Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 206


__ADS_3

Tri yang dapat panggilan ke kantor sampit pun bingung Karna tak ada masalah di camp Tapi kenapa ia di panggil ke kantor Yang membuat Tri naik motor sendiri menuju sampit Karna ia harus menemui pa Sugeng


" Siang pa ,apa ada masalah " kata Tri ketika sudah sampai di bengkel sampit


" Siang Tri , Kamu dapat mandat kerja lembur di PT xxx tiap sabtu minggu karna ada banyak truk nganggur Dan lamban bekerja " kata pa Sugeng


" Apa urusannya sama kita " kata Tri


" Mereka pinjam tenaga Tapi kalian tetap di bayar pihak perusahaan .


" Ya.....kalo itu perintah atasan si ngak nolak " Kata Tri Karna memang sabtu minggu ia longgar Karna hari biasa mereka aktif di bekerja bengkel


" Kamu bisa bawa asisten Bila mau berangkat jangan sendirian Dan masalah tempat tidur dan makan sudah di siapkan perusahaan pemakai jasa kita " kata Pa Sugeng


" Ya pa , kapan kesana nya" kata Tri


" Mulai besok " kata pa Sugeng.


" Astaga kok mendadak sih " Kata Tri kaget


" Ngak tahu mereka lagi butuh Karna kerjanya lambat " kata Pa Sugeng


" Ya pa , tadi aku pikir ada masalah Tapi kok malah nyambi kerja ke tempat lain " Kata Tri lalu bersandar duduk di kursi


" Ya hitung hitung nyari pengalaman Tri sekalian cuci mata " kata pa Sugeng terkekeh


" Cuci mata apaan waktu libur di suruh kerja " kata Tri protes


" Ya nyari yang buat serep di sini " kata pa Sugeng terkekeh


" Wah ..... Curiga saya pa, jangan jangan bapa begitu dulu ya pa Maka nya ditinggal istri pertama " kata Tri Yang tahu pa Sugeng pernah bercerai dengan istri pertama nya


" Iya Tri makanya sekarang pa Sugeng kapok " Sindir Rendi ikut menimpali


" Wah parah " kata Tri terkekeh


" Sok tahu lho Ren " kata pa Sugeng terdiam Dan tak lagi mengoda Tri


Karna kartu As nya di buka oleh Rendi


*************

__ADS_1


Malam nya Yuni kembali terusik saat tidur Karna selimut nya di tarik tarik mahluk kasat mata Yang membuat Yuni menyetel suara orang mengaji di tape kecil yang ia bawa.


" Aaa....... dasar perempuan aneh masa dia menyetel orang mengaji "omel hantu itu yang menghilang setelah mengomel. Dan entah pergi kemana


" Huh...... salah sendiri kenapa nganggu orang tidur "batin Yuni mengeleng kan kepalanya Dan lalu kembali tidur


" Dini hari jam 3 suara berisik terdengar jelas dari kamar Sani Dan itu membuat Yuni merasa terganggu Lalu bergegas bangun Dan mengetuk pintu kamar Sani Namun tak ada jawaban Dan ketika mengetuk pintu kamar juga tidak di buka Membuat Yuni penasaran Lalu langsung menuju kamar Wandi Untuk minta tolong melihat Sani di kamarnya


" Emang ada suara apa sih " kata Wandi bergegas menuju kamar Sani bersama Iwan teman nya .


" Saya ngak tahu mas Tapi berisik " Kata Yuni mengikuti Wandi di belakang lalu setibanya di kamar Sani mereka mendobrak pintu nya Karna Sani tak kunjung membuka pintu setelah di ketuk ketuk cukup lama


Brak.............


" Mana Sani nya " kata Iwan


" Sani " Kata Yuni Yang kaget melihat Sani menghentak hentak kan kepalanya ke dinding kamar sampai berdarah Membuat Iwan langsung berlari memanggil mantri di mess perkebunan Sedangkan Wandi dan Yuni membantu merebahkan Sani di tempat tidur Dengan tatapan mata yang kosong


" Astagfirullah Aladzim " kata Yuni menghapus darah dan mengambil air putih dan membaca kan doa dan sholawat Dan meniupkan nya ke gelas Lalu meminumkan nya ke Sani .


