Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Baba 227


__ADS_3

Lery pun menceritakan apa yang terjadi pada saat malam itu Hingga Yuni bisa selamat Yang membuat Tri merasa bersalah Sudah meninggalkan Yuni sendiri selama dua tahun ini


" Lalu kenapa Yuni tak mencari ku , om " kata Tri menatap Lery


" Dia bilang ingin mematahkan ramalan masa depan nya Itu lah sebabnya ia tak mencari mu sama sekali Karna dia yakin kau akan kembali Dan dia benar kau pulang mencarinya " jelas Lery


"Trimakasih om , lalu di mana dia tinggal sekarang ?" Kata Tri


" Di sampit rumah di tikungan dekat jalan besar tak jauh dari kantormu . putra mu bernama Akhtar " Kata Lery lagi Yang membuat Tri menangis haru Karna ia sudah bertemu dengan putra nya sendiri Dan Tri Juga sudah melihat Yuni yang ia kira hanya sebuah kebetulan Tapi ternyata itu nyata rupanya ikatan batin slalu berdekatan


Tri pun lalu berdiri dan menuju motornya mengambil sesuatu Lalu kembali membawanya kehadapan Lery


" Ini buat om , trimakasih sudah menjaga istri dan anak Tri , Tri pamit ya om " kata Tri Seraya menyerahkan katung kresek ukuran besar pada Lery


" Ya hati hati Terimakasih juga untuk oleh oleh nya ini " kata Lery Yang di anggukan Tri Lalu membiarkan Tri pergi begitu saja Dan melihat punggung Tri naik motor yang hilang di kejauhan Lalu Lery kembali masuk kedalam rumah Untuk membuka oleh oleh yang di bawa Tri untuk nya .


Ketika menuju pulang hujan turun lebat Dan Tri mencoba mengurangi kecepatan motornya Karna jalan sedikit licin dan tiba tiba dari arah berlawanan


Brak.......... brak.........


Tri langsung menghentikan motor nya Ketika dua motor saling bertabrakan Yang membuat Tri cepat melihat para korban Yang terjungkal dan minta pertolongan pada mobil yang lewat .


"' Mas bantu mereka kasihan " Teriak Tri melihat dua korban terluka parah Ada rasa takut di hati Tri yang mengangkat dua korban itu keatas mobil pikup


" Mas sekalian ikut" Teriak si sopir


" Tapi bagaimana dengan motor saya " kata Tri .


" Minta orang mengantarnya mas " Kata sopir itu Yang minta tolong Beberapa orang yang berhenti menonton kecelakaan itu Mengantar motor Tri di kebengkel


" Baik mas " kata Tri yang ikut mengantar dua korban itu ke rumah sakit Karna mereka terlihat sangat parah


Setibanya di rumah sakit Tri langsung berlari menuju ke UGD Dan pihak nakes pun langsung keluar membawa brankar untuk menolong mereka . Yang membuat Tri lega Sambil menunggu para medis menindak lanjutinya .Setelah selesai dan memberi keterangan Tri dengan basah kuyup mencari rumah yang di maksud Lery .Hujan yang masih lebat tak di hiraukan nya Tri mencari rumah Yuni Sampai hari sudah menjelang magrib .


Yuni yang habis sholat duduk terdiam Setelan melihat Akhtar mengantuk karna seharian ini anaknya bermain di pasar

__ADS_1


" Ya Allah nak, capek banget ya ." Kata Yuni Yang mengendong Akhtar kekamar tidurnya


" Mbok kok hujan nya lebat banget sih " kata Yuni yang menyelimuti Akhtar dengan selimut tebal


" Iya mba, mungkin musim penghujan " kata mbok Sumi yang memasukan pakaian Yuni dan Akhtar kedalam lemari


Tok......tok......tok........


" Siapa tuh ?" kata Yuni


" Biar mbok yang buka mba " kata mbok yang bergegas ke luar kamar menuju pintu depan Dan ketika membuka pintu tak ada siapa pun di depan pintu Mbok lalu melihat sana sini Juga tak ada orang di .luar


" Hi......." kata mbok bergidik ngeri kembali menutup pintu Karna tak ada siapa pun yang datang Dan berniat kembali kebelakang Namun kembali pintu diketuk seseorang


" Ih siapa sih? " Kata mbok Sumi kembali berbalik Namun kali ini ia lebih dulu mengintip nya dari kaca . Namun tak ada siapa pun di depan pintu Ketika mbok hendak berbalik


" Aaaa.. ........." Teriak mbo lari keruang tengah melihat wanita berbaju putih Yang ikut lari melihatnya .


