
Pria itu tersenyum Lalu melangkah pergi meninggalkan bengkel itu Dan ketiga nya tahu Yuni dekat dengan pria itu
" Mas Aris mba Yuni nya ada ?" kata pria itu mengapa Aris
" Eh mas Lery. Ada kok mas lagi mandi Duduk dulu mas tunggu disini kata Aris Yang duduk santai lalu Lery pun ikut duduk dan meletakan kantong . plastik di sampingnya
" Bawa apa mas " kata Aris
" Daging rusa buat Yuni " kata Lery Yang membuat Aris tersenyum Karna pasti Yuni akan berbagi pada mereka
" Dapat berburu mas " kata Aris
" Ya " kata Lery
" Mba Yuni ada tamu " Teriak Aris ketika melihat Yuni mengintip dan kepalanya nongol di balik pintu
" Hah ......siapa ris " kata Yuni
" Nih lihat aja sendiri " kata Aris
Yang membuat Yuni keluar dari kamarnya .Dan langsung kaget melihat Lery datang
" Om ........" Teriak Yuni senang Melihat Lery lalu merangkul tangan Lery mesra Dan itu jadi perhatian 6 pasang mata dari bengkel
"' Ini daging buat mu, paman Edon titip salam juga tante mu " kata Lery
" Daging rusa ya om... Ya salam buat mereka " kata Yuni
" Ya ini hampir 3 kg , Itu sisa pagi tadi Paman jual langsung habis Karna ada yang memborong " kata Lery
" Ya sudah om pulang dulu ya. Ini sudah sore . Ngak enak lama lama nanti ada yang berkicau dirumah " kata Lery
" Ya om , eh tunggu sebentar , ada titipan buat tante " kata Yuni yang berlari ke kamarnya sedangkan Aris Hanya diam di tempat duduk nya
Tak lama Yuni kembali Membawa kantong kresek Dan sebuah amplop untuk Lery
" Ini buat om dan ini buat tante " kata Yuni Yang memasukan amplop di kantong baju Lery
" Kenapa repot repot " kata Lery
" Ngak repot kan ngak berat " kata Yuni tersenyum Dan Lery pun mengusap kepala Yuni lalu menangkup dua pipi Yuni dan memeluk nya erat membuat Aris melongo melihat Apa yang di lakukan Lery Begitu juga 6 pasang mata yang ikut melihat dari bengkel
" Ya sudah om pulang ya hati hati jaga diri mu baik baik " kata Lery menuju ke motor nya
"Ya " kata Yuni yang di ikuti pasukan nya Yang membuat Lery kaget
" Kau memelihara anak anjing " kata Lery menangkap satu satunya
" Iya , mereka jadi pengawal ku besok kalo sudah besar om ambil ya " kata Yuni
" Boleh buat teman berburu " kata Lery
" Paijo ayo bawa adik adik mu pulang sana sudah sore " kata Yuni
Guk guk guk .....
__ADS_1
" Iya sana pulang dulu " kata Yuni
Yang membuat Lery tertawa Dan melepas anak anjing . yang di pegang nya
" Mereka takut aku membawa saudara nya " kata Lery tertawa Lalu ia pun naik ke atas motor nya
" Ya om trimakasih , hati hati " kata Yuni
" Ya sama sama " kata Lery dan. Lalu pergi meninggalkan Yuni . Yuni pun kembali ke mess staf di ikuti pasukan nya para anak anjing itu.
" Ayo kita kedapur , buat masak ini Nanti aku bagi " kata Yuni menenteng kantong daging
" Aris di bagi .juga kan mba " kata Aris
" Ya dong tapi buat besok siang ris, ini biar di godok dulu " kata Yuni Yang membawanya kedapur Dan mencucinya di air drum Dan lalu menyalakan api tungku di dapur
Dan menaruh panci besar diatasnya.
Lalu mengambil sedikit daging Dan memotong nya jadi kecil kecil 10 potong
" Nih cicipi biar tahu daging rusa " kata Yuni membagi nya satu satu .
Tak lupa Yuni juga melempar nya untuk si ibu anjing
Guk guk ....." gonggong anjing itu
" Iya sedikit " kata Yuni lalu mencuci daging nya Dan duduk santai Sambil menunggu air mendidih Dan lalu memasukkan daging nya .Setelah mendidih Yuni pun membiarkan apinya menyala Dan membalik tutup pancinya Lalu menindihnya dengan batu besar Agar daging tak bau karna tak ada lemari pendingin .Karna akan tak baik di biarkan mentah pastinya daging nya akan membiru .
