Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 258


__ADS_3

Setibanya di rumah Arga Akhtar langsung memeluk bundanya Yang membuat Yuni kaget lalu membalas pelukan Akhtar


" Bunda Akhtar takut , Akhtar lihat banyak ular di rumah itu " kata Akhtar


" Hah....ade lihat di mana ?" kata Tri kaget


" Di rumah tempat teman pakde yah " kata Akhtar Memeluk erat bundanya Lalu membenamkan kepalanya didada Yuni Untuk menghilangkan rasa takutnya Yang membuat Yuni mencium kepala putranya itu sambil mengusap punggung Akhtar pelan pelan


" Kan sudah sama bunda ,ngak usah di ingat ya " kata Yuni memeluk anaknya itu untuk membuat Akhtar tenang.


"Akhtar kenapa ? " kata Asih Yang datang bersama Sari dari membeli bakso di dekat sekolahan


"' Ade takut bu , bilangnya ada ular di rumah pa Bendi .Trus ngak mau masuk " Kata Arif bercerita


" Iyo Tri, anak mu takut masuk rumah itu , dia bilang banyak ular " Kata mas Arga Lalu menyalami mbok dan duduk di sebelah Tri


" Ular ........" kata Asih , sar ambil mangkok sama sendok nya sekalian " Kata Asih menyuruh Sari yang mau kedapur


" Ya mba " Kata Sari


" Kalo gosip lihat ular itu sudah banyak Yang lihat sih de. Tapi kita sendiri belum pernah lihat langsung Cuma desas desus dari beberapa orang kampung sini saja " Kata Asih


" Emang ade Akhtar lihat ularnya di mana ?" kata Mas Arga


" Di tangga pakde, trus di dekat teman pakde juga di duduk disamping nya " kata Akhtar


" Ade lihat jelas di dekat teman nya pakde itu ada ularnya perempuan atau laki laki " Kata Yuni memastikan


" Perempuan bun badan nya ular " kata Akhtar bergidik ngeri


" Inalilahi , kui .........." Kata mbok menarik nafas dalam Sambil menatap Arga dan Tri Yang menunggu jawaban mbok


" Pesugihan mbok " Kata Tri to the point


" Astagfirulah aladzim , apo ngono Tri " Kata mas Arga menatap Tri


" Ya bisa jadi mas, masalahnya banyak orang yang curiga mas Apalagi bekas pembantu nya itu ada yang berhenti cuma kerja seminggu lantaran kamarnya sering di datangin ular tiap malam Lalu dia cerita pada keluargga nya Tapi tak lama setelah itu dia meninggal " kata Asih


" Hi....... rumahnya sih memang besar Istrinya sudah lama meninggal , anak anaknya semua sekolah keluar negeri cuma Pa Bendi dan 3 pembantu nya saja yang tinggal disana Tapi ketika kami masuk memang hawanya ngak enak " Kata mas Arga menjelaskan


" Lah para pembantunya ya cuma ngurusi rumah dan masak kan mas " kata Asih

__ADS_1


" Iya makanya tadi pa RT mau mengantar pa Bendi kerumah sakit Karna pembantunya mengeluh pa Bendi kalo malam teriak teriak kesakitan Padahal sudah di pijat Tapi masih saja teriak teriak kesakitan " Kata mas Arga bercerita


" Berarti yo mungkin iku mas, ora salah yo ngono pesugihan " kata Sari


" Untung aku bien di tawari kerja disana ngak di terima , pa Bendi gule sih ayu katanya " Kata Sari


" Emang Sari mau kerja disana dulu ?" kata Yuni menatap Sari yang membawa mangkok dan sendok Lalu menaruh bakso tiap bungkus di dalamnya


" Iya mba , tapi ngak diterima katanya harus yang cantik dan tampan Begitu juga sama laki lakinya " kata Sari


" Masa sih ?" berarti selamat kue Sar ora jadi tumbal " kata Tri


" Dih amit amit mas, ogah ngak mau aku mas . Nauzubillah amit amit Apa iyo mas ngono ada tumbal nya .


