Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 243


__ADS_3

Tri dan Akhtar tertawa agak lama Dan ketika mereka sampai di depan rumah kontrakan Yuni . Yusuf merasakan bulu kuduknya mulai merinding


" Tri ......" kata Yusuf


" Ngak pengen ngompol kan , Ayo masuk " kata Tri terkekeh


" Kalo ngompol juga ngak apa apa om paling tinggal ganti celana .Kan bisa pinjam sama ayah. Akhtar juga sering ngompol waktu kecil om di celana Tapi bunda ngak marah tuh " kata Akhtar bercerita


" Hahaha.... om Yusuf itu sudah tua de Kalo ade masih kecil Kalo masih ngompol juga di kasur keterlaluan itu namanya " kata Tri tertawa Karna Akhtar menganggap Yusuf seperti Akhtar


" Anak mu terlalu polos Tri " kata Yusuf tersenyum


" Wajar suf , dia masih anak anak " kata Tri yang menyuruh Yusuf mandi lebih dulu Karna Yuni belum sampai rumah Dan Tri tahu pasti Yuni sedang membeli makanan dulu Karna setiap ia tak sempat masak Yuni lebih suka membeli makanan matang di warung


Sedangkan Yuni masih di warung makan membeli makanan bersama mbok Sumi Yang duduk menunggu dengan tenang di bangku pembeli Karna memang sudah magrib Yuni menyuruh mbok duduk Dan menunggu pesanan mereka selesai


"' Mba habis ini pulang kan " kata mbok


" Ngak mbok kita ke masjid depan dulu untuk sholat .Karna ini masih magrib jadi kita sholat dulu " kata Yuni


Yang ingat pesan ibu dan kakeknya Kalo waktu magrib jangan berkeliaran di jalan Karna di waktu waktu itu setan jahat bangun berkeliaran mencari makan dengan sangat brutal Itulah sebabnya Kita di larang keluar di waktu magrib Dan dalam agama islam pun rasul mengingat kan kita untuk menutup gelas dan bejana kita Agar setan tak mengencingi nya Supaya kita tak menjadi budak mereka Yaitu menutup mata hati kita dengan nafsu setan .


" Ya mba " Kata mbok Yang duduk melihat pelayan rumah makan itu membungkus makanan Dan setelah itu Yuni dan mbok berjalan menuju masjid untuk menumpang sholat


Setelah selesai mereka langsung pulang Dan Yuni sedikit tenang Karna sudah sholat .Lalu kembali mengambil motor di depan warung makan


" Trimakasih ya bu " kata Yuni


" Ya sama sama mba " Kata ibu pemilik warung itu tersenyum .Ketika Yuni membayar makananya


Yuni dan mbok kembali naik motor menuju pulang kerumah Dan berjalan pelan menyusuri jalanan sepi Dan tiba tiba tin....tin....tin


Wus...........


" Astagfirullah " kata Yuni berhenti Karna sebuah motor gede lewat dengan ngebut Membuat Yuni kaget lalu berhenti sejenak Namun ketika ingin berjalan lagi tiba tiba ....


Brak..... brak ....... krang ........

__ADS_1


" Astagfirullah aladzim mba ..... minggir " Teriak mbok Ketika lima meter di depan mereka Motor tadi menghantam truk yang mental terjungkal kearah Yuni dan mbok membuat Yuni meminggirkan motor nya ke dekat tratoar


" Brak .....


Motor itu pun menghantam tratoar sebrang jalan yang jauh dari Yuni dan mbok Semua orang di sekitarnya tempat itu kaget Melihat korban mati dengan kepala remuk dengan otak berhamburan


Dan membuat banyak orang menontonnya Dan merasa kasihan Melihat korban kecelakaan naas itu Sedangkan Si sopir truk berhenti Lalu turun untuk melihat korban


" Inalilahi mbok, kita pulang saja ya mbok "Kata Yuni yang tak ingin melihat nya Apalagi mendekati korban itu


" Ya mba , kita pulang sekarang mbok juga ngeri melihatnya " Kata mbok bergidik ngeri Karna motor yang mengebut tadi bernasib naas.


