Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 220


__ADS_3

Sehabis makan mereka berempat kembali ke mess tamu Sambil ngobrol tentang pekerjaan Yang sedang mereka jalani Sampai malam hingga mereka kembali ke kamar masing masing


Pagi nya Tri dan Yusuf kembali ke camp Dan mbok yang kangen dengan Tri memeluk Tri Karna mbok kesepian Karna tak ada teman ngobrol Selama Tri pergi di hari sabtu minggu


" Tri , mbok kok kangen sama mba Yuni pie kabare le saiki " kata mbok


" Kabar nya baik mbok , lagi kerja repot belum selo mbok Ade lagi hamil mbok " bisik Tri pelan


" Hah .... benaran le, alhamdulilah " kata mbok senang .


" Mbok ikut senang le, Tapi kok iso ngerti " kata mbok menatap Tri


" Ade lagi disini besok sabtu kalo ada gantinya mbok bisa main ke sana ." kata bicara pelan


" Ya le, nanti mbok bisa izin kalo kesana ya " kata mbok


" Ya mbo , tapi ingat ngak cerita siapa pun Apalagi sama Ferdi " kata Tri Yang tak mau ada masalah .


" Ya le " kata mbok tersenyum


" Ya sudah Tri kerja dulu ya mbok " kata Tri Yang beranjak dari dapur


" Ya le, hati hati " kata mbok Yang melihat punggung Tri menghilang di balik pintu


Di kantor Ferdi duduk menghadap Lala mengambil gajinya tadi malam . Lalu menghitungnya di depan Lala Agar tidak keliru dan kurang


" Kok mas Tri belum ambil gaji nya sih bang " kata Lala menatap Ferdi yamg sibuk menghitung uang nya


" Mana aku tahu, belum butuh paling " kata Ferdi


" Bukan belum butuh , tapi lagi di simpan biar ngak boros Fer " kata pa Tyiur


" Kan dia sudah kerja pa tuh di bengkel cuma malas ngambil aja kali " kata Ferdi


" Ya sudah buat Lala aja deh " kata Lala tersenyum


"' Dasar mata duitan lho la, sini mas kasih duit la. Dari pada godain suami orang Mending sama mas Aris " kata Aris Yang baru masuk kantor Lalu mendekati Lala


" Hehehe ........ boleh sini , oh ya bang . Bang Ferdi nanti mau ke Sampit kan Lala ikut ya " Kata Lala menatap Ferdi


"' Ya boleh " kata Ferdi menaruh uang nya di dompet .Lalu pergi meninggalkan kantor Karna Ferdi sedikit pendiam akhir akhir ini .


" Kenapa dengan nya la kok cuek ?" kata Moko melirik Lala


" Dia lagi kangen mbak Yuni mas Akhir akhir ini bang Ferdi suka melamun sendiri " kata Lala


" Yah .... ngak bisa move on dong " kata Aris


" Biasa ngak bisa pindah ke lain hati " kata pa Tyiur


" Ya mungkin pa, tapi bang Ferdi benaran jatuh cinta kok pada mba Yuni Dia masih belum bisa melupakan nya sampai hari ini " kata Lala

__ADS_1


****************


Tiga bulan berlalu............


Ferdi baru saja hendak merapikan peralatan di bengkel Ketika Tri datang membawa peralatan untuk persiapan besok sabtu ke lamandau


" Mau kesana lagi Tri besok " kata Ferdi


" Ya besok yang terakhir Karna semua truk sudah beroperasi semua Dan tak ada kendala " kata Tri


"' Bagus lah , berarti kontrak nya selesai kan Tri " kata Ferdi


" kontrak nya sih sudah habis Fer Tapi urusan cinta belum selesai " Kata Yusuf Yang duduk santai


" Maksudnya " kata Ferdi mengernyit kan dahinya bingung


" Kan ada mba Yun........." kata Yusuf keceplosan


" Suf " tegur Tri menatap Yusuf tajam


Deg.....


Ferdi pun menatap Tri Dan Tri pura pura tak melihatnya Karna tak ingin membuat Ferdi bertanya .


