Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 271


__ADS_3

Hantu jon pun langsung tidur lelap di kursi belakang Karena mereka juga lelah selama perjalanan .


Di dalam rumah Tri ibu dan mbok serta mas Arga ngobrol bersama


" Apa besan tinggal sendiri disini " kata mbok basa basi


" Ya mbok saya tinggal sendiri adik nya Yuni di pondok Hanya pas libur saja pulang Dan Yuni kerja jauh mau harus berani sendiri di rumah " Kata ibu Yuni Yang masih muda sepuluh tahun dari mbok


" Ayo di makan dulu mbok mas Biar bisa istirahat Kata ibu Yuni


" Ya besan " kata mbok Yang membuat Tri banyak diam Karna melihat rumah mertuanya itu tergolong rapi Walau bangunan tua itu dari kayu ulin Namun rumah itu cukup besar dan luas juga terasa nyaman di huni


" Ayo istirahat mas , mas Arga di sebelah itu ya mas mbok Yuni duluan ya Karna sudah malam besok kita lanjut ngobrolnya lagi " Kata Yuni hendak masuk ke kamar


" Ya nak biar mbok ngobrol sebentar lagi sama besan mbok " kata mbok Yang asyik ngobrol dengan besan nya Karna baru ini bisa bertemu


"' De ini rumah tua " kata Tri


" Ya mas , rumah peninggalan kakek dulu mau di jual Tapi Ade beli buat ibu karna warisan di bagi Jadi ade hanya menganti hanga untuk para ahli waris


" Ya tapi ini masih bagus de" kata Tri


"' Ya karna masih asli mas kayunya asli Dan lagi rumah ini . Sangat dekat dengan kos kosan di samping sana " kata Yuni .


" Pantasan halaman nya luas, tapi sayang ibu kok di tinggal sendiri . Apa ibu mau ikut kita saja Biar mbok ada temannya di rumah " kata Tri


" Ya ngak mungkin mau mas, orang tua itu tak akan nyaman tinggal sama anak nya Dia lebih suka tinggal di rumahnya sendiri " kata Yuni Yang tahu ibunya ngak akan betah tinggal di rumah nya dulu saja ibu nya seperti orang bingung sewaktu di sampit Kalo tak ada kerjaan


Karna si rumahnya Kalo tak ada kerjaan ibu Yuni pergi ke majelis ilmu bersama teman temannya .Untuk ikut pengajian

__ADS_1


Sedangkan di luar ada beberapa hantu Mengintip hantu bocil tidur bersama kunti . Begitu juga dengan hantu jon


" Hi .....siapa mereka ?" kata hantu itu


" Ngak tahu mereka tidur di mobil ini Mungkin hantu penghuni mobil ini " kata sang teman hantu itu melihat mereka Lalu setelah cukup lama mengintip bocil dan jon mereka kembali pergi menjauh dari mobil


*************


Pagi di camp Yusuf duduk melamun Ketika mbok menepuk bahu Yusuf


" Astaga mbok bikin kaget saja " kata Yusuf


" Kok melamun ngak kebengkel " kata mbok


" Ngak melamun mbok, Yusuf itu mikir mau ikut Tri kerja di jawa Tapi Tri bilang jangan berhenti dulu sampai Yusuf buat rumah sendiri Biar ngak beban jadi penyesalan mbok Karna Tri kan sudah punya rumah di jawa mbok " Kata Yusuf


" Bagus itu suf, benar Tri bilang Biar kamu bisa nabung dulu le Nanti kalo cuti nikah dulu saja le. Kan istrinya bisa di bawa kesini Karna jelas nanti kamu akan naik jadi kepala mekanik Kalo Tri berhenti Dan istri mu bisa buat nemani mbok di sini Kaya Ferdi itu lho le. Sayang kerjanya paling ngak bertahan setahun atau dua tahun kaya Tri kan dia sudah bisa bangun rumah sendiri pas mba Yuni di sini " kata mbok bercerita


" Iya le makanya , kamu bertahan dulu biar semua nya aman kan ngak lama cuma dua tahun itu ngak kerasa Kaya Tri dia bisa melewati nya dengan santai " Kata mbok menasehati Yusuf


" Ya mbok " kata yusuf yang memang masih mempertimbangkan semua nya Karna perlu persiapan matang bila ia ingin berhenti . Seperti Tri yang sudah mempersiapkan nya dari awal Karna ia tak mau meninggal kan Yuni di jawa sendirian


" Ya sudah ayo makan " kata mbok


" Ya mbok , kok sepi tumben pada kabur semua " Kata Yusuf


" Pada ke sampit belanja mungkin liburan jadi bisa cuci mata " kata mbok


" Terus Ferdi mana ?" kata Yusuf yang sedari tadi tak melihat Yunia dan Ferdi

__ADS_1


" Dari tadi mereka nyari kontrakan dekat kantor Untuk tempat Nia sama anak nya Agar ngak kesepian tinggal di desa " kata mbok


" Oh gitu Mereka mau ngontrak disana Kaya mba Yuni kan " kata Yusuf


" Ya begitu lah .Biar bisa beradaptasi " kata mbok Yang tahu Yunia pasti kesepian sendirian Untung nya sudah punya anak Yang membuatnya punya teman Tidak kesepian lagi Karna Ferdi slalu pulang sore dan sampai malam .


***********


Dini hari sangat terasa dingin Yang membuat hantu bocil pindah masuk rumah untuk tidur di atas karpet bersama kunti Dan hantu bocil juga mengangkat jon untuk pindah masuk ke dalam rumah Yang tak sengaja mengangkatnya


" Cil kok kita tidur disini " kata Kunti


" Iya karna di mobil panas " kata bocil tetap Kembali ikut tidur Karna ia sangat mengantuk


" Ya ayo tidur lagi " Kata kunti Yang kembali tidur karna sudah malam Dan hantu bocil kembali tidur di samping kunti Yang sudah terlelap lagi Karna sangat ngantuk dan kelah


Apalagi hujan baru saja berhenti yang membuat suasana tambah dingin dan mencekam Karna memang sangat larut malam Dan itu membuat suasana hening Apa lagi mbok sendirian di kamarnya


Yuni yang baru terlelap merasakan hawa dingin menusuk kulit Yang membuat Yuni memeluk tubuh suaminya Karna tak ingin jauh Karna memang suasana nya sangat dingin Walau sudah memakai selimut


Eugh ...... Lenguh Akhtar .merasa kan dingin Namun Yuni sudah menyelimuti Akhtar yang tidur di dekatnya Karna lelah perjalanan jauh .


Sedang ibu Yuni baru saja memejamkan matanya ingin tidur Ketika suara decitan pintu dari luar terdengar jelas


" Siapa yang keluar " kata ibu Yuni heran Karna tak biasanya pintu tengah mereka di buka oang..


" Akh sudah lah " kata ibu mencoba memejamkan matanya Karna ngantuk berat Namun kembali suara decitan pintu terdengar lagi


Sedang mbok dan Arga sudah terlelap di kamar nya Bocil yang terbangun mengintip dari sebelah matanya Ketika melihat bayangan putih melewati mereka

__ADS_1


Yang membuat hantu jo juga kaget melihat sekelebat bayangan itu Yang menghilang begitu saja Tanpa terlihat wujudnya Dan anehnya tak bisa di lihat dengan mata telanjang.


" Apa itu tadi " kata hantu jo dalam hati Merasakan hawa dingin lewat Membuat semua penghuni rumah mengantuk Dan mata hantu jo kembali terpejam Begitu juga hantu bocil .


__ADS_2