" Mbok ini mbok nyambi di dahar " Kata Asih menaruh bakso di depan mbok


" Iya ndu , habis ini kita mau mampir rumah orang tua mu ndu " Kata mbok


" Ya tapi baksonya di makan dulu " kata Asih


" Ya monggo di makan .Arif mau nak ? Akhtar ayo di makan le " Kata mas


" Apa mau sama Ayah ?" kata Tri


" Sama bunda aja " kata Akhtar


" Ya sama bunda , ayo balik badan dulu Biar bunda suapi " Kata Yuni .Sambil menuang baksonya Yang di bantu Tri


" Masih takut ya le, hi...... bude juga takut


Tapi malah pakde berani kesana " kata Asih Yang sudah lama mendengar rumor itu dari desas desus warga sekitar


" Ya mau apa lagi , orang mas di ajak pa RT kok nolak Kan ngak enak de. Kita kan kesana nya bareng bareng kok " Kata Mas Arga


" Apa rumahnya sangat besar mas " kata Asih penasaran


" Iya besar banget di bangun diatas tanah 2000 meter ya besar de pagarnya saja tinggi dan kokoh bagus sih Tapi ya kui .....itu tadi ... sayangnya dari hasil ngak benar kui " Kata mas Arga


" Hi.......kok iso yo mas " Kata Sari .


" Emang itu betulan ada mbok " kata Sari menatap mbok yang sedang makan

__ADS_1


" Ada ndu banyak " Kata mbok


" Kok bisa mbok , Trus itu hantu nya ketemu di mana ?" kata Sari


" Ngak tahu ,kok tanya mbok .Kan mbok ngak gerti ndu " Kata mbok


" Nyari sendiri Sar , atau sama teman nya itu bukan jenis hantu Sar tapi siluman Lebih jelasnya siluman ular


Kalo di rumah mbok itu cuma hantu biasa Kalo yang ini siluman ular Dia wanita berbadan ular dengan mutiara hijau diatas tiaranya . Biasa nya tumbalnya para perjaka .Dia akan menyediakan kamar khusus untuk ritualnya Agar tak ada yang menganggu saat berhubungan dengan pa Bendi " kata Yuni .


" Lah kok mba Yuni bisa ngerti " Kata Sari kaget


" Dulu ada teman mba , dia pria masih muda dia juga mau di ajak kerja sama orang seperti itu ya pesugihan gitu Lewat jalan pintas Tapi dia ngak mau Karna dia bilang lebih baik jadi kuli daripada bersekutu sama iblis dan siluman " Kata Yuni Sambil menyuapi Akhtar dan ia juga ikut makan


" Iyo lah , ngapain juga kaya Tapi jalan nya sesat hi......amit amit .... Di dunia susah di akhirat tambah Mending kaya gini kita gini Yang normal normal saja " Kata Asih bergidik ngeri


" Tapi Yuni juga bisa lho mba memelihara pesugihan " Kata Yuni tersenyum Yang membuat semua orang menatapnya


" Hah......jangan macam macam de " Kata Asih Menatap Yuni serius


" Tapi Yuni jalannya halal mba " kata Yuni tersenyum


" Halal gimana ?" kata Arga ikutan tegang


" De......." Kata Tri ikut mendelik kan matanya


" Tuh tumbal nya ....suruh aja kerja yang rajin cari duit banyak banyak Kalo pulang disayang sayang kan pasti dia bawa duit Jadi kita santai saja punya pesugihan di rumah " Kata Yuni terkekeh


" Hahaha. .... Itu mah punya suami bucin ndu . Ya jelas saja dia kerja keras demi istri dan anak " kata mbok tergelak


" Astaga de, bikin jantung mas copot saja .Mas kira benaran "Kata Mas Arga masem mesem


" Lah emang benar toh, pesugihan cara halal mas Punya suami buat menyangga hidup Kan ngak rugi amat ngurus suami sendiri " Kata Tri terkekeh karna candaan Yuni juga membuatnya juga sempat kaget Mengira pesugihan benaran Karna Yuni gampang dapat duit


" Oalah mbak , itu mah Sari juga mau mba Ngak menolak mba mau...... mau ... cepat kawin .... gitu mba " Kata Sari


" Hahaha....... Hahaha........lebay kamu Sar " Tawa mas Arga Yang membuah suasana jadi heboh dan tidak tegang lagi


" Hahaha..... ayo makan habis kan kita mau tempat eyang mas Arif de" kata Tri tertawa .


" Ya yah " kata Akhtar makan dengan lahap bersama Yuni Karna jatah mereka berdua jadi satu mangkok Yang di makan bersama

__ADS_1


__ADS_2