
Pagi ini Yuni sudah siap kepasar untuk bertemu ade Anggi karna Tak mungkin ia menutup toko Sedangkan mereka butuh pekerjaan Jalan satu satunya Yuni meminta Sani sesekali untuk mengecek keuangan dua tokonya Untuk tiap hari minggu Agar bisa melihat pemasukan dan pengeluaran Dan Yuni sudah mempercayai Anggi dan Nila Untuk mengelola toko
" Mba .....Yuni " panggil seseorang yang membuat Yuni menoleh
" Eh Sari ada apa ?" kata Yuni kaget
" Aku kemaren mencari mu di toko Tapi kamu ngak ada Ini ada uang lebihan catering dari makanan Karna ada yang kurang kemaren " kata Sari yang tak merasa enak hati mencurangi teman nya itu Yang terlalu baik padanya
" Hah..... perasaan kan sudah clear semua Sar " kata Yuni
" Iya benar Yun, tapi catering yang pertama kurang 50 porsi dan untuk yang kedua ada 70 porsi Karna bagian penataan sudah menghitung semua nya Jadi uang nya aku kembalikan " kata Sari Karna ingat Yuni percaya padanya
" Ini uang nya lumayan kok 4 jutaan " Kata Sari karna ada porsi buah juga
Yuni lalu menerimanya dan memisahkan satu juta untuk Sari Karna Yuni juga tak menghitung berapa banyak Yang penting para hantu sudah dapat lebih dari banyak untuk pesta
" Ini buat mu Darn sisa nya buat beli daging dan ikan " kata Yuni tersenyum
" Trimakasih Yun, kapan kapan lho bisa pesan lagi " kata Sari
" Insyaallah ya Sar ." kata Yuni tersenyum Karna Yuni tak mau cerita kalo ia mau akan pulang ke jawa Agar Sani bisa mengurus catering Bila ada pesta hingga mudah mengurusnya dengan Sari
*************
Seminggu berlalu dengan cepat pagi ini Yuni dan Tri sudah bersiap siap menunggu mobil carteran datang Rendi dan Sani juga Rudi dan Yesa menatap Tri nanar Karna mereka akan berpisah Yuni yang di peluk mbok Inem dan mbok Sumi menangis pelan Karna pasti akan lama bisa bertemu lagi
" Mba jangan lupa telpon mbok ya Kalo sudah sampai jawa " kata mbok Sumi
" Iya mbok " kata Yuni
" Ndu , kasih kabar lewat Ariesta ya kalo sudah sampai " kata mbok Inem memeluk Yuni juga Akhtar Karna merasa berat berpisah dengan Yuni dan Akhtar
" Ya mbok , jaga diri ya mbok Jaga kesehatan salam buat semuanya Makanan di dapur bisa di bawa pulang Kan rendang nya masih banyak pasti kekasih dan Yusuf senang " kata Yuni
" Ya ndu teimakasih " kata mbok Yang sempat di belikan Yuni cincin dua gram untuk kenang kenangan Yang membuat mbok Inem sangat sayang pada Yuni
" Mbok Tri pamit ya , jaga kesehatan ya mbok " kata Tri memeluk wanita tua itu
" Yo le,ingat jaga istri mu ya le Jangan bikin Yuni nangis " kata mbok inem
" Ya mbok " kata Tri yang memeluk mbok Inem dan bersalaman pada mbok Sumi Dan setelah pamit mereka pun masuk mobil Sedang kan para hantu ikut bersedih Karna kini mereka tak bisa lagi melihat Yuni Hantu jawa om jon ikut pulang masuk ke dalam botol kecil di tas milik Akhtar Karna ia juga ikut pulang kembali ke kampung halamannya
__ADS_1
Sedangkan hantu tanpa Kepala dan hantu bocil mengawal dan melepas Yuni sampai banjarmasin Karna ada hantu gadis hilang yang akan membawa mereka kesana Sekalian main dan jalan jalan untuk terakhir kalinya Karna mereka ingin membuat perpisahan Yang paling mengesankan
Tri dan sopir duduk di depan Sedang Akhtar bersama Yuni di tengah Karna sekalian mereka mampir makam sang kakek dan juga nenek Yuni di kapuas Dan setelah itu kembali pulang ke Banjarmasin Karna berpamitan pada ibu dan adik Yuni .
Dan ketika sore di perbatasan jalan banjarmasin dan kapuas Tri dan Akhtar Melihat jelas penampakan hantu tanpa kepala melambai kan tangan pada Tri dan Yuni juga Akhtar Mereka melepas keluargga kecil itu Dan kembali pulang Sedangkan hanya hantu bocil dan kunti melepas Yuni sampai rumah ibu di banjarmasin .