" Jadi Yuni di sana Tri , apa aku ngak boleh tahu Pantas saja ponselnya dihubungi tak pernah aktif " Kata Ferdi


" Tri ....." kata Yusuf


" Antar aku kesana Tri aku mau bicara dengan nya " kata Ferdi


" Dia kerja Fer, ngak mungkin aku menemui nya kalo di sibuk Ada aturan berbeda tiap perusahaan " kata Tri


" Baik aku yang ikut besok Yusuf tinggal di sini aku ingin bicara padanya " kata Ferdi


" Ngak bisa Fer , besok terakhir kami disana Tugas nya harus selesai dan Yusuf tetap ikut " kata Tri yang ngak ingin Ferdi memaksa Yuni Apalagi bicara berdua


" Ok Tri, kalo kau tidak mau Aku akan Izin " kata Ferdi


" Fer....... untuk apa lagi kau bicara, Semuanya sudah selesai . Dia bukan gadis lagi ." kata Tri


" Aku hanya butuh penjelasan. Aku tak perduli dia gadis atau janda " kata Ferdi lalu pergi meninggal Tri begitu saja


" Tri ....." kata Yusuf


" Apa.... , Aku sudah mengingatkan berkali kali kan Suf jaga mulut mu " kata Tri


" Tri mungkin dia hanya ingin bicara . Jadi biarkan saja Toh mba Yuni juga akan pulang kan ke jakarta " kata Yusuf


" Otak mu kerdil Suf , kau terlalu menyepelekan sesuatu Yang bisa saja membahayakan orang " Kata Tri marah Lalu pergi meninggalkan Yusuf . Sedang kan Yusuf hanya berdiri mematung .


Sorenya Ferdi terlihat rapi dan keren lalu ia pun naik motor pergi meninggal camp Dengan motor yang biasa Yuni pake di camp.

__ADS_1


" Astaga dia !! " kata Tri yang baru keluar dari kantor Berlari ke bengkel mengambil motor untuk menyusul Ferdi


Yusuf Yang melihat itu pun bergegas ikut menyusul Takut Tri ribut dengan Ferdi di jalan .


Di mess tamu Yuni baru saja melihat memegang daun obat pemberian Lery padanya Yang pagi tadi mampir Ketika pulang dari berburu di hutan lamandau Di belakang perkebunan


" Daun herbal yang cantik Tapi kok bentuknya aneh " kata Yuni menatap daun herbal langka itu


" Om bilang 7 jam baru bisa bereaksi " kata Yuni Yang lalu mencoba memakan nya dan mengunyah daun itu Yang berbentuk seperti sirih Dan Lery memberikan nya untuk disimpan Karna itu langka di dapat Lery mengatakan untuk berjaga jaga Agar Yuni menyimpannya baik baik Kalo terjadi sesuatu


Setelah itu Yuni ke luar berkeliling dengan motor nya Agar tak kesepian di mess dan berharap Tri datang sore ini untuk menemaninya .


Yuni baru saja ingin melewati jalan perempatan Ketika terlihat sebuah motor melaju dengan cepat kearah nya Yang membuat Yuni minggir Karna takut motor itu ngebut dan menabraknya Namun ternyata motor itu berhenti


" Yuni " kata suara serak itu Lalu membuka helmnya


" Ferdi " kata Yuni kaget setengah mati Kalo ia bertemu Ferdi


" Kenapa kamu bisa ada disini Fer " kata Yuni menelisik


" Aku mau bicara , turun Ikut aku !!!" kata Ferdi menyeret Yuni


" Fer, lepas ...... apa apaan sih " kata Yuni


" Ayo ikut " kata Ferdi


" Kita bicara disini saja Fer " kata Yuni Yang berontak menepiskan tangan Ferdi Tak lama Tri datang Yang langsung merobohkan motornya di rumput


" Ade ..." kata Tri berlari menghampiri Yuni


" Mas Tri " kata Yuni ingin memeluk Tri Namun langsung di halangi Ferdi Yang membuat Tri kaget Ketika Ferdi mendorong nya


" Apa apaan kau ini Fer" kata Tri yang membuat Kedua nya saling tatap


 " Kenapa kau sembunyi kan Yuni " kata Ferdi marah


" Dia istriku jadi itu hak ku . Aku tidak perlu memberitahukan mu " Kata Tri Yang membuat Ferdi langsung menyeret Yuni dan Tri menahan nya Sehingga kedua nya ribut Dan baku hantam. Yang membuat Yusuf yang menyusul bersama Adi ikut turun Dan berjalan mendekati ketiganya


" Mas Sudah , Fer ayo kita bicara baik baik " kata Yuni Yang menghalangi Ferdi menyerang Tri Namun Ferdi yang kesal mengambil pisau kecil dan


" Akh......... " erang Yuni tiba tiba Karna merasakan benda tajam menikam pinggang nya


" Ade ......" Kata Tri kaget langsung menendang Ferdi hingga terjungkal


" Tri ..... ." Kata Yusuf yang datang


" Ade ......, ya Allah Yusuf tolong ... " kata Tri berteriak lalu mengendong Yuni ..


" Yusuf cepat " Teriak Tri Yang lalu mengendong nya sendiri Dan naik motornya menuju klinik terdekat.


" Tri............ " Teriak Yusuf berlari mengejar Tri naik motor

__ADS_1


__ADS_2