
Tri hanya tersenyum dua temannya itu histeris Kalo Akhtar bisa melihat hantu Yang membuat Yusuf dan Rendi bergidik ngeri.. Yang mereka pikir Akhtar bercanda
" Tri hilang tuh duit " kata Yusuf
" Lah katanya ngasih kenapa kaget " kata Tri terkekeh Karna ia yakin Yusuf dan Rendi histeris lagi Bila melihat Yuni datang
" Hei bocil pulang sana !! lho bikin kita takut saja " kata Rendi
" Tuk......... .
Botol kosong pun di ketuk Tri di kepala Rendi Karna kesal Temannya itu sudah brani membentak Akhtar
" Auw ....... Sakit Tri lihat lihat dong " kata Rendi meringis
" Hahahaha" tawa Akhtar geli
" Mulut mu itu Ren, jangan brani brani membentak nya Kalo ngak gue suruh dia mengerjai lho nanti malam dengan mengudang hantu buat lho " kata Tri
" Ih jangan macam macam Tri gue ngak terima , ngak mau " kata Rendi
" Makanya tuh catat no kekerasan Anak gue ngak salah lho bentak bentak " dumel Tri ngak terima Yang membuat Akhtar terkekeh Karna Ayahnya membela nya Karna memang tiap bertemu Rendi pria itu slalu mengancamnya.
' Ya bos maaf " kata Rendi dengan wajah masam Sedang Yusuf hanya terkekeh
" Lagian aneh lho Ren, anak kecil lho marahin Kan dia ngak gerti apa apa Lho takut sama hantu jangan nyalahin anak orang " Kata Yusuf .
" Hai cil ayo ikut om yuk beli jajan " kata Yusuf
" Ndak makasih om , Atar sama Ayah aja nanti " kata Akhtar
" Ya sudah , Tri lho pulang ke camp kan " kata Yusuf menatap Tri
" Ngak gue mau nginap tempat bini gue " kata Tri
" Hah . .... tuh janda benaran lho nikahi Tri " kata Rendi kaget
" Iya emang kenapa ? Ngak boleh emang Cuma nikah sederhana tapi yang penting sah . Besok siang lho pade gue traktir makan makan deh " kata Tri berbohong
" Astaga lho serius Tri , nikahin tuh janda Jadi nih bocil jadi anak lho " kata Yusuf tak percaya menatap Tri lekat Padahal baru seminggu Tri tinggal disini Tapi Tri main nekat saja tanpa mengenal perempuan itu lebih lama
__ADS_1
" Iya bilang mbok , aku ngak pulang Lho pulang sendiri aja gue mau bulan madu dulu .Kan ngak mungkin gue bawa tuh anak ke camp " kata Tri
" Hadeh Tri pasti Sheila sama Lala Bakal galau tahu lho nikah sama tuh janda " kata Rendi
" Trus mau gimana lagi orang gue ngak kuat , sudah waktu nya pecah telur " kata Tri terkekeh
" Ren .......janda Ren janda bohay oey , sudah dua kali Ren kita aja masih jomblo dia..... sudah nyosor aja main nikahi janda " kata Yusuf
" Siapa yang nikahi janda ?" kata Rudi ikut nimbrung
" Noh......si Tri kawin lagi sama janda bohay Masa baru seminggu disini kebelet kawin Rud " kata Rendi
" Hah....... kawin .....Tri lho sudah kawin lagi " Kata Rudi kaget Lalu berdiri hampir sempoyongan
" Eh......eh.....apaan sih Rud, ngak usah drama juga kali . Tri yang enak enak kita yang gigit jari " kata Yusuf menyangga tubuh Rudi Yang membuat Tri tergelak
"' Hahaha... .. Pusing pusing tuh sana Lagian ngapain mikirin gue Cari bini lah .. tuh Sheila di lamar Masa dia buat pajagan doang rugi dong Nanti lho pada ngeces kalo lihat gue mesra " kata Tri tertawa
" Ampun cil tuh bapa lho geer sendirian Sana tinggal aja pulang biar disini dapat cewek lagi " kata Rendi
" Nda " kata Akhtar mengeleng
" Tuh ayah nya " tunjuk yusuf pada Tri
" Astaga bujur boneng , Tri benaran tuh lho nikahin ibunya dia jadi anak lho " kata Rudi tak percaya
" Iya lah masalah buat lho , ngak pake repot kan buat anak Sudah jadi satu " kata Tri terkekeh
" Alamak ........Tri kok iso " Rudi berjongkok menatap Akhtar lekat Dan melihat wajah Tri dan Akhtar
" Tapi ngomong ngomong kok dia mirip lho ya Tri cuma mata nya , astaga matanya mirip Yuni " kata Rudi seraya menelisik wajah Akhtar .Yang membuat Tri tersenyum
" Ya jelas anak gue , jadi ya mirip gue lah " kata Tri tersenyum lalu mencium Akhtar .
