Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 73


__ADS_3

Andre pun lalu mengajak Yuni duduk di dapur sambil mengintip dari balik pintu Karna curiga dengan pria yang mengintai mereka


" Baa ........." kata mbok mengagetkan Andre


" Eh.... copot copot ... mbok apaan sih , Aku lagi mengawasi orang tuh " kata Andre kaget sekaligus ngomel


" Hahaha..... mbok ngira nya mas Andre main petak umpet " kata Yuni tertawa


" Iya .... maaf mbok kira ngintip siapa mas " kata mbok ikut melihat kemana arah mata Andre melihat


" Wah ...tuh orang ngak kelihatan wajahnya mas " kata mbok


" Ya dari itulah aku curiga mbok " kata Andre yang memang merasa aneh di awasi orang asing. Sedangkan Yuni sudah bisa menebak siapa pria itu .


Disisi lain pria itu cepat cepat pulang Karna merasa tak berhasil mengawasi Yuni Yang hilang di balik mess


" Apa gadis itu tahu ?" guman pria itu Lalu bergegas pergi takut ia ketahuan Dan kembali ke perkebunan Mengambil motornya Dan lalu cepat cepat pergi meninggalkan tempat itu .


Brum......brum..........brum.......


Dan motor itu pun menghilang dari pandangan mata Menerobos rimbun nya kebun sawit Yang membuat Tegar mengeleng Melihat abang temannya itu


" Kenapa gar ?" kata Tuah


" Tuh abang mu kayanya habis dari mess kontraktor " kata Tegar


" Hah..... ngapain dia kesana " kata Tuah


" Entah lah , mungkin kakak mu penasaran pada seseorang " kata Tegar


Deg.....


" Gadis itu ....!!" kata Tuah mengingat satu satunya karyawan staf wanita itu


" Ada apa ?" kata Tegar menatap Tuah


" Ngak apa apa ayo kerja " kata Tuah


Yang lalu kembali bekerja untuk membersihkan rerumputan di perkebunan Dan membawa beberapa bibit untuk menganti pohon yang kena hawa.


Sore nya Yuni yang kewarung ingin membeli makanan ringan untuk di kamar memilih banyak roti biskuit dan kerupuk Dan ketika ingin membayar nya

__ADS_1


" Mba biar saya yang bayar " kata Tuah


" Jangan mas , saya bayar sendiri saja " kata Yuni Yang tak mengenal Tuah


" Aku saja bu yang bayar ini uangnya Saya mau bicara sebentar dengan mba nya bolehkan " kata Tuah .Yang membuat Yuni kaget


" Hah ... bicara apa ?" kata Yuni kaget karna ia merasa tak mengenal Tuah tapi pria itu cukup ramah dengannya


" Nih mas, 68 ribu semuanya " kata ibu pemilik warung tersenyum Yang merasa kalo Yuni bingung .


" Santai saja mba dia pemuda baik kok " bisik ibu itu pelan


" Ya ...bu " kata Yuni tergagap Lalu Yuni pun berterimakasih pada Tuah dan Tuah mengangguk Lalu mengajak Yuni ngobrol di bawah gubuk bibit sawit Yang baru di semai Agar jauh dari orang orang yang berlalu lalang lewat


" Ada Apa mas ?" kata Yuni


" Maaf kan abang saya mba, bila pernah berbuat jahat pada mba . Dia memang begitu . Aslinya dia orang baik mba Tapi ia menjadi seperti itu lah dia . Karna dulu ia di musuhi banyak orang " kata Tuah bercerita


" Maksud mas apa " kata Yuni bingung


" Juan itu abang saya mba . Dia yang berubah menjadi monster orang hutan besar Yang mau menculik mba. Dulu dia pria yang baik ketika masih remaja Saat suatu hari dia di bully dan dikerjai para teman nya Karna dia pendiam dan jarang ikut bermain Karna ibu kami sakit keras Dan ketika tumbuh dewasa ia ditolak seorang gadis Dan di hina teman temannya .Dan jadi jadi bahan tertawaan semua gadis desa . Namun tanpa sengaja suatu malam para gadis itu datang dalam acara pesta desa Dan kami ikut pun ikut kesana. Malam itu Acara sangat meriah Namun ketika waktu pulang entah mengapa seorang gadis di temukan sekarat ketika waktu kami pulang Dan juan menolong nya Namun tak selamat .Juan dituduh membunuh gadis itu .Aku lalu bersaksi bahwa juan tak melukainya Tapi mereka tak percaya . Dan para tetua bingung Dan para pemuda desa berkeras menghukum Juan dengan hukum adat Dan mengutuk juan menjadi orang hutan " cerita Tuah