Akk.........aku di mana ?" kata Sani kaget Dan ia baru sadar kalau kepalanya berdarah


" Aku ngak ingat apa apa mas , Tadi aku tidur kok"' kata Sani Tapi Sani heran dan merasa aneh Kenapa dirinya bisa berada di lantai Dan membentur benturkan kepalanya tanpa alasan


" Dia kerasukan mas " jelas Yuni


" Astagfirullah , kerasukan gimana mba " kata Wandi kaget


" Ada mahluk astral yang sengaja merasuki Sani dan membuat Sani tak sadar Dengan apa yang di lakukan ya HIngga ia menuruti apa saja perintah


si hantu "kata Yuni Bersamaan dengan Iwan Yang datang bersama mantri Dan beberapa orang lainnya Untuk melihat Sani Dan Sani langsung di obati oleh Sang mantri Dan semua orang bertanya tanya Dengan kejadian yang menimpa Sani Dan Sani hanya diam dan bingung Karna baru kali ini ia mengalami hal aneh yang terjadi .


Setelah di obati Wandi dan yang lain nya pun kembali ke kamar mess masing masing Sedangkan Yuni menemani Sani di kamar nya Dan Yuni bisa melihat Ada hantu mengejek nya dari cermin Yang membuat Yuni mengelengkan kepalanya .


Dan Yuni tidur kembali bersama Sani Mereka bangun jam 7 pagi Lalu Yuni kembali ke kamarnya untuk mandi dan berpakaian Lalu pergi kekantin untuk mengambil makanan .


" San kamu ngak usah kerja dulu nih sarapan dulu " kata Yuni mengambil kan sepiring nasi dan lauk pauknya untuk Sani juga dirinya


" Trimakasih Yun " kata Sani


" Apa mau ku suapi " kata Yuni

__ADS_1


" Ngak usah Yun, aku baik baik saja kok "kata Sani sambil menyuap makanan nya sendiri Dan Yuni melihat kepala Sani yang di perban mantri .Sesekali Yuni menatap Sani .Karna Yuni merasa bersalah Karna hantu itu menganggu Sani Setelah kesal dengan nya .


Di tempat lain Tri sedang berada di bengkel bicara dengan Yusuf Untuk menyuruh Yusuf ikut kerja bersamanya besok Membantu mekanik di PT xxx Karna mereka membutuhkan mekanik tambahan


" Kenapa ngak mengirim Ferdi dan mas kentung saja Tri Kan mereka juga bisa menangani truk " kata Yusuf


" Harus yang berpengalaman Suf yang diminta Dan lagian kita juga di bayar " kata Tri duduk sambil bekerja


" Ya terserah Tri tapi kan hampir satu jam lebih kesana " kata Yusuf


" Ya aku tahu sekalian cari pengalaman suf siapa tahu kamu ketemu jodoh di sana " kata Tri


" Dih mentang mentang sudah nikah sekarang sudah berani meledek gue lho Tri " kata Yusuf manyun


" Hahaha.......... baru gitu aja baper Kan cuma ngasih saran Ngak mau ya ngak apa apa ngak ada paksaan kok " kata Tri


" Ya tahu , tapi ngomong ngomong lho ngak pengen ngajak mba Yuni berhenti kerja Tri Biar bisa ikut kita disini Atau suruh pindah ke kesini bro " kata Yusuf


" Untuk itu aku angkat tangan suf, Bukan aku tak ingin Tapi aku ngak mau ribut sama Yuni Karna kami punya kesepakatan sebelum menikah Dan aku tak mau ikut campur masalah kariernya Kecuali nanti dia sudah hamil .Karna kami sudah membicarakan nya sebelum aku pulang kesini kemaren Dan aku tak mau memaksa nya Berhenti bekerja sebelum. setahun ia pindah " kata Tri


" Yah..... Trus lho mau hidup begini terus Tri kesepian jauh dari istri " kata Yusuf


" Itu resiko sebelum aku di tarik ke pusat suf . Ya anggap saja kami sedang menjalani ujian kesetiaan " kata Tri


" Ya ....bagus lah , mudahan kalian samawa saja Aku ikut senang Tri Tapi juga sedih bila lihat lho sedih Kalo pas kangen bini lho " kata Yusuf menyindir


Tri hanya terdiam Lalu tersenyum sambil mengotak atik mesin Yang mereka perbaiki Mencari penyakit mesin yang membuat mesin itu mati tanpa sebab Dan tak lama terlihat mobil Rahman datang mengantar Lala pulang dari sampit .


" Tri ........aku lihat mba Yuni kemaren " kata Rahman dari dalam mobil


" Hah....... dimana ?" kata Tri


" Di mobil sama cowok " kata Rahman


Nyesss...........


Tri kaget dan menatap Rahman lekat


Karna tahu istrinya itu ada di jakarta dan tak mungkin Yuni berada di sampit .


.

__ADS_1


__ADS_2