Yuni yang sempat melihat para setan tertawa senang mendekati korban itu dengan menjilati darah dan organ tubuhnya yang berhamburan Yang membuat Yuni hampir muntah Lalu bergegas pergi dari tempat itu Pulang kerumah dengan membawa motor kecepatan sedang Sambil beristigfar sepanjang jalan .


Dan tak lama mereka sampai di teras


" Alhamdulilah "Kata mbok Sumi turun


" Alhamdulilah mbok, tadi hampir membuat ku mau muntah melihatnya Karna mengerikan sekali " kata Yuni


" Iya mba , ngak ngira kok bisa kejadian begitu Kenapa juga sambil ngebut " kata mbok Yang membawa semua makanan masuk


Terlihat 3 pria duduk santai di ruangan tengah asyik menonton tv . Sedangkan mbok langsung ke dapur Untuk menata makanan di meja makan Sedangkan Yuni bergegas masuk kamar mandi


" Mas itu tamu dan anak mu diajak makan dulu " Kata Yuni yang keluar dari kamar


" Ya de, apa sudah siap .Suf ayo makan apa adanya ya " kata Tri beranjak lalu menuju meja makan di ikuti Yusuf


" Sudah mas. Ade ngak makan !" kata Yuni menghampiri Akhtar


" Suapi bunda ya " kata Akhtar yang menonton film ipin upin Yang membuat nya terkekeh sendiri


" Ya bunda ambilkan " kata Yuni


" Suf ayo , ngak usah sungkan " kata Tri yang melihat banyak makanan di meja


" Ya ampun Tri istri mu masaknya kok kilat khusus Mana enak enak Ini sih bukan apa adanya " kata Yusuf yang biasa makan apa adanya di mess

__ADS_1


" Ya emang begini , kalo punya istri kerja suf , dia suka makanan banyak " kata Tri yang mengisi piring nya


" Hahaha.......komplit dong pantas lho betah pulang kerumah ketimbang di mess " kata Tri


" Itu mah alasan terakhir suf, yang utama ada guling hidup yang bisa di peluk Ya ngak de " kata Tri yang duduk bersama Yusuf Ketika Yuni menghampiri meja


" Apa sih mas, jangan bikin Yusuf iri deh " kata Yuni


" Hahaha biarin, ade ngak makan " kata Tri menatap Yuni


" Ade mau menyuapi Akhtar dulu mas Nanti makan nya bareng mbok " kata Yuni Yang tahu mbok lagi mandi


" Ya sudah " kata Tri Yang makan dengan lahap .


" Bini lho kerja ni mana Tri ?" kata Yusuf Ketika Yuni sudah pergi


" Jualan di pasar " kata Tri


" Hah..... Tapi kaya orang kantoran rapi penampilan nya tadi " kata Yusuf


" Masa iya kepasar pake daster suf , kan sekarang di rumah Dia juga ngantor kok dulu Tapi berhenti pas melahirkan Akhtar Buka usaha sendiri Dan nyewa toko di pasar " kata Tri


" Wanita kreatif " kata Yusuf


" Apanya yang kreatif ?" kata Tri melirik Yusuf


" Kreatif karna bisa bikin usaha sendiri lah usaha jualan bikin anak bikin kue Tapi uang utama bikin hati suami senang bro " kata Yusuf tertawa


" Makanya lho cepat nikah, biar punya istri kreatif . Biar bisa nyusul Ferdi tuh sekarang sudah punya buntut " kata Tri


" Astaga ,dia sudah nyampe belum ya " kata Yusuf .Yang lupa Lala sendiri


" Sudah nyampe paling lho telpon aja nanti Sehabis kita makan " kata Tri


" Ya ...... Kasihan takut ngak ada temanya Tri Untung tadi dia ngak jadi operasi Tapi kok bisa ya padahal dokter bilang harus di operasi Tuh istri mu punya kekuatan magic Tri " Kata Yusuf


" Magic apa ?" kata Tri

__ADS_1


" Mana aku tahu, coba saja kau tanya sendiri Kan lho suaminya " kata Yusuf


" Ya itu urusan nanti " kata Tri tersenyum Yang sudah tahu istrinya itu bisa memijat refleksi Entah belajar dari mana Tapi Tri cukup tahu istrinya itu multitalenta Yang bisa bekerja apa pun Selama itu masih halal


__ADS_2