Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 179


__ADS_3

Begitu juga mas kentung dan pa Burhan juga Pardi dan Febri Yang Melihat Yuni terlihat lebih cantik


" Astaga Yun aku senang kamu balik kerja di sini lagi " kata Ferdi sumringah


" Aku cuma mampir bukan kerja Fer " kata Yuni tersenyum


" Kok bisa sih tahu Lala sakit " kata Ferdi


" Tuh di kasih tahu mba Raya " kata Yuni


" Mba Yuni ....masya allah ndu kok benaran ya mimpinya mbok Kalo mba Yuni mau datang kesini kalo Tri tahu pasti dia sangat senang mba Yuni ada sini ." Kata mbok Sedangkan Nugrah memutar bola matanya malas Mendengar ocehan perempuan tua itu


" Mbok ........ Kok ngono sih, Tri lagi dinas luar ngak perlu di bahas juga kali ." Kata Nugrah


" Hahaha.......takut aku ambil ya Nug Biar dia pergi jauh tetep balik nyari aku nanti Nug " kata Yuni tertawa


" Pede banget lho Yun, Kita kan mau pulang bulan besok cuti bareng " kata Nugrah memanasi


" Masa sih " kata Yuni


" Woi ngak usah ributin si Tri, Ayo mbok kita kedapur makan lapar nih Mba Raya ayo ikut ." kata Ferdi


" Iya ndu ayo kedapur .Biar mbok bikin kan teh " kata mbok


" Ayo Yun " kata Ferdi menarik tangan Yuni erat


" Eh ....eh Fer gue jalan sendiri saja " Kata Yuni melepas tangan Ferdi Dan mengandeng Raya mengikuti mbok dan Ferdi ke mess karyawan untuk minum teh Sedangkan . Nugrah dan Rani hanya berdiri melihat mereka berempat


" Sana kok kalian ngak ikut " Kata Aris


" Kita mau nungguin Lala dulu " kata Rani manyun


" Lala nya sudah sadar tuh " kata Moko .Yang sedari tadi memperhatikan Lery mengobati Lala


" Gimana mas apa bisa normal " kata Moko Ketika Lery sudah mengobati Lala Dan mencuci tangan nya di kamar mandi Lala juga sudah terlihat sadar berbaring lemah di kasur nya


" Iya mas, dia hanya salah sasaran Berikan saja air madu untuk memulihkan kekuatannya Untung dia bisa bertahan " Kata Lery melihat Lala


" Apa tak perlu minum obat atau semacamnya mas " Kata Andre


" Ngak perlu mas , saya sudah membuang penyakitnya .Dia akan sehat seperti biasa lagi besok


" Alhamdulilah , terimakasih sekali mas atas bantuan nya " kata pa Tyiur


" Ya sama sama pa, Dimana Yuni ?" kata Lery mencari Yuni .

__ADS_1


" Oh dia lagi ke kantin mas, ayo saya antar biar kita bisa ngopi dulu " kata Aris tersenyum


" Ya mas , bila perlu di pepet terus aja Tuh si Yuni biar ngak ganggu suami orang " Kata Nugrah ingin masuk kamar


" Apa.....kamu bilang tadi ?" kata Lery kaget .Yang membuat semua orang menatap Nugrah


" Nug " Tegur Rani menyenggol Nugrah


" Hati hati kalo bicara , mungkin mba Yang berniat menganggu suami orang Yuni ngak punya sifat picik seperti itu ." Kata Lery menatap tajam Nugrah Lalu pergi dari mess staf menuju kantin


" Mampus lho Nug " bisik Aris pada Nugrah Lalu pergi menyusul Lery


" Aish kau ini Nug bikin malu saja, untung orang nya ngak marah " Kata pa Tyiur mengeleng


" Ya kan emang gitu fakta nya pa "Kata Nugrah


" Hei Nug , bedakan cinta dan obsesi Karna terbawa nafsu sesaat Kau ingin merendahkan orang Yang tak pantas kau saingi . Dan pria itu benar Yuni ngak punya pikiran picik seperti mu Nug Yang ingin merebut siapa pun Yuni aja santai sama Tri kok kamu sudah keki aja. Kalo ngak berjodoh nanti gigit jari baru tahu rasa " kata Andre menasehati


" Mas Andre kok gitu sih belain Yuni ." kata Nugrah sewot


" Bukan belain siapa siapa Nug , lho sama Yuni itu cara menyelesaikan masalahnya beda . Lho pake cara kampungan Nah Yuni dengan cara elegan .itu bedanya batu kerikil sama batu berlian. Yuni itu lebih senang di kejar cowok Karna itu fitrah wanita Sedang lho mengejar pria . Lah kan dunia terbalik Dan lagi dia lebih senang di cintai ngak kaya Lho memilih mencintai capek deh..... Ya tetap menang Yuni lah " kata Andre lagi .


