Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 242


__ADS_3

Mbok dan Lala pun kaget melihat istri Ferdi datang ke camp Karna tak biasa nya ia datang kesini siang siang


" Mba Yuni ada apa ?" kata mbok kaget


" Perut Nia sakit mbok , apa bang Ferdi sudah pulang " Kata Yunia Yang memanggil dirinya Nia


" Waduh , Tri...suf sini iki le istrinya Ferdi mau melahirkan ." Kata mbok Yang membuat semua orang menengok kedapur melihat ibu hamil itu


" Waduh suf Ayo antar ke rumah sakit pake motor " kata Tri


" Yah kok aku sih Tri , Ngak nunggu Ferdi aja pulang " kata Yusuf .


" Weh.... ngawur , kalo lahir disini siapa yang jadi bidan suf Cepat sana antar gih Nanti biar mas Kentung nyusul si Ferdi " kata pa Tyiur


" Ya suf, Aku akan ikut mengantar nya kesana sama Akhtar " Kata Tri bersiap siap memasang jaket Akhtar .Untuk ikut menemani Yunia .


" Ya sudah mba , ayo siap siap " kata Lala mengandeng Yunia yang terlihat bingung Lalu Lala melangkah kebengkel menemani Nia


Tak lama menunggu Yusuf siap Mereka langsung meluncur ke rumah Ferdi mengambil perlengkapan baju Yunia Dan setelah itu meluncur ke sampit Tri yang menyusul bersama Akhtar menelpon Yuni Ketika sudah berada di rumah sakit Karna tak mungkin Yusuf atau Tri Yang menunggui ibu hamil melahirkan


Yuni yang di hubungi Tri .Langsung berangkat Kerumah sakit bersama mbok Agar bisa menemani Akhtar disana


" Tri gimana ini " kata Yusuf tegang ketika dokter bilang Yunia harus operasi Caesar Karna tak bisa melahirkan normal


" Tinggal tanda tangani suf kasihan Ayo biar cepat " kata Tri


" Tapi Tri gimana bila nanti ...." kata Yusuf bingung


" Sudah lho ngak usah bingung tanda tangan saja Nanti biar bunda nya Akhtar yang menemani " kata Tri


" Ya baiklah " kata Yusuf lalu menanda tangani surat itu Dan bersamaan Yuni datang saat Yusuf ingin menandatangi surat penyataan itu


" Mas ...... " Kata Yuni mendekati Tri


" Astagfirullah ..... Tri .... Tri " Kata Yusuf panik Yang langsung bersembunyi di belakang tubuh Tri dengan tubuh gemetaran melihat Yuni


" Suf ini bukan hantu ,tapi asli manusia suf " kata Tri terkekeh Yang membuat Yuni tersenyum

__ADS_1


" Om kenapa takut sama bunda sih " kata Akhtar heran


" Tri jangan bercanda " kata Yusuf mengintip dari punggung Tri Yang membuat Yuni tertawa kecil .


" Ya sudah mas , biar aku masuk dulu ya ." kata Yuni Yang lalu masuk kamar bersalin Menemui Yunia istri Ferdi Yang terlihat takut sendirian dari tadi


" Mba Yunia ya , saya mba Sinar istri nya mas Tri Biar saya temani ya " kata Yuni tersenyum Lalu duduk di sebelah Istri Ferdi yang terlihat takut


" Saya ngak mau operasi mba " kata Nia yang langsung memeluk Yuni


" Ya sudah duduk tenang dulu ya Apa bayi nya sehat Biar nanti melahirkan nya normal saja " kata Yuni yang meluruskan kaki Nia Lalu memijatnya pelan Dan membuat bayinya berhasil berkontraksi Dan Nia langsung sakit perut seketika


" Dokter tolong " Teriak Yuni berlari ke pintu Menyuruh Yusuf dan Tri memanggil dokter Dan Yuni membuka kedua kaki Nia Dan melepas dalaman Nia .


" Ayo mengejan mba.... tarik .....keluarkan tarik keluar ayo ...... " kata Yuni mencoba memberi aba aba pada Nia


Tak lama dokter pun datang Dan kaget melihat pasien nya bisa kontraksi dengan baik begitu juga pintu nya sudah buka 10 Dan Yuni yang melihat dokter ingin membidani Yuni langsung bergeser ke kanan


" Mba tolong buka lebih lebar lagi kakinya ya " kata dokternya itu Dan tak lama setelah itu ia memberi aba aba untuk mengejan


" Oek ....Oek .....Oek ...."


