
Di rumah sakit Ferdi tidur di sebelah sang istri sedangkan bayinya di dalam box bayi Yang di tutup kelambu Sedangkan Yunia belum bisa tidur Karna tadi ia sempat tidur dua jam sore tadi saat Nia tunggui perawat
" Kenapa abang menyimpan foto istri mas Tri ya " Kata Nia bingung
" Namanya mba Sinar " kata Nia Karna Yuni tak mau Ferdi tahu tentang dirinya
Lalu Nia menatap suami yang tidur pulas karna lelah , Apalagi tadi Ferdi sempat panik Ketika tahu ia melahirkan
di kehamilan 7 bulan Yang harus nya Bayi itu lahir prematur .
" Tapi kok aneh , kok bisa ya dia memijat kaki ku seperti sinsei " Kata Nia Yang penasaran pada Istri Tri . Karna yang ia dengar wanita itu istri baru Tri Karna istri pertama Tri sudah meninggal dunia cukup lama Karna musibah kecelakaan yang ia dengar dari Ferdi dan Adi
" Am ........ huh...ngatuk juga akhirnya gue " kata Nia Yang memeluk suaminya itu Dan menatap wajah Ferdi .lekat
" Eh....... maaf kan aku Yun " desah Ferdi pelan mengigau
" Maafkan aku .... maafkan aku " kata Ferdi lirih
Membuat Nia menatap lekat wajah Ferdi Yang berkeringat karna suami nya itu bermimpi buruk .
" Bang..... bang..... bangun " Kata Nia Yang mengira suaminya itu takut kehilangan nya
" Hah...... hah hahhh .... " kata Ferdi kaget Karna melihat wajah Nia di depannya
" Abang mimpi buruk ya, Nia baik baik saja kok " kata Nia
" Ya maaf abang cuma khawatir " Kata Ferdi memeluk Nia erat Dan kembali tidur Yang membuat Nia tenang dan ikut tertidur di pelukan Ferdi
**************
Paginya setelah sarapan Yuni Menyiapkan bekal untuk anak dan suaminya Dan tak lupa ia membeli kue untuk mbok untuk di bawa ke camp.
__ADS_1
Lalu setelah suami dan anaknya juga Yusuf berangkat Yuni kerumah mak haji
Karna tadi malam ia sudah di beri oleh oleh Yang membuatnya harus kesana Karena ia lupa datang kesana kemaren
" Assalamualaikum mak " Kata Yuni dari teras
" Walaikum salam " Jawab mak haji tetangga Yuni yang tak jauh dari rumah nya Karna Yuni kenal dekat Karna sering ikut pengajian tiap bulan Yang di gilir warga Yang ber ketempatan
" Nak Yuni , eh.... ayo masuk sini nak " kata mak haji itu ramah Yang menyuruh Yuni dan mbok masuk Dan Yuni membawa buah tangan .Sebagai tanda silahturahmi
" Sini sini duduk, sehat kan nak .Mak Dengar suami nak Yunin sudah pulang " kata Mak haji Yang tahu Yuni bukan janda Tapi suaminya bekerja di papua .
"' Ya mak , baru seminggu ini Gimana khabarnya mak sama abah sehat kan ?" kata Yuni basa basi yang ingin minta doa pada mak dan abah Karna orang bilang doa orang berhaji akan makbul sebelum 40 hari
" Alhamdulilah kami sehat nak, mbok ayo di makan ini . Fa tolong ambil satu buat mbok tadi malam lupa mak " kata mak haji
"' Oh ngak apa apa mak haji ..Doa nya saja " kata mbok tersenyum
*********
Siap Tri yang di camp masih sibuk mengurus mesin yang harus ia selesai kan harus ini juga Agar besok ia bisa di bengkel sampit Untuk mengawasi pekerjaan Rendi dan Rudi
" Mas....." kata seseorang menepuk bahu Tri Yang membuat Tri dan Yusuf kaget
" Ya mas cari siapa ?" kata Yusuf
"' Nyari mba Yuni ada ngak ?" kata pria itu menatap keduanya Yang membuat Tri kaget Apalagi Yusuf langsung menatap Tri
" Mba Yuni sudah lama ngak disini mas Ada nya mba Lala " kata Yusuf Memberitahu pria itu Yang membuat Tri menelisik wajah pria itu lekat Begitu juga dengan pria asing itu
" Tapi mas nya ini suaminya kan?" kata pria itu lagi
__ADS_1
" Ya mantan mas, mba Yuni sudah almarhum sudah dua tahun yang lalu " kata Yusuf menjelaskan
" Hah..... siapa bilang mba Yuni sudah meninggal Orang dia masih hidup kok tuh anak nya mba Yuni kan Saya kesini ada perlu sana dia mas " kata pria itu menyakinkan Tri .
