Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 315


__ADS_3

Mereka tak lain adalah hantu bocil dan kunti Yang kesal pada Sheila Karna mendengar Yuni di sebut perempuan tidak benar


" Berani sekali dia Awas saja akan ku buat dia ketakutan nanti malam " omel kunti cemberut


" Ya kau benar kun , kita bikin dia sampai ngompol nanti ." kata hantu bocil Yang tak terima Yuni di rendahkan oleh Sheila


"' Lagian tuh perempuan gatal banget Masa peluk peluk mas Tri " Kata Kunti


" Shut ....sudah ayo pulang , nanti malam kita balik kesana Kalo ngak suruh om hantu wajah besar ikuti kita " kata hantu bocil


" Ok ....ayo pulang " kata sepasang hantu muda itu pergi untuk pulang kerumah Yuni


Di pasar Yuni baru saja ingin belanja sayur dan ikan untuk besok Karna sekalian pulang ke rumah Dan tak sengaja Yuni melihat Juan kakak tuah masih ada di pasar merapikan ikan ikan jualan nya untuk bersiap siap pulang


" Bang juan , ikan nya habis Atau itu mau di jual besok atau sudah mau di bawa pulang " kata Yuni


" Eh mba Yuni , ini terakhir tinggal 5 kg ikan gabus sama ikan patin 6 Kg mau mba " kata Juan menatap Yuni Karna ikan patin sudah masuk ke wadahnya


" Ya bang Yuni beli semua Tapi bisa dibersihkan sekalian kan bang " kata Yuni


" Bisa mba , yang satu kilo buat bonus ya mba Kalo patin enaknya di pepes mba kasih tomat dan kemangi Itu sana banyak yang jual daun pisang Kalo ngak di bakar saja sama ikan gabus " kata Juan memberi saran


" Ya bang nanti saya pepes sebagian " kata Yuni Yang memborong ikan juan Yang senang karna ikan nya habis terjual Karna sayang bila di bawa pulang takut ikannya mati Karna besok pagi ia harus mengganti nya dengan Ikan yang baru lagi


" Trimakasih mba Yuni sudah ngelarisin ikan saya " kata Juan Sambil membersih kan sisik ikan dan perutnya


" Sama sama bang " kata Yuni


" Salam buat bang Lery ya mba " kata Juan menyiapkan plastik


"' Ya bang , nanti kalo ketemu saya sampai kan Karna om Lery dan istrinya lagi sibuk berburu ke tumbang lapan " kata Yuni


" Apa anjing nya semua di bawa mba " kata Juan


" Ya bang , karna disana mereka berburu babi dan rusa bahkan bisa sampai 5 ekor sehari dapatnya bang " kata Yuni


" Wah pantasan betah ,ya mudah bang Lery sehat sekeluarga " kata Juan


" Ya bang ,ini uang nya berapa total semuanya " kata Yuni


" Gabus 30 x 5 : 150 ribu tambah 50 jadi 200 semuanya mba " kata Juan

__ADS_1


" Ya ini 220 yang 20 buat ongkos bersihin ikannya bang " kata Yuni


" Ngak usah mbak, itu gratis " kata Juan menolak


" Ngak apa apa bang buat ongkos bensin " kata Yuni Yang tahu Juan berjualan hanya untung 5 ribu perkilo ikan Dan itu juga masih penghasilan kotor Karna Tuah sering bercerita padanya Namun pria itu mulai hidup normal dan bekerja keras Agar bisa bertahan hidup Setelah tak lagi menganut ilmu sesat .


" Trimakasih mba , mudah mba berlimpah rezeki " kata Juan


" Aamiin" jawab Yuni tersenyum


Setelah itu Yuni membeli daun pisang Sambil membeli sayuran untuk di masak besok pagi Karna tidak mungkin Ia membiarkan kulkas kosong .Karna mbok Sumi jarang kepasar


Sedangkan di bengkel Tri Kembali berkutat dengan mesin dan oli nya Setelah pulang dari makan siang .


