Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 216


__ADS_3

Yuni dan Sani pun lega Karna mereka tak terluka walau sempat baku hantam Yang membuat keduanya sempat tegang ulah dua orang yang tak di kenal itu


" Huh...... syukur kita ngak apa apa Yun, dasar gila tuh orang " kata Sani


" Ya tapi pasti mereka kapok karna tadi pukulannya keras " kata Yuni


" Iya kalo kapok Tapi kalo ngak pasti mereka pasti kesini lagi besok " Kata Sani berpikir


" Ngak usah di pikir San , Besok bila ketahuan juga malu .Aku curiga mereka itu suruhan pa Leo dan Baron Tapi mereka berusaha menghilangkan jejak nya " kata Yuni


" Ya besok kita lihat aja Yun, kalo mas Tri ada disini sih pasti aman kita ya ngak " kata Sani


" Hahaha......... wah mas Tri punya pengemar rupanya, Apa kamu ngak tahu Yusuf juga bisa bela diri lho San . Cuma kemaren dia hanya nonton " kata Yuni tersenyum


" Masa sih " kata Sani


" Dih ngak percaya coba aja kalo lho di pepet pasti keluar aslinya Kan mereka ngak mungkin kuar kuar " kata Yuni Yang memang tahu sejak lama Kalo suaminya dan para sahabatnya itu sering latihan tiap pagi


" Oh ya , berarti keren dong " Kata Sani


" Ya dong eh tapi ngomong ngomong tadi pa Nasir kok bisa marah segitu nya " Kata Yuni heran


" Dia sudah lama kesal sama pa Baron Tapi cuma diam Karna di ancam Yun Makanya dia senang banget pas tahu pa Baron di keluarkan dari perkebunan sini Dan nama lho jadi tranding Yun. Kamu bikin gempar kantor siang tadi "' kata Sani menatap Yuni


" Masa sih kok aku ngak tahu " kata Yuni


" Kan kamu di lapangan Makanya ngak tahu " kata Sani


" Berarti gue hebat dong bisa bikin sensasi di kantor " kata Yuni terkekeh


" Hahaha iya lah , maka nya besok ada acara makan makan sama pa Arif Katanya dia bersyukur lho datang kesini Bisa bantu bantu menyelesaikan masalah" kata Sani


" Itu kebetulan saja San , mungkin memang sudah waktu nya mereka harus keluar Ketika aku datang " kata Yuni


" Iya itu benar , Tapi lho juga punya andil ikut membantu mereka " kata Sani


" Ya sudah ayo tidur , ini sudah malam " Kata Yuni


" Ya ayo aku juga ngantuk " Kata Sani Yang lalu menarik selimut


Sedangkan hantu bocil tidur di kamar Sani. Karna Sani tidur di kamar Yuni Yang hantu bocil bisa bebas


*************


Di kamar mess Tri sedang duduk sendiri


Asyik membaca buku Karna ia ingin fokus bisa menangani semua pekerjaan dengan mudah Agar besok sabtu ia bisa kembali ke perkebunan sawit


" Tri kok ngak keluar " kata Pardi

__ADS_1


" Malas lagi belajar bro " Kata Tri


" Ck......tapi ngak tiap hari juga kan Tri Apa ngak eror tuh otak Sudah seharian kerja juga "' kata Pardi


" Kalo otak lho mungkin bisa korslet Par , kang Tri mah mana ada Dia belajar biar bisa menangani truk nganggur tuh di kebun sawit Kan besok kita mau kesana lagi " kata Yusuf


" Gila tuh bos ,masa kerja dobel sih " kata Pardi


" Dobel juga di gaji par " jawab Yusuf


" Hah .... serius suf ?"kata Pardi


" Dua rius malah par, kan di hitung lembur " Kata Yusuf tersenyum


" Wah curang " kata Pardi


" Dih ... curang apaan itu namanya rezeki sudah ada yang ngatur par, ngak mungkin tersangkut di pagar kan " Kata Yusuf terkekeh


" Hahaha..... kalo nyangkut bukan hak milik lho suf " kata Pardi


" Dih ....kalo rezeki itu ngak kemana pasti nyampe Par Biar lagi tidur aja masih tetap di kasih kok Apalagi kalo Malaikat sudah tahu malah di tambahi " kata Yusuf terkekeh


" Mana ada emang bisa ?" kata Pardi


" Ngak percaya ya sudah "' kata Yusuf


" Dih...... kangen kali Tri , sana samperin dalam mimpi " kata Pardi


" Nyamperin siapa par ?" kata Tri


" Ya .... mba Yuni lah " kata Pardi


" Ya besok" kata Tri santai yang kembali fokus membaca buku mesin nya .


