
Raya pun lalu beranjak dari ranjang Dan melihat kepintu Tak ada siapapun Namun nasi goreng di meja tiba tiba langsung habis Dan begitu juga martabak manisnya
" Hi ..... siapa Yun " kata Raya bergidik ngeri .
" Hantu bocil Ray, tuh langsung pergi dia !! Kok dia bisa tahu kita ada di sini sih . Ayo mandi Kita makan kebawah " kata Yuni .
" Nanti lah Yun, aku masih ingin leyeh leyeh " kata Raya
" Ya sudah " kata Yuni Lalu memakan buah anggur Dan makan buah apel Karna lapar untuk mengganjal perut Tapi itu lebih sehat dari pada nasi goreng dan roti
" Ya sudah kita tidur lagi aja deh " kata Yuni Yang kembali naik keatas ranjang Dan tidur memejam kan mata nya
Sedangkan Tri dan Ferdi sudah rapi ingin cepat pulang ke camp .Karna mereka harus kerja
" Yuni mana pa ? " Kata Tri duduk sarapan bersama Rendi dan pa Sugeng
" Ginap di hotel sama mba Raya " jawab Pa Sugeng
" Hah .....sama pa Tan dan pa Bas pa " kata Ferdi kaget
" Plak......... ngawur .....ya enggak lah malah mereka bayar sendiri " kata pa Sugeng Karna memang ingin cuci mata di luar Karna jenuh di kantor
" Aolah aku pikir sama si bujang lapuk itu " kata Ferdi
" Hah........gila lho Fer, hati hati kalo ngomong . Lho bisa di amuk kalo orangnya dengar . Senang amat si lho cari masalah "' kata Rendi
" Iya Fer , itu privasi masing masing Dan lagi kita ngak perlu mengusik pribadi orang lain " kata pa Sugeng
" Iya maaf " kata Ferdi Yang lalu ikut duduk Dan bergabung untuk sarapan pagi .
Dan siangnya Ferdi dan Tri pulang . Karna sudah ada Azam yang menjaga Tio di rumah sakit .Karna mereka harus kerja Dan Yuni kembali setelah mereka pergi
"Lho kok baru pulang " kata Rendi melihat Raya dan Yuni baru datang
" Ya Ren , kita sengaja karna tadi masih ngantuk " kata Raya
" Emang kenapa Ren, ada masalah ?" kata Yuni
" Ngak mba , tadi ditanya Tri kapan pulang ?" kata Rendi
" O gitu apa mereka sudah pulang ? Ke camp " kata Yuni
" Baru saja, Aku pikir nungguin mba Yuni Tapi katanya mba Yuni punya kerjaan sendiri " kata Rendi
" Iya lah , yuk Ray gue mau siap siap dulu nih " kata Yuni yang memang ingin pulang Dan ia langsung menaruh kotak dus nya dekat motornya Lalu mengikat nya dengan tali di belakang .
" Apa tuh Yun " tegur pa Sugeng pada Yuni Yang melihat Yuni mengikat dus di boncengan motornya
__ADS_1
" Harta karun pa " kata Yuni terkekeh Dan setelah rapi ia pun masuk kedalam Untuk mengambil tas ranselnya
" Tuh anak ya tomboy banget, tadi aku pikir pulang bareng dua bodyguard nya Eh malah pulang sendiri " kata pa Sugeng mengeleng
" Dia gadis pemberani pa, lagian cukup mandiri . Ngak butuh pria cengeng Dan bikin ribet yang sekira nya bikin dia pusing .Biar aman ngak jadi masalah " kata Rendi
" Hahaha.....betul itu makanya dia santai banget menghadapi hidup . Sekelas pa Tan aja dia kerjain, dasar bocil " kata pa Sugeng tertawa Karna tahu Yuni cuek Tapi percaya diri . Tadinya ia pikir gadis itu seperti Rena Tapi lebih berbanding terbalik Yang mampu membuat orang lain ketar ketir berurusan dengan nya Sepintas orang akan menganggapnya remeh .Tapi sebaliknya dia bisa membuat orang yang meremehkan nya mati kutu .
Di kamar Raya Yuni menyiapkan tas nya Dan berpamitan pada bocil Lalu memberi kan makanan pada hantu abg itu Dan minta si bocil menjaga Raya .
