Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 310


__ADS_3

Di kamar Raya hantu bocil dan kunti langsung menghilang Karna tadi mereka hanya sedang mengawasi Yuni dan Akhtar Tapi ketahuan oleh Sheila dan Yesa Yang tak sengaja melihat penampakan mereka lewat cermin


" Mana hantu nya ngak ada " kata Beni


" Tadi di sini dia bersama kuntilanak berbaju putih " kata Sheila Yang lalu mendekati Tri


" Mungkin ngak sengaja mampir sini " kata Tri


" Mampir gimana mas " kata Sheila memegang lengan Tri Yang membuat Yusuf langsung berdehem


" Mhem .....mhem ..... ada hantu buat cari kesempatan nih " Kata Yusuf


" Apaan sih suf rese lho ,mana ada kita hanya takut " kata Sheila


" Hi.....aku juga takut lho mau peluk boleh kok " kata pak Andi Yang membuat Yesa melotot


" Modus " kata Rudi mengeleng kan kepalanya Yang akhirnya membuat semuanya bubar Sedangkan Sani yang baru datang dari istirahat menengok bayi Devano bersama Rendi heran melihat para teman teman nya berkumpul .


" Ada apa ?" kata Sani


" Ada hantu di siang bolong " kata Yesa


" O....minta makan kali " kata Sani tersenyum


" Tahu ah dah balik kerja " kata Sheila Yang melihat Tri menjauh dari nya Dan Sani tersenyum melihat temanya itu ngambek


Sedangkan di rumah Yuni Yuni baru saja menerima kiriman dari catering Yang membuat halaman penuh dengan nasi kotak dan panci panci besar di ruang tamu .Begitu juga bakul besar sate


" Mba di pisah dulu tuh panci besarnya satu buat di sini satenya juga satu besek besar Dan ayam goreng dan nasi kotak juga snack " kata Yuni mulai akan di angkut ke hutan Karna emak Kunti langsung datang setelah di kabari kunti .dan bocil


" Ini buat mba Yuni bawa masuk dulu mba " kata hantu bocil Yang sudah di di pisah bocil atas perintah emak kunti


" Ya bentar cil pelan pelan ini penuh banget cil taruh di ruang tengah saja " kata Yuni Yang menaruh makanan di ruang tengah membuat mbok Sumi yang mengendong bayi Devano kaget Melihat makanan begitu banyak Yang di antar pemilik catering .


" Mbok nanti kita panas kan ini nanti di kasih yang dekat sini saja nasi kotak nya " kata Yuni Karna hantu bocil menyisihkan sekitar 50 kotak untuk Yuni Yang di bawa 450 .

__ADS_1


Karna kali ini Yuni memesan banyak dan semua di bawa para hantu tanpa kepala ke rumah emak Kunti langsung .


" Waduh kok banyak sekali jadinya ya " kata emak kunti kaget Karna kali ini Yuni membeli dengan pancinya langsung Jadi tak perlu di kembalikan


Sedangkan Akhtar duduk manis sambil makan kue Yang di siap kan Yuni di depan Tv untuk putranya yang sedang asyik menonton ipin dan upin


" Mba ini sebenarnya dari siapa ?" kata mbok Sumi bingung


" Dari kerabat mbok bikin acara trus Yuni di kasih juga " kata Yuni


" Trus itu yang di depan mau di antar kemana ?" Kata mbok Sumi


" Sudah diambil mbok barusan " kata Yuni


" Hah ..... cepat banget " kata mbok kaget


" Ya kan tadi yang ngambil banyak " kata Yuni Yang melihat sate satu bakul .Lalu mengambil plastik Karna teringat pada mbok di camp


"' Ini biar buat mbok inem ya mbok Sum kasihan mbok jarang kesini Biar dititipkan sama teman teman mas Tri " kata Yuni


" Ya mbak , kan itu banyak banget . Tuh sampe buahnya juga banget " Kata mbok bingung Ada orang baik yang memberi makanan sebanyak itu . Bukan hal biasa Sedangkan Yuni hanya tersenyum Karna tak ingin bercerita pada mbok Takut mbok pingsan mendengar Ada hantu bikin pesta


" Ck ....kepo " kata hantu wajah besar Mengikuti mereka berdua Dan ketika mereka ingin masuk ke teras


" Gr.......gr ...... " kata hantu wajah besar Yang sengaja dari tadi berangkat terakhir di minta hantu bocil untuk berjaga jaga