Yusuf hanya tersenyum melihat temannya itu rajin membaca Ngak aneh kalo Tri cepat naik pangkat Karna rajin belajar Tri juga beruntung bisa mendapat kan istri yang baik Karna ia memang ulet dalam bekerja dan sabar dalam bersikap dengan siapa saja .


Ketika malam makin larut Tri tidur memeluk gulingnya Sambil tersenyum bermimpi indah Karna ia merasa tenang sang istri masih bisa ia kunjungi .


Sedangkan di kamar Sani hantu tanpa kepala membangun kan bocil Karna ingin bermain Namun hantu bocil yang ngantuk tetap tidur dengan nyenyak Tak perduli karna memang tadi ia sudah bermain bersama 3 temannya


************


Hari cepat berganti Ketika pagi sabtu Yuni berkeliling Dan melihat buah sawit yang kembali di panen Untuk di bawa ke pabrik. Membuat Yuni turun melihat Truk yang sudah mulai beroperasi dengan baik


" Pagi mba, kok tumben ngak pake baju dinas " Kata Jono melihat Yuni berpakaian santai


" Kan sabtu bebas mas , apa mas Tri sudah datang " kata Yuni


" Tuh mereka datang ..... panjang umur di tanyai langsung nongol " Kata Alul

__ADS_1


" Ya kan memang sudah jadwalnya datang " kata Yuni duduk tenang di atas motor nya


" Assalamualaikum bro , sudah mulai " kata Yusuf dari atas motor Ketika motor mereka mendekat


" Baru mau mas, tuh ada yang tanya Kok langsung nongol " kata Jono


" Kangen ya mba " kata Yusuf memain kan alisnya Sambil tersenyum dan melirik Tri Yang sedang menaruh motor si bawah pohon


" Kepo aja lho suf " kata Yuni .


" Hahaha..... Ih sewot dia kang Tuh di ayemin dulu " kata Yusuf tertawa


" Jangan usil suf " kata Tri lalu mendekat Yuni


" Ade sudah keliling ?" kata Tri Menatap lekat wajah polos Yuni


" Sudah tadi , mas ngak lupa titipan ade kan " kata Yuni menanyakan jaket nya di kamar Lala


" Allahuakbar maaf mas lupa , minggu depan ya mas bawakan " Kata Tri Yang benar benar lupa Pada jaket Yuni yang tertinggal di kamar Tri sewaktu ia datang menolong Lala Yang Tri simpan di kamar nya


" Ya sudah kerja gih , minggu besok saja " Kata Yuni


" Eh....ade mau kemana ?" kata Tri .Yang langsung mencium bibir Yuni Yang membuat Alul dan Jono melongo Karna Tri mengambil kesempatan Sedangkan Yusuf cuek Karna sudah biasa melihat Tri melakukan itu


" Mas apaan sih , tuh dilihat orang " kata Yuni malu Karna Tri menciumnya didepan orang


" Biarin , istri mas ini " kata Tri cuek Sambil menyunggingkan senyumnya pada Yuni


" Astaga suf , apa aku ngak salah lihat " kata Jono menggosok matanya Tak percaya


" Ngak mas , karna aku juga lihat " Kata Alul


" Hahaha...... Kalo aku nyampe bosan lihat nya Jon lul, Apalagi lebih dari itu " kata Yusuf Yang mulai bekerja Sedangkan Tri menghampiri mereka setelah Yuni pergi


" Mas , kok nekat aja Apa ngak marah tuh mba Yuni nya " kata Jono


" Pacar halal jon, mana bisa marah " kata Yusuf


" Pacar halal ?" kata Alul


" Istri ?"" kata Alul kaget tak percaya


" Shut ..... rahasia " kata Tri Menaruh telunjuknya di mulut tersenyum


Yang membuat Alul dan Jono saling pandang Karna mereka baru tahu kalo Tri suami mba Yuni


*****


Maaf telat up date karna takziah dulu ada tetangga meninggal lagi ****

__ADS_1


__ADS_2