Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 56


__ADS_3

Yuni terbangun ketika Raya dan Nugrah ngobrol sambil makan .Dan Yuni kaget dia sudah berada di kamar tidur Rena


" Aku dimana ?" kata Yuni


" Hai .. Yun sudah sadar makan ya " kata Nugrah


" Kok aku bisa disini " kata Yuni


" Iya lah , kan kamu tidur di samping dapur sana " kata Raya


Yuni bangun dan duduk Menatap dua teman nya itu sambil mengingat Apa yang terjadi tadi malam .


" Aku lupa , aku lapar yang aku ingat aku diajak hantu pergi. Dia menculik ku " Kata Yuni


" Tuh kan Ray, pasti dia di culik hantu Trus kamu diajak kemana ?" kata Nugrah penasaran


" Mhem...... cuma lihat bulan diatas pohon Nemani dia duduk santai trus aku ngantuk Dan aku ketiduran " kata Yuni


" Hah....... nemani hantu lihat bulan " kata Nugrah dan Raya melongo


Lalu kedua saling pandang satu sama lain setelah itu langsung tergelak bersama


" Hahaha ...... Ngak salah tuh hantu . Masa sih Yun tuh hantu menculik mu cuma nyuruh nemani dia lihat bulan


Astaga tuh hantu ajib ajib ya " gelak Nugrah Karna merasa sangat lucu Ada hantu menculik manusia hanya buat nemani nongkrong melihat bulan


Begitu juga dengan Raya yang sampai sakit perut tertawa . Sedangkan Yuni hanya diam Entah dua temannya itu percaya atau tidak itu hak mereka Tapi Yuni sudah bicara apa adanya .


" Sudah jangan cemberut makan dulu tuh !! sudah dibelikan Tri bubur Dan Tri yang mengangkat lho dari belakang sana yun. Lho subuh tadi dibungkus kain kafan persis kepompong " jelas Nugrah Ketika melihat Yuni terdiam mematung


" Ya Yun kita hanya kaget, Karna tadi malam Lho diculik dan hilang Dan subuhnya tiba tiba ada di samping dapur Dan lho kaya kepompong di bungkus kain kafan dengan tubuh kedinginan " kata Raya menambahi


" Hah .....di bungkus kain kafan kok bisa " kata Yuni tak percaya


" Iya emang kenyataannya begitu " kata Raya menatap Yuni


Yuni pun terdiam .Merasa aneh iya kali ia seperti orang mati di bungkus kain kafan Tapi emang seperti itu kan harusnya. Karna hantunya hanya punya kain kafan . Yuni pun lalu memakan bubur pembelian Tri. Pria itu memang sangat perduli pada nya Tapi satu hal yang belum bisa Yuni katakan Ia takut Tri jatuh cinta padanya .Apalagi Tri sangat baik dan cukup perhatian


Yang membuat Yuni bingung .Harus berkata apa bila pada Tri benar menyukainya.


Sehabis makan Yuni pun mandi dan masuk kamar Raya . Yuni merasa aneh saja Tadi malam bisa berteman dengan hantu abg . Dan itu pengalaman Yuni yang pertama bisa dekat dengan hantu labil dan lucu juga imut dan sok manis


Bahkan ia belum berani bercerita pada Tommy tentang kejadian kejadian aneh Yang menimpa nya selama di sampit.

__ADS_1


" Yun...... " Kata Tri Saat Yuni keluar


menuju samping teras samping


" Hai Tri...... trimakasih ya bubur nya " kata Yuni yang lalu duduk disebelah Tri Yang sedang asyik mengecek barang Yang akan di bawa pulang ke camp


" Apa mau pulang sekarang ?" kata Yuni


" Ya , tapi nanti sore Apa sudah merasa baikan. Apa yang terjadi semalam " kata Tri .Menatap Yuni serius


Yuni pun menceritakan apa adanya Yang membuat Tri tertawa .Mendengar cerita Yuni menemani hantu labil sampai ia ketiduran duduk di atas pohon


" Wajar lah bila kau kedinginan begitu Kan hantu ngak punya rumah seperti kita bingung dia ... " kata Tri terkekeh Bisa memaklumi dunia apa Yang di datangi Yuni .


" Dimana rumahnya ?" kata Tri


" Entah lah aku lupa ?" kata Yuni berbohong Tak mungkin memberitahu Tri Kalo rumahnya di belakang kantor . Takut seisi kantor heboh Karna pohon besar itu ada di belakang dapur.


Pa sugeng yang melihat Kedua nya asyik ngobrol langsung mendekatinya


Dan bertanya kejadian semalam pada Yuni .Dan Tri menceritakan semuanya Apa yang Yuni ceritakan padanya . Membuat pa sugeng tergelak Kalo Yuni bukan cuma di sukai hantu tapi juga manusia Bahkan abg labil seperti Ariesta dan Ferdi yang umur nya di bawah Yuni .


