Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 144


__ADS_3

Yuni pun pergi ke terminal Untuk mengejar mobil travel nya Sedangkan Tri gelisah di kamar


" Kenapa ngak bilang kesini sih " kata Tri menyugar rambutnya kasar Karna merasa bersalah pada Yuni .Lalu Tri pun ingin keluar dari kamar Ketika Nugrah masuk tanpa mengetuk pintu .


" Nug , ada apa ?" kata Tri kaget


" Tri ......" kata Nugrah langsung memeluk tubuh Tri erat .


" Nug , jangan begini ngak enak dilihat orang " kata Tri berusaha mengurai pelukan Nugrah Tapi Nugrah tak mau melepaskan nya


" Apa kau benar benar serius pada nya Tri , terus aku bagaimana Tri Kenapa tega sih Tri padahal kita sudah lama dekat Bahkan sebelum Yuni datang " Kata Nugrah memukul mukul dada Tri pelan


" Maaf ..... Nug .... Kita hanya teman tak lebih dari itu " kata Tri Yang tak bisa membohongi perasaanya


" Tri .....kamu tega " isak Nugrah dengan mata berkaca kaca Lalu mengurai pelukan nya Dan membuka pakaian nya di depan Tri


" Nug apa yang kamu lakukan .Jangan nekat " kata Tri kaget


" Aku masih cantik dari Yuni Tri aku juga lulusan jawa Lebih keren dari dia yang orang sini " kata Nugrah membuka hijab nya membuat Tri gelagapan Dan Nugrah hanya memakai bra memeluk Tri


" Lakukan .....kau ingin ini kan Tri , aku bisa memuaskan mu " kata Nugrah memeluk Tri dan membuka kancing baju Tri dengan paksa


Yang membuat Tri terpaku dan terdiam Dengan apa yang di lakukan Nugrah


"Ada apa dengan mu Nug, jangan seperti ini " kata Tri pelan yang memejam matanya Namun Nugrah tak perduli Hingga baju kemeja di terbuka Dan menampakan dada bidang nya Yang seperti roti sobek .


" Lakukan saja aku rela demi cinta kita " kata Nugrah pada Tri .


" Baik " kata Tri yang mendorong Nugrah ketempat tidur lalu menindihnya .Dan lalu mendekati wajah Nugrah yang hanya berjarak 2 centi Yang membuat nafas Tri turun naik di depan Nugrah .


" Lakukan .....saja !! " kata Nugrah menatap Tri lekat Karna dia ingin memiliki Tri seutuhnya Dan memeluk tubuh Tri


Wajah Tri pun mendekat .Dan bibir mereka hampir menempel Karna sudah tak berjarak lagi


" Apa kau tak menyesal Nug Karna sudah menggodaku kelakian ku " kata Tri menatap Nugrah lekat


" Tidak , lakukanlah aku mencintai mu " kata Nugrah yang merasakan nafas Tri yang ingin mencium nya .


Nugrah pun ingin memejamkan mata nya Karna Tri ingin menyentuhnya Tapi.....


" Aku tak mencintai mu Nug , maaf kata Tri Yang lalu beranjak dari tubuh Nugrah Sambil mengambil kemeja nya Dan memasangnya Lalu keluar dari kamar dan membanting pintu.


Brak ....

__ADS_1


" Tri ....." Teriak Nugrah kesal dengan mata mata berkaca kaca Karna malu .


" Sial dia hanya mengerjai ku " gerutu Nugrah yang terisak


Sedang kan Tri mengancing kemeja nya Sambil menuju kamar Raya .Dan kembali mengetuk pintu kamar


" Tri kamu nyari Yuni, dia hanya titip salam buat mu Baru saja dia pulang " kata Raya Yang datang dari dapur


" Hah..... kapan kemana ke camp kan ?" kata Tri yang kecolongan Karna tadi ia di kamar bersama Nugrah


" Yuni cuti Tri " kata ci Lily .Yang membuat Tri kaget


" Cuti , astaga .... dia kemana mba tadi ?" kata Tri bergegas keluar


" Dia pergi ke terminal baru saja 15 menit yang lalu "Teriak Raya Ketika Tri berlari pergi keluar


" Akh .... sial gara gara Nugrah "guman Tri berlari ke bengkel mengambil motor


" Mau kemana Tri ?" kata pa Sugeng Yang melihat Tri buru buru


" Ada urusan sebentar pa " kata Tri yang lalu buru buru menghidup kan motornya Dan melaju keluar area kantor menuju terminal .


" Ya Allah de , kok tega banget sih de mengaduk aduk perasaaan ku " guman Tri merasakan serba salah . Membawa motornya ngebut ke terminal Dan setelah sampai ia mengecek tiap mobil yang akan berangkat ke kota palangkaraya


" Cari siapa mas ?" kata seorang sopir


" Sudah berangkat mas , Sepuluh menit Yang lalu " kata sopir itu Yang membuat kaki Tri mendadak lemas seketika Lalu menuju motornya .Dan meraup wajah nya kasar karna kecewa .


