Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 23 Ferdi di Kejar Hantu


__ADS_3

Setelah makan siang mereka pun kembali berkerja. Sedangkan Yuni asyik duduk menatap para karyawan yang meratakan tanah dengan buldoser .


" Mas apa jalannya sudah di perbaiki Dan bagaimana mereka masuk hutan bila jalannya masih basah " kata Yuni Yang tahu jalan sepenuhnya belum bagus dan truk akan amblas bila melewati jalan basah


" Mereka lebih tahu cara nya . Kita hanya membuka lahan Biarkan mereka berpikir sendiri " kata Moko santai


" Ya aku tahu " kata Yuni . Yang lalu terdiam memandangi alat berat yang bekerja saling bahu membahu untuk menyelesaikan target mereka hari ini


Jam empat sore mereka pulang ke camp


Karna semua pekerjaan sudah selesai Dan Yuni langsung kembali ke kamarnya Untuk membersihkan diri


Setelah selesai mandi Yuni pun langsung berpakaian Dan ketika ingin menutup jendela kamar nya Matanya tertuju pada sosok hantu tanpa kepala Yang berdiri menatapnya di samping mess


" Astagfirulah " kata Yuni Bergegas menutup jendelanya Dan lalu menguncinya Karna ia kembali melihat penampakan


hantu lagi sore ini


" Ada apa dengan mereka Kenapa slalu mengikuti ku " kata Yuni bingung


Lalu Yuni duduk tenang di atas tempat tidurnya sambil berzikir mengingat Allah


Dan lalu memejamkan matanya .


Kejadian hari ini membuat Yuni bergidik ngeri Karna memang Yuni sadar banyak hal aneh yang terjadi dengan nya Padahal tak ada niat jahat dalam hati nya. Dan Ia juga sudah menolong hantu Alam Yang sudah Yuni kembalikan kepalanya berserta cincin nya.


" Ya Allah aku lupa " kata Yuni meraba bawah bantal Dan cincin itu masih tergeletak di sana .


" Apa aku buang saja ya , mungkin karna cincin ini aku bisa melihat hantu. Tapi aku tak memakai nya " kata Yuni berpikir. Cukup lama Yuni berpikir lalu ia pun berdiri dan membuka jendela Lalu melempar cincin itu keluar Dan kembali menutup jendelanya Lalu menguncinya rapat rapat.


" Alhamdulilah " kata Yuni lalu ia pun berwudhu dan menunggu waktu magrib.


untuk sholat


Cukup lama Yuni berzikir sampai masuk waktu isya dan sholat . Setelah selesai sholat Yuni baru keluar Dan menuju dapur karyawan untuk makan malam Dapur sudah terlihat sepi Karna semua karyawan berkumpul di ruang tengah sedang menonton acara televisi


" Lah ...mba Yuni baru makan mba " kata Danang yang sedang ke dapur membuat kopi


" Ya nang , kenapa ?" kata Yuni


" Ngak tumben aja menyendiri , biasanya kumpul bareng " kata Danang tersenyum


" Tadi nunggu isya dulu nang " kata Yuni lalu mengambil makanan Dan meninggal kan Danang menuju kamar mbok .

__ADS_1


" Lah mba Yuni kok baru makan " kata mbok .Yang lagi ngobrol dengan Tri Duduk menatap Yuni membawa piring Masuk dan lalu duduk dihadapan mbok


" Ikan yang sore tadi kan masih mba . Dalam rantang mba Yuni mau " kata mbok . Yang sudah menggoreng ikan hasil tangkapan mereka di hutan


" Ngak usah mbok cukup ini saja cukup kok Itu untuk besok saja " kata Yuni Sambil menyuap makanannya .


Tri hanya diam menatap Yuni .Sedang kan mbok sambil melipat pakaian nya . Dan menaruhnya dalam dus besar tempat pakaian bersih


" Mbok ....menurut mbok Apa ada yang aneh ngak dengan ku " kata Yuni


" Ngak ada mba, kenapa kok mba Yuni bicara seperti itu " kata mbok Seraya melirik Tri


" Ya aneh saja mbok, Yuni sering melihat hantu akhir akhir ini " kata Yuni . Sambil menguyah makanan nya


Membuat Tri dan mbok saling pandang Menatap Yuna yang masih menikmati makanannya .


Bukan tanpa alasan Yuni bercerita Ia ingin curhat pada wanita tua itu. Karna memang Yuni tak pernah tahu dengan kehidupan daerah yang ia tinggali Karna Yuni lahir dan besar di kota . Tapi ia sering libur ke rumah sang kakek didesa Tapi menurutnya tidak mengerikan seperti sekarang ini .Sampai ia bisa melihat hantu .Apalagi hantu tanpa kepala .