" Ya ya ya aku paham mengapa hantu itu tertarik pada mu " kata pa sugeng


" Kenapa memang nya pa ?" kata Yuni bingung


" Ya karna kamu terlalu baik, dan lagi kamu masih bodoh juga ngak tega an dan lugu. Maka nya tuh hantu senang dan merasa asyik saja berteman dengan mu " kata pa sugeng menatap Yuni


" Hahaha......benar itu pa " kata Tri tertawa gemas .Melihat Yuni yang melongo Karna ia dianggap gadis yang bodoh dan lugu Sehingga gadis di depan nya itu memasang wajah manyun


" Hahaha...... Pa sugeng bercanda , jangan di ambil hati " kata Tri mengusap kepala Yuni pelan .


" Emang lugu kan Yun , kamu tahu ngak kalo ada pria yang suka sama kamu " kata pa Sugeng menyindir


" Ngak " kata Yuni mengeleng pelan


" Tuh kan Tri makanya Aku bilang dia bodoh. Mana ada pria berteman sama cewek .Ujung ujung nya pasti ada mau nya . Tuh hantu juga pasti suka sama kamu ndu , Jangan dekat dekat kalo kamu ngak mau di culik lagi .Nanti ngak pulang pulang bagaimana ?" kata pa sugeng menatap Yuni terkekeh


Yuni hanya diam memikirkan maksud perkataan pria tua itu. Karna selama ini ia memang berteman dan akrab dengan siapa pun .Agar banyak punya sahabat dan teman .Agar mudah bagi nya dalam mengurus segala sesuatu dalam pekerjaan Dan tanpa ada maksud lain .


"' Ngak usah di tanggapi , jangan masukin ke hati perkataan pa sugeng pa sugeng hanya bercanda " kata Tri tersenyum Walau ia menyukai gadis itu Tapi tak mungkin ia mengatakan nya Karna Yuni sudah menegaskan mereka hanya berteman .


" Ngak cuma tak masukin ke rempelo kok " kata Yuni sambil mencebik kan bibir nya .

__ADS_1


" Dasar bocah , sudah besar saja seperti anak kecil pantasan saja kamu terlihat imut " kata pa sugeng ingin menoel hidung Yuni Tapi dengan cepat Yuni melindungi wajahnya di balik bahu Tri


" Dia masih polos bang , jangan mengotori pikiran nya " kata Tri terkekeh Tahu Yuni nyaman dengan nya .


" Sudah sehat , dari mana tadi malam " kata Ferdi yang baru muncul . ikut bergabung


" Wah..... bakal seru nih " sindir pa sugeng .


" Cari angin malam Fer " jawab Yuni


" Cari angin kok bisa pulang pake kain kafan " sindir Ferdi


" Heh..... Kok tahu. Bukan nya Tri yang mengangkat ku kekamar " Kata Yuni Yang bersandar di bahu Tri .Membuat Ferdi mendelik .Dan Tri hanya tersenyum


Dengan tingkah manis Yuni


" Biyung biyung .....koyo ngono sing bikin darah mendidih " kata pa sugeng menyindir Yuni .


Namun yang disindir cuek saja .Entah ia paham ata tidak Karna Ferdi menatapnya kesal .Dan Yuni hanya tersenyum manis


tanpa dosa


" Aish ..... gadis ini senang banget menguji kesabaran ku " kata Ferdi dengan rahang mengeras . Cemburu Dengan sikap yuni yang terlalu dekat dengan Tri .


" Sabar Fer, sinyal belum konek " kata pa sugeng


" Tri yuk jalan jalan " kata Yuni


" Sama aku aja yun, Tri lagi sibuk tuh " kata Ferdi Yang membuat Pa sugeng tersenyum tipis melihat polah Ferdi.


" Yang diajak siapa yang mau siapa " sindir pa sugeng


" Nanti ya sebentar lagi , aku lagi beresin barang " kata Tri menatap Yuni lekat dan tersenyum


" Yuk ku bantuin , biar cepat selesai " kata Yuni


" Ok ayo " kata Tri beranjak dari duduk nya


" Eh .... Kata nya mau pergi ngapain ikut Tri beres beres kotor tahu " kata Ferdi ingin mendekati Yuni .Tapi gadis itu keburu duluan mengandeng Tri


" Hahaha ....... Cinta ditolak Fer " kata pa sugeng tertawa mengejek Ferdi


" Mana ada, belum final bang " kata Ferdi kesal

__ADS_1


" Jangan agresif le, santai ...Tri aja nyantai kamu aja suka modus .Makanya dia ngak nyaman .Secara fisik lho tampan emang Tapi masalah nyaman Dia lebih memilih Tri ketimbang lho le " kata pa Sugeng yang tahu Yuni terkesan nyaman dengan Tri .Karna pria itu terkesan baik , tenang dan sabar dalam bersikap Maka Yuni bisa didekati Tri dengan mudah .


__ADS_2