
Di ruangan pa Arif .Yuni mengajukan banyak pertanyaan kepada pa Arif Yang membuat pa Arif merasa bingung harus menjawab apa pada wanita muda itu Yang terlihat cukup brani mengintimidasi
" Maaf mba tak ada masalah apa apa sebenarnya Banyak pengawas yang berhenti karna masalah hantu " kata pa Arif sedikit gemetar
" Hantu ....!!!" kata Yuni tak percaya
" Ya mba, karna mereka sering di kerjain Atau di ganggu setelah pasca kerusuhan itu mba " kata pa Arif jujur
" Astaga ..... cuma itu ?" kata Yuni tak percaya Namun sejenak Yuni berpikir Mungkin saja itu terjadi Karna seperti yang terjadi pada Sani Hantu itu bisa dengan mudah menakuti mereka Dan juga merasukinya
" Ok ..... Kita lihat sehebat apa hantunya. Saya ingin bapa bisa mengatur para sopir sopir itu Untuk kembali bekerja dan masalah hantu biar saya yang menangani nya . " kata Yuni
" Iya mba trimakasih " kata pa Arif
" Ya sudah saya permisi pa, mekaniknya Pasti sudah sampai pagi ini Jadi saya harap mereka di bayar langsung atau besok minggu Biar nanti ada tanda bukti Untuk laporan saya ke pusat " kata Yuni
" Baik mba " kata pa Arif sedikit lega Karna melihat Yuni cukup berani untuk berada di lapangan .Padahal hutan sawit cukup sepi.
Yuni lalu keluar dari ruangan pa Arif Sambil mengelengkan kepala . Karna masalahnya hanya masalah hantu Lalu ia menyusuri lorong mess menuju parkiran motor Untuk melihat para karyawan di kebun Yang sedang sibuk memanen sawit Cukup lama Yuni mengawasi mereka Lalu ia menuju lapangan truk Dengan kembali naik motor memakai kacamata dan topi Melihat para mekanik bekerja
Bub.......
Yuni memukul bahu Yusuf yang sedang membasuh baut di ember Sedangkan Tri berada di bawah mesin Truk
" Mba.....Yun......"
" Shut ........" kata Yuni dengan telunjuk di mulutnya Yang membuat Yusuf mendelik tak percaya Karna tadi ketika ia meyakinkan Tri .Tri tak percaya Teryata benar dugaan nya Kalo Yuni menjadi pengawas lapangan Jadi yang di lihat Rahman kemaren itu memang benar istri teman nya .Dan Yusuf hanya mengeleng tak percaya Kalo wanita di depan nya itu bukan hanya sebagai admin audit dan akuntan saja Tapi juga bisa menjelma jadi pengawas lapangan
" Waduh mba bikin kaget saja , besok besok bisa jadi mekanik nih " kata Yusuf tertawa
" Ya boleh " jawab Yuni pelan .
" Tri ada cewek cantik nih nyamperin lho Mau ngajak kencan mal ming bro mau ngak ...kalo ngak mau buat gue aja ya " kata Yusuf
" Sana ambil aja buat lho " Jawab Tri dari bawah Truk
" Waduh mba sampean di tolak nih Sama aku saja ya mba Kan kang Tri ngak mau katanya Lebih cinta sama truk nya " kata Yusuf melirik Yuni Yang membuat Yuni tersenyum Yang di dengar oleh Tri Yang sedang melepas kipas mesin truk
" Benaran kang iklas nih ?" kata Yusuf mengoda Tri
__ADS_1
" Kan lho masih jomblo suf , makanya buat lho aja Ngak usah ngajak ngajak gue deh " Kata Tri
" Yakin Tri ngak ngamuk gue yang kencani nih pengawas. Cantik lho sudah siap berangkat kita " kata Yusuf lagi
" Dih .... pamer sana ambil gue ngak doyan " kata Tri
" Yakin ngak menyesal nih kang . Awas kalo nanti marah marah ke gue .ya Mba kita kencan ya malam ini Kan malam minggu kita ke sampit Sambil naik motor berdua Atau ke pasar malam juga boleh " kata Yusuf memainkan alisnya pada Yuni
" Boleh ..... ngak masalah " kata Yuni Yang membuat Tri kaget lalu bergegas keluar . Setelah kapas mesin terlepas
Deg.....
" Ade ......." kata Tri kaget Tak percaya istrinya berada di depan nya . Memakai baju karyawan dengan sepatu boot Memakai topi dan kacamata .