" Apa sih mbok ?" kata Yuni keluar kamar


" Sudah mbok masuk kamar saja sana Biar nanti Yuni yang buka pintu Kalo ada yang iseng lagi "Kata Yuni mengeleng kan kepalanya Karna tahu ada hantu yang suka usil


Membuat mbok bergegas masuk kamar nya Yuni Yang ingin melangkah ke kamar pun terhenti ketika mendengar suara kembali di ketuk


Tok.....tok......tok.......


Yuni terdiam sesaat membiarkan pintu itu di ketuk cukup lama Karna Yuni berpikir hanya hantu iseng Namun pintu kembali di ketuk


Tok ....tok.......tok.......


"Siapa sih hujan hujan begini" kata Yuni melangkah menuju pintu Lalu membukanya .


Clek ...........


Terlihat punggung seorang pria membelakanginya hendak melangkah pergi

__ADS_1


"' Siapa ya ?" kata Yuni


Dan pria itu pun berbalik badan mendengar suara yang sangat ia kenal dan ......


" De......... " Kata Tri lirih


" Mas.........." kata Yuni terbata bata melihat siapa pria yang berdiri di depannya Dengan mata berkaca kaca


" De ..... maaf kan mas "Kata Tri langsung memeluk Yuni erat Begitu juga Yuni yang langsung memeluk erat suaminya itu


" Mas ade kangen ......" kata Yuni terisak Yang membuat Tri mencium pucuk rambut Yuni berkali kali Dan memeluk nya erat seakan tak ingin berpisah lagi .Cukup lama mereka berpelukan Sampai Yuni sadar mereka masih berada di depan pintu


" Mas ayo masuk mas basah kuyup , ayo masuk " Kata Yuni mengurai pelukan nya bergegas ke kamar mengambil handuk untuk Tri mandi kedapur.


" Ini handuk mandi lah " kata Yuni


" Ade juga basah " Kata Tri memegang tangan Yuni


" Ade bisa ganti baju . Mandilah nanti ade ambil pakaian untuk mas " Kata Yuni Yang masih menyimpan baju Tri saat dulu menginap di perkebunan


Yuni menunjuk kamar mandi nya dekat dapur Dan Tri melangkah masuk kamar mandi . Sedangkan Yuni mengambil pakaian Tri di lemari dan sweater hangat karna pasti suami nya itu kedinginan bersama dalaman nya .


" De .... " kata Tri berdiri di depan pintu kamar Yuni yang terbuka


" Masuk mas , ini baju mas .Sini biar ade gosok minyak kayu putih dulu " kata Yuni mengambil botol minyak Lalu mengusapnya di pungung Tri dan juga dadanya .


" Jangan jauh lagi dari mas ya de " kata Tri yang mencium bau wangi minyak kayu putih Sambil memeluk Yuni


" Sudah mas, pasang dulu bajunya biar ngak dingin " Kata Yuni melihat bibir Tri membiru .


" Mhem .... ya " Kata Tri Lalu memasang pakaian nya Dan kembali memeluk Yuni .


" Mas sudah , lihat dia sering menanya kan mas !! " Kata Yuni menunjuk putranya dengan mulut Ke arah tempat tidur


" Masya allah " kata Tri yang mendekati putranya itu Dan memeluk nya dan mencium nya Yang membuat mata Tri berkaca kaca bisa bertemu putranya

__ADS_1


" Maafkan ayah nak , maaf kan ayah tak bisa melihat pertumbuhan mu " Kata Tri lirih memeluk tubuh mungil itu pelan Agar tak terbangun Membuat Yuni mengelus punggung Tri pelan Dan Tri kembali memeluk Yuni sambil mengusap kepala Akhtar Karna ketika ia bertemu Akhtar hatinya serasa di tusuk sembilu seakan tak tega melihat anak itu terjatuh Yang nyatanya ia terikat pada Akhtar Yang memang anak kandung nya


__ADS_2