
Sedangkan Raya hanya tersenyum Melihat Nugrah ngambek didepan para pria Yang menontonnya dirinya Yang memasang wajah cemberut
Sedangkan Yuni membantu Tri menata kardus di depan motor Agar bisa pulang dengan nyaman
" Tri lho kan bisa ikut kita biar Yuni pulang sendiri Kan dia sudah biasa naik motor " kata Nugrah merayu Tri
" Ya Tri sana !! ikuti mau nya Nugrah . Kasihan nanti mewek dia " kata Yuni cuek Karna menurutnya Nugrah terlalu agresif
Tri hanya diam tak bicara apa pun Dia hanya fokus mengikat barang setelah selesai ia pun bersiap siap
" Tri ayo " Kata Nugrah menarik tangan Tri untuk masuk kemobil
" Nug .... ngak main paksa , Jangan murahan jadi cewek Yuni aja santai kok kamu yang bingung .Tri itu pulang ke camp nya . Ngak ke camp kita jadi wajar bila mereka bareng Positif thinking aja Kalo jodoh ngak bakal kemana lagian Yuni juga besok berhenti Ya ngak Yun " kata atasan Nugrah menasehati Nugrah
" Ya pa, saya pulang cuma ngambil pakaian kok dan juga pamitan Maka nya itu memburu waktu nanti sore saya harus kembali kesini Karna besok pagi harus kembali ke jakarta lagi " jelas Yuni Sambil mengendong ransel nya
" Tuh ... Nug aman kan, Yuni berhenti lho bisa kuasai tuh Tri sendiri. Trus kenapa lho masih bingung " Sindir pa Sugeng yang membuat Nugrah terdiam .
Sandi Beni dan Rendi pun saling tatap Karna Tri juga terlihat santai .Tak bicara apapun
" Ayo de pulang , sebentar mas pamit dulu " kata Tri Yang ingin berpamitan pada koh Asang dan ci Lily juga Raya yang di susul Yuni dan Nugrah Yang ikut berpamitan begitu juga dengan yang lain Dan setelah pamit mobil pun melaju pergi . Sedangkan Tri dan Yuni naik motor berdua
" Yun kamu benaran berhenti ?" kata pa Sugeng Yang menyayangkan Yuni berhenti kerja
" Ya pa, pulang ya pa " kata Yuni
" Ya hati hati " kata Pa sugeng Yang melihat Tri diam saja Lalu pamit setelah naik keatas motor
Pa Sugeng bukan tak tahu Kalo Tri terlihat sedih Dan itu terlihat dari sorot matanya .Dan sikap diam nya terpendam nyata Karna pastinya Tri lah orang yang paling sangat kehilangan Bila Yuni pergi dari camp
*********
Sampai di camp semua orang heboh Ketika Yuni membagi oleh oleh sekalian pamit berhenti kerja Yang membuat mbok dan Ferdi sedih Karna Yuni berhenti mendadak ..
" Ndu kok berhenti sih kan sayang , lagian sudah nyaman sama mba Yuni " kata mbok
" Kan Yuni kerja di kota mbok ini sudah ada yang lain Nanti akan ada gantinya " kata Yuni menatap Tri
__ADS_1
" Nanti kalo di kota mbok bisa ketemu Yuni lagi Pas mbok pulang ke jawa Nanti Tri yang ngantar kesana " kata Tri Yang menghibur mbok yang ikut sedih
" Ya tapi lama nunggu cuti " kata mbok memeluk Yuni erat karna sayang dengan Yuni Yang slalu ringan tangan membantu nya di dapur tanpa minta pamrih .
Dikantor pa Tyiur juga sedih begitu juga Umar Seto dan Andre juga Moko Sedangkan Tri langsung pergi hutan Untuk melihat mesin yang rusak selama ia tinggal ke jakarta
" Yun jangan lupa pamit Arista dia nyari in kamu semalam pas cuti " kata Aris mengingat kan Yuni Karna Arista lah teman pertamanya yang dulu menyambutnya dengan senang hati Dan Yuni pun sudah menyiapkan kenang kenangan untuk teman akrabnya itu
" Ya ris, nanti aku kesana " kata Yuni Yang merapikan tas dan koper nya
" Siapa yang ngantar ke Sampit Yun " kata Moko
" Mungkin Tri mas, tadi bilang sebelum masuk hutan ia akan ngantar Yuni ke sampit lagi " kata Yuni
" Hahaha..... pasti baper dia Yun , karna kehilangan lho " kata Aris
" Iya dia kan yang paling care sama Yuni kalo terjadi apa apa, dia sudah panik duluan aja tuh orang Maklum cinta dalam diam " kata Andre
" Iya lah mas , buat apa koar koar kalo akhirnya di tolak juga mending diam Kalo pas di tolak kan ngak pusing ya sudah ngak pake baper juga " sindir Aris Karna tahu ngak ada pemenang nya .
