
Yuni pun langsung menghampiri Nugrah Dan mengangkat nya ketempat tidur Yang dibantu hantu bocil Lalu hantu bocil pergi Ketika Rendi Rena Raya datang masuk kamar begitu juga dengan ci Lily
" Ada apa Yun " kata Rendi
" Nugrah pingsan lihat ..... tuh boneka " kata Yuni
" Astaga " kata Rena yang lalu menepuk pipi Nugrah Sedangkan Yuni mengambil minyak kayu putih untuk memijat kepala Nugrah yang membuat Nugrah langsung sadarkan diri
" Yun ....." kata Nugrah
" Lho kenapa Nug ?" kata Rena
" Bonekanya Yun " kata Nugrah melihat boneka milik Raya Yang membuat Yuni dan Raya saling pandang Karna hanya Raya Yang tahu ada hantu penjaga di kamarnya.
" O itu boneka nya emang suka begitu Nug " kata Raya
" Emang boneka nya kenapa Ray " kata Rena penasaran
" Suka terbang dan jalan sendiri kalo malam " kata Raya
" Astagfirullah ......." kata Nugrah kaget begitu juga Rena Yang mengingatkan nya pada boneka Annabelle .
" Hi........masa sih boneka panda ini bisa terbang ?" kata Rena tak percaya
" Aku lihat sendiri Ren , saat tadi Yuni sendirian " kata Nugrah
" Alah paling saling lihat Ren, ya sudah ngak ada apa apa kan. Aku tinggal ya " kata Rendi yang lalu pergi . Begitu juga dengan ci Lily yang mengelengkan kepala Karna sudah biasa dengan keanehan di kamar Raya .Atau pun di dapur bila di waktu sepi Karna memang tiap rumah slalu ada penunggu nya.Tapi selama tak menganggu ci Lily terbilang santai Karna ia percaya ada mahluk halus yang ingin ikut tinggal Atau hantu penunggu kantor ini pikir ci Lily
Di luar Tri menatap Rendi yang keluar dari dalam kantor dan pun bertanya
" Ada apa ?" kata Tri
" Biasa Nugrah kaget lihat hantu di kamar Raya .Padahal Raya nya aja santai sama Yuni .Bahkan mereka sering lihat kejadian aneh tapi diam saja " kata Rendi
" Manusiawi Ren kalo punya rasa takut dan kaget Mungkin kalo baru pertama kali lihat ya gitu Yang sudah biasa mah santai Kaya Yuni Raya dan ci Lily " kata pa Sugeng
" Iya lah orang kita bertetangga. Selama ngak menganggu sih ngak masalah " kata Rendi
" Iya betul juga sih , Tapi bagi yang usil tetap saja menganggu kita " kata Tri
" Pernah di ganggu Tri " kata pa Sugeng
" Ya tapi ngak sering " kata Tri Yang sudah biasa Apalagi ia dekat dengan Yuni . Tri sudah terbiasa dengan hal hal aneh yang terjadi di luar nalar .
" Apa kamu juga sering lihat Yuni bicara dengan hantu " kata Rendi berbicara pelan
__ADS_1
" Ya kadang kadang " kata Tri tersenyum .
Sambil merapikan barang bawaannya di motor Dan mengikatnya dengan tali rafia
Yang membuat pa Sugeng menambah tali karet biar lebih kencang .
" Apa kau berharap padanya Tri.Jangan terlalu yakin .Dia banyak punya pengemar kau hanya angin lalu " kata pa Sugeng Yang khawatir pada anak bawahan nya itu Takut Tri patah hati
" Entah lah pa, saya hanya ingin mencoba nya .Kalo tak berjodoh ngak masalah yang penting sudah berusaha Masalah jodoh biar Allah yang ngatur " kata Tri pasrah Yang ingat ciuman mereka berdua Dan Yuni tak menolak dirinya . Yang membuat Tri yakin Yuni punya perasan yang sama padanya Walau ia belum tahu arti dirinya bagi Yuni .
Tak lama Yuni keluar dari kantor bersama Nugrah Dan Tri sudah siap berangkat Membuat Nugrah tersenyum dan menghampiri Tri .
" Tri malam minggu kita jalan yuk, kan libur Aku tunggu di sini ya " kata Nugrah
" Ya lihat nanti " kata Tri Sambil melihat raut wajah Yuni yang membuang pandangan nya ke tempat lain Yang membuat Tri tersenyum .
" De...ayo pulang " kata Tri
" Ya Tri , bentar aku pamit dulu sama Raya dan ci Lily ya " kata Yuni Yang lalu masuk kembali kekantor .