" Ya Allah de, kau benar benar marah sampai ngak pamit begini . " kata Tri yang lalu naik motor Dan pergi meninggalkan terminal dengan perasaan sedih


" Akh ........Aaaa...... ." kata Tri berteriak Berhenti di jalan sepi meluapkan kekesalan nya Bingung kenapa Yuni pergi tak pamit padanya ...


Padahal besok senin ia juga akan ke Jakarta untuk training .Yang membuat hati Tri terasa hampa .Lalu membawa motornya pulang ke kantor sampit


Sedangkan Yuni duduk santai di mobil sambil mendengar music dengan earphone nya Dan memegang buku kamus bahasa inggrisnya .Sambil sesekali melihat ke luar jendela kaca mobil yang membawanya ke kota palangkaraya .


" Tidur dulu ah sebelum sampai " kata Yuni memejamkan matanya Karna perjalanan akan memakan waktu 6-7 jam lebih Jadi ia bisa tidur beberapa jam di mobil . Dari pada diam karna di sebelah nya Ada seorang nenek tua yang juga ingin ke banjarmasin


*********


Tri memarkirkan motor nya di halaman bengkel Lalu duduk membuang nafas kasar .Karna tak tahu kalo Yuni tadi malam menginap di kantor


" Kenapa Tri " kata Rendi

__ADS_1


" Kau bohong Ren, kenapa bilang Yuni ngak menginap di sini " kata Tri gusar


" Lah memang aku ngak tahu, kalo Yuni ada disini Karna aku ngak dia keluar Dan lagi kita ngak lihat Yuni datang " kata Rendi membela diri


" Iya Tri bapa juga kaget kok Yuni ada disini, apa kalian ada masalah kok Yuni terlihat cuek " kata pa Sugeng menatap Tri lekat Karna tak biasanya Tri begitu


" Dia marah padaku pa, Karna kemaren aku melarang nya pergi hutan sendiri Dan aku mendiamkannya .Dan bodohnya lagi aku tidak tahu dia ada disini sekarang dia sedang pulang cuti " kata Tri lirih


" Wah .... parah lho Tri .Pantas aja dia cuek hahaha ..... Galau deh tuh hati !!" ledek Rendi


" Lho kayanya senang banget ya Ren, lihat gue menderita " kata Tri yang lalu naik kekamarnya Untuk berganti pakaian Karna ia akan kerja di bengkel .


" Sorry Tri, kan kita ngak tahu " kata Rudi yang ikut iba pada Tri .Sedang pa Sugeng hanya mengeleng kan kepala


Tak lama Tri pun kembali turun dari kamar loteng atas Dan ke bengkel sambil membawa bukunya.


" Sekarang fokus belajar saja , ngak usah bingung Minggu sore kamu kan berangkat Tri. Masalah cewek itu urusan kedua . Ngak lari gunung di kejar " kata pa Sugeng


"Ya pa " kata Tri Yang bekerja dengan setengah hati Namun ia mencoba untuk tetang tenang Karna ia akan menunggu Yuni pulang Dan akan menjelaskan semuanya .


********


Pagi ini Yuni sudah susah siap untuk pengajian bersama sang bunda ke sekumpul martapura untuk ikut pengajian rutin guru ijai ulama besar kalimatan selatan Yang sering ia datangi Kemaren ia mampir ke rumah sang kakek untuk menjemput bunda nya bersama sang adik Yang sudah lama tak ditemuinya Untuk bersilaturahmi ke keluargga sang Ayah di banjarmasin Dan mereka menginap di hotel selama dua hari Sebelum Yuni pulang ke jakarta Karna ia ingin menyenangkan sang adik dan juga ibunya .


" Bun .... Nanti kita ke hawai mall ya sehabis ngaji " kata Yuni


" Mau apa kesana ?" kata bunda menatap Yuni karna ia tahu sudah sering merepotkan putrinya itu


" Beli beli buat ade , mumpung Yuni disini " kata Yuni


" Ke pasar sudi mampir saja Yun, kan lebih murah dari pada di mall , kamu sudah banyak mengeluarkan uang " Kata bunda Karna untuk mobil saja Yuni sudah merental mobil untuk mereka jalan jalan . Jadi bunda pun tak tega kalo harus menyusah kan anak nya itu Apalagi Yuni sering mengirim kan nya Uang bulanan Walau tak banyak namun itu rutin di lakukannya untuk sang adik .


" Ya bun, terserah bunda " kata Yuni yang duduk santai melihat pemandangan kota banjarmasin dari hotel karna ada kantor pos dan kfc di depannya .


Di sisi lain Tri baru saja sampai kebandara untuk berangkat ke jakarta


" Tri..... ingat fokus " kata pa Sugeng


" Siap pa " kata Tri yang diantar pa Sugeng dan Rahman juga Rudi memakai mobil kantor .


" Di jakarta masih banyak stock wanita cantik dari Yuni dan Nugrah Tri !! Santai ngak usah bingung " kata Rudi


" Ck.... tetap beda Rud ...." kata pa Sugeng

__ADS_1


" Beda apa nya pa " kata Rudi


" Hatinya lah " jawab Tri Yang membuat Ketiganya tertawa .


__ADS_2