" Nyindir ris, nanti kalo di umum kan pemenangnya lho baper ris Malah ngiri Tambah Ferdi dan Danang juga Arista " kata Yuni terkekeh
" Iya lah Yun kan biar ngak ada yang iri ya kan Yun " kata Andre
" Ya mas trimakasih untuk semuanya Kalo kita ketemu di jalan saling sapa aja ya " kata Yuni .
" Ya Yun siapa tahu kita ketemu lagi " kata Andre
" Ya tetap jaga silaturahmi nanti kalo kita bertemu Yun , ya sudah ayo kekantor biar Yuni beres beres Teimakasih ya oleh olehnya Yun " kata Moko
" Ya mas habiskan saja " kata Yuni
" Ya mba santai bakal kita habiskan kok " Kata Aris lalu ikut pergi kekantor Sedang Yuni membereskan tas ransel dan kopernya Lalu menaruh nya di dekat pintu kamar Kini ia hanya tinggal menunggu traktor Pardi Yang akan pulang mengambil nasi Untuk ikut naik ke hutan atas Berpamitan pada Arista dan yang lain nya. Sambil menunggu Yuni pun makan siang dulu bersama mbok Setelah membungkus nasi untuk para karyawan
" Mbok nanti Yuni akan naik kehutan atas ya, bilang Tri bila dia nyari Sore nanti dia mau ngantar Yuni lagi ke sampit " kata Yuni
" Ya ndu, pasti Tri sedih di tinggal kamu ndu " Kata mbok Karna mbok tahu Tri lah orang Yang paling perduli pada Yuni .
__ADS_1
" Dia kuat mbok , masa calon kepala mekanik mewek di tinggal cewek .Kan nanti ada gantinya " kata Yuni
" Siapa yang mewek ?" kata sebuah suara mengejutkan Yuni dan mbok
" Tri kok sudah balik le " kata mbok Melihat Tri datang bersama Yusuf dan Adi juga Pardi
" Mau kehutan atas lagi mbok. Habis makan Sekalian ngantar ade pamit Tadi kang Ali pesan suruh bawa kesana " kata Tri Yang tahu Yuni akan menemui Ariesta
" Tri mau ikut kesana " kata Yuni
" Ade mau sendiri " kata Tri menatap lekat. Yuni Yang jadi perhatian Pardi Adi dan Yusuf .Yang sedang mengambil makanan untuk makan siang sekalian
" Ya ngak apa apa kalo Tri capek " kata Yuni membawa piringnya
" Mas kesana buat mengecek mesin. Sambil nemani ade sekalian " kata Tri Yang lalu duduk di sebelah Yuni
" Ya terserah " Kata Yuni Sambil menyuap nasi kemulutnya pelan Dan Tri hanya melirik nya Karna hati nya gelisah Yuni akan benar benar pergi Meninggalkan nya Bahkan di saat ia sedang naik jabatan
" Mba ... nanti camp akan sepi jadinya Karna mba Yuni berhenti "kata Pardi
" Kan nanti ada penggantinya Par masih muda juga orang jawa " kata Yuni yang sudah tahu ci Lily memanggil pelamar baru setelah Yuni mengundurkan diri
Bahkan Yuni di suruh untuk mengajarinya nya Namun Yuni tak sempat Karna minggu depan ia sudah harus bekerja
Setelah makan Yuni pun bersiap Dan Adi tinggal menjaga bengkel Karna Yusuf yang ikut .Tri menatap Yuni lekat Ketika gadis itu duduk di dekatnya dan Pardi .Sedang Yuni hanya duduk diam menatap kedepan ketika mereka menuju hutan timur
" Apa jauh par tempatnya " kata Yuni
" Ya mba , dekat perbatasan sebelah timur Dengan perkebunan lain " Kata Pardi menoleh
" Kenapa ade takut kesorean Kan ada mas " Kata Tri merangkul bahu Yuni
" Ngak kok bisa sampai perbatasan Kan sudah di garap " kata Yuni
" Ada yang terlewat makanya di balikin lagi Karna salah jalur kemaren " Kata Tri Menjelaskan Sambil menatap lekat wajah Yuni dengan raut wajah sedih
" Tri jangan baper " bisik Yusuf sambil mengusap bahunya Karna melihat Tri terlihat sedih Sedangkan Yuni terlihat santai saja
__ADS_1
" Ya suf " kata Tri lalu terdiam Menatap jalan yang mereka lewati .