" Tri kamu suka benaran sama Yuni, Yuni itu punya pacar hantu lho , dia pernah dikirimi perhiasan dan uang sama tuh hantu " kata Nugrah
" Aku tahu, pernah di kasih cincin dan bunga juga itu ngak aneh Nug. " kata Tri
" Aish yang mesra mesra kok disini sih Nug. nganggu padangan orang . Sana Tri diatas biar ngak ada yang iri pas lihat " kata Rudi yang baru keluar dari gudang
" Malah itu yang dicari Rud, biar ada yang panas hati ?" kata pa Sugeng bersamaan Yuni keluar dari kantor Dan membawa tas ranselnya nya
" Siapa yang panas hati pa ?" kata Yuni
" Ayo Tri pulang keburu sore " kata Yuni cuek melewati Tri dan Nugrah yang terlihat mesra .
" Hahaha ....... wah cuek dia Tri " Sindir pa Sugeng Yang tahu maksud memanasi Yuni agar cemburu .Sedang kan Yuni melenggang santai menuju motor mereka
" Aku pulang ya Nug, insyaallah kalo ngak sibuk bisa ketemu lagi " kata Tri
" Janji ya " kata Nugrah mengandeng Tri dan mengantar nya ke dekat Yuni menunggu
" Ngak janji insyaallah " Jawab Tri
" Yah....kok gitu, yun titip Tri ya tolong jagain " kata Nugrah
" Ngak kebalik Nug , masa aku yang jagain Tri Dia kan laki pastinya bisa jaga dirinya sendiri " kata Yuni tersenyum
" Iya lah " kata Tri melepas tangan Nugrah Dan naik ke atas motor nya
__ADS_1
" Pulang ya Nug , ayo de ...semua nya kami pulang ya " Teriak Tri pamit
" Ya hati hati " kata Rendi pa Sugeng dan Rudi yang melihat mereka bertiga
" Waduh jadi cinta segitiga nih " kata Rudi melihat Yuni naik ke boncengan Tri
" Dah semuanya " kata Yuni
" Pegangan de " kata Tri
" Ngak usah Tri, aku sudah pegangan di belakang kok " kata Yuni Namun Tri langsung menarik tangan Yuni .Dan melingkarkan nya di pinggang nya dan menahan nya Dengan tangan nya kanan nya membawa motor Yang membuat Nugrah cemberut melihat Tri bersikap manis pada Yuni .
" Yang di panasi siapa yang cemberut siapa .Tri .....Tri ..." kata pa Sugeng mengeleng .
" Hahaha .... Iya begitu lah kalo lagi bingung Tapi kalo dua duanya mau ngak masalah pa " kata Rudi
" Ngak mungkin lah Rud, yang satu lebih moderat Dia lebih baik baik sakit hati dari pada sakit gigi .Dan lagi ia punya banyak pengemar Itu membuat nya di atas angin Karna dia sangat pintar menyembunyikan perasaan nya." kata pa Sugeng yang bisa melihat Yuni orang yang bisa membawa diri .
" Masa iya sih pa, tapi benar juga kalo sakit hati ngak ada yang tahu .Tapi . kalo sakit gigi kan ngak bisa makan Dan bawaan nya pasti ngak enak gitu " kata Rudi tertawa
"' Ngak lucu " kata Nugrah yang melewati Rudi dan pa Sugeng begitu saja
" Nug ..... Nug . sikap kekanakan mu itu bikin cowok kesal .Makanya Tri belum mau dekat sama kamu " kata Rudi berteriak
" Bodo amat " kata Nugrah masuk kantor
" Dasar perempuan kalo baper bawaan nya ngambek Giliran di kasih duit senyum senyum " kata pa Sugeng
" Itu buat Nugrah pa, Kalau Yuni mah malah ngasih duit tuh anak . Kok dia ngak nginap lagi ya padahal pengen banget aku di traktir lagi " Kata Rudi .
" Dasar lho Rud , senang nya gratisan Usaha kaya Tri tuh Maka nya kamu ngak laku pelit jadi orang " kata pa Sugeng Yang kembali berkerja di bengkel .
Sedangkan Tri melajukan motornya dengan santai .Yang membuat Yuni diam seribu bahasa.
" De ... boleh nanya kenapa kemaren mau nangis ?" kata Tri keras .Karna ia punya banyak pertanyaan yang mengganjal di hati nya
" Galau Tri " jawab Yuni jujur
" Kenapa?"kata Tri
Sesaat Yuni terdiam Dan menarik nafas dalam .Lalu menaruh dagunya di bahu Tri yang membuat wajah kedua begitu dekat .
" Bisa ngak kita berteman Kalo kita tak berjodoh " kata Yuni jujur
" Cit.. .......motor pun mendadak berhenti
__ADS_1