Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 138


__ADS_3

Yuni pun tersenyum Dan mengambil rantang tadi malam


"' Ini Tri " kata Yuni


" Ya " kata Tri yang langsung memeluk tubuh Yuni


" Tri " kata Yuni kaget


" Ngak masalah kan kita jadi TTM " kata Tri tersenyum lalu mengecup bibir Yuni yang mematung Dengan sikap agresif Tri


" Tri nanti di lihat orang " kata Yuni gugup


" Ngak masalah , kalo keciduk paling di nikahkan " kata Tri santai menatap lekat wajah Yuni


" Sudah aku mau sarapan ayo kantin " kata Yuni .


" Cium dulu " kata Tri


" Ngak , apaan sih Tri " kata Yuni malu Karna Tri minta dicium . Lalu menutup pintu kamar nya buru buru


"Cup .....Tri pun mencium pipi Yuni


" Tri ih..... nanti dilihat orang " kata Yuni Yang berjalan keluar mess .


" Hahaha........." gelak Tri sengaja mengoda Yuni yang terlihat mengemaskan bila menahan malu


" Tunggu de, kok di tinggal sih " kata Tri mengejar Yuni


" lagian lambat " kata Yuni Yang membuat Tri tersenyum lalu menarik tangan Yuni Dan mereka pun berjalan bersama kekantin sambil bergandeng tangan Dan masuk kedapur


" Wow........... wow pagi pagi ada yang pamer kemesraan nih " sindir Danang


" Iya dong , sini de " kata Tri menarik tangan Yuni


" Tri aku di dapur saja sama mbok " kata Yuni Yang melepaskan Tangan Tri Karna ngak nyaman di lihat orang banyak Apa lagi Ferdi sudah terlihat sinis menatap nya


" Mhem........mhem .... ayo mau ngapain makan ngak tarik tarikan " tegur pa Tyiur


" Malu pa , kan cewek sendiri " kata Tri lalu membawa kopinya kebelakang Dan makan berdua bersama mbok di dapur


Sedangkan Danang dan Ferdi saling tatap


" Hadeh.. yang bercinta bikin baper " kata Aris ....


" Belum ris baru pedekate " kata pa Tyiur sambil menyuap nasi nya


" Tapi kan ada harapan pa sudah mau di gandeng sana sini " kata Aris Yang tahu Yuni memang dekat dengan Tri dan Arista .


"' Kan janur kuning belum melengkung ris jadi masih bisa bertanding " kata Danang santai


" Ya bagus itu nang tetap semangat , perjuangan sejati mencari istri . Cari istri itu ngak perlu cantik tapi pintar dan baik Makanya anak anak nanti jadi cerdas dan juga kreatif " kata pa Tyiur

__ADS_1


" Ya pa, pengen nya sih gitu tapi kan ngak tahu jodohnya " kata Aris


" Maka nya berusaha ris, buat semanis mungkin tuh kaya Tri .Pepet terus biar nempel akhir nya nanti dapat juga " Kata Robin ..


Mereka pun makan sambil ngobrol Membuat yang lain juga ikut nimbrung bersama Karna habis hujan tadi malam Jadi mereka bisa kerja santai Karna jalan masih becek Dan harus berangkat siang menunggu tanah kering .


Malam nya Yuni duduk membaca buku di kamar nya Sedangkan di kamar Robin terdengar Aris bercanda dengan Paijo Karna anak anjing itu sekarang malam ikut tidur bersama bang Robin.


Tap.....tap.....tap........


Langkah kaki seseorang terdengar jelas di telinga Yuni .Yang menatap jendelanya Dan lalu mengambil parang di samping pintu


Ting........


" Kau ......." kata Yuni kaget melihat hantu itu datang tiba tiba Padahal belum larut malam


" Ada apa ?" kata Yuni


Hantu itu menunjukan foto seseorang pada Yuni Yang membuat Yuni bingung


" Dia mau dibunuh , tapi dia menghilang tolong cari tahu " kata hantu itu


" Apa harus ! Kemana aku harus mencarinya " kata Yuni


" Dia di ada dalam hutan Dia di sembunyi kan teman mu " kata hantu itu memberi gambar tato


" Siapa dan ini tanda apa ?" kata Yuni bingung


" Hi...... bagaimana bisa Lalu aku harus apa " kata Yuni bingung


" Suruh dia pergi jauh dari sini Kalo perlu keluar dari daerah ini . Dan ini uang untuknya " kata hantu itu Yang meminta Yuni untuk mencari orang itu


" Baik tapi aku tidak berjanji Bila ia tak mau pergi Tapi paling tidak aku sudah berusaha " kata Yuni menatap foto pria itu Dan tak lama hantu itu pun menghilang .


" Ting.....


" Astaga belum selesai bicara sudah main pergi aja " kata Yuni Yang lalu berbaring di tepat tidur nya Dan besok ia akan ke hutan mencari foto pria itu.