Tri berpangku tangan melihat apa yang di lakukan Yuni dari pintu dapur Ketika ia ingin mandi untuk membersihkan diri
" Tri " kata mbok
" Godok daging mbok besok Yuni mau bikin rendang " kata Yuni tersenyum
" Hah ada yang jual ndu, dimana " kata mbok Yang ingin ikut membeli .nya
"' Dia dikasih mbok gratis " kata Tri melirik mbok
" Oalah gono toh ya wis mbok cicip aja besok ya ndu " kata mbok tersenyum
" Ya mbok santai saja " kata Yuni tersenyum
" Ya sudah Yuni kekamar dulu ya mbok , dah Tri " kata Yuni Lalu pergi di ikuti .pasukan anjing nya
"' Ya ampun tuh pasukan ikut sana sini " kata Tri tertawa
" Iya lah , ngerti yang ngasih makan siapa le ?" kata Mbok Yang tahu sejak lahir saja sudah di beri susu oleh Yuni Karna sang ibu masih belum punya air susu Dan Yuni membelikan nya susu biar Anak anak nya bisa tumbuh sehat
Disisi lain Ferdi dan Danang saling tatap Ketika Danang bilang Lery kekasih Yuni Tapi Ferdi bilang bukan
Yang membuat mereka berdua saling berdebat
" Aku yakin tuh cowok pacar nya " kata Danang
" Bukan kalo pacarnya pasti Yuni diajak kencan " kata Ferdi
__ADS_1
" Tapi kau lihat sendirikan mereka berpelukan " kata Danang
" Aku juga pernah memeluk ya mencium nya Tapi dia ngak mau jadi pacarku " kata Ferdi
" Astaga Fer lho kan maksa makanya dia ngak mau " kata Danang
" Lah masih bejo aku bisa menciumnya dari pada kamu Sudah ngak dapat sudah ngak nyentuh Ngak dapat apa apa Apalagi ciuman Malah ular kadut di patuk ular dan korengan lagi " sindir Ferdi
" Dih kau juga sama Fer ,.korengan dan ular kadut mu di tendang kan " kata Danang
Yang membuat Pardi dan Febri yang sedari tadi menahan tawa karma perdebatan itu Dan keduanya belum menyadarinya Kalo ada orang Yang mendengarkan mereka adu mulut
"' Heh..... tapi masih dapat bibir manis ,
lho dapat apa hah ?" kata Ferdi
" Ya gue dapat senyum lah " kata Danang ngak mau kalah Yang akhir nya ...
" Hahaha.......hahaha........ tawa Pardi dan Febri pun pecah Membuat Kedua nya kaget dan melihat nya
" Ngapain kalian disitu !! " kata Ferdi
" Astaga kalian menguping " kata Danang
" Menguping itu sembunyi mas, ngak terang terangan Kalian saja yang asyik ribut berdua Sampai ngak malu di dengar orang Untung kita yang dengar Nah kalo mba Yuni dengar langsung Bisa kacau tuh " kata Pardi tertawa
" Dah sana pergi " Usir Danang
" Ayo Feb , kita pergi ada yang lagi emosi jiwa " kata pardi
" Iya mas, ayo takut ada banteng mengamuk .." kata Febri menyindir Dan mereka pun lalu Pergi menjauh masuk ke kamar Tri yang baru selesai mandi
" Ada apa dengan kalian ?" kata Tri heran
" Baru nonton adu debat mas biasa" kata Febri
Ngak mau kalah Tapi dua duanya kalah " Kata Pardi .
" Hah ...kok iso siapa ?" kata Tri bingung
Tuh musuh bebuyutan sekamar "' kata Febri menujuk kamar Ferdi
" Biarin saja mereka berdebat Biar sampai mulutnya berbusa juga ngak bakal menang Malah bikin pusing kepala saja bila di ladeni Kan mereka sama sama gila " kata Tri cuek
" Hahaha.......... betul tuh mas , mending kita tidur " kata Febri tertawa .
" Iya Feb , yuk tidur " kata Pardi Yang lalu rebahan di kasur bekas Ariesta Yang tidur di hutan karna kosong mereka pun lalu ikut Tri
Yang tidur sendiri Karna di kamar lain berisik Dan tidak nyaman
" Lah kok kalian bisa disini ." kata Yusuf kaget
" Numpang suf, ayo tidur " kata Tri
" Ya Ayo " kata Yusuf yang juga sudah mengantuk Lalu berbaring di kasur nya Dan tak lama terdengar sesuatu Dari depan
__ADS_1
" Brak ..........
" Apaan tuh " kata Yusuf kaget Begitu juga Pardi dan Febri juga Tri yang langsung keluar kamar