" Bentar ya de, Akhtar ngantuk ngak nak bobo di kamar Ayah ya " kata Tri
" Sini aja tunggu Ayah selesai ." kata Akhtar .
" Ya sudah " kata Tri yang mengusap kepala Akhtar Yang membuat ketiga teman nya itu melongo melihat interaksi Tri dan bocah mungil itu
__ADS_1
" Yuf bisa tolong ambil kan bantal ngak Biar dia bisa tidur disini " Kata Tri
" Iya Tri " kata Yusuf beranjak dari kursi menuju kamar Tri untuk mengambil bantal Lalu kembali dengan membawa bantal dan selimut Dan Tri langsung menyandarkan nya pada Akhtar Yang duduk anteng karna mengantuk. Menunggu Ayah nya selesai bekerja
" Ya ampun tuh bocah setia banget nungguin lho Tri " kata Rendi
" Ya dia kangen sama ayah nya " kata Tri tersenyum Lalu mengusap kepala Akhtar dan mencium nya Sambil membacakan nya doa Agar putranya itu bisa tidur nyenyak .
Jam 4 Tri sudah selesai dan bekerja lalu sholat dan Tri membawa Akhtar masuk di kamar . Agar bisa tidur nyenyak
" Lho benaran Tri nikahi ibu nya tuh anak " Kata Yusuf bertanya serius
"' Ya , kenapa suf ?" kata Tri
" Ferdi sudah nikah sama Yunia gadis yang dulu di camp 40 " kata Yusuf
" Alhamdulilah syukur lah kalo dia sudah nikah berarti dia sudah berubah Tapi belum bisa move dari Yuni masa cari istri nama Yunia juga " kata Tri terkekeh
" Ya begitulah , apa kau tak dendam padanya Bahkan dia sering melecehkan Yuni Tapi Yuni slalu memaafkan nya " kata Yusuf menatap Tri
" Kau tahu suf , Sebenarnya Ferdi adalah pria yang baik Tapi karna dia marah dan kesal para ibunya yang pergi meninggalkannya Juga brani selingkuh dengan pria lain itu membuat Ferdi menjadi stress dan gila Juga marah Sehingga melampiaskan nya pada orang lain .Dan mengangap semua wanita itu sama Dan itu alasan nya Yuni tak membalasnya dan menghukum nya . Dia diam saja pada sikap Ferdi yang kurang ajar . Karena ia tak mau marah bertemu marah Hingga menjadi kan itu dendam membara . Hingga ia semakin rusak Padahal ada kesempatan baginya . Dan Yuni ingin mengulur waktu untuk itu Aku tak percaya padanya Tapi Yuni yakin dia bisa berubah Dan benar dia sangat menyesali semua kejadian itu . " kata Tri Ketika teringat Setahun yang lalu Ferdi bersimpuh di depan nya meminta maaf
" Apa dia pernah menemui mu " kata Yusuf menatap Tri
" Ya setahun yang lalu Ketika aku pulang untuk cuti dan kami tak sengaja ke kantor pusat " kata Tri
" Ya sepulang cuti ia membawa istrinya kesini dan menyewa rumah di kampung Kurasa itu lebih baik Dari pada ia ketempat pelacuran " kata Yusuf
" Ya lagi pula hidup nya bisa tertata Apa istrinya cantik ?" kata Tri
" Face nya mirip Yuni Tapi dia sedikit hitam Wanita lampung Yang tak jauh dari rumah nya " kata Yusuf
" Syukurlah tak ada dendam di hatiku Aku iklas semua nya terjadi karna Allah Dan hanya tinggal kau yang belum menikah Dan lagi mas Moko juga sudah menikah Nama istrinya juga Yuni Sulistya suf " kata Tri
" Hahaha ...... rupanya kalian sama sama terobsesi pada mba Yuni bro pasti yang sekarang namanya Yuni juga kan " kata Yusuf tergelak
" Ya .... Yuni " kata Tri tersenyum
" Astaga Tri kenapa kau tak bisa move on sih Kan masih banyak wanita lain selain mba Yuni " kata Yusuf
__ADS_1
" Mungkin itu jodoh suf, jadi ngak masalah sama nama nya asal ngak satu orang " Kata Tri tersenyum Yang kini lega ia bisa hidup tenang bersama istri dan anak nya