Lalu Yuni pun terlelap Dan bangun ketika subuh buta Yang merasa sakit perut Dan lalu masuk kamar mandi


" Astaga apa aku mau haid lagi " kata Yuni merasakan perutnya semakin sakit Lalu keluar dari kamar mandi Dan berwudhu untuk sholat mengambil minyak kayu putih Dan menggosok nya di badan nya


" Apa aku masuk angin karna malam tadi " kata Yuni Yang lalu keluar kamar dan pergi ke dapur karyawan masuk kekamar mbok


" Mbok Yuni di kerokin ya " kata Yuni Yang duduk di sisi kasur mbok Karna mbok baru saja bangun


" Masuk angin ndu " kata mbok


" Ya sakit perut mbok " kata Yuni melepas bajunya dan berbaring di kasur mbok Dan mbok pun ingin mengunci pintu kamar ketika Tri yang habis sholat masuk ingin mengambil baju nya


" Kenapa ?" kata Tri pelan

__ADS_1


" Tuh masuk angin " bisik mbok menujuk Yuni sudah tengkurap. di kasur


Yang membuat Tri diam lalu masuk dan menutup pintu Dan Tri mengambil minyak kayu putih milik mbok dan menggosok punggung Yuni lalu mengerok nya .Sedangkan mbok sholat subuh di kamar Yang membuat Yuni kembali tertidur Ketika Tri memijat punggung nya


" Kunci pintunya takut ada orang masuk mau macam macam dia lagi ngak pake baju " kata mbok berbisik Lalu keluar kamar


" Ya " kata Tri mengunci pintu dan berbaring di sebelah Yuni sambil menyelimutinya. Yuni sedang tidur nyenyak Ketika Tri menatap lekat wajah gadis itu


" Kasihan kau de" kata Tri mengusap punggung Yuni yang tertidur pulas .


Lalu ikut memejamkan mata nya Yang tanpa sadar ikut tertidur memeluk Yuni


Paginya Yusuf yang ingin mengambil obat dikamar mbok pun ingin membuka kamar mbok Tapi mbok melarang nya


" Kok di kunci mbok " kata Yusuf


"' Shut ......" kata mbok yang tak mau berisik lalu membuka kunci dari lubang kecil Dan Yusuf pun kaget ketika pintu terbuka


" Astag........mpt...... Mpt mpt " Mbok membekap mulut Yusuf Yang .juga kaget Tapi tak mau ribut Karna bisa terjadi salam paham Lalu bergegas mengambil kota obat Terlihat Tri memeluk tubuh Yuni yang jelas tanpa pakaian Sedang Tri masih berpakaian lengkap Lalu mbok menarik Yusuf kedapur


" Kok bisa begitu mbok " kata Yusuf


" Yuni masuk angin dan minta mbok kerokin trus tertidur Dan mbok suruh Tri Yang jaga karna mbok mau masak lalu dia ikut ketiduran Jangan ribut tutup mulut Nanti bikin geger jadi salah paham ." kata mbok


" Astaga mbok , tapi kan jadi fitnah bila ada yang lihat . " kata Yusuf


" Cukup kamu yang lihat " kata mbok membuat Yusuf terdiam


" Ya aku tutup mulut " kata Yusuf lalu kembali ke kamar .


Yuni merasakan pungung nya terasa berat Ketika membuka mata nya Dan kaget melihat ia tidur dalam pelukan Tri


" Astaga.....Tri ....." kata Yuni yang ingin melepas pelukan Tri


" Shut ...... Jangan berisik " kata Tri masih memeluk tubuh Yuni erat Lalu menutup nya dengan selimut


" Apa yang kau lakukan Tri " kata Yuni pelan ingin bangun


" Hanya memeluk mu " kata Tri menahan tubuh Yuni .


" Biar kan seperti ini aku ingin memeluk mu de " kata Tri pelan


" Tri nanti akan jadi fitnah " kata Yuni berontak .


"' Tak masalah " kata Tri yang lalu mencium bibir Yuni Kali ini ia tak perduli kalo pun di grebek Karna ia ingin Yuni jadi milik nya .Juga tak perduli apa yang akan terjadi kedepannya Karna Tri tak ingin kehilangan Yuni


"' Tri....mpt......mpt ........jangan Tri " kata Yuni yang berontak Namun Tri membalik tubuh Yuni dan menindihnya .


" Tri .... Jangan " kata Yuni Yang ingin menangis Yang membuat Tri memejam kan matanya Lalu memeluk tubuh Yuni erat dan mencium nya dalam .


Setelah puas Tri pun bangun dan keluar dari kamar . Lalu bergegas pergi kekamar nya

__ADS_1


"' Ahk..........." kata Tri menjatuhkan tubuh nya di kasur sambil memukul mukul bantal sampai kapuk bantal berhamburan keluar Yang membuat Yusuf kaget


__ADS_2