
Pa mantri pun lalu bergegas kearah dapur Terlihat pintu masih terkunci rapat begitu juga jendela Tapi kenapa piringnya pecah berserakan di lantai
" Kenapa pa " kata Andre
" Ngak tahu mas , Aneh .padahal saya tak menaruh barang sembarangan Tapi kok bisa piring nya pada pecah " kata mantri muda itu
" Nah lho siapa yang ngamuk " kata Andre heran
" Iya padahal tak ada siapa pun " kata mantri muda itu .
Yuni pun melihat sekeliling ruangan Dan Tak sengaja matannya melihat sosok hitam berbulu Yang membuat Yuni berpaling melihat arah lain Karna tak mau melihat sosok itu.
" Mungkin tikus lewat pa , ngak sengaja memecahkan piring " kata Yuni
" Iya kali " kata Andre tak curiga Karna secara logika saja ngak masuk akal .piring bisa melompat sendiri Karna tak ada siapa pun di dapur .
Sedangkan Yuni bergegas keluar dan melihat jalan yang ramai di lewati Truk pengangkut sawit
" Yun obat nya sudah " kata Andre
" Eh belum mas " kata Yuni yang tak mau melihat kedalam Karna tak mau melihat hantu .Dan lagi ia tak mungkin bercerita pada pa mantri dan mas Andre sekarang
Setelah di beri obat Yuni dan Andre pun pamit Dan kembali ke arah perkebunan . Namun Andre mengajak Yuni minum sebentar di warung sambil santai Karna mereka juga ingin menghirup udara segar .Yuni pun memesan bakso begitu juga Andre untuk teman minumnya Karna mereka memang belum makan siang
" Mas .... mas percaya sama hantu ?" kata Yuni
" Percaya " kata Andre singkat
" Tadi waktu kita di puskemas itu ada hantu " kata Yuni
" Ya aku tahu, pasti hantu nya cemburu dengan pa mantri Karna tadi dia genit sama kamu kan Yun " kata Andre
" Hehehe...... kok bisa baru dengar . Yuni kalo ada hantu cemburu " kata Yuni terkekeh
" Ya terserah tanggapan mu , Tapi aku hanya khawatir kalo kamu lama disini Banyak hantu berantem berebut dirimu yun " kata Andre
" Hah...... kok bisa buat apa rebutan aku mas, kan aku bukan barang " kata Yuni
" Ya fakta nya begitu Mereka pengen berlomba minta tolong kamu Tapi mereka lupa kalo kamu juga butuh pertolongan Coba pikir pas kamu sakitkan mereka ngak besuk kamu Yun . Cuma ngasih hadiah " kata Andre menatap Yuni
" Hahaha....... mas Andre lucu juga ya kok bisa mikir kesana Yuni ngak kepikiran kesana mas " kata Yuni Yang lalu terdiam Ketika merasakan ada sosok mahluk lewat di belakang nya
" Ya cuma kepikiran saja " Kata Andre
" Kadonya belum Yuni buka mas Cuma bunga nya saja Yang Yuni taruh dikamar Tapi kok bisa ya hantu ngirim bunga " kata Yuni Merasa aneh kenapa ada orang Yang mengirim bunga untuknya Padahal jarak kota sampit dan perkebunan sawit cukup jauh Yang hampir 1 jam lebih .
__ADS_1
" Ya aneh memang tapi nyata Yun Dan ini pengalaman pertama ku Bisa melihat hantu Mungkin kalo tak berteman denganmu Aku tak percaya kalo aku bisa melihat hantu " kata Andre jujur
" Ya .....Yuni juga mas, baru kali ini bertemu hantu . Aneh..... " kata Yuni
" Ya sudah yuk pulang " kata Andre Yang lalu membayar makanan dan minuman yang mereka makan Lalu mereka pergi
meninggalkan warung untuk kembali ke camp Sambil berkendara pelan di antara pohon sawit yang rimbun .
Tak lama mereka pun sampai di camp sambil tertawa ceria Yang di lihat dua pasang mata di jendela mess karyawan menatap mereka tajam .
" **** ..... mereka bersenang senang rupanya " kata pria itu yang tak lain Ferdi .
" Sayang......dari mana ?" teriak Ariesta Yang baru saja pulang Namun terlihat tampan karna baru saja habis mandi
" Kekasih ..... aku kangen kapan pulang. Mas aku temui kekasih dulu ya " kata Yuni pada Andre
" Yo " kata Andre santai . Karna tahu Yuni dan Ariesta sama sama seumur wajar bila mereka berteman baik.