" Mas .....Andre ...." kata Nugrah mencebikkan bibir nya


" Opo ... kono nangis dewe , jadi perempuan itu ngak usah gampang mewek Laki laki ngak suka perempuan manja gitu Terlalu banyak drama bikin pusing " kata Andre lalu pergi


**********


Disisi lain Tri Adi dan Yusuf baru saja memasuki hutan daerah batu licin Yang terlihat rimbun Ketika mereka akan pulang ke kota


" Srek......srek........srek ......


" Tri ada apa itu ?" kata Yusuf


" Ngak usah di tegur biar kan saja lewat " kata Tri Yang merasa kan bulu kuduknya merinding Karna pastinya para mahluk hutan juga sedang berkeliaran


" Mas ..." kata Adi memegang lengan Tri


" Bismilah saja baca doa dan ayat kursi Kita tak menganggu mereka Jadi buang jauh jauh pikiran negatif kita " kata Tri tenang Sambil terus berjalan menuju perkampungan penduduk Setelah mengantar alat berat ke tempat kerja Danang dan Azam di camp dalam


" Ya Tri "' kata Yusuf Yang tetap melangkah berjalan menyusuri jalan setapak Bersama sama untuk keluar dari hutan lebat itu


Hampir satu jam berjalan mereka pun sampai di perkampungan penduduk. Dan Tri langsung mencari mobil untuk kekota Agar mereka bisa cepat pulang


" Kita tidur di banjarmasin saja nanti kita cari penginapan di sana " kata Tri

__ADS_1


" Ya mas, karna ngak nyaman kalo ginap di kampung orang " kata Adi


" Ya tuh mobil nya untung masih ada " kata Tri Yang melihat mobil ke kota banjarmasin .Dan mereka jadi penumpang terakhir Karna setelah mereka masuk mobil langsung berangkat ke kota


************


Di hotel Yuni asyik membalas pesan Pipit sambil makan cemilan Dan ada hantu bocil bersama teman temannya duduk santai sedang makan ayam goreng pembelian Yuni


Kik......kik......kik.......kik


Deg.......


Yuni pun terdiam menatap bocil .Yang menaruh jari telunjuk nya di bibir nya . Karna ia cukup ngeri mendengar tawa kuntilanak itu terdengar nyaring di luar sana padahal hari baru masuk magrib


" Kenapa dia ada di sini ?" bisik Yuni pelan


" Dia itu kunti di pohon sebelah sana dia lagi main sama pacar barunya Om hantu tanpa kepala .Mereka lagi main petak umpet " bisik hantu bocil


" Allahuakbar " kata Yuni terduduk di lantai Yang kaget Karna ada hantu dan kunti bisa pacaran Dan juga bisa bermain dan bercanda


" Astaga cil ,aku pikir cuma manusia saja Yang bisa romantis dan baper Rupanya dunia perhantuan juga seperti manusia " kata Yuni Yang tiba tiba teringat Tri .


" Ya sudah bersenang senang lah aku mau telpon suamiku dulu " kata Yuni berdiri Menuju tempat tidur untuk mengambil ponselnya dibawah bantal


" Astaga .... kok aku ngak dengar ya " Kata Yuni yang melihat panggilan Tri hampir 10 x di ponselnya Karna tadi dia asyik ngobrol dengan bocil Lalu Yuni pun menelpon balik Tri


" Tut.....tut......tut....


" Kok sibuk " kata Yuni karna belum nyambung Dan cukup lama menunggu baru terdengar suara Tri di sebrang sana .


" Ya de .... tadi kemana mas telpon kok ngak diangkat angkat " kata Tri


" Hehehe..... lagi tidur mas .Mas lagi dimana ?" kata Yuni


" Lagi perjalanan menuju banjarmasin Besok kita baru pulang " kata Tri dari sebrang sana


" Ya hati hati , apa mas sudah makan ?" kata Yuni


" Belum nanti , apa ade sudah makan " kata Tri balik bertanya Sambil melihat Yusuf dan Adi yang mengantuk


" Sudah barusan , ya sudah nanti jangan lupa makan ya mas " Kata Yuni Menatap hantu bocil yang main bersama teman temanya


" Ya de......awas pa ....brak ......" Terdengar suara Tri berteriak


" Mas .....ada apa " Kata Yuni Yang khawatir .

__ADS_1


.


__ADS_2