" Mungkin hanya halusinasi mu saja Yun Kemaren kan sudah selesai urusan nya Pasti hantu itu tak akan menganggu mu lagi " kata Tri Sambil menatap Yuni lekat menatap netra mata gadis itu


" Tapi Tri cincin merah delima Yang aku kuburkan bersama kepala itu .Kembali sendiri kekamar ku, anehkan Tri . Lalu aku buang lagi .Karna aku merasa takut dan cincin itu kembali lagi " jelas Yuni


" Hah kok bisa sih " kata Tri kaget


Mbok dan Tri kembali saling pandang


Seakan tak percaya .Tapi melihat Yuni bicara serius gadis itu jelas tak berbohong sama sekali .Karna Yuni memang gadis yang mereka kenal baik selama ini .


" Apa Yuni masih sholat " kata Tri


" Iya lah, aku kan muslim " kata Yuni


Tri pun terdiam lalu berpikir sejenak Mencari sesuatu yang bisa menarik benang merah .Kenapa Yuni sampai bisa


di ikuti hantu tanpa kepala.


**********


Disebuah rumah tua Ferdi datang lagi menemui pria tua di ujung jalan .Untuk menanyakan guna guna yang tak punya efek sama sekali pada Yuni.. Yang dikirimkan dukun tua itu Padahal Ferdi sudah membayarnya mahal .


" Ilmu nya berbalik pada mu , jadi jangan kaget bila kau tergila gila pada nya Dan bisa cemburu buta " kata pria tua itu


" Bagaimana bisa " kata Ferdi

__ADS_1


" Dia bukan gadis biasa " kata pria tua itu Menatap wajah Ferdi yang kecewa .


" Memangnya siapa dia " kata Ferdi


" Bapa tak tahu, tapi dia berasal dari garis keturunan orang hebat Dan cukup berpengaruh . Jangan berurusan dengan nya Bila tak ingin nyawa mu melayang


" Maksud bapak ?" kata Ferdi kaget


" Dia memang tak punya apa apa . Tapi dia di lindungi para leluhurnya Dan mereka menjaga cicitnya dengan baik " jelas pria tua itu .


Ferdi pun terdiam . Lalu mengurungkan niat nya. Untuk kembali mengguna gunai Yuni . Karna ini yang ketiga kalinya ia datang ke dukun tua itu Dan tak ada efek yang berarti pada gadis itu .


" Gadis itu gadis baik baik jiwanya bersih dan putih Walau ia tak punya ilmu atau warisan Tapi pelindung nya menjaganya dengan baik .Karna hari lahir nya Mampu menarik kekuatan putih " jelas pria tua itu


" Lalu ....kenapa tak ada efek apa pun untuk nya " kata Ferdi Yang tahu pria tua itu sangat hebat dalam dunia perdukunan


" Jujur aku tak bisa menyentuhnya . Kalo kita nekat itu akan menghilangkan nyawa mu dan bapak sendiri " kata pria tua itu Membuang nafas kasar nya


Ferdi pun terdiam sambil memejamkan mata nya Lalu berpamitan untuk pulang kembali ke camp .Ferdi pun lalu memacu motor nya masuk kembali ke perkebunan sawit .


Di sepanjang jalan motor berjalan pelan. Karna sore tadi hujan turun sebentar Membuat Ferdi berhati hati karna jalanan sangat licin


" Sial kok licin " kata Ferdi Tapi motornya tetap menyala .


" Ferdi ......Ferdi..... Ferdi ......" Terdengar sebuah suara . Yang membuat Ferdi kaget Lalu melihat kebelakang nya


" Ha...hantu ..." teriak Ferdi memacu motornya .


Brum.......brum.....brum.....


Motor pun melaju Tapi sempat oleng karna licin Tapi Ferdi cepat bangkit lagi dan berdiri Lalu menarik gas motor tak perduli dengan rasa sakit di tangan dan kaki nya Hingga ia terus memacu motor dengan cepat.


Brak ..........brak.....


Ferdi kembali terjatuh Lalu melihat kebelakang Tiga hantu tanpa kepala terlihat menuju kearah nya. Ferdi pun lalu berusaha bangun Karna tak ingin mati konyol Dan memacu motor nya yang masih hidup Dan melaju pulang ke camp


Sampai depan camp Ferdi mematikan motornya Dan terjatuh ke tanah


" Tolong ...." rintihnya


" Woi....... kenapa bro " kata Yusuf kaget


Lalu bergegas menghampiri Ferdi yang tergeletak di tanah basah dengan tangan berdarah dan tubuh penuh lumpur

__ADS_1


__ADS_2