Mereka sampai di rumah magrib Dan Tri bersama sopir membongkar barang dan membawa semuanya ke dalam rumah ibu mertuanya untuk segera beristirahat
***************
Dua hari berlalu Akhtar membuka matanya Ketika melihat matahari dari celah jendela Lalu beranjak dari ranjang Sedangkan Tri dan Yuni masih tertidur pulas Karna mereka baru sampai tadi malam di jakarta
" Masyaallah keren !!!" kata Akhtar Melihat kota jakarta dari kaca jendela Dan di bawah mobil mobil berseliweran Lalu lalang di jalan raya
" Ayah bunda ayo bangun lihat sudah siang " Teriak Akhtar senang
" Ade hati hati nak, nanti jatuh " kata Yuni Sedangkan Tri Yang bangun langsung memeluk tubuh Akhtar
" Ade lihat apa ?" kata Tri
" Tuh lihat gedung gedung tinggi yah , ayo yah kita jalan jalan " kata Akhtar senang Karna ia bisa tidur di hotel mewah .
" Ya yah tapi ........" kata Akhtar melihat bunda nya masih tidur
" Tok .....tok .... tok....
" Tuh pasti mereka sudah datang " kata Tri yang lalu membuka pintu dan.....
" Mbok .... Sari mba Ayu " kata Tri kaget Karna Yuni sengaja mengudang mereka datang ke jakarta sejak dari banjarmasin .
" Hai ...apa kami menganggu " kata mba Ayu tersenyum Sambil membawa perut besar nya hamil 5 bulan .
" Mbok....." Teriak Akhtar senang melihat mbah putrinya itu datang
" Le ....sini mbok kangen " kata mbok menerobos masuk Karna Kangen pada sang cucu Yang membuat Tri melongo Karna ia di lewati begitu saja Dan ketika wanita itu langsung menghampiri Yuni dan Akhtar .
" Allahuakbar aku iki apa ngak kelihatan ya " kata Tri merasa di cuekin
Membuat Yuni tersenyum pada suaminya itu Karena kini Yuni sudah menutup mata bathin nya juga Akhtar Dan mereka bisa hidup normal seperti orang lain
" Tri ayo de, kita dolan ." kata mba Ayu
__ADS_1
" Ck...... Karo ade e lali masa datang datang cuma bilang lapar dan dolan" Kata Tri duduk masih dengan wajah bantal nya
" Lagian awak mu jam semene masih . turu wae ayo pesan makan dulu " kata mba Ayu
" Lah perut sudah gendut gitu kok masih minta makan Kan sudah puas penuh tuh isi nya" kata Tri Membuat Sari terkekeh mendengar perkataan Tri
" Mbok kui de Tri tega masa aku hamil gini tega di katai kenyang Harusnya makan nya dobel " dumel Ayu Sambil menatap Yuni yang tersenyum
" Sudah Yuni pesan mba, bentar lagi sarapan nya datang " kata Yuni Yang memesan makanan lewat pelayan hotel
" De .....ade yang nyuruh mba Ayu kesini sama mbok " kata Tri
" Iya mas biar kita bisa rame rame nya ngak de " kata Yuni pada Akhtar
" Ya bun " kata Akhtar
" Mas ayo mandi ,katanya mau jalan jalan Kan kita bawa mobil sendiri " Kata Yuni tersenyum
" Ok ...." kata Tri yang tersenyum Karna bahagia Sang mbok bisa ikut senang Karna bisa jalan jalan selama mereka Liburan di jakarta
Dan setelah sarapan Mereka pun turun kepikiran Yang membuat Tri kaget Rusli sudah nangkring dengan mobil pajero sport baru berwarna putih .
"Pagi Tri " kata Rusli
" Pagi Rus lho ngak salah bawa mobil kan " kata Tri yang membeli mobil Avanza bukan pajero yang harga nya jelas 3 kali lipat
" Ngak salah , kan istrimu yang minta " kata Rusli tersenyum
" Ade ...!! " kata Tri menatap Yuni
Yuni hanya tersenyum Karna memang Yuni lah yang menambah uang pembelian mobil Agar bisa dapat mobil yang lebih bagus Dan lebih besar dari Avanza Yang membuat Tri hanya bisa memeluk istrinya itu Bersyukur kini ia sudah hidup tenang dan bahagia Karna bisa pulang ke rumah mereka Dan mulai hidup baru mulai dari nol
" Baik lah mas kalah sama ade untuk urusan uang " kata Tri
" Yo mas kan rezeki mas juga toh Kalo de Yuni punya banyak uang " kata mba Ayu terkekeh senang Karna Yuni mentraktir mereka bertiga untuk bisa ikut jalan jalan ke jakarta .
Tamat ........
Thanks buat para readers yang setia sampai Akhir ya Trimakasih sudah sabar dan setia untuk menunggu author update Semoga kalian sehat slalu dan berlimpah rezeki dan I love you buat kalian salam bahagia Maaf bila ada kekurangan dalam novel ini Karna author masih harus banyak belajar.
.
__ADS_1