
Tri pun lalu buru buru makan Dan pergi kekantor Untuk menanyakan ada apa Yuni masuk ke hutan sendiri Yang membuatnya khawatir
" Hah...... kok iso Tri , mau apa kehutan sendiri kan dia kan ngak ada urusan nya di dalam hutan " kata Andre
" Nagih utang kali mas " kata Moko
" Siapa yang ngutang Kan ngak ada " kata pa Tyiur
" Astaga ..... jadi dia pergi sendiri nih Mau ngapain Tri ? Kamu tahu dari mana Tri " kata Moko
" Aris " jawab Tri Yang kepikiran dengan Yuni .
" Tunggu aja paling siang pulang kok Tri , kali aja dia nyari herbal " kata Andre
" Iya Tri ngak perlu khawatir Yuni bisa jaga diri kok " kata Pa Tyiur
"' Ya pa , saya cuma khawatir saja " kata Tri .
Sedangkan di dalam hutan Yuni diantar Ucok dan Lubis asisten nya Menuju tempat persembunyian temannya Yang tinggal di pondok di dalam hutan lebat
" Mba nanti pergi sendiri ya kesana , saya ngak ikutan Saya hanya menolong saja " kata Ucok
" Ya.... Kamu kerja saja " kata Yuni Yang lalu turun di tempat yang sudah Ucok beri tanda
" Hati hati mba " kata Ucok
" Ya trimakasih " kata Yuni Yang lalu turun dari excavator dan menarik mandau nya untuk bersiap Kalo ada ular Yang menyerang nya
" Waduh bang bahaya mba Yuni mau apa tuh kesana , Ayo kita pergi " kata Lukas
" Ya ....." kata Ucok yang lalu pergi dari tempat itu
Di dalam hutan Yuni bergerak maju menuju pondok Dan di sana terlihat seorang pria duduk santai sambil merokok .
" Wah ada tamu nih .....lumayan cantik " Kata Pria itu tersenyum melihat kedatangan Yuni Yang sudah berdiri di depan nya
" Siang nona ada apa , apa kau kesasar " kata pria itu menelisik Yuni dari atas sampai bawah .
" Aku datang mencari mu bang ,Aku menawar kan sesuatu pada mu " kata Yuni Yang menaiki tangga pondok
" Hahaha....... oh ya apa itu ?" kata pria itu menatap Yuni
" Pergi dari sini pergi ke perbatasan Dan kau bisa hidup tenang di sana. Sebelum kau di tangkap dan di penjara kan Dengan tuduhan membunuh warga " Kata Yuni Yang membuat pria itu kaget Dan menatap Yuni penuh selidik
" Apa mereka menyuruh mu datang untuk merayuku " kata pria itu
" Tidak aku ingin menolong mu Dan ini aku tawarkan uang kau harus pergi sebelum malam " kata Yuni Sambil mengeluarkan dua ikat uang ratusan Agar pria itu tertarik
" Kau jangan bercanda nona " kata pria itu Yang menatap Yuni tajam Dan melihat uang itu yang tergeletak
__ADS_1
" Tidak aku serius " kata Yuni menatap pria itu
" Tapi kemana aku harus pergi ?" kata Pria itu
" Keluar dari daerah ini ,entah kemana saja kalo kau di kota jelas kau buronan kan Jadi kau harus lewat perbatasan " kata Yuni menatap pria itu
Pria itu terdiam Sambil melihat uang di depan nya .Karna ia memang butuh uang Selama bersembunyi ia tak punya apa pun selain memakan makanan hutan
" Bagaimana ?" kata Yuni
" Apa mau mu sebenarnya Kenapa aku harus pergi ? "' kata pria itu bertanya tanya Dan heran kenapa Yuni tahu persembunyian nya .
"' Tidak ada apa pun, aku hanya ingin menolong mu Agar kau hidup lebih baik Kalo kau tetap disini suatu hari kau juga akan tertangkap Dan teman mu yang menolong juga akan terjerat kasus Bagaimana pikir kan baik baik ?" kata Yuni menggertak Agar pria itu mau pergi
Pria itu diam dan berpikir Lalu menatap Yuni sejenak
" Baik aku akan pergi , apa uang itu untuk ku semuanya " kata pria itu
" Ya kau bisa mengambil nya " kata Yuni Yang membuat pria itu senang dan lalu mengambilnya dan menyimpan uang itu .
" Ok aku pamit dulu dengan teman ku baru aku pergi " kata Pria itu
" Ngak perlu kau harus pergi sebelum sore.. Tulis saja surat untuknya disini Nanti aku akan memberikannya " kata Yuni memberikan buku tulis dan pulpen
" Ya baik " kata pria Yang lalu menulis surat untuk Ucok .
