Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 233


__ADS_3

Sedangkan Yuni baru saja pulang dari pasar bersama mbok Sumi . Lalu Yuni mandi dan bersih bersih Setelah sholat ia berniat menjemput Akhtar pulang Karna ponsel Tri tak bisa di hubungi


" Mbok Yuni jemput Akhtar dulu ya, takut disana ia menganggu pekerjaan ayahnya " kata Yuni


" Ya mba jangan lama lama ya mba " kata mbok takut


" Ya mbok " kata Yuni Yang membawa bocil dan kunti pergi keluar Agar tak menganggu mbok Namun hantu lain juga ikut Karna mereka baru saja habis selesai makan


Yuni lalu berjalan menuju bengkel .Dan malam ini ia memakai gamis putih dan hijab putih Karna Yuni memang mulai belajar hijrah .


" Assalamualaikum " Kata Yuni menyapa Rudi Rendi juga Yusuf yang baru pulang dari masjid Sedangkan Tri di kamar bersama Akhtar.


" Walaikum salam " kata mereka kompak Yang menoleh pada sumber suara


" Malam mas , ada mas Tri ngak " kata Yuni tersenyum


Yang membuat Yusuf Rendi dan Rudi langsung gemetaran Karma melihat hantu Yuni Datang bersama rombongan hantu tanpa kepala Ada juga kuntilanak dan hantu bocil yang mengawal nya


" Aaaa ........ hantu ........" Teriak Rudi


" Hantu mba Yuni Tri.. .... " Teriak Rendi


" Hua.........Aaaa......." Teriak Yusuf Yang langsung mendobrak kamar Tri .Yang membuat Tri kaget Karna ketiga nya berebut masuk kamar Tri .


" Astagfirullah aladzim " kata Tri kaget


" Brak.........."


Pintu langsung di tutup Yusuf Yang bernafas terengah engah seperti orang habis lari marathon Lalu berlindung di belakang pungung Tri


" Kalian kenapa sih berteriak ketakutan begitu ?" kata Tri kaget begitu juga Akhtar


" Tuh Tri hantu mba Yuni nyari lho Mungkin karna lho nikah lagi dia kesini sama teman teman nya " kata Rendi sambil terbata bata


" Astaga ...kalian ini " kata Tri yang mengendong Akhtar .Lalu membuka pintu Lalu keluar dari kamar Dan di depan Yuni berdiri sambil tersenyum


" De ...... ade bikin takut mereka " kata Tri mendekati Yuni yang tersenyum


" Bunda ..... mereka takut lihat bunda " kata Akhtar tersenyum


" Iya karna tadi om hantu dan tante hantu ikut menampakan diri Jadi bunda di kira hantu benaran deh . Ayo pulang mbok sendirian di rumah " kata Yuni meraih Akhtar dari gendongan Tri


" Ya sudah ayo pulang , mas pamit dulu sama mereka di kamar " kata Tri


" Ya mas " kata Yuni

__ADS_1


Tri lalu melangkah ke kamar nya Dan membuka pintu Terlihat ketiga teman nya itu duduk berjejer di sisi ranjang Yang membuat Tri tersenyum .


" Aku pulang dulu ya kalian ngak usah takut Hantunya sudah pergi " kata Tri


" Lho apakan emang Tri ?" kata Rudi penasaran


" Gue cium ,dah ya .... " kata Tri tersenyum Lalu menutup pintu kamar Membuat ketiganya saling pandang


"Hi....... pasti tuh Yuni jadi hantu Karna masih belum selesai urusan nya sama Tri " kata Yusuf


" Bisa jadi , mana bawa teman temannya lagi hi...... " kata Rendi bergidik ngeri


" Iya kok bisa ya akhirnya mba Yuni jadi hantu " kata Rudi


" puk.......puk.........


Tiba tiba bahu Rendi di tepuk seseorang Yang Rendi kira Rudi


" Rud apaan sih pake nepuk nepuk bahu gue " Kata Rendi Yang membuat Rudi dan Yusuf melihat kebelakang Rendi


" Hua..........hantu ... ku........" kata Ketiganya berpelukan di depan pintu


" Kik.......kik.......kik........."


Membuat kunti itu tertawa bersama hantu bocil Lalu setelah itu menghilang Karna mereka sengaja mengerjai Ketiganya Yang membuat Rudi gemetaran memegang tangan Yusuf erat


" Suf ....aku . ngak kuat " kata Rudi yang celana nya basah saking takutnya Yang membuat Rendi terkekeh geli sambil ketakutan


" Aish ..... kau ini Rud, kena kaki ku woi " omel Yusuf Yang bergegas keluar kamar Tri Yang membuat Yesa dan Sheila melongo melihat ketiga pria itu keluar acak acak kan


" Kalian kenapa sih teriak teriak sampai kedengaran ke kamar kita " kata kedua gadis itu .