" Tri tuh Sheila kok belum ambil cuti ya Kata nya mau pulang nikah kok masih di tunda tunda " kata Rudi


" Katanya masih ngajarin Sani Rud " kata Rendi


" Ngajarin Sani atau mengincar Tri Ren " kata Rudi menatap Tri


" Cuekin aja Rud , aku ngak tertarik Karna bagi ku Yuni adalah segalanya Lagi pula dia sudah tahu ini Kenapa masih mencari celah " kata Tri santai


" Kali aja lho hilap Tri " sindir Rudi


" Ya benar itu Tri , lagian punya yang lebih putih mulus dan baik lagi Mana perhatian Ngak rugi lah punya istri Yuni Yang rugi kalo lho lepas Udah dapat berlian kok nyari kerikil " kata Rendi


" Hahaha..... Iya juga ya, gue juga ogah Tri kalo kaya gitu Mending yang ada Nyari yang cantik dan bohay banyak Yang baik jarang ada apa lagi ngak perhitungan kaya Yuni Mana istri lho .itu membawa rezeki Tri Ada aja rezekinya Makanya kalo lho bosan Kasih kan gue aja Gue ngak bakal menolak " kata Rudi


" Enak saja ....sana cepat nikah sama Yesa !! " kata Tri melotot


"' Hahaha......sabar bro lagian ngumpul dana dulu . Lho mah enak sudah banyak duit bro, kepala mekanik tunjangan nya gede di tambah tunjangan istri dan anak Tapi sayang Tri kok di lepas " kata Rudi menatap Tri


" Rezeki di mana saja ada Rudi , kalo ngak ada gue bisa balik lagi Tapi insyaallah ngak Karna pasti ada pesangon buat nambah modal " kata Tri


" Kudengar lho mau beli mobil Tri benaran tuh " kata Rendi


" Ya kan buat antar istri pergi jalan jalan biar ngak kepanasan dan kehujanan Jadi ngak perlu pake payung " kata Tri


" Hahaha......iya juga ya , lagian sudah punya rumah ini Kan Yuni juga bisa nyetir Tri " kata Rendi


" Hah......apa iya " kata Rudi

__ADS_1


" Iya bisa , Tapi ngak mungkin gue lepas Ren " kata Tri Yang tahu istrinya itu dulu tomboy Dan jelas Yuni menguasai segalanya Bukan hal aneh bila istrinya itu bisa naik motor dan mobil Karna sudah biasa di kota .


Sedangkan di kantor Sheila baru saja masuk Kamar ingin masuk kamar mandi Ketika melihat


" Aaa ........Aaa.. .... hantu setan pergi sana " Teriak Sheila melihat hantu dengan muka besar Membuat Sani .Yesa pa Arif dan pa Andi langsung mendobrak pintu kamar Sheila dan melihat Sheila menutup tubuhnya dengan handuk karna ketakutan


" Astaga mana hantunya ?" kata Sani


" Itu..... di kamar mandi .... mukanya seram " kata Sheila ketakutan


" Hi.....kok bisa sih la, lho lihat benaran tuh hantu " kata Yesa


" Kau pikir aku bohong Yes, ngak mungkin juga aku teriak bila ngak seram " dumel Sheila


" Ya maaf " kata Yesa melihat kekamar mandi bersama pa Arif


" Sudah pergi ngak ada hantunya Pasti dia ngak sengaja bertemu mba Sheila " Kata pa Andi


" Ya pa pasti hantu nya juga kaget " kata Sani Lalu menatap Sheila yang ketakutan


" Sudah sana bapak bapak pada Keluar Biar kita temani Sheila pa " kata Sani


" Ya pa , biar Sheila sama kita " kata Yesa Yang lalu menarik tangan Sheila dari pojok ranjang


" Sudah ngak usah takut Mungkin hantu nya kesasar " kata Yesa Yang membuat Sheila diam mematung


" La ... Lho ngak apa apa kan ?" kata Yesa menegur Sheila


" Sheila ......" kata Sani


" Ya aku hanya kaget saja kok San, Yes Karna wajahnya sangat mengerikan " kata Sheila Lalu duduk di sisi ranjang


" Dulu Yuni bilang kamar ini memang ada hantu nya Tapi tidak jahat mereka hanya numpang tidur Kan mba Raya juga tahu " Kata Sani bercerita


" Mba Yuni dan Raya berteman ?" kata Sheila kaget Lalu menatap Sani Karna Sani di ajari Raya di jakarta sebelum ke kantor Sampit bersama Yesa


" Ya mereka teman La, Yuni bilang Raya sekarang di Amerika " kata Sani


" Ya aku tahu Aku masih punya kontak nya kok " kata Sheila


" Nah lho tanya saja sama mba Raya biar bagaimana cara nya lho ngak di ganggu Atau sama mba Yuni langsung Karna mba Yuni kan bisa bicara sama hantu " kata Sani

__ADS_1


" Hah...... bicara sama hantu !!! " kata Sheila kaget


Begitu juga dengan Yesa yang baru tahu Karna selama ini mereka memang tak pernah bertanya atau tahu Kalo Raya dan Yuni berteman .


__ADS_2