" Hai pa mekanik slamat datang Senang bisa bertemu lagi " kata Yuni tersenyum
" Tuh cantik kan pacar gue Tri Cantik mana sama istri lho kang " kata Yusuf terkekeh
" Asem lho suf ,Lho ngerjain gue ya " kata Tri tersenyum Lalu mendekati Yuni
" Kok ade bisa disini " kata Tri .Yang tak percaya Istrinya itu nyata di depan nya
Dan mencium nya takzim
" Eh sana sana .... Ini pacar gue sekarang Tadi kata nya iklas minggir !! Kata Yusuf duduk ditengah Tri dan Yuni . Yang membuat Yuni terkekeh Dengan ulah Yusuf Yang mengerjai suaminya itu
" Aish.....rese lho suf " kata Tri tersenyum
" Lah mba Yuni dengar sendiri kan tadi kita mau kencan Dia ngak bakal marah mba Kan iklas kata nya " goda Yusuf dengan mimik serius Yang membuat Tri langsung menendang kaki Yusuf Namun Yusuf cepat menghindar
" Hahaha............tuh mba ketahuan kan sifat aslinya . Bilang ngak doyan Sudah gue klaim ngamuk dia " kata Yusuf terkekeh
" Hahaha ........ ya sudah kerja gih , aku mau keliling dulu " kata Yuni
" Hati hati ya de " kata Tri langsung mencium pipi Ini .Karna senang bisa bertemu sang istri
Cup .....
" Astaga sempat sempat nya Tri . Mesum lho kang ini kan pacar gue " kata Yusuf menarik Yuni menjauh dari Tri Yang membuat Yuni tertawa
__ADS_1
" Aish ..... Suf tuh kencani mba Sani sana Ketimbang lho ganggu gue " kata Tri kesal
" Dih kesal dia mba , sana mba kerja Biarin dia baper " kata Yusuf
" Ya sudah sampai ketemu jam makan siang ya . Mas ade pergi dulu ya Hati hati kalo kerja " kata Yuni
" Ya , ade juga " kata Tri menarik nafas dalam Sambil tersenyum melihat Yuni pergi menjauh dengan motornya
" Cie......yang kangen wah bakal jadi nyamuk gue malam ini " kata Yusuf
" Ya terima nasib saja atau lho bisa dekati tuh mba Sani lumayan cantik " kata Tri tersenyum
" Entah lah gue belum kepikiran kesana Tri Karna masih punya tanggungan emak Kalo sebatas teman sih ngak masalah " kata Yusuf santai
" Tapi perlukan suf , buat penyemangat kerja " Kata Tri
" Ya lihat nanti Tri . Ayo selesai kan ini sebelum makan siang " Kata Yusuf
" Ya paling tidak bisa jalan satu dulu " kata Tri kembali melanjutkan pekerjaan nya Sedang Yuni melanjutkan pekerjaan nya Berkeliling perkebunan sawit .
**********"
Jam makan siang Yuni duduk bersama Sani Dan Tri juga Yusuf .Di meja makan berbaur bersama karyawan lain
" Jadi kalian saling kenal ?" kata Sani
" Ya begitu lah " kata Yuni
" O pantasan lho ngajukan minta tambah mekanik Biar bisa ketemu mas Tri ya Yun " sindir Sani Yang tadi sempat kaget Kalo Yuni akrab dengan para mekanik baru itu .
" Bukan begitu San, cuma kebetulan kan Mereka tetap kerja di site nya disini cuma bantu lembur Jadi ya dari pada mereka minggu santai Kan bisa buat menambah lemburan " kata Yuni
" Ide cemerlang itu mba kan lumayan buat jajan " kata Yusuf tersenyum .pada Sani Begitu juga Sani yang terkesan masih malu malu
Setelah makan mereka kembali bekerja seperti biasa .Dan Yuni tidak sekali pun bercerita ada hubungan apa dia dengan Tri Namun yang melihatnya menganggap Yuni pacaran atau baru dekat
" Yun ... kenal dimana sama mereka. Kaya nya lumayan tuh buat teman malam minggu " kata Sani
" Ya sudah lama , cuma baru ketemu lagi " kata Yuni .
__ADS_1
" Ya paling tidak ada teman sebelah kamar Dari pada sepi " kata Sani melirik Tri Namun Tri asyik menikmati makanan nya dengan lahap Sambil menatap lekat wajah sang istri Yang di rindukan nya