" Tuh apa lagi celana sampai basah ?" kata Yesa Yang membuat Rudi lari ke kamar mandi


" Hahaha....... woi bau .pesing " kata Yusuf tertawa


" Kenapa dengan nya ?" kata sheila bingung


" Dia ngompol di celana gara gara hantu mantan istri Tri Sel " kata Rendi


" Astaga ngompol !!!" kata kedua nya kompak


" Iya lah orang kita ketakutan, lho mau di samperin hantu juga " kata Rendi


" Hi .... ogah......hi........ Yuk Yes kita masuk hi......" kata Sheila bergidik ngeri Karna bukan aneh lagi kalo mereka pernah melihat hantu berkeliaran Dan Sheila juga pernah melihat hantu tanpa kepala Yang bukan hanya isapan jempol belaka Karna tak sengaja ia pernah bertabrakan dengan hantu itu di jalan pas malam jum, at pulang membeli pembalut Membuat sheila lari terbirit birit . Mengira pria itu ingin pergi ke masjid nyata nya hantu tanpa kepala memakai sarung .

__ADS_1


******************


Di rumah Yuni Tri baru saja berganti pakaian Yang membuat Yuni tersenyum Karna Tri baru kali ini memakai piyama tidur Yang ia bawa dari pasar


" Sama kan yah " kata Akhtar senang Karna bajunya kembar bersama sang Ayah juga bundanya


" Hahaha...... Iya sayang kembar Kita kaya pake seragam ya de " kata Tri melirik Yuni


" Hehehe....... sekali sekali mas biar terlihat kompak sekeluarga " kata Yuni


" Ya kaya sarimbit batik saja " Kata Tri tersenyum Lalu memeluk Yuni Sambil mengendong Akhtar kekamar .


" Ayo tidur " kata Tri memeluk Akhtar dan mencium nya


" Ya tidur sama sama ya yah " kata Akhtar yang berada di dada sang Ayah Karna ia masih rindu pada Tri Yang tak mau jauh jauh dari Tri


" Sayang ayah ya de, kok dari tadi kaya anak koala aja " kata Yuni


" Koala apa bun ?" kata Akhtar


" Kalo di luar negri namanya koala Kalo di sini anak kukang de. .. Hampir sama mereka sukanya nempel sama ibu atau bapa nya Kemana mana slalu ikut " kata Tri mencium pipi Akhtar Sambil mengusap punggungnya Supaya bisa tidur lelap


" Anak kukang ya yah , Akhtar pernah lihat di kebun binatang " kata Akhtar


" Oh ya kapan ?" kata Tri


" Dulu sama bunda , ya kan bun " kata Akhtar


" Ya , nanti kalo Ayah ngak sibuk Kita bisa ajak Ayah kesana " Kata Yuni Ikut mengusap punggung Akhtar


" Apa jauh de " kata Tri


" Ngak juga kan masuk wilayah WWF Yang sudah di lindungi pemerintah mas " Kata Yuni


" Orang hutannya juga banyak yah " kata Akhtar


" Oh ya , ya nanti kalo Ayah libur kita main ya Sebelum pulang ke jawa Karna Ayah hanya bertugas 6 bulan disini " kata Tri mencium pucuk kepala Akhtar


" Ya mas " kata Yuni


Malam semakin larut Dan membuat Akhtar tidur nyenyak . Lalu Tri menurun kan Akhtar lalu membaringkannya di sebelah kirinya Dan menyelimutinya Karna ia berada di tengah istri dan anak nya


" Mas ...." kata Yuni kaget Ketika Tri memeluk nya Karna ia juga rindu pada Yuni Namun belum bisa menyentuhnya


" Mas kangen " kata Tri Yang tangan menyusup masuk ke dalam piyama Yuni Yang membuat Yuni kaget .

__ADS_1


" Gelar kasur busa di bawah saja mas, Kalo ngak anak mu akan terbangun " kata Yuni Yang tahu suami itu minta jatahnya Lalu bangun mengambil kasur busa satu orang Dan menaruhnya di bawah Sambil menaruh bantal Karena akan berisik terdengar Akhtar .


Tri tersenyum karna Yuni mengerti keinginan yang membuat Tri langsung turun dan tidur terlentang memeluk istri kesayangan itu Karna ia sangat rindu belaian Yuni Yang dua tahun ini ia berpuasa.


__ADS_2