Yuni pun langsung menghampiri Ariesta di teras mess karyawan Dan kedua nya ber tos ria setelah bertemu Lalu duduk sambil ngobrol . Tri yang baru pulang hanya tersenyum pada kedua nya .
" Baru pulang Tri " kata Ariesta
" Ya bro antar alat , kamu baru pulang " kata Tri
" Ya baru saja . Aku kangen yayang ku maka nya turun gunung " kata Ariesta tersenyum pada Tri
" Ya Tri , mandi yang bersih " kata Ariesta Yang lalu bercerita sambil menuju dapur belakang Untuk melihat kancil piaraan mereka .
Kedua nya pun memberi makan kancil sambil melempar kangkung ke dalam
kadang .Namun sekilas mata Yuni menatap sosok hitam tak jauh dari mereka. Namun Yuni tetap tenang .Sambil ekor mata nya melirik sosok itu .
" Kasih sudah yuk , ini sudah hampir magrib " kata Yuni
" Ya yang ayo " kata Ariesta Yang menatap Kancil mereka sejenak lalu mengandeng tangan Yuni untuk pergi dari tempat itu Namun belum lagi mereka melangkah
Brak ........prank..........
Rista dan Yuni pun kaget Lalu keduanya melihat kebelakang Terlihat drum itu menggelinding dan penyok .
" Kok bisa " kata Ariesta
Yuni hanya diam Tapi tangan nya lalu menarik tangan Ariesta untuk cepat masuk lewat pintu dapur
" Kok aneh yang , drumnya bisa jatuh " kata Ariesta
__ADS_1
" Tadi ada hantu ngintip kita . Trus dia marah lihat kita gandengan " kata Yuni berbisik pelan
" Aaa........teriak Ariesta berlari sambil menarik Yuni kekamarnya . Karna takut mendengar bisikan Yuni
" Ih..... yang......aaaa " teriak Yuni kaget Karna Arista menariknya kekamar Dan lalu menutup pintu kamar
" Ayang apaan sih ....." kata Yuni membuka pintu dan kaget melihat Tri dan Yusuf berdiri di depan pintu .
" Kalian ngapain di kamar " kata Yusuf
" Tuh takut sama hantu , malah ngajak gue masuk kamar Tri " kata Yuni lalu keluar dari kamar
" Heh.....mau kemana nanti hantu nya ngikut " kata Ariesta .
" Mana ada , tuh hantu nya ngikuti kamu yang " tunjuk Yuni .Yang membuat Ariesta langsung memeluk Tri .
" Tri........hantu Tri " kata Ariesta memeluk Tri yang membuat Yuni tergelak Lalu bergegas pergi Kembali ke mess nya Dan Yuni ber pas pasan dengan Ferdi .Namun Yuni .cuek
Pria tampan itu hanya diam menatap pungung Yuni .Entah mengapa Ferdi penasaran dengan gadis itu Yang membuat hati nya panas terbakar Tiap kali melihat Yuni dekat dengan banyak Pria Apalagi teman teman nya
Yuni yang menuju mess staf Berjalan cepat Karna merasakan ada mahluk yang mengikuti nya Lalu cepat cepat masuk mess staf Dan bergegas menutup pintu sambil membaca doa .
Dan bersandar di belakang pintu yang sudah tertutup rapat
" Kenapa lagi "kata Moko menatap Yuni
" Bukan apa apa mas " kata Yuni lalu masuk kamar nya sambil membaca doa Dan al iklas 3 x Dan menutup pintu.
" Alhamdulilah , mau apa dia " kata Yuni Lalu mengelengkan kepalanya Dan lalu kekamar mandi membersihkan diri dan berwudhu .Lalu sholat magrib Namun lagi lagi jendela kamar nya di ketuk
dari luar Tapi Yuni tetap fokus sholat . Karna Yuni tak mau terpengaruh
Oleh hal hal aneh yang mengusik nya.
Gr.............gr..........
Deg .......Yuni terkejut mendengar geraman itu Namun ia tetap berusaha tak terpengaruh Sambil memejamkan matanya Yuni sambil membaca ayat kursi ,sholawat nabi juga istighfar
" Ya Allah jaga aku dari mahluk jahat
Yang tak nyata mau nyata " kata Yuni
Berdoa dengan khusuk sampai ia terdiam lama lalu tertidur di sajadah .
Sambil berzikir
__ADS_1
.