" Lalu " kata Yuni


" Tapi ilmu terkutuk itu terus menjadi kan .Juan hilang kendali Dan makin hari ia berubah menjadi aneh Dan ia bisa berubah menjadi monster tiap kali ia marah juan mengamuk Dan sampai memakan korban Dan puncaknya Ketika juan menculik mba Yuni malam itu Dan pada malam .itulah ilmunya terlepas dari raganya Dan kini ia menjadi pria biasa Trimakasih sudah membebaskan kutukan itu mba. Kini bang juan bisa hidup normal lagi Walau sulit baginya beradaptasi kami berusaha untuk bisa memberinya semangat Agar menjadi orang baik dan bisa hidup normal lagi


Maaf kan abang saya ya mba Mungkin ia khilaf Tapi ia sebenarnya tak pernah berniat jahat pada orang lain " cerita Tuah menatap Yuni lekat


Yang membuat Yuni pun terdiam Lalu menarik nafas dalam


" Ya aku sudah memaafkan nya " kata Yuni Yang bisa memaklumi apa Yang dialami pria bersosok monster itu. Dan Yuni lega Ilmu itu benar benar lebur dari tubuh Juan Karna ilmu terkutuk itu sama dengan ilmu kepala terbang penghisap darah bayi Yang pernah ia temui di desa sang kakek .


" Baiklah kalo begitu aku pulang dulu


Karna aku mau kembali kerja " kata Yuni


" Ya mba teimakasih sudah mau mengerti " kata Tuah lega Karna ia tak mau abang nya hidup dalam bayang bayang rasa bersalah


" Ya .mas, saya kembali ya " kata Yuni


" Ya mba banyak trimakasih Sudah mau mendengar cerita saya " kata Tuah

__ADS_1


Yuni tersenyum lalu pergi dari tempat itu Dan melangkah pelan meninggalkan


Tuah seorang diri .Yamg lalu kembali ke tempat kerja nya


.Dan setelah pekerjaan nya selesai Yuni menuju bengkel Karna ingin membagi kan Sedikit cemilan untuk para pria yang sedang duduk duduk beristirahat.


" Dari mana Yun ?" kata Tri


" Cari makanan Tri , sambil nyari gebetan juga " kata Yuni tersenyum


" Ketemu gebetan nya , kok ini beli banyak " kata Tri membuka roma kelapa yang Yuni letakan .Dan tak lama Yusuf membawa kopi panas untuk mereka


" Wah ....Yun, baik banget nih kita dikasih jajan Terimakasih ya . Pas banget ini Buat di celap celup " kata Yusuf senang Lalu meminum kopinya sambil makan biskuit yang dibawa Yuni


" Lebay lho suf , kaya kekurangan makanan Kan bisa beli sendiri


Masa berharap pada Yuni " kata Ferdi


" Kita ngak minta kok Fer, Yuni yang ngasih Ya kan yun " kata Tri


" Iya ngak apa apa kan berbagi Orang itu juga aku di belikan sana karyawan sana kok " kata Yuni


" Hah......siapa?" kata Ferdi Tri dan Yusuf kompak sambil menatap Yuni


" Astaga kalian kenapa sih ?" kata Yuni bingung


" Wah .... Yun kamu cari perkara masa disini banyak cowok kok nyari sampai ke sebelah sana " kata mas kentung yang aslinya bernama Parjo


" Yang nyari siapa mas, saya di belikan bukan minta Dan dia juga sedang berbaik hati saja Ngak ada niat macam macam kok " kata Yuni


" Trus makanan segitu banyak di terima cuma cuma .Apa dia cuma ngasih itu atau semua Tampa tujuan tertentu " kata mas Kentung bertanya


" Ya begitulah semuanya dibelikan


Tadinya Yuni mau beli buat di kamar Kalo pas lapar malam malam . Eh sama dia dibayar semua Jadi ya aku bagi aja Kan mumpung gratis Dia nya baik kok ngak macam macam Trus aku tinggal pulang " kata Yuni Yang membuat Ferdi dan Tri saling pandang


" Hahaha .....gadis pintar . Jajan nya diambil orangnya di tinggal ya Yun " kata Kentung tertawa


" Iya lah trus mau ngapain emang " kata Yuni tertawa .


" Hahaha..... bagus bagus " kata kentung

__ADS_1


" Apa ada yang lucu ?" kata seseorang membuat semua orang menoleh menatap pria itu


__ADS_2