbuh liar


********


Sedangkan di .mess mbok mengantar pakaian Danang Yang sudah mulai membaik Tapi tubuhnya masih menghitam


" Kok sepi mbok " kata Danang


" Mereka pergi mengantar makanan ke hutan dalam " kata Ferdi


" Kok kamu ngak ikut Fer " kata Mbok


" Mana muat kan cuma mengantar nasi Dan motornya cuma satu " kata Ferdi


" Kan ada motor yang satunya " kata Danang


" Itu punya Yuni mana boleh sama Tri dipake Itu cuma buat .kewarung .Dan lagi tuh motor ngak bisa di bawa ke hutan. Bisa amblas malah repot " kata Ferdi


" O.... gitu le, tapi kok bisa mba Yuni punya motor Emang dia bawa dari rumah " kata mbok


" Bukan dari rumah mbok Itu hasil rampasan dari tragedi di sampit kemaren Kan bekas kerusuhan Makanya ngak di cari yang punya Orangnya pada mati .Itu kan Yuni yang bawa Buat menolong para hantu tanpa kepala itu . Makanya dia make itu pas pulang kesini Dan supaya ngak di cari polisi di modifikasi sama Tri dan Yusuf Biar bisa dipakai pas butuh kalo mau kedepan atau kekantor sampit Tapi ngak dipakai ke kota" jelas Ferdi Yang tahu asal mula motor itu


" Oh gitu , pantas tuh anak brani Orang sama hantu aja brani . Hi.....padahal seram lho Aku pernah sekali melihatnya di perkebunan " kata Danang


" Mending lho nang, nah gue berkali kali bahkan dia bisa berubah .jadi Yuni " Kata Ferdi


" Hah....... Kok bisa " kata Danang kaget


" Ya bisa lah kan otak kalian otak mesum .Wajar bila hantunya jengkel sama kalian " kata mbok menimpali


Membuat Ferdi dan Danang terdiam Dan hanya saling pandang satu sama lain Karna mereka memang suka berpikir negatif

__ADS_1


" Tapi aku ngak parah seperti Danang mbok " kata Ferdi


" Sama saja kalian berdua itu sebelas dua belas sama !!" kata mbok Yang sudah tahu apa masalah Danang yang mengguna. gunai Yuni


__ADS_2