" Astaga, kok mas ngak percaya sih Memang mba Yuni itu sudah meninggal Mas Ini mantan suaminya .Benar mba Yuni sudah almarhumah . Kami sendiri yang mengubur kan nya " tegas Yusuf
Tri terdiam membiarkan Yusuf bicara Karna tak mungkin ia menyelanya Apalagi menyalahkannya Karna memang itu menjadi rahasianya bersama Yuni
" Astaga mas anda salah paham , mba Yuni itu sebenarnya ......."
" Mas ... kalo mau ketemu istri saya kepasar saja . Namanya toko Sinar jaya Mas nya itu ngak tahu saya juga mas Kalo memang butuh kesana saja " kata Tri memotong perkataan pria itu Yang seakan tahu Kalo Yuni memang masih hidup .Dan baik baik saja
" Baik saya kesana mas, terimakasih " kata pria itu Lalu pergi menjauh menaiki motor dan menghilang di jalan perkebunan .
" Astaga tuh orang kok ngak percaya sih Tri aneh deh. Sudah di kasih tahu juga malah ngeyel " kata Yusuf ngomel
" Sudah ngak usah emosi ,dia kan ngak tahu Jadi harap maklum " kata Tri yang tak mau memperpanjang urusan
" Ya tahu Tri tapi tadi dia bilang ...." kata Yusuf berpikir sejenak Lalu menatap Tri curiga Karna tak mungkin Anak itu bisa mirip banget dengan Tri Dan ibunya juga mirip Yuni persis Kalo kebetulan itu ngak masuk akal .Tapi mengingat Yuni yang mereka kuburkan Waktu itu memang nyata Dan bukan rekayasa Apalagi pura pura mengingat Tri juga menangis histeris saat itu Karna meratapi jasad Yuni .
" Kenapa suf " kata Tri
" Entah lah Tri , aku bingung di buatnya Kaya sedang memecahkan teka teki deh Tri Ngak mungkin kan aku bohong pada pria itu Dan lagi kita mengubur langsung jasadnya Yuni kan Tri Tapi aku merasa bingung Kenapa kok bisa istrimu itu bisa mirip sekali Dan Akhtar juga Kan aneh Tri Lalu ada yang bilang Yuni masih hidup Apa yang sebenarnya terjadi ? " kata Yusuf berpikir keras memecahkan masalah itu
Sedangkan Tri hanya diam Karna tak ingin memberi tahu siapa pun Karna pasti semuanya akan terkejut dan gempar bila fakta itu terkuak Karna itu lah Tri memilih diam Dari pada heboh dan hidupnya terganggu Tri memilah tak bersuara Dan membiarkan Yusuf menjawab teka tekinya sendiri
Sedangkan mbok di kamar Asyik bermain bersama Akhtar Karna sudah makan siang Dan ia tiduran sambil bercerita Sedangkan Akhtar mendengar kan cerita mbok Sambil tidur siang Karna ia sudah sangat mengantuk Karna kekenyangan makan banyak .
"' Kok sudah tidur ya " kata mbok tersenyum menyelimuti Akhtar Dan mencium pipinya . Lalu ikut tidur di samping Akhtar Yang membuat seorang pria tercengang Melihat wajah Akhtar
" Astaga kok mirip Tri " kata Pria itu Yang tak lain adalah Danang Yang baru datang tadi malam
__ADS_1
.