Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 184


__ADS_3

Tri ingin pulang Ketika Yuni terbangun Dan ia sudah makan siang sekalian membelikan Yuni makan siang


"' Mas pulang ya, ngak apa apakan mas tinggal Besok mas kesini lagi bila pekerjaan di bengkel selesai " kata Tri


" Ya " kata Yuni


" Tri lalu mengecup kening Yuni Dan keluar dari kamarnya Tapi Tri lebih dulu pulang ke kantor sampit untuk mengambil motor nya


" Tri kok siang siang , tadi Yusuf sama Adi sudah duluan " kata Pa Sugeng


" Capek pa " kata Tri


" Capek ngapain Tri ?" kata Rendi Yang tahu Tri sudah tahan banting Tapi masih mengeluh capek


" Cih.. ... Kepo aja lho Ren, pulang ya pa " kata Tri yang hanya membawa kan kerupuk ikan untuk mbok .


" Ya hati hati "' kata pa Sugeng


Dan Tri menghidupkan motor nya Lalu pergi meninggalkan bengkel sampit Yang membuat Rendi mengelengkan kepalanya


" Kenapa Ren ?" kata pa Sugeng heran


" Apa Tri biasa main perempuan pa ?" kata Rendi


" Ngak mungkin lah Ren anak itu terlalu fokus bekerja " kata pa Sugeng


" Tapi aku lihat bekas ****** pa di lehernya nya sampai menghitam Ngak mungkin kan dia sama Nugrah " kata Rendi Yang sempat mendengar Yusuf mengomel


" Hah..... Jangan macam macam Ren Itu ngak mungkin Tri itu ngak biasa begituan di luar " kata pa Sugeng


" Ya mungkin saja pa, ngak mungkin kan ada vampir bikin tuh leher sampai biru menghitam " kata Rendi


" Tahu ah biar saja " kata pa Sugeng Yang juga curiga Karna Tri sering pergi tanpa izin malam malam Dari Ferdi yang kemaren sempat mengantar laporan pada nya .Tapi pa Sugeng tak mau membahas nya Karna yang ia tahu Tri anak yang baik


**********


Di camp Tri baru saja ingin memasang baju nya berganti baju rumahan Ketika Yusuf menatap nya penuh selidik .


" Kenapa ?" kata Tri heran


" Gila lho ya Tri . Masa tega bikin bini lho terkapar sampai pagi " kata Yusuf Yang membuat Tri hanya tersenyum


" Tahu aja lho suf , ngintip lho ya " kata Tri


" Apanya ngintip Saking asyiknya gue satu jam nunggu lho buka pintu tadi malam Tapi tetap ngak di bukain pintu juga Sampai lupa daratan . Mana pagi juga lho rapel kan "' Omel Yusuf


" Hahaha ........ Iya lah di rapel Karna seminggu gue puasa " kata Tri cuek

__ADS_1


" Dasar ngak punya hati lho Tri " kata Yusuf mentoyor kepala Tri pelan


" Dih bini gue ini , kok lho yang sewot sih suf , curiga aku jadinya jangan jangan lho juga ada hati nih sama dia " kata Tri menatap Yusuf penuh selidik


" Kalo iya kenapa emang ,tapi gue tahu diri Tri masa bini lho sakit gitu masih lho kerjain juga " kata Yusuf Yang tahu pasti Yuni masih dalam masa penyembuhan


" Hahaha..... ketahuan juga belang lho suf , Ya mau bagaimana lagi orang dia juga kangen ya ngak menolak lah " Kata Tri Yang memang mudah tergoda pada istrinya itu Apalagi Yuni datang langsung memeluk nya dan mencium nya Tak ada alasan bagi nya menjauhi sang istri yang sangat ia cintai


" Dasar maniak , ingat lho kerja dia juga kerja Lihat waktu jangan terbawa nafsu " Kata Yusuf


" Hahaha belum ngerasa aja lho suf punya bini Nanti kali masih baru nikah tuh lho bakal tahu rasanya Kalo lho tahan tahan ngak kuat lho nyebur aja masuk sumur berendam " kata Tri yang lalu keluar dari kamar menuju dapur untuk membuat kopi pahit sambil bersantai dan menyesap nya pelan


" Tri .....mba Yuni kesini kemaren " kata mbok membawa sepiring talas goreng


" Uhuk......uhuk.....uhuk ......" batuk Tri tersedak mendengar Yuni datang ke camp .


Mbok langsung mengusap punggung Tri Karna Tri batuk batuk Yang membuat Yusuf tergelak .