Dan setelah makan siang Yuni mengantar Pria itu ke dalam pondok di tengah hutan Yang biasa jadi tempat Lery berburu rusa Dan disana Lery kaget melihat Yuni Dan pria itu mampir ke pondok nya
" Apa paman bisa mengantar nya perbatasan Antar dia menjauh dari sini " bisik Yuni Yang bercerita tentang hantu yang mendatangi .
Pria itu pun melihat Yuni bicara dengan Lery Dan duduk menunggu Yuni bicara Dan Yuni memberi uang pada Lery satu ikat untuk ongkos jalan Membuat Lery tersenyum
" Ok ngak masalah " kata Lery
" Oh ya om mana Browni " kata Yuni
" Tuh mereka disana " kata Lery menujuk Browni yang sudah sembuh berjalan dengan kaki palsu
" Trimakasih om, sudah merawat mereka Dan ini tambah ongkos jalan nya " kata Yuni Lalu memberi uang untuk Lery dan masih ada 6 ikat yang 3 ikat lagi ingin di berikan nya lagi pada pria yang menunggu Lery Dan Lery pun bersiap untuk mengantar pria itu keluar
" Bang ini uang tambah buat modal hidup jangan berjudi dan membunuh orang lagi " kata Yuni memberikan uang itu untuk modal
" Ya nona trimakasih " kata pria itu menatap Yuni lekat .
" Apa kau bisa pulang sendiri " kata Lery
" Ya bisa om.... " kata Yuni yang memanggil Browni dan anak anak nya Yang membuat anak anak anjing itu senang Karna rindu pada Yuni
" Paijo di rumah maaf aku tak membawanya pasti kalian rindu Tapi kalo ada waktu aku kesini lagi " kata Yuni Mengusap kepala anak anak anjing itu
__ADS_1
" Browni ayo pulang !!!" kata Lery
" Ya sana pulang Aku juga akan pulang " kata Yuni Yang lalu berpamitan pada Lery Dan meninggalkan dua pria itu kembali ke tempatnya semula Dan menuju pondok pria tadi Cukup lama Yuni berjalan akhir nya pun sampai
"' Huh ..... lumayan mudah mudahan aku tidak kesorean ke pondok pa Burhan ... " kata Yuni Yang beristirahat sebentar Karna ia sudah memberi tanda Agar ia tak tersesat di dalam hutan.
Sedang kan Tri gelisah ketika traktor Pardi kembali tak ada Yuni ikut serta dalam rombongan Lalu ia pun mendatangi Pardi
" Par Yuni mana ?" kata Tri
" Hah..... apa dia belum pulang " kata Pardi kaget
" Belum tadi dia kau turunkan di mana ?" kata Tri .
" Pondok pa Burhan " jawab Pardi .
" Ok .... aku pinjam traktor mu Sini kunci nya " kata Tri naik ke traktor
" Hati hati Tri ini sudah sore " kata Pardi Yang melihat Tri naik ke traktor
" Ya " kata Tri
" Tri ikut " kata Yusuf berlari bersama Azam menuju traktor
" Ngapain ikut ?" kata Tri
" Mau nyari Yuni kan Tri , biar kami bantu " kata Yusuf Yang naik ke traktor Begitu juga dengan Azam yang langsung naik Dan duduk tenang di traktor .Lalu melaju ke jalan menuju hutan dari hari sudah mulai gelap .
Yuni berjalan keluar dari hutan Dan menuju pondok yang terlihat dari kejauhan Dan lalu melangkah cepat karna sudah mulai senja .
" Alhamdulilah sudah dekat " kata Yuni
Yang berjalan menyusuri lahan sawit
Sedangkan Tri dan Yusuf juga Azam turun dari Traktor dan bergegas berjalan menuju pondok pa Burhan
" Assalamualaikum pa , Yuni mana ?" kata Tri yang melihat mereka berkumpul makan bersama
" Astaga apa dia belum pulang " kata Ucok kaget Lalu melihat pa Burhan
" Dia kemana tadi ?" kata pa Burhan menatap Ucok Sambil melirik Tri yang cemas pada Yuni Dan itu terlihat jelas di wajahnya
" Kedalam hutan pa " kata Lubis dan Ucok kompak
" Astaga ngapain?" kata pa Burhan menatap Tri
" Tunjukan di mana tempatnya ini sudah malam , kenapa kalian biarkan dia pergi sendiri " kata Tri dengan raut wajah khawatir .
' Ngak perlu Tri " kata Yuni ...
__ADS_1
" Mba Yuni " kata semua orang kaget
****, Maaf Malam ini cuma dua bab dulu karna ada acara tarekatan 17 rt di lingkungan author *****"