" Ray, dia akan menjagamu. Kalo kamu makan pisahkan sedikit untuk nya . Lain kali aku balik lagi " kata Yuni
" Ya yun, hati hati di jalan ya .Jangan berhenti kalo ngak penting " kata Raya
" Ya , kamu juga salam buat ci Lily ya Dan ingat tuh si bocil " kata Yuni
" Aman " kata Raya tersenyum lalu mengantar Yuni ke parkiran motor
" Wah .... pulang sendiri mba " kata Rudi
" Ya kan datang sendiri . Masa pulang barengan .Ya tetap sendiri lah " kata Yuni
Yang lalu mengikat tas ranselnya juga
" Hehehe.....hati hati mba , takut di kejar bandit " kata Rudi
" Insya Allah aman , Ayo semuanya aku pulang ya " kata Yuni pamit
" Mana berani bandit mendekat Rud, itu aja penampilan kaya cowok " kata Beni Yang baru keluar dari kantor
" Hahaha .Iya mas mba Yuni tomboy Makanya wajar saja dia bisa mengalahkan pria .Apalagi kalo pria nya brengsek tinggal di tendang saja .....tuing......" kata Raya .
" Hahaha . ....mba Raya berani ngak kaya gitu ?" kata Rendi tertawa
" Ya brani lah, kalo dia macam macam aku sunat " kata Raya Sambil melangkah masuk kantor
" Hahaha...... bisa saja mereka " kata Beni yang tahu Raya juga galak .Dan memang harus begitu kalo wanita kerja di proyek
Di jalan Yuni melajukan motornya dengan kecepatan tinggi Dan ia melewati setiap tikungan dengan lincah .Karna ingin cepat sampai .Sedangkan Tri dan Ferdi yang boncengan dengan motor Terlihat santai setelah masuk perkebunan sawit mereka asyik ngobrol sambil melihat kiri kanan Dan tiba tiba
Tin....tin.....tin
Suara motor membuat mereka menoleh Dan motor itu lewat begitu saja .Tanpa menoleh pada mereka Yang sedang berboncengan mesra
Wus........ Wus.....
" Woi..... gila ya tuh orang bawa motor ngebut " Teriak Ferdi
__ADS_1
" Hahaha.......ngak usah kaget Fer, mungkin dia lagi latihan racing melampiaskan emosi jiwa " kata Tri tertawa .Lalu melajukan motornya mengikuti motor Yang sudah jauh di depan nya
" Kejar Tri , balap biar kapok " kata Ferdi Yang membuat Tri pun ngebut padahal mereka tadi naik motor santai sambil ngobrol .
Brum...........
Motor pun melaju kencang hingga mendekati motor Yuni yang mulai pelan Karna sudah hampir sampai camp
" Woi .... pakai motor hati hati jangan ngebut di kebun orang " Teriak Ferdi
Yuni pun membuka helm nya " Salah sendiri jalan kaya siput kaya orang pacaran we......." kata Yuni Yang membuat Tri dan Ferdi kaget
Brum..........Yuni pun kembali melajukan motornya Dan berhenti di camp
" Astaga .....Yuni " kata Tri terkekeh
" Hahaha...... aku pikir tadi pria " kata Ferdi tertawa Dan mereka pun ikut berhenti di sebelah Yuni Yang sedang melepaskan ikatan dusnya .
" De .... bawa motor kok kaya setan aja " kata Tri ketika turun dari motor
" Karna aku mau nabrak setan mas . makanya ngebut, lagian tumben kalian mesra begitu pake pelukan segala mesra banget " kata Yuni sengaja menyindir
" Heh ... mana ada kita normal " kata Ferdi mendelik kan mata nya Karna di sindir Yuni .
" Hahaha.... jangan terpancing bro Yuni mengoda mu " kata Tri terkekeh Karna tahu Yuni sengaja menyindir mereka
" Masa "kata Yuni tersenyum
" Aku takut kamu melambai Fer " kata Yuni terkekeh
" Asem lho gue pejantan , perlu bukti hah ...." kata Ferdi
" Tri ... dia mau bukti lihat gih masih punya burung Atau berubah jadi kue apem ngak " kata Yuni tergelak
" Hahahaha... kamu ini de, jangan mancing masalah " kata Tri tertawa
Membuat Ferdi berkacak pinggang Dan menatap Yuni tajam Karna gadis itu sangat hobby mengaduk gaduk hatinya
" Kalo ngak di camp , sudah gue banting lho Yun " kata Ferdi
" Masa sih , emosi dia Tri. baru aja nyampe sudah naik darah lho Fer " kata Yuni .
" lho tahu ngak kenapa gue bilang lho melambai Fer " kata Yuni
" Apa ......?" kata Ferdi
" Tuh baju pink boy . Mana pake meluk Tri segala romantis amat , Dah.....Tri dan Ferdi cantik " kata Yuni pergi ke mess staf Yang membuat Tri terkekeh menertawakan Ferdi Yang baru menyadari baju nya berwarna pink Karna memang modal minjam Karna mereka memang tak membawa baju ganti Dan ia pun asal memakai nya
__ADS_1
" Alamak " kata Ferdi cepat berlari ke mess karyawan masuk ke kamarnya
Sedangkan Tri terbahak bahak kalo Ferdi baru menyadarinya Karna memang tadi mereka terburu buru mau pulang .