" Hahaha.......kaget dia mbok " kata Yusuf Yang duduk di depan Tri sambil menaruh kopi susu nya dengan cemilan yang ia beli kemaren


" Dia datang sama pacarnya yang ngasih daging itu lho le, bantu mba Lala Yang kesurupan . Lalu ngobrol sebentar sama Ferdi dan mas Andre


" Kok bisa Lala kesurupan mbok " kata Tri kaget Begitu juga dengan Yusuf


" Mbok kurang tahu le, tapi pa Taif nyuruh manggil mba Yuni kata mba Raya Mba Yuni menginap di hotel biasa Dan Nugrah juga kesini sama mba Raya dan Rani " kata mbok bercerita


"' Ya langsung sembuh , kan langsung di obati sama teman nya mba Yuni itu " kata mbok


Membuat Yusuf langsung menatap Tri seakan bertanya tentang siapa Lery Yang bersama Yuni


" Kenapa melihat ku " kata Tri pura pura tak mengerti


" Apa kau tak cemburu ?" kata Yusuf


" Ngak " jawab Tri .Yang memang tahu siapa Lery .Yang membuat mbok menatap Tri Dan tak lama Lala datang bersama Aris


" Mas Tri sudah pulang ya " kata Lala senang Lalu duduk di sebelah kiri Tri Karna ada mbok di sebelah kanan nya


" Mana oleh olehnya mas " kata Lala


" Kan mas Tri kerja bukan cari oleh oleh Sana minta Yusuf sama Adi " kata Tri


" Ih mas Tri kok gitu pelit banget Adi bilang Mas Tri beli kue mahal kok . Lala ngak di kasih seiris aja ngak masalah kok " kata Lala


" Astaga , kue nya ketinggalan di mobil " Kata Tri menepuk jidat pura pura lupa Yang membuat Yusuf hanya tersenyum


" Astaga kok bisa sih mas ketinggalan di mobil .Ayo kita ambil ." kata Lala

__ADS_1


" Lah kan mobil nya sudah pulang kandang Mana tahu mas Tri tempatnya Biar lah sopirnya makan kue nya "kata Tri santai


" Yah payah, rugi dong mas masa ngak dibalikin kuenya " kata Lala cemberut


Mbok yang mendengarkan nya hanya diam Bingung karna Tri tak menceritakan apa pun pada mbok Dan lagi Tri ngak bilang membawa apapun Karna semua jajanan yang di kasih sama seperti Adi dan Yusuf bawa


***********"


Sedangkan di hotel Yuni baru saja makan malam bersama bocil


" Mba nanti ada pesta ikut ya " kata hantu bocil


" Pesta apa ?" kata Yuni


" Pesta anak muda mba, pasti seru " kata hantu bocil


" Ngak kamu aja cil " kata Yuni Yang tak biasa datang ke pesta Apalagi pesta para hantu Pasti nya ngeri ngeri sedap


" Yah cuma sebentar mba lagian ada goyang ngebor ratu inul " Kata hantu bocil Yang membuat Yuni tersenyum


" Hah ada dangdutan juga cil " kata Yuni


" Iya lah mba biar seru kan nanti malam malam jum at " Kata hantu bocil .Yang membuat Yuni mendelikkan matanya Ingat malam jumat kliwon


" Ngak ah cil kalian saja , mba mau tidur saja " kata Yuni Yang tak berminat sedikit pun untuk melihat pesta hantu


Namun malam nya sehabis Isya Hantu bocil datang lagi menemui Yuni dengan tampilan rapi Siap menuju acara pesta


" Mba ayo berangkat Acara nya seru lho " kata hantu bocil


" Maaf cil aku mau tidur saja " kata Yuni tak tertarik sedikit pun dengan tawaran hantu bocil Tapi karna bocil merayu nya terus mau tak mau terpaksa Yuni menurutinya


" Cuma sebentar ya " kata Yuni


" Ya mba " kata bocil


Ting


Mereka pun hilang menuju pemakaman massal tragedi sampit Dan benar saja di sana semua para hantu tanpa kepala berkumpul sedang berjoget membuat Yuni bergidik ngeri Melihat pesta para hantu itu Kepala mereka ikut bergoyang goyang di atas meja Dan ada hantu gendut bergoyang ngebor Dan juga para kunti yang berjoget berpasangan Yang membuat bulu kuduk Yuni merinding


" Cil antar mba pulang " Kata Yuni Karna itu takut melihat banyak hantu berkumpul .


" Bentar lagi mba "' kata bocil ikut bergoyang Dan tak sengaja Yuni melihat banyak tangan tangan putus di bawah kakinya Yang ingin memegang kaki nya


" Bocil.............Aaaa........" teriak Yuni


Bug...........

__ADS_1


" Mbak ........" Teriak hantu bocil kaget Melihat Yuni pingsan tergeletak di tanah .


__ADS_2