" Aaaa. ... ...teriak kedua lari Yang membuat Yuni mbok Sumi juga Akhtar kaget di tuang tengah Lalu mereka bertiga bergegas keluar . Mbok Sumi langsung membuka pintu Dan melihat dua wanita yang berlari ketakutan Yuni yang melihat itu hanya mengelengkan kepalanya Sedangkan Akhtar tertawa terbahak bahak Karna tahu wanita itu di kerjain hantu wajah besar


" Ya Allah itu orang ngak ada kapok nya ya kalo mengintip " Kata mbok Sumi


" Biarin mbok, Nanti juga mereka kapok sendiri " kata Yuni


" Iya bun, biar mereka di takuti sampai ngompol " kata Akhtar tertawa geli


Mbok lalu masuk Melihat bayi Devano masih tidur nyenyak Karna tadi habis minum susu Dan lagi susunya sudah di belikan Yuni 10 kotak Agar Sani merasa tak terbebani sebagai sedekah Yuni Sedangkan mbok sumi di belikan kebaya oleh Yuni begitu juga dua karyawan nya

__ADS_1


Sehabis magrib di pinggir hutan acara pesta baru di mulai Hantu wajah besar Yang melihat teman teman nya ikut hadir Sangat senang karna bisa makan bersama Apa lagi emak kunti hari ini terlihat sangat bahagia tamu hantunya cukup banyak bahkan hampir 300 hantu yang hadir Karna Yuni memesan untuk 600 porsi lebih Dan itu semua komplit


" Slamat ya mak kami sangat senang bisa datang lagi " kata si kunti bersama suami gondorowo nya


" Sama sama ayo silahkan ambil Dan nikmati lah " kata emak kunti Yang merasa bangga menerima tamu Hingga ia menjadi hantu yang terkenal dermawan Dan jadi pembicaraan semua para hantu. Karna jarang ada hantu bisa membuat pesta mewah dengan makanan manusia Yang ada pesta tulang dan makanan sisa dan bangkai


Hantu bocil di bantu kunti juga ketua hantu tanpa kepala bersama teman teman nya Sibuk membagikan nasi kotak dan snack juga gulai Yang mereka santap dan di bawa pulang Karna Yuni memang memesan porsi lebih


" Mba Yuni luar biasa makanan hari ini lebih banyak dari kemaren cil lihat semua senang Dan bisa bawa bekal .pulang " kata kunti


" Iya bibi kok wanita manusia itu sangat baik pada emak ku " kata putra pertama emak kunti Yang kini juga sebesar Akhtar


" Iya kan emak juga baik ngasih kita berlian " Kata hantu bocil yang tahu Yuni juga dapat bagian sisa uang dan makanan Karna Yuni bercerita pada bocil


Malam di rumah Yuni para teman Tri berkumpul termasuk Beni dan Anton Rudi dan Yesa juga Yusuf Ferdi Adi dan Ariesta juga Rendi dan Febri juga Pardi Yang ingin makan gulai lagi Dan mereka melongo Ketika Yuni dan mbok sudah menyiapkan nya Sani yang mengendong bayinya ikutan bergabung di sebelah Rendi


" Masyaallah Ini rezeki nomplok benaran perasaan bini lho lebih kaya dari lho Tri " bisik Rudi


" Ya begitu lah " kata Tri pelan Ketika Yuni kedapur mengambil mangkok


" Iya Tri perasaan dari dulu tuh mbak Yuni rezeki nya ngak habis habis deh Pasti kita di traktir makan melulu " kata Rendi


" Iya aku juga bingung " kata Tri Yang tahu Yuni berhenti kerja dan cuma berdagang Tapi istrinya itu ngak pernah kekurangan makanan dan uang Ada saja yang membuatnya bisa mentraktir orang banyak Bahkan rezekinya nya seperti air bah


" Mba Yuni ngak piara pesugihan kan Tri " kata Pardi


" Wah .......lho par jangan sembarangan Kita ngak ada yang koit di sini Kan bukan tumbal " kata Yusuf


" Jangan bicara sembarangan Istriku ngak seperti itu " kata Tri yakin


" Trus duit nya dari mana ?" kata Pardi


" Mana aku tahu " kata Ariesta


" Akhtar tahu " kata Akhtar ikut nimbrung

__ADS_1


" Dari mana ?" kata semua orang menatap Akhtar lekat ingin tahu


" Mau tahu ya ??" kata Akhtar melucu Yang membuat semua orang tertawa bahagia


__ADS_2