Di luar Yusuf dan Tri menunggu dengan tenang Sambil Yusuf menatap Tri dengan pandangan curiga


"' Ada apa ?" kata Tri Yang duduk memangku Akhtar


" Apa ini kebetulan Tri istrimu bernama Yuni dan mirip mba Yuni persis Dan anak mu juga Apa dia anak Yuni ?" kata Yusuf Yang tadi sempat takut dan gemetaran Karna mengira Yuni hantu benaran


" Aku tak bisa menjelaskan pada mu suf Tapi dia memang mirip Yuni dan sama persis Kata orang cina bilang seperti reinkarnasi itu fakta nya .Itulah alasan kenapa aku menikahinya suf " Kata Tri


" Astaga ...... bagaimana bisa itu terjadi Apa dia juga punya sifat yang sama seperti Yuni " kata Yusuf penuh selidik tak percaya tapi itu nyata


" Entah lah, mungkin seiringnya waktu aku bisa membedakan nya " kata Tri .


" Ya itu benar , tadi saja dia hampir membuat ku mati berdiri Karna kaget melihatnya Hanya saja yang ini berhijab dan pantas kalo orang mengira Yuni jadi hantu Kalo dia benaran mirip " Kata Yuni tak habis pikir .


Sedangkan di sisi lain Ferdi terlihat sangat gelisah Ketika menuju pulang di jemput mas kentung dan Pardi .

__ADS_1


" Cepat dikit mas aku takut dia kenapa napa " kata Ferdi khawatir


" Mereka pasti sudah di rumah sakit Fer .Tadi Yusuf dan Tri langsung siaga 1 dan kau tak perlu khawatir " kata mas Kentung Yang sudah membawa traktor maksimal.


*************


Yuni pun tersenyum Ketika melihat bayi itu sudah bersih Lalu duduk di sebelah Nia Yang membuat wanita itu tersenyum manis pada Yuni


" Trimakasih ya mba , sudah menolong saya Saya tidak tahu harus membalas nya dengan apa sama mba . " kata Nia


" Doakan saja saya sehat lihat bayinya sehat dia tampan seperti Ayah nya pasti " kata Yuni


" Ya mba, Ayah nya sangat tampan" kata Nia yang mencium kepala bayi .


" Ya sudah saya pamit dulu ya mba Nia Karna sudah ada perawat .Suami mba dalam perjalanan " Kata Yuni


" Ya mba, sekali lagi terimakasih ya " kata Nia yang merasa mba Sinar sangat familiar dengan wajah itu Karna ia pernah melihat wajah itu di dompet suaminya Ketika dompet Ferdi ketinggalan Dan tanpa sengaja Nia membukanya ketika ingin butuh uang


Yuni lalu keluar dari kamar rawat itu Dan pulang bersama Tri Akhtar dan Yusuf Karna ada perawat yang sudah menunggunya .Karna Ferdi juga sebentar lagi akan sampai


" Kenapa aku merasa dia ......" kata Nia Yang melihat ponselnya bergetar Lalu melihatnya Ada nama suaminya disana memanggil Dan Nia lalu mengangkat nya


" Suf yakin mau ikut , pulang ke bengkel saja gih " kata Tri


" Malas , Rendi pasti banyak pertanyaan suf kalo gue kesana " kata Yusuf ingin ikut Tri ke rumah kontrakan nya


" Apa om ndak takut , kalo kerumah Akhtar itu banyak hantunya lho om " Kata Akhtar


" Hi......... masa sih , tapi kok Ayah Akhtar ngak takut " kata Yusuf


" Ayah kan sudah biasa, emang om sudah biasa berteman hantu " Kata Akhtar menatap Yusuf


" Iyalah kan om sudah sering lihat juga de " kata Yusuf berusaha berani Karna Yusuf pikir Akhtar menakutinya saja Biar ia tidak ikut kerumah kontrakan Tri


" Yakin suf , tapi jangan kaget ya " kata Tri Yang pernah mendengar Akhtar ngobrol dengan para hantu Yang membuat Tri tahu di rumah mereka memang ada hantunya Apalagi mbok Sumi bilang hantu nya sangat banyak Dan bikin bulu kuduk merinding .


" Ya ..... paling kalo gue takut gue ngompol di celana aja Tri " Kata Yusuf jujur Sambil terkekeh Yang membuat Tri tertawa bersama Akhtar .

__ADS_1


*** Maaf yang terakhir telat update karna tadi ada pengajian padahal malam minggu ****"


__ADS_2