
Mantri wanita itu memeriksa Yuni dengan hati hati . Ketika Yuni sudah berbaring di atas brankar Lalu setelah selesai ia menuliskan resep vitamin untuk Yuni
" Ngak apa apa mas ibu dan janin nya sehat mungkin tadi Karna tendangan nya terlalu keras " jelas mantri itu
" Janin " kata Tri kaget Lalu menatap Yuni
" janin maksud mba saya hamil " kata Yuni ikutan kaget Lalu bangun dan duduk di atas brankar
" Ya hamil muda mba mungkin baru sekitar 2- 3 minggu saja " kata mantri itu Yang membuat hati Tri membuncah senang mendengar Istrinya hamil
" Alhamdulilah de" kata Tri memeluk Yuni Yang membuat Yuni bingung Tapi Yuni tetap membalas pelukan Tri
" Mas ...... apa kita pulang " kata Yuni
" Ya ... ayo , mba kami bayar berapa " kata Tri
" Oh langsung saja sama kasir di depan mas Slamat ya mas mba Semoga bayi nya sehat slalu
" Aamin trimakasih mba " kata Yuni tersenyum Lalu Tri kembali menghampiri Yuni dan merangkul Yuni Sambil mengusap perut Yuni yang masih rata
" Sehat ya de " Kata Tri senang yang memeluk dan mencium kening Tri
" Mas ayo pulang , ngak enak di lihat orang " bisik Yuni
" Ya ayo , oh ya ayo beli jaket dulu biar ngak dingin " kata Tri .Yang merasa sangat bahagia Kalo apa yang di harap kan jadi kenyataan .
Setelah itu mereka pulang kembali ke kamar mess Dan Tri tersenyum bahagia Ketika mereka masuk kamar Yuni Lalu cepat cepat menguncinya
" Mas.... ." kata Yuni melihat Tri senyum senyum Yang terlihat sangat senang Kalau dirinya hamil
" Ya de, kenapa " kata Tri yang memeluk Yuni dari belakang dan mengusap perut istrinya itu pelan
__ADS_1
" Mas geli " kata Yuni berbalik Lalu memeluk Tri karna ia juga senang bisa hamil .
" Hahaha ..... mas bahagia de, mas akan jadi ayah " kata Tri memeluk erat Yuni Dan lalu mengendong Yuni keatas ranjang Dan ikut berbaring di samping nya Sambil mencium pucuk kepala Yuni berkali kali Karna ini lah yang ia harapkan Yuni menjadi istri dan ibu dari anak anak nya .
" Mas sudah " kata Yuni Karna Tri tak berhenti menciumi rambut kening dan wajah nya juga bibir Yuni
' Hehehe..... kenapa ? Mas sayang ade jadi ketika mas senang Mas ingin mencium ade bila perlu semua nya " kata Tri yang juga mencium perut Yuni dan Yuni hanya bisa membelai rambut Tri yang mencium perutnya berkali kali
" Mas sudah " kata Yuni menangkup wajah Tri .Dan menatap nya lekat Karna ia tahu Tri sangat sayang padanya .Hingga terlihat Tri tak bisa menyembunyikan kebahagian itu
" Maaf .... Kalau mas sangat bahagia " kata Tri lalu mengecup bibir Yuni pelan dan lembut Yang membuat Yuni terdiam Lalu mengalungkan tangan nya di leher Tri
Tri pun semakin dalam ******* bibir mungil itu yang merasa malam ini ia benar benar sangat bahagia Dan ia ingin memadu cinta dengan gerakan pelan Yang membuat Yuni terbuai .
Diluar hujan gerimis turun ketika Ferdi baru saja Sampai di sebuah rumah
Seorang wanita seksi membuka pintu untuk nya
" Ya aku juga " kata Ferdi yang lalu masuk kamar wanita itu Dan melepas pakaian nya Karna tadi pakaiannya kena gerimis
" Apa kita langsung bermain bang " kata wanita itu memeluk Ferdi
" Tak masalah " Kata Ferdi mencium wanita itu sambil membayangkan Yuni berada di depannya Lalu membawanya keatas tempat tidur .Untuk menghangat kan badan Dan memuaskan hasratnya Entah kenapa tiap kali dia merindukan Yuni di otak nya Hanya ada bayangan Yuni Lalu Ferdi melampiaskan nya pada kupu kupu malam. Itu . Karna ia rindu pada bau tubuh Yuni Tadi malam berkali kali ia menghubungi ponsel Yuni Tapi nomor nya gagal untuk di hubungi
" Akh....... Ah..... bang ........" kata Wanita itu mendesah Dan Ferdi tak mau melihat wajah nya Karna bagi Fedi wanita itu hanyalah pemuas nafsunya .
Sedangkan di kamar Yuni . Yuni sudah tidur lelap setelah pelepasan tadi Dan Tri bermain hati hati Karna tak ingin menyakiti istrinya. Dan Tri menatap lekat wajah Yuni sambil menaikan selimutnya Dan mengusap perut Yuni
" Trimakasih ya rabb terimakasih kau memberikan kami pengikat cinta " kata Tri memeluk Yuni pelan Dan tak bosan menciumi wajah Yuni Karna ia sangat bahagia Dan Tri tak bisa mengurai nya lagi dengan kata kata Karna Ia hanya ingin memberikan apa yang terbaik bagi Yuni Dan sampai ia ikut terlelap Sambil memeluk Wanita nya itu dengan erat .
Pagi nya Tri sudah bekerja seperti biasa. Tri terlihat lebih bersemangat lagi Karna ada tanggungan baru Yang membuat Tri rajin bekerja Karna ingin cepat cepat membangun rumah impian nya Dan ia ingin Rumah itu bisa selesai sebelum bayi nya lahir
__ADS_1
Sedangkan Yuni baru saja berkeliling Ketika ia melihat ada bayangan mengikutinya. Hingga Yuni cepat cepat membawa mobil nya ke tempat yang lebih terang di mana cahaya matahari masuk
" Bayangan apa itu " batin Yuni Lalu kembali melajukan motornya Ke area kumpulan Truk pengangkut Yang berjejer karna menunggu antri di servis Tri dan yusuf
"' Mas " kata Yuni turun dari motor
" Ya de kenapa " kata Tri menghampiri istrinya .
" Ah bukan apa apa mas " kata Yuni mengingat bayangan hitam itu Yang memegang lengan Tri Sedangkan Tri langsung merangkul istrinya itu
" Ada apa cerita sama mas ?" kata Tri Yang tahu kalau Yuni sedang takut
" Ngak ada mas " kata Yuni duduk melihat Yusuf sedang memasang baut
Tri membawa Yuni duduk dan merangkul istri nya Dan menyandarkan kepala Yuni di bahunya Mencium pucuk kepala Yuni Yang membuat Jono dan Alul hanya menelan Saliva nya terbawa suasana pasangan itu Sedang kan Yusuf hanya fokus pada mesin yang ia perbaiki Namun sesekali ia melirik Karna merasa iri melihat pasutri itu
Sedangkan di antara pepohonan ada sosok hitam mengintip mereka Dan lalu pergi setelah melihat Yuni Dan menghilang di antara pepohonan sawit yang rimbun lalu pergi seperti asap hitam yang mengepul .
" Ade istirahat di kamar ya, mas masih punya waktu dua jam lagi Nanti mas susul " kata Tri mengusap pungung Yuni pelan Agar Yuni beristirahat
" Ade disini saja "' kata Yuni pelan
" Apa mau mas antar ke kamar ?" kata Tri
" Ya " Angguk Yuni
" Ayo mas antar , suf aku antar Yuni ke mess dulu ya " kata Tri pamit
" Ya kang " kata Yusuf
Lalu Tri pun mengantar Yuni ke mess Sampai Yuni masuk kamar . Dan Tri kembali ke perkebunan lagi memakai motor Yuni
__ADS_1
Sedangkan Yuni melepas pakaian kerjanya Lalu mencuci kaki dan tangan nya Setelah itu ia masuk kamar mandi membersihkan diri Dan setelah itu Yuni berbaring di tempat